cover
Contact Name
Fiqru
Contact Email
jurnaljagadpustaka@gmail.com
Phone
+6282142565631
Journal Mail Official
jurnaljagadpustaka@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Jagad Aksara Kita Jl. Danau Tondano Cluster Tondano View 10 Tegalgede, Sumbersari, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 30324947     EISSN : 30324823     DOI : https://doi.org/10.71333/xyqv9j47
Core Subject : Science,
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (pISSN: 3032-4947 | eISSN: 3032-4823) merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian (baik penelitian lapangan maupun studi pustaka) di bidang (utama tapi tidak terbatas) Ilmu Perpustakaan, Arsip, Dokumentasi, Ilmu Informasi, Teknologi Informasi, dan ilmu-ilmu yang berkaitan. Jurnal ini diterbitkan oleh Yayasan Jagad Aksara Kita sejak tahun 2024.
Articles 25 Documents
Peran Perpustakaan dalam Mendorong Kemampuan Literasi Digital pada Masyarakat Nahla, Febri; Pratama, Bagas Aldi; Rifauddin, Machsun
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/fxwsw842

Abstract

Pendahuluan. Terdapat berbagai tantangan dalam pengembangan literasi digital, seperti kesenjangan akses teknologi, rendahnya kemampuan berpikir kritis terhadap informasi digital, serta maraknya hoaks dan disinformasi. Dalam konteks tersebut, perpustakaan memiliki peran strategis sebagai institusi pengelola informasi dan pusat pembelajaran sepanjang hayat yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perpustakaan dalam mendorong kemampuan literasi digital masyarakat di era ledakan informasi. Metode Pengumpulan Data. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui penelusuran dan analisis terhadap buku, artikel jurnal, prosiding, serta referensi terkait. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, peran, dan strategi perpustakaan dalam penguatan literasi digital. Hasil dan Diskusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perpustakaan berperan penting dalam menyediakan akses sumber daya digital, pelatihan keterampilan teknologi, pendampingan literasi oleh pustakawan, promosi kewarganegaraan digital, serta upaya menjembatani kesenjangan digital di masyarakat. Selain itu, perpustakaan juga berfungsi sebagai ruang kolaboratif dan inklusif yang mendukung pembelajaran sepanjang hayat.  Simpulan. Individu dan masyarakat harus menumbuhkan literasi digital untuk menyaring dan memanfaatkan informasi secara efektif dan bijaksana dalam konteks penyebaran informasi yang semakin cepat. Literasi digital tidak hanya mencakup kompetensi teknis tetapi juga pertimbangan etis dan rasa tanggung jawab yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dan perpustakaan berperan penting sebagai inisiator literasi digital.
Analisis Literasi Digital Guru SMP Negeri di Kecamatan Kandis Kamelia; Latiar, Hadira; Sudiar, Nining
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/n1ts5184

Abstract

Pendahuluan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis literasi digital guru SMP Negeri di Kecamatan Kandis berdasakan empat indikator yakni mengakses, menyeleksi, memahami, dan mendistribusi informasi yang bersumber dari media digital. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan angket. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah guru SMP Negeri yang terdapat pada tiga SMP Negeri di Kecamatan Kandis dengan jumlah 79 guru. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rinci, indikator mengakses memperoleh skor (90%), sedangkan indikator menyeleksi, memahami, dan mendistribusi masing-masing mendapatkan skor sebesar (91%) dengan kategori sangat baik. Simpulan. Kemampuan literasi digital guru SMP Negeri di Kecamatan Kandis memiliki skor (91%) yakni berada pada rentang 80 – 100% dengan kategori sangat baik.
Implementasi Kerjasama Pengembangan Koleksi dan Resource Sharing Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Dwi Selpira; Salsabil Zahro; Rani Kurnia Vlora
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/4q17rw23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi kerjasama pengembangan koleksi dan resource sharing pada perpustakaan perguruan tinggi, sebagai solusi terhadap tantangan keterbatasan koleksi, anggaran, dan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yang dianalisis melalui sumber primer dan sekunder terkait topik kolaborasi antar perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kerjasama pengembangan koleksi dan resource sharing diterapkan dalam berbagai bentuk, seperti akuisisi bersama, pertukaran koleksi, akses bersama terhadap e-resources, serta pelatihan dan pembinaan bersama. Studi kasus pada beberapa perpustakaan, seperti STAIN Mandailing Natal, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Nigeria, dan UNPAZ Timor Leste, menunjukkan bahwa kerjasama tersebut memberikan dampak positif dalam memperluas akses informasi, meningkatkan efisiensi layanan, serta memperkuat jejaring antar institusi. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan jaringan, pemahaman teknologi, dan perbedaan bahasa, strategi kolaboratif terbukti mampu meningkatkan kinerja dan kualitas layanan perpustakaan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan pengelolaan koleksi secara kolaboratif dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Manajemen Pengetahuan sebagai Strategi Organisasi dalam Menghadapi Persaingan Bisnis di Era Society 5.0 Artika Dwi Nafiza; Rahmi Ataya; Putri Aqilah Apriyani
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/fjjt4y30

Abstract

Pendahuluan Transformasi digital, perkembangan teknologi informasi, dan globalisasi telah mengubah karakteristik persaingan organisasi dari yang berorientasi pada kepemilikan aset fisik menjadi persaingan berbasis pengetahuan, inovasi, dan kemampuan adaptasi. Kondisi tersebut menempatkan Knowledge Management sebagai kapabilitas strategis yang berperan dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan karakteristik persaingan organisasi pada era digital serta mengkaji peran Knowledge Management dalam membangun keunggulan kompetitif. Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari buku dan artikel jurnal ilmiah yang ditelusuri melalui Google Scholar berdasarkan relevansinya dengan topik penelitian. Seluruh literatur dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian yang berkaitan dengan perubahan persaingan organisasi dan implementasi Knowledge Management. Hasil dan Diskusi  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persaingan organisasi pada era digital semakin ditentukan oleh kemampuan mengelola pengetahuan, menghasilkan inovasi, dan membangun kelompok kerja yang adaptif. Sintesis literatur juga menunjukkan bahwa Knowledge Management berperan sebagai kapabilitas strategis melalui proses penciptaan, penyimpanan, berbagi, dan pemanfaatan pengetahuan yang mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, mempercepat inovasi, serta memperkuat daya saing organisasi. Namun, efektivitas implementasi Knowledge Management tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh budaya organisasi yang kolaboratif, iklim kerja yang mendukung, serta kepemimpinan transformasional yang mendorong praktik knowledge sharing. Simpulan. Pergeseran karakteristik persaingan menuju ekonomi berbasis pengetahuan menuntut organisasi untuk mengintegrasikan Knowledge Management dengan budaya organisasi dan kepemimpinan yang mendukung pembelajaran serta kolaborasi. Integrasi tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di tengah dinamika persaingan global.
Manajemen Pengetahuan Pada Sektor Publik Di Era Society 5.0 Nazwa Hanifa; Sintia Ramadani Siregar
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/08dks707

Abstract

Pendahuluan Transformasi digital dalam era Society 5.0 mendorong organisasi sektor publik untuk mengoptimalkan pengelolaan pengetahuan sebagai aset strategis dalam meningkatkan kualitas layanan, efektivitas organisasi, dan pengambilan keputusan berbasis data. Namun, implementasi manajemen pengetahuan masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan budaya organisasi. Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 12 artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar pada rentang tahun 2021–2026. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi strategi, faktor pendukung, tantangan, dan dampak implementasi manajemen pengetahuan di sektor publik. Hasil dan Diskusi Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengetahuan berperan penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi melalui pengelolaan informasi, knowledge sharing, inovasi layanan, serta pengambilan keputusan berbasis data. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh dukungan teknologi informasi, kualitas sumber daya manusia, kepemimpinan yang visioner, dan budaya organisasi yang kolaboratif. Sebaliknya, hambatan utama meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya kompetensi digital, resistensi terhadap perubahan, serta keterbatasan anggaran. Simpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan investasi teknologi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pembentukan budaya organisasi yang inovatif merupakan faktor kunci dalam mendukung transformasi manajemen pengetahuan sektor publik yang adaptif dan berdaya saing di era Society 5.0

Page 3 of 3 | Total Record : 25