cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282394495089
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JISTIND
ISSN : 31107990     EISSN : -     DOI : -
JSTIND mencakup berbagai topik penelitian, termasuk namun tidak terbatas pada: Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Pengembangan perangkat lunak, kecerdasan buatan, data besar, dan sistem informasi. Teknologi Material dan Nanoteknologi: Penelitian tentang material baru, material cerdas, dan aplikasi nanoteknologi dalam berbagai industri. Energi Terbarukan dan Teknologi Lingkungan: Inovasi dalam sumber energi terbarukan, efisiensi energi, dan solusi teknologi untuk keberlanjutan lingkungan. Bioteknologi dan Teknologi Kesehatan: Kemajuan dalam bioteknologi, pengembangan obat, dan teknologi medis untuk peningkatan kualitas hidup. Robotika dan Automasi Industri: Penelitian terkait robot cerdas, automasi dalam manufaktur, dan aplikasi di berbagai sektor industri. Sains Terapan dan Inovasi Multidisipliner: Penelitian yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan masalah praktis dan tantangan industri. Jurnal ini juga menyambut artikel-artikel tentang tren baru, teknologi disruptif, dan kolaborasi antara sains dan teknologi yang berpotensi mengubah dunia.
Articles 16 Documents
ANALISIS MENGHITUNG KETINGGIAN MENGGUNAKAN BENDA JATUH BEBAS Rahma Aulia; Muhammad Kaysa Afkar; Alfan Raihan; Muhammad Nur Hadi
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember
Publisher : Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan ketinggian suatu objek sering menjadi kendala ketika pengukuran langsung tidak dapat dilakukan karena lokasi yang tinggi atau sulit dijangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara menghitung ketinggian dengan memanfaatkan gerak jatuh bebas.penelitian berfokus pada ketingian yang menggunkan bola kasti sebagai objek penelitian, ketinggian yang kita hitung yaitu lantai 2, lantai 3 dan lantai 4, pada lantai 2 waktu yang di perlukan yaitu 01,07 menit dan pada lantai 3 di butuhkan waktu 01,16 menit dan lantai 4 di butuhkan waktu 01,69 menit. Data waktu yang diperoleh digunakan untuk menentukan ketinggian melalui analisis gerak secara kualitatif berdasarkan hubungan antara percepatan, waktu, dan jarak. Percobaan dilakukan beberapa kali untuk memperoleh nilai waktu yang konsisten sehingga hasil pengukuran lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode jatuh bebas dapat digunakan sebagai alternatif untuk menentukan ketinggian secara tidak langsung dengan tingkat ketelitian yang baik, terutama ketika prosedur dilakukan secara cermat dan waktu pengukuran tercatat dengan tepat. Hasil dari penelitian ini yaitu,diketahui ketinggian lantai 2 5,7 meter, lantai 3 dengan ketinggian 11,6 meter dan lantai 4 dengan ketinggian 14,5 meter.
APLIKASI RUMUS KELAJUAN DAN WAKTU PADA GERAK LURUS BERATURAN PADA OBJEK PELARI Meicca Adisya Ratih; Siti MirnaWati; Mia Ramadani; Muhammad Nur Hadi
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember
Publisher : Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan rumus kelajuan dan waktu pada gerak lurus beraturan (GLB) melalui observasi langsung terhadap seorang pelari. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, di mana peneliti mengukur jarak tempuh dan waktu yang diperlukan oleh pelari saat bergerak pada lintasan lurus. Data diperoleh dengan melakukan pencatatan waktu menggunakan starva dan pengukuran jarak menggunakan starva dan maps. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak pelari dapat dianalisis sebagai GLB, sehingga kelajuan konstan dapat dihitung menggunakan persamaan dasar v = s/t. Analisis data menunjukkan hubungan yang linear antara jarak dan waktu. Penelitian ini memberikan pemahaman praktis tentang penerapan konsep kelajuan dan waktu dalam kehidupan nyata melalui kegiatan eksperimen langsung. Jarak 50 meter V = 50/(13 )=3,6 sekon , Jarak 100 meter V = = 100/29=3,44 sekon, Jarak 150 meter V = 150/(44 )=3,40 sekon , Jarak 200 meter V = 200/(63 )=3,17 sekon , Jarak 250 meter V = 250/(71 )=3,52 sekon
ANALISIS PERBANDINGAN GAYA HUKUM COULOMB DENGAN MUATAN DAN JARAK YANG BERBEDA-BEDA Ervin, Kazimi Kanzi; Erwansyah, Dafa; Nur Cahya, Galang Bugi; Nur Hadi, Muhammad
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember
Publisher : Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dari analisis penelitian ini adalah berfokus pada hukum Coulomb, hukum Coulomb merupakan hukum yang menjelaskan hubungan di antara dua muatan listrik. Hubungan yang dibahas oleh hukum Coulomb berkaitan dengan pengaruh ukuran muatan listrik dan jarak tertentu yang timbul terhadap gaya. Hukum ini penting karena berguna untuk mengetahui bagaimana listrik statis dan muatan listrik bekerja. Tujuan analisis penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan muatan dan jarak menggunakan gaya hukum couloumb. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai aspek hukum Coulomb yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik, artikel jurnal, simulasi digital virtual (Phet), serta perhitungan manual gaya menggunakan hukum coulomb. Proses ini melibatkan pengumpulan data, sintesis informasi, dan pemaparan hasil dalam bentuk narasi yang terstruktur. Hasil penelitian dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan gaya dari hasil analisis dan perhitungan manual, perhitungan tersebut didasarkan karena perhitungan menggunakan muatan yang sama, tetapi dengan jarak yang berbeda-beda. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menegaskan pentingnya hukum Coulomb dalam dinamika muatan listrik dan aplikasinya dalam berbagai bidang. Hasil analisis literatur ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut dan pengembangan teknologi yang berkaitan dengan hukum coulomb dan jarak yang berbeda-beda.
PENERAPAN MATERI DERET ARITMATIKA PADA POLA TABUNGAN BULANAN PELAJAR siti; Syifa Azzahra; Syailendra Arya; Muhammad Nur Hadi
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember
Publisher : Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep deret aritmatika dalam pola tabungan bulanan pelajar sebagai bentuk pemanfaatan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Konsep deret aritmatika dipilih karena memiliki karakteristik selisih tetap yang sesuai dengan kebiasaan menabung secara bertahap dan terencana. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis data primer. Subjek penelitian terdiri dari tiga mahasiswa yang menerapkan pola tabungan mingguan dengan jumlah awal dan kenaikan tabungan yang berbeda selama periode 24 minggu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui perhitungan manual berdasarkan rumus deret aritmatika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan tabungan awal dan besar kenaikan tabungan tiap minggu berpengaruh signifikan terhadap total tabungan yang diperoleh, meskipun durasi menabung sama. Temuan ini membuktikan bahwa konsep deret aritmatika relevan dan aplikatif dalam perencanaan keuangan sederhana serta dapat membantu meningkatkan pemahaman pelajar terhadap materi matematika yang bersifat kontekstual.
TRANSFORMASI PARADIGMA ERA 4.0: KONVERGENSI SISTEM FISIK, DIGITAL DAN BIOLOGIS Said Hambali Takhir; Alvian Z; M. Faris Syfafiq; Naufal Dzakwan AL Fikri; Raffa Ramadhan; Alfaritsi, M.Adly alfaritsi
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember
Publisher : Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi Industri 4.0 merepresentasikan pergeseran fundamental dalam peradaban manusia yang melampaui batasbatas kemajuan teknologi konvensional. Berbeda dengan revolusi sebelumnya yang berfokus pada efisiensi produksi melalui mesin uap, listrik, atau komputerisasi, era 4.0 ditandai oleh fusi atau peleburan batas antara domain fisik, digital, dan biologis. Jurnal deskriptif ini bertujuan untuk menguraikan anatomi Revolusi Industri 4.0 sebagai sebuah keniscayaan sejarah. Melalui analisis literatur, tulisan ini membedah bagaimana integrasi CyberPhysical Systems (CPS), Internet of Things (IoT), dan bio-informatika menciptakan ekosistem yang otonom dan saling terhubung. Hasil analisis menunjukkan bahwa fenomena ini mengubah struktur fundamental cara manusia hidup, bekerja, dan berinteraksi, serta menuntut adaptasi radikal dalam berbagai sektor kehidupan.
Pemetaan dan Evaluasi Penyerapan Emisi Co2 Kendaraan Bermotor Terhadap Ketersediaan Vegetasi Fathania Puspita Prameswari; Firman Hadi; Andri Suprayogi
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang, sebagai Ibu Kota Jawa Tengah, menghadapi tantangan emisi gas rumah kaca (GRK) yang signifikan, mencapai 5281,97 Gg CO2eq pada tahun 2022, dengan sektor energi sebagai penyumbang terbesar (69,03%). Emisi ini terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah kendaraan yang mengalami kenaikan rata-rata 12% per tahun, mencapai lebih dari 2 juta kendaraan pada tahun 2019. Tren kenaikan emisi GRK ini akan terus berlanjut hingga tahun 2030. Wilayah Semarang Selatan, dengan aktivitas transportasi yang tinggi menjadi fokus utama penelitian ini. Menggunakan metode supervised learning dengan algoritma Random Forest pada Google Earth Engine (GEE) untuk klasifikasi vegetasi, penelitian ini mengintegrasikan data emisi karbon dengan tutupan vegetasi untuk menganalisis kapasitas penyerapan CO2 di wilayah Semarang Selatan. Estimasi emisi karbon kendaraan dilakukan dengan metode traffic counting yang dikonversi berdasarkan jenis kendaraan dan konsumsi bahan bakarnya. Hasil penelitian menunjukkan emisi CO₂ pada wilayah Semarang Selatan mencapai 18.747 kg/jam pada pagi hari dan 19.151 kg/jam pada sore hari, dengan mobil penumpang menjadi penyumbang emisi terbesar dan Jalan Mgr. Soegiyopranoto sebagai ruas dengan emisi tertinggi. Klasifikasi tutupan vegetasi menggunakan algoritma Random Forest menghasilkan luasan pohon 160,4 ha, semak 125,8 ha, dan rumput 91,3 ha dengan overall accuracy 85,6%. Namun, dari 15 ruas jalan yang dianalisis, hanya di dua ruas jalan yang vegetasinya mampu menyerap emisi secara penuh, sedangkan 13 ruas jalan lainnya masih menunjukkan kelebihan emisi CO₂. Hal ini menandakan bahwa tutupan vegetasi eksisting belum memadai sehingga diperlukan penambahan dan peningkatan kualitas vegetasi untuk mereduksi emisi karbon.

Page 2 of 2 | Total Record : 16