cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
ijp@umkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJP (Indonesia Jurnal Perawat)
ISSN : 25407511     EISSN : 25407546     DOI : http://doi.org/10.26751/ijp
Core Subject : Health,
The focus of IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is to provide nursing and midwifery articles based on research. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT" : 6 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN) DI PAUD DESA DEMA’AN KOTA KUDUS Nurlaily Prasetyawati; Rizka Himawan; Tri Suwarto
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1350

Abstract

Abstrak Pola asuh Orang tua merupakan pola interaksi antara orang tua dan anak, yaitu bagaimana sikap atau perilaku orang tua saat berinteraksi dengan anak, termasuk cara penerapan aturan, mengajarkan nilai atau norma, memberikan perhatian atau kasih sayang serta menunjukan sikap dan perilaku baik sehingga dijadikan panutan bagi anaknya. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu setelah orang melakukan suatu tindakan, sedangkan sikap merupakan suatu reaksi atau respons setelah orang melakukan suatu tindakan atau aktivitas. Sibling rivalry adalah kecemburuan, persaingan dan pertengkaran antara saudara laki-laki dan saudara perempuan, hal ini terjadi pada semua orang tua yang mempunyai dua anak atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orangtua dan pengetahuan orang tua dengan perilaku sibling rivalry pada anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Desa Demaan Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. Dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah semua siswa siswi di Pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus yang memiliki saudara kandung berusia toddler (1-3 tahun) berjumlah 55 responden. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil Penelitian didapatkan  p value = 0.002 (0,05) yang berarti terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun)  di PAUD Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. p value = 0.009 (0.05) yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. Aada hubungan antara pola asuh orang tua dan pengetahuan orang tua dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. Kata Kunci : Pola asuh Orangtua, Pengetahuan Orangtua, Sibling Rivalry. Abstract Parenting is a pattern of interaction between parent and child, which is how the attitude or behavior of parents when interacting with the child , including the method of application of the rules , teach values or norms , attention or affection and show the attitude and behavior so well that become a model for son . Knowledge is the result of know after people perform an action , while the attitude is a reaction or response after people perform an action or activity . Sibling rivalry is jealousy , rivalry and quarrels between brothers and sisters , this has happened to all the parents who have two or more children. This research is to determine the relationship between parenting parents and knowledge of parents on sibling rivalry behaviour of toddler (1-3 years) in Pre-Primary School, Dema'an Village, Kudus regency. This study used a descriptive research with cross sectional correlative. The population was toddler who had relatives in Pre-Primary School, Demaan village, Kudus Regency about 55 children. The sample of research consisted of 30 people. There is a relationship between parenting parents and sibling rivalry behavioral with p value of 0.002, and  correlation between the knowledge of parents with sibling rivalry behavioral with p value 0.009 at 5% confidence of intervals level. Conclusion: There is significant correlation between parenting parents and knowledge of parents on sibling rivalry behavioral of toddler  (1-3 years) in Pre-Primary School, Dema'an village Kudus.  Keywords: Sibling Rivalry, Parenting Parents, Knowledge of Parents
HUBUNGAN ANTARA JUMLAH ANAK, USIA DAN POLA GOSOK GIGI DENGAN KARIES GIGI PADA WANITA USIA SUBUR DI RSU KUMALA SIWI KUDUS Desinta Herawati; Noor Hidayah; Umi Faridah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1348

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) di dunia, 60 - 90% dari anak usia sekolah dan hampir 98% orang dewasa mengalami kerusakan gigi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2008, kelompok umur 10-24 tahun lebih banyak menderita karies yakni 66,8-69,5%. Fakta yang terjadi 72,1% penduduk Indonesia memiliki masalah karies dan 46,5% diantaranya tidak melakukan perawatan terhadap karies yang dideritanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan jumlah anak, usia dan pola gosok gigi dengan karies gigi pada wanita usia subur di RSU Kumala Siwi Kudus. Penelitian ini berjenis Analitik korelasi dengan metode Cross sectional, populasi sebanyak 76 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 43 responden dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling.Hasil Penelitian menunjukan tidak ada hubungan bermakna jumlah anak dengan kejadian karies gigi pada wanita usia subur dengan nilai p Value = 0.346, Tidak ada hubungan bermakna usia dengan kejadian karies gigi pada wanita usia subur dengan nilai p Value = 0.951 dan Ada hubungan bermakna Pola gosok gigi dengan kejadian karies gigi pada wanita usia subur dengan nilai p Value = 0.004. Ada hubungan bermakna Pola gosok gigi dengan kejadian karies gigi pada wanita usia subur di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p Value = 0.004.
HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN ANAK DAN JUMLAH SAUDARA ANAKDENGAN PERILAKU SIBLINGRIVALRY ANAK USIA TODDLER DI PAUD DESA DEMA’AN KOTA KUDUS Rusnoto Rusnoto; Indanah Indanah; Sri Siska
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1349

Abstract

Jenis kelamin atau gender adalah kelas atau kelompok yang terbentuk dalam suatu spesies sebagai sarana atau sebagai akibat digunakannya proses reproduksi seksual untuk mempertahankan keberlangsungan spesies, Jumlah saudara merupakan banyaknya anak atau bagian dari keluarga yang tinggal dalam satu rumah yang memiliki hubungan sedarah atau tidak, Sibling rivalry atau persaingan saudara kandung untuk mendapatkan cinta kasih,afeksi dan perhatian dari satu atau kedua orang tuanya, atau untuk mendapatkan pengakuan atau suatu yang lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin dan jumlah saudara kandung dengan perilaku sibling rivalry pada anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Desa Dema’an kecamatan kota Kabupaten kudus. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi, menggunakan  metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional, populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa siswa PAUD Desa Dema’an usia toddler (1-3 tahun) yang mempunyai saudara kandung berjumlah 55 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian didapatkan P  value = 0.033 (α 0.05) yang berarti terdapat hubungan antara jenis kelamin anak dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun), P value p  sebesar 0.033 (α 0.05) yang berarti terdapat hubungan antara jumlah saudara dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun) I PAUD Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus.
HUBUNGAN PELAKSANAAN PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUANG CEMPAKA 1 RSUD DR LOEKMONOHADI KUDUS Sri Budiani; Fitriana Kartikasari; Noor Hidayah; Muhammad Purnomo
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1346

Abstract

Abstrak Kekambuhan kembali penderita gangguan jiwa termasuk halusinasi sebagian besar disebabkan oleh kurangnya perhatian dari lingkungan dan bahkan keluarga sendiri sehingga berakibat pada lambatnya proses penyembuhan, kekambuhan klien skizofrenia menimbulkan dampak yang buruk bagi keluarga, klien dan rumah sakit. Pengobatan yang efektif pada pasien skizofrenia membutuhkan waktu jangka panjang oleh karena itu peran pelaksanan pengawas minum obat sangan penting. Pengawas minum obat merupakan orang yang mengawasi secara langsung terhadap penderita skizofrenia pada saat minum obat setiap harinya dengan menggunakan panduan obat jangka pendek. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan pengawas minum obat dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia di Ruang Cempaka 1 RSUD dr Loekmonohadi Kudus. Adapun penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasional dengan jumlah responden 28 responden. Hasil analisis statistik chi squere diperoleh p value = 0.001 lebih lebih besar dari nilai tingkat kemaknaan ɑ 0.05, maka Ho gagal ditolak. Hal ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan pelaksanaan pengawas minum obat dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia di Ruang Cempaka 1 RSUD dr Loekmonohadi Kudus.  Kata kunci : pelaksanaan pengawas minum obat, kekambuhan pada pasien skizofrenia   Abstract Recurrence of mental disorders, including hallucinations, is mostly caused by a lack of attention from the environment and even the family itself, resulting in a slow healing process. Recurrence of schizophrenic clients has a negative impact on families, clients and hospitals. Effective treatment in schizophrenia patients takes a long time. Therefore, the role of supervisors to take medication is very important. Drug-taking supervisor is a person who directly supervises schizophrenics when taking medication every day using a short-term medication guide. This study is to determine the relationship between supervisors taking medication with recurrence in schizophrenia patients in Cempaka 1 Room at Dr. Loekmonohadi Kudus Hospital in 2020.This study used in this research is the type of this research is correlational analytic. With the number of respondents 28 respondents. The results of the chi square statistical analysis showed that p value = 0.001 was greater than the significance level value nilai 0.05. then Ho failed to be rejected. It can be concluded that there is a correlation between the implementation of supervisors taking medication with recurrence in schizophrenic patients in Cempaka 1 Room RSUD Dr. Loekmonohadi Kudus.Keywords: implementation of medication taking control, recurrence in schizophrenic patients
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI Yuni Astuti; Tuti Anggarawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1351

Abstract

Personal hygiene saat menstruasi adalah tindakan  yang dilakukan seseorang untuk menjaga kebersihan saat menstruasi agar terhindar dari suatu penyakit. Untuk meningkatkan perilaku personal hygiene dapat dilakukan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan tindakan yang dapat menambah pengetahuan sehingga dapat meningkatkan perilaku personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi SMP. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 31 orang yang diambil dengan Teknik purposive sampling. Data dianalisa dengan menggunaka uji Wilcoxon. Hasilnya didapatkan p= 0,001; α 0,05 yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan, dan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi SMP.Kata Kunci: Menstruasi, pendidikan kesehatan, personal hygiene
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DAN KONDISI KESEHATAN DENGAN DEPRESI PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD RA KARTINI JEPARA Fita Hana Pertiwi; Indanah Indanah; Rizka Himawan
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1347

Abstract

Abstrak Kasus depresi pada pasien dengan HIV/AIDS ini diperkirakan mempunyai frekuensi mencapai 60% dari total kasus depresi yang ada. Kejadian depresi terkait dengan gangguan fungsi kognitif dan penurunan status fungsional. RSUD RA Kartini merupakan rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien dengan HIV / AIDS khususnya di Jepara, pada tahun 2018 terdapat 4917 kunjungan di Poli Matahari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dan kondisi kesehatan dengan depresi pada pasien HIV/ AIDS di RSUD RA Kartini Jepara. Jenis penelitian ini adalah Observasional bersifat deskriptif korelasional dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah pasien pengunjung Poli Matahari RSUD RA Kartini Jepara dengan jumlah sampel sebesar 78 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Hasil Penelitian meunjukkan adanya hubungan  penurunan fungsi kognitif dengan depresi pada pasien HIV/AIDS di Poli Matahari RSUD RA Kartini Jepara dengan nilai p = 0,001 α 0,05 dan nilai r sebesar 0,383. Adanya hubungan penurunan kondisi kesehatan dengan depresi pada pasien HIV/AIDS di Poli Matahari RSUD RA Kartini Jepara dengan nilai p = 0,000 α 0,05 dan nilai r sebesar 0,421. Kesimpulan hasil penelitian adalah ada hubungan antara fungsi kognitif dan kondisi kesehatan dengan depresi pada pasien HIV/ AIDS di RSUD RA Kartini Jepara. Kata Kunci : Depresi, Fungsi Kognitif, Kondisi Kesehatan, HIV/AIDS Abstract Depression cases in patients with HIV / AIDS is estimated to have a frequency of up to 60% of the total depression cases. The incidence of depression is associated with impaired cognitive function and decreased functional status. RSUD RA Kartini is a referral hospital for the treatment of patients with HIV / AIDS, especially in Jepara, in 2018 there were 4917 visits to Poli Matahari. This study is to know the relationship between cognitive function and health conditions with depression in HIV / AIDS patients at RA Kartini Hospital, Jepara. This type of research is observational descriptive correlational using a cross sectional approach. The population is the patient visiting Poli Matahari RSUD RA Kartini Jepara with a total sample of 78 people. The measuring instruments used were questionnaires and observation sheets. Result of this study is a relationship between cognitive decline and depression in HIV / AIDS patients at the Poli Matahari Hospital RA Kartini Jepara with a value of p = 0.001 α 0.05 and an r value of 0.383. There is a relationship between a decrease in health conditions and depression in HIV / AIDS patients at the Poli Matahari Hospital RA Kartini Jepara with a value of p = 0.000 α 0.05 and an r value of 0.421. There is a relationship between cognitive function and health conditions with depression in HIV / AIDS patients at RA Kartini Hospital, Jepara. Keywords : Depression, Cognitive Function, Health Conditions, HIV / AIDS

Page 1 of 1 | Total Record : 6