cover
Contact Name
Fiqru
Contact Email
jurnaljagadpustaka@gmail.com
Phone
+6282142565631
Journal Mail Official
jurnaljagadpustaka@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Jagad Aksara Kita Jl. Danau Tondano Cluster Tondano View 10 Tegalgede, Sumbersari, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 30324947     EISSN : 30324823     DOI : https://doi.org/10.71333/xyqv9j47
Core Subject : Science,
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (pISSN: 3032-4947 | eISSN: 3032-4823) merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian (baik penelitian lapangan maupun studi pustaka) di bidang (utama tapi tidak terbatas) Ilmu Perpustakaan, Arsip, Dokumentasi, Ilmu Informasi, Teknologi Informasi, dan ilmu-ilmu yang berkaitan. Jurnal ini diterbitkan oleh Yayasan Jagad Aksara Kita sejak tahun 2024.
Articles 20 Documents
Kesesuaian Perpustakaan Desa di Desa Bukit Intan Makmur Dengan Standar Nasional Perpustakaan Komarudin; Budhi Santoso
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/1kkc2f62

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesesuaian Perpustakaan Desa di Desa Bukit Intan Makmur dengan Standar Nasional Perpustakaan Desa sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana standar tersebut telah dipenuhi dan mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari informan yang terdiri atas pengelola perpustakaan, perangkat desa, dan masyarakat pengguna perpustakaan. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aspek perpustakaan telah memenuhi standar, seperti koleksi yang mencakup berbagai jenis dan ruang perpustakaan yang tertata dengan baik. Namun, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian, antara lain jumlah koleksi belum mencapai batas minimal yang ditetapkan, alokasi anggaran pengadaan bahan perpustakaan belum optimal, dan jam buka perpustakaan yang masih terbatas. Pola pelayanan perpustakaan masih berbasis di tempat dan belum mencakup layanan perpustakaan keliling. Simpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Perpustakaan Desa di Desa Bukit Intan Makmur telah berupaya memenuhi sebagian besar standar nasional, namun masih diperlukan perbaikan dan pengembangan di beberapa aspek untuk meningkatkan kualitas layanan dan fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi, pembelajaran, dan rekreasi masyarakat.
Analisis Kesiapan Madrasah Dalam Transformasi Digital Arsip di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Raudlatul Muta’allim Jember Raiska Salsabila
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/qz5gye60

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini dilakukan karena adanya penemuan bahwa madrasah ini merupakan madrasah swasta yang sedang mengusahakan untuk bertransformasi dalam digitalisasi arsip mengingat bahwa pentingnya digitalisasi arsip untuk menunjang sistem kearsipan yang mana sudah banyak lembaga-lembaga lain yang telah bertransformasi dalam digitalisasi arsip. Namun permasalahan yang menghambat sekolah dalam bertansformasi digital arsip adalah kurangnya sumber daya manusia, kurangnya pendanaan dalam membeli software penyimpanan yang besar, dan kurangnya kesadaran dalam tertib administrasi. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi sistematik, wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi. Kemudian, teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, yaitu triangulasi data, seperti trianggulasi sumber, trianggulasi teknik dan trianggulasi waktu. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Dapat dikatakan bahwa sarana prasarana yang ada di madrasah ini masih belum memadai dan belum banyak melakukan perubahan. Sedangkan untuk transformasi arsiparis, kompetensi yang dimiliki arsiparis di MTs Raudlatul Muta’allim masih belum memadai dikarenakan arsiparis belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan sebagai sarana meningkatkan kometensi arsiparis untuk mewujudkan digitalisasi arsip. 2) Faktor pendorong dari transformasi sarana dan prasarana arsip yang ada di MTs Raudlatul Muta’allim adalah jaringan internet yang cukup memadai dan faktor pendorong dari transformasi arsiparis adalah SDM yang memadai dibidang teknologi. Sedangkan faktor pengambat transformasi sarana dan prasarana yang ada di MTs Raudlatul Muta’allim adalah keterbatasan anggaran untuk pengadaan teknologi baru, pembaruan infrastruktur, dan kondisi infrastruktur yang belum mendukung. Simpulan. Transformasi sarana prasarana arsip di MTs Raudlatul Muta’allim yang pertama kali dilakukan adalah meningkatkan jaringan informasi dan teknologi seperti jaringan internet. Bentuk perubahan yang dilakukan yaitu dengan mengubah bentuk arsip fisik menjadi digital, MTs Raudlatul Muta’allim belum memiliki software atau aplikasi kearsipan untuk menunjang program transformasi digital arsip.
Urgensi Personal Branding Pustakawan Pada Era Digital Hati Murdani; Anis Masruri; Bagas Aldi Pratama; Elsa Listia Bella
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/2ajtpb74

Abstract

Pendahuluan Era digital membawa banyak perubahan dalam dunia perpustakaan. Peran pustakawan tidak hanya sebagai pengelola koleksi tercetak di perpustakaan, sebagai pengelola informasi digital. Personal branding sebagai cara dalam membangun citra diri dan profesional yang kuat dan konsisten. Pustakawan harus mempunyai personal branding yang baik di era digital. Tujuan penelitian ini untuk memberi wawasan pada pustakawan mengenai bagaimana personal branding yang harus dimiliki sebagai penyesuain perkembangan zaman. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian menggunakan pendekatan library research. Pengumpulan  data dari kepustakaan seperti buku-buku, dokumen serta sarana terkait yang sesuai dengan permasalahan ini. Hasil pencarian data kemudian di analisis untuk mendapatkan kesimpulan sebagai jawaban rumusan masalah penelitian ini. Hasil dan Diskusi. Personal branding bagi pustakawan sangat penting untuk  menyesuaikan perkembangan zaman. Personal branding di era digital dapat dilakukan dengan; 1) Diferensiasi diri, 2) Menciptakan pengaruh positif, 3) Pengendalian citra. Penerapan personal branding pustakawan di era digital dapat dilakukan dengan 1) Menentukan nilai dan kepribadian, 2) membuat konten yang berkualitas, 3) Melakukan branding secara konsisten, 4) Membangun jaringan kerjasama, 5) Menggunakan Visual Branding, 6) Memperhatikan umpan balik, 7) Memperbaruhi profil dan portofolio, 8)  Menjaga integritas online, 9) Menciptakan  jejak digital. Simpulan. Personal branding yang baik dapat menjadi kunci keberhasilan pustakawan dalam menghadapi tantangan dan perkembangan di era digital.
Implementasi SNP 12:2017 pada Perpustakaan SMAN 3, SMAN 13 dan SMAN 16 Kota Pekanbaru Adi Supianto; Nining Sudiar; Hadira Latiar
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/zbgk7r38

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Standar Nasional Perpustakaan (SNP 12: 2017) di Perpustakaan SMA Negeri yang ada di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, yaitu Perpustakaan SMA Negeri 3 Pekanbaru, Perpustakaan SMA Negeri 13 Pekanbaru, dan Perpustakaan SMA Negeri 16 Pekanbaru. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menyajikan data yang diperoleh berdasarkan obesrvasi di lapangan. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir secara keseluruhan ketiga perpustakaan tersebut belum mengimplementasikan Standar Nasional Perpustakaan (SNP 12:2017). Simpulan. Dari ketiga perpustakaan tersebut perpustakaan SMAN 3 Pekanbaru yang hampir mendekati standar sedangkan dua Perpustakaan SMAN 13 dan SMAN 16 masih jauh dari standar.
Kemampuan Literasi Informasi  Pemustka di  Perpustakaan UIN SUSKA Riau Berdasarkan Model The Seven Pillars Batrisyia; Nining Sudiar
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/vz1dv102

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini berjudul “Kemampuan Literasi Informasi Pemustaka di Perpustakaan UIN SUSKA Riau Berdasarkan Model The Seven Pillars”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi informasi pemustaka di perpustakaan UIN SUSKA Riau berdasarkan model the seven pillars. Metode Pengumpulan Data. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan dengan responden berjumlah 98 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi,  kuesioner, dan dokumentasi. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi pemustaka di Perpustakaan UIN SUSKA Riau berdasarkan model the seven pillars rata-rata berada pada level competent dengan persentase sebesar 57,1%. Jika dijabarkan per indikator maka di dapatkan bahwa kemampuan tertinggi yaitu indikator evaluate dengan presentase 81,6% yaitu berada pada level expert. Kemudian di posisi kedua indikator plan dengan presentase 66,3% yaitu berada pada level proficient. Posisi ketiga indikator identify dengan presentase 53,1% yaitu berada pada level competent. Posisi keempat indikator scope dengan presentase 51% yaitu berada pada level competent. Posisi kelima indikator present dengan presentase 48% yaitu berada pada level competent. Posisi keenam indikator gather dengan presentase 46% yaitu berada pada level competent juga. Posisi terakhir ada pada indikator manage dengan presentase 33,7% yaitu berada pada level advanced beginner. Simpulan. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi informasi pemustaka di perpustakaan UIN SUSKA Riau berdasarkan model the seven pillars rata-rata berada pada level competent dengan persentase sebesar 57,1%. Serta saran untuk penelitian ke depannya untuk meneliti topik ini maka penulis menyarankan untuk penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan tema yang lain misalnya literasi keagamaan.
Menguji Program Unggulan Madrasah Literasi: Study Lapangan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Banyuwangi Dani Hermawan; Tia Amalia
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/9dpvb041

Abstract

Pendahuluan Program Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Banyuwangi merupakan upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa. Namun, efektivitas program ini masih perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui dampaknya terhadap kemampuan literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pelaksanaan program GELEM di MAN 3 Banyuwangi. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini menggunakan metode mix methods dengan model Sequential Explanatory, yang diawali dengan pengumpulan data kuantitatif melalui angket dan dilanjutkan dengan data kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari 89 siswa anggota literasi dari total 883 siswa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji paired sample t-test, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui teknik triangulasi. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan literasi siswa sebelum dan sesudah program GELEM, dengan nilai probabilitas (sig) 0,787 > 0,025. Faktor penyebabnya antara lain belum adanya pedoman pelaksanaan, kegiatan literasi yang tidak rutin, fasilitas yang kurang optimal, dan minimnya peran guru sebagai teladan. Simpulan. Kesimpulannya, program GELEM di MAN 3 Banyuwangi belum berjalan efektif. Diperlukan perbaikan dalam penyusunan pedoman, pelaksanaan kegiatan rutin, peningkatan fasilitas, serta keterlibatan aktif guru dan siswa dalam program literasi.
Analisis Statistik Keterpakaian Database Cambridge Periode Januari-Desember 2024 Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Anik Nur Azizah; Muh Khabib
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/tjt6m576

Abstract

Pendahuluan, Pengadaan koleksi perpustakaan pada era digital ini tidak hanya mengembangkan koleksi tercetak namun juga mengembangkan koleksi elektronik sebagai sumber informasi bagi pemustaka. Perpustakaan dalam pengadaan dan pengembangan koleksinya kemudian tidak hanya mengembangkan koleksi tercetak tetapi dengan perkembangan teknologi dimana mulai dikenalinya berbagai format rekam informasi berbasis elektronik. Metode Pengumpulan Data, Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Cara yang dilakukan untuk mengevaluasi koleksi menggunakan tiga metrik, yakni dengan menghitung biaya rata-rata koleksi, biaya rata-rata perakses, dan menghitung penggunaan konten yang sesuai. Hasil dan Diskusi. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah melanggan Database Cambridge sejak 2018 dengan 406 judul e-jurnal dan biaya langganan sebesar Rp134.865.500,00 pada tahun 2024. Evaluasi keterpakaian dilakukan menggunakan tiga metrik yaitu biaya rata-rata per jurnal (Rp332.181,03), biaya rata-rata per akses (Rp45.030,22), dan penggunaan konten yang sesuai (7,37 akses per jurnal). Sepanjang Januari–Desember 2024, tercatat 2.995 akses, dengan puncak tertinggi pada bulan Oktober, dan jurnal yang paling banyak diakses adalah International Journal of Middle East Studies. Hasil ini menjadi dasar pertimbangan penting dalam menilai efektivitas langganan database untuk perencanaan koleksi ke depan. Simpulan. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan dengan tiga metrik tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa setidaknya ada tujuh artikel jurnal yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan informasi pemustaka. Evaluasi ini menjadi dasar penting untuk mempertimbangkan kelanjutan langganan Database Cambridge.
Dampak Ketidakteraturan Arsip Dinamis Terhadap Efektivitas Administrasi di Madrasah Ibtidaiyah Persatuan Umat Islam Pogorsari Kabupaten Ciamis Ayu Rahmawati; Endang Fatmawati; Minan Faiz Fausta Rafa
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/3nkykt16

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana dampak ketidakteraturan arsip dinamis terhadap efektivitas administrasi di Madrasah Ibtidaiyah PUI Pogorsari Kabupaten Ciamis. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara secara mendalam dengan kepala sekolah, guru kelas, bendahara sekolah, serta salah satu operator sekolah. Data yang ada kemudian dianalisis untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana kondisi pengelolaan arsip dinamis yang berkaitan dengan efektivitas administrasi. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan arsip dinamis di Madrasah Ibtidaiyah PUI Pogorsari Kabupaten Ciamis belum dijalankan dengan baik. Arsip yang ada belum dilakukan klasifikasi secara sistematis dan masih terdapat beberapa arsip yang disimpan di tempat yang bukan semestinya. Adanya peningkatan dengan cara pelatihan bagi staf, standar operasional, bahkan sampai dengan pengadaan sarana dan prasarana untuk penyimpanan arsip, akan meminimalisir terhadap ketidakteraturan arsip dinamis yang berdampak terhadap efektivitas administrasi. Simpulan. Ketidakteraturan arsip dinamis ini memiliki dampak negatif terhadap efektivitas administrasi seperti lambatnya pencarian dokumen dan kurangnya ketepatan dalam segi pelayanan administrasi.
Analisis Co-Word Pada Tesis Magister Di Perpustakaan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning Yusmita Belinda Pardede; Nining Sudiar; Vita Amelia
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/zagkh914

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren topik dalam tesis magister di Perpustakaan Sekolah Universitas Lancang Kuning dengan menggunakan metode Co-word. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode Pengumpulan Data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Populasi dalam penelitian ini adaah seluruh tesis magister tahun 2021 hingga 2024, sebanyak 737 dokumen. Analisis data diakukan menggunkan perangkat lunak VOSviewer untuk menampilkan visualisasi keterkaitan kata. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik-topik seperti “tanggung jawab”, ”hukum indonesia”, “perlindungan hukum”, “kepemimpinan”, ”kinerja pegawai”, dan “kepuasan kerja” mendominasi penelitian mahasiswa dalam bidang hukum dan manajemen. Simpulan. Temuan ini menunjukkan kecenderungan tema penelitian yang berkembang di kalangan mahasiswa pascasarjana. Penelitian ini juga memberikan kontribusi penting dalam pengembangan koleksi perpustakaan. Selain itu, hasil ini bermanfaat bagi mahasiswa dalam menentukan arah penelitian yang sesuai dengan tren ilmiah saat ini. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan akademik dan relevansi koleksi perpustakaan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan akademik dan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.
Digital Inbound Marketing Perpustakaan sebagai Sarana Knowledge Sharing untuk Mencapai Sustainable Development Goals 2030 Ajrun ‘Azhim Al As’hal; Anis Masruri; Machsun Rifauddin
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/fcvrsx02

Abstract

Pendahuluan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran digital inbound marketing yang dilakukan Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam mendukung knowledge sharing. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, doukumetasi dan observasi. Informan penelitian terdiri dari 1 Kepala Perpustakaan, 1 Koordinator Program Studi, dan 2 mahasiswa yang diambil acak menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil dan Diskusi. Hasil temuan dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital inbound marketing perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yaitu mulai dari pengadaaan event-event seperti bedah buku, lomba video interaktif, pengunggahan video tutorial penggunaan book drop, self check hingga merekrut para mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahamtullah Tulungagung untuk menjadi mitra pustakawan. Simpulan. Penggunaan digital inbound marketing sangat efektif dalam mewujudkan tujuan Sustainable Development Goals 2030 serta sebagai sarana untuk mempromosikan perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah sekaligus cara untuk mematahkan stigma buruk pustakawan.

Page 2 of 2 | Total Record : 20