cover
Contact Name
Rahmawati
Contact Email
jurnaljagadtani@gmail.com
Phone
+6282142565631
Journal Mail Official
jurnaljagadtani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian diterbitkan
ISSN : 30467535     EISSN : 30465842     DOI : https://doi.org/10.71333/w557rs37
Core Subject : Agriculture,
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian (pISSN: 3046-7535 | eISSN: 3046-5842) merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian (baik penelitian lapangan maupun studi pustaka) di bidang Ilmu Pertanian dan ilmu-ilmu yang berkaitan. Jurnal ini diterbitkan oleh Yayasan Jagad Aksara Kita sejak tahun 2024.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2024)" : 5 Documents clear
Analisa Kandungan C-Organik Tanah dan Total Populasi Mikroorganisme Tanah Sebelum dan Setelah Aplikasi Pupuk Organik Blotong Pada Lahan Tebu PTPN XI Di Kebun Mrawan dan Kebun RVO Tapen Khintana Salsavira
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/m173mz19

Abstract

Kesuburan tanah menjadi aspek penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Penerapan pupuk organik blotong merupakan metode untuk menyediakan bahan organik ke dalam tanah, meningkatkan kandungan c-organik tanah dan mendukung proses mikroorganisme tanah dalam proses dekomposisi bahan organik, sehingga tanah menjadi subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kandungan c-organik tanah dan total populasi mikroorganisme tanah sebelum dan setelah aplikasi pupuk organik blotong pada lahan tebu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2022-Juni 2023 di kebun Mrawan dan RVO Tapen, Kabupaten Bondowoso dan di Laboratorium Biosain Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pada pengujian kandungan c-organik dilakukan menggunakan metode Walkley and Black. Sedangkan pengujian total populasi bakteri menggunakan metode TPC (Total Plate Count). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kandungan c-organik tanah pada lahan Mrawan dan RVO Tapen mengalami peningkatan dari kategori sangat rendah (<1%) menjadi kategori rendah di lahan Mrawan 1,028% dan di lahan RVO Tapen 1,478%. Sedangan pada total populasi mikroorganisme tanah berkorelasi positif terhadap kandungan c-organik tanah pada lahan Mrawan dan RVO Tapen dimana apabila kandungan c-organik pada tanah meningkat maka total populasi mikroorganise tanah juga ikut meningkat.  
Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Urine Kelinci Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Lailatul Hikmah; Abdurrahman Salim; Abdul Madjid; Titien Fatimah
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/b4ync553

Abstract

Tanaman kakao (Theobroma cacao. L) merupakan komoditas eskpor unggulan yang sangat potensial di negara Indonesia. Sedangkan masa pembibitan bibit yang baik berumur 3 sampai 6 bulan. Pembibitan tanaman kakao yang optimal akan menghasilkan tanaman buah kakao yang berkualitas dengan tingkat hasil panen yang maksimal. Media tanam pada masa pembibitan harus dilakukan pemeliharaan selama proses pembibitan . Salah satu proses pemeliharaan yang dapat digunakan adalah pemupukan. Alternatif pupuk yang dapat digunakan sebagai pengganti pupuk kimia atau anorganik dengan memanfaatkan urine hewan kelinci sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan pupuk organik cair (POC) dari bahan baku urine kelinci pada masa pembibitan tanaman kakao. Metode penelitian yang digunakan pada yaiu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 4 taraf Perlakuan yaitu POC Urine Kelinci dosis P0 sebanyak 0 ml, P1 sebanyak 50 ml, P2 sebanyak 100 ml, dan P3 sebanyak 150 ml dengan frekuensi pengaplikasian 2 minggu sekali selama umur bibit 90 hari pada tanaman kakao sebanyak 140 bibit. Hasil terbaik penelitian serta parameter yang digunakan terjadi pada umur 90 HST parameter tinggi tanaman dengan rata-rata 25,64 cm, diameter batang dengan rata-rata 0,43 cm, jumlah daun dengan rata-rata 9,04 helai, berat basah total tajuk tanaman dengan rata-rata 9,36 gram, dan berat kering total tajuk tanaman dengan rata-rata 2,69 gram.
Analisa Faktor Pertumbuhan Tebu Terhadap Berat Nira Tebu (Saccarum officinarum L.) Sony Setiawan; Abdurrahman Salim; Triono Bambang Irawan; Sepdian Luri Asmono
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/7094j190

Abstract

Pendahuluan. Tanaman  Tebu  (Saccarum  officinarum)  adalah  jenis  tanaman  perkebunan  satu musim  atau  siklus  hidupnya  sekali  dalam  satu  tahun. Sifat dari tanaman  tebu  yaitu  batang  tanamannya  mengandung  glukosa. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini menggunakan data yang sudah tersedia di Pg. Prajekan, meliputi data Panjang batang, Berat batang, Jumlah Ruas dan Berat Nira. Data yang dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda.  Hasil dan Diskusi. Dilihat dari hasil perhitungan anova yaitu bahwa F 816.894 lebih besar dari F Tabel 5% adalah 2.553. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Setiap variabel panjang batang, berat batang, jumlah ruas dan diameter batang secara bersamaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel berat nira. Variabel panjang batang, jumlah ruas, dan diameter batang secara parsial tidak berpengaruh terhadap variabel berat nira. sedangkan berbeda dengan variabel berat batang yang menunjukkan bahwa secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel berat nira. Simpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa  panjang batang, berat batang, jumlah ruas dan diameter batang secara bersamaan mempunyai pengaruh yang signifikan.
Pengaruh PGPR Akar Kelapa Sawit dan Trichoderma sp. Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Varietas DXP Simalungun Sandi Widiyanto; Irma Wardati; Abdurrahman Salim; Abdul Madjid
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/dn9b6e18

Abstract

Pendahuluan. Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) berasal dari Nigeria, Afrika Barat. Pembibitan pada budidaya kelapa sawit ada dua tahap, yaitu pembibitan awal (pre nursery) dan pembibitan utama (main nursery). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi PGPR akar kelapa sawit dan Trichoderma sp. terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaesis guinnesis jacq.) varietas dxp simalungun di akhir main nursery. Metode Pengumpulan Data. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2023 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember. Rancangan percobaan yang digunakan untuk penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial terdiri dari 4 perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan, Adapun perlakuan yang digunakan yaitu perlakuan P0 : tanpa aplikasi PGPR dan Trichoderma sp. P1 : aplikasi PGPR (kerapatan 106  CFU), P2 : aplikasi Trichoderma sp. (kerapatan 109 spora/ml), P3 :aplikasi PGPR (kerapatan 106 CFU) + Trichoderma sp. (kerapatan 109 spora/ml). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah pelepah, volume akar. Hasil dan Diskusi. Aplikasi PGPR dan Trichoderma sp. berpengaruh sangat nyata  terhadap jumlah pelepah 37 MST dan volume akar pada umur 43 MST, berpengaruh nyata terhadap jumlah pelepah 35 MST dan 39 MST, serta berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang bibit kelapa sawit main nursery. Simpulan. Aplikasi PGPR dan Trichoderma sp. Berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang bibit kelapa sawit main nursery.
Pertumbuhan Koloni Bakteri dan Karakteristik Morfologi Bakteri Akar Tebu dalam Cairan Terfermentasi Muhammad Anugerah Zakaria
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/6yqesm85

Abstract

Pendahuluan. Permasalahan utama dalam industri gula adalah produksi gula kristal putih (GKP) yang belum dapat memenuhi kebutuhan nasional. Untuk meningkatkan kualitas dan produksi tebu, teknik budidaya tebu perlu diperhatikan, terutama pada kesuburan tanah. Kesuburan tanah dapat ditingkatkan dengan menggunakan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan koloni bakteri, morfologi bakteri dan hasil identifikasi bakteri akar tebu pada cairan fermentasi. Metode Pengumpulan Data. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode observasi dan analisis data secara deskriptif yaitu dengan mengambil hasil data dari laboratorium yang kemudian akan di jelaskan secara deskriptif. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian pertumbuhan bakteri akar tebu dalam cairanterfermentasi didapatkan data jumlah koloni minggu ke 1 adalah 7,7 × 107CFU/ml dan jumlah koloni tertinggi pada minggu ke 2 yakni 28,8 × 107 CFU/mlserta jumlah koloni terendah pada minggu ke 3 yakni 5,8 × 107 CFU/ml. Simpulan. Karakteristik koloni bakteri akar tebu meliputi warna koloni kuning, pink, biru, putih susu, pink, kuning, dan biru di tengah; karaktesistik ukuran koloni yaitu besar, titik dan sedang; karakteristik bentuk koloni yaitu circular dan iregular; karakteristik elevasi koloni yaitu convex dan flat; karakteristik permukaan koloni yaitu mucoid dan smooth; karakteristik tepian koloni yaitu regular dan iregular; karakteristik bentuk sel keseluruhan yaitu basil dan pewarnaan gram +.Identifikasi bakteri akar tebu dalam cairan terfermentasi didapatkan jenis bakteri yakni Pseudomonas spp., Azotobacter spp., Rhizobium spp., dan Lactobacillus spp.

Page 1 of 1 | Total Record : 5