cover
Contact Name
Rahmawati
Contact Email
jurnaljagadtani@gmail.com
Phone
+6282142565631
Journal Mail Official
jurnaljagadtani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian diterbitkan
ISSN : 30467535     EISSN : 30465842     DOI : https://doi.org/10.71333/w557rs37
Core Subject : Agriculture,
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian (pISSN: 3046-7535 | eISSN: 3046-5842) merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian (baik penelitian lapangan maupun studi pustaka) di bidang Ilmu Pertanian dan ilmu-ilmu yang berkaitan. Jurnal ini diterbitkan oleh Yayasan Jagad Aksara Kita sejak tahun 2024.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2024)" : 7 Documents clear
Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Akar Setek Lada(Piper ningrum L.) Varietas Kerinci Hasan Basri; Ujang Setyoko
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/t88kfa68

Abstract

Pendahuluan. Lada (Piper nigrum L.) merupakan salah satu tanaman rempah paling tua dan populer didunia. Perbanyakan  lada dengan setek membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan untuk pertumbuhan akar. Salah satu cara untuk memacu terbentuknya akar yaitu dengan cara pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan setek lada. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Mei 2023 yang bertempat di lahan Politeknik Negeri Jember (-8,1590464, 113,7240660). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Faktor yang digunakan yaitu berbagai konsentrasi ekstrak bawang merah dengan 5 level perlakuan pada konsentrasi, K0 = 0% (kontrol), K1 = 12,5%, K2 = 25%, K3 = 37,5 %, K4 = 50%. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan, dengan total 20 unit dan setiap unit terdiri dari 10 setek. Data yang telah didapatkan dari hasil pengujian kemudian dianalisis menggunakan uji F (Anova). Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut menggunkan BNT pada taraf 5%. Parameter pengamatan meliputi jumlah akar, panjang akar (cm), volume akar (ml). Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  konsentrasi ektra bawang merah berbeda sangat nyata terhadap jumlah akar, panjang akar,dan volume akar berbeda tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Simpulan. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pemberian ektrak bawang merah terhadap jumlah akar, panjang akar, dan volume akar pada 10 minngu setelah tanam berpengaruh berbeda tidak nyata.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Agil Waskita Adi Putra Pamungkas; Nanang Dwi Wahyono; Anni Nuraisyah; Sepdian Luri Asmono
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/qp915s94

Abstract

Pendahuluan. Pemupukan adalah salah satu kegiatan pemeliharaan tanaman yang memiliki peran yang cukup penting terhadap produktivitas tanaman kakao. Pemupukan yang kurang optimal dapat mempengaruhi pertumbuhan dalam fase pembibitan dan produksi. Agar dapat mengetahui pemupukan yang optimal perlu dilakukan pemupukan berdasarkan dosis pupuk yang dibutuhkan tanaman. Metode Pengumpulan Data. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kebun Inovasi Politeknik Negeri Jember yang berlangsung dari Bulan Februari 2023 Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan dan 4 perlakuan yang terdiri dari C0 (Tanpa (POC) limbah cair tahu), C1 (Pemupukan menggunakan (POC) limbah cair tahu dengan dosis = 80 ml/polybag), C2 (Pemupukan menggunakan (POC) limbah cair tahu dengan dosis = 160 ml/polybag), C3(Pemupukan menggunakan (POC) limbah cair tahu dengan dosis = 24 ml/polybag). Parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman (cm), diameter tanaman (cm), Jumlah daun (Helai), berat basah (Gram) dan berat kering (Gram). Pengamatan yang telah dilakukan selanjutnya dilakukan analisis sidik ragam (Anova) dan jika hasil menunjukkan berbeda nyata, maka dilakukan uji lanjut BNJ taraf 5%. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dosis pupuk organik cair (POC) limbah tahu tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Perlakuan klon kakao hibrida juga memberikan hasil tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Sedangkan interaksi antara dosis POC limbah tahu dengan klon kakao hibrida memberikan hasil tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Simpulan. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan Pupuk Organik cair (POC) limbah cair tahu memberikan hasil berbeda tidak nyata terhadap kelima parameter yang diamati pada bibit kakao yang diteliti yaitu, tinggi bibit, diameter batang bibit, jumlah daun pada bibit, berat basah dan berat kering bibit.
Pengaruh Sinergitas Mikroba Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Tebu (Saccharum Offichinarum. L) di Kebun Ramban Wetan 1 PG Pradjekan Bondowoso Nurul Hidayat; Anni Nuraisyah; Abdurrahman Salim; Ujang Setyoko
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/d26x7817

Abstract

Pendahuluan. Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman penghasil gula yang menjadi salah satu penghasil karbohidrat. Produksi gula tahun 2020 yang mencapai 2,12 juta ton mengalami penurunan dari tahun 2019 yang sebanyak 2,23 juta ton. Rendahnya produksi gula tersebut diakibatkan oleh rendahnya produktivitas tebu yang hanya mencapai 52,2 ton per hektar.Hal ini disebabkan oleh kondisi lahan yang kritis akibat penggunaan pupuk anorganik yang belum tepat dan efisien dalam meningkatkan pertumbuhan. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah salah satunya dengan melakukan penambahan bahan organik yang tergabung dalam sebuah zat yaitu sinergitas mikrobia. Sebab bahan organik dapat meningkatan porositas tanah, status kadar air dalam tanah, dan memperbaiki struktur tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sinergitas mikrobia terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tebu (Saccharum officinarum.L)   Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai bulan Maret 2023 di lahan Ramban Wetan 1 PG Pradjekan Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan yaitu Uji Independent Simple T-tes yang terdiri atas 2 perlakuan, yaitu perlakuan pertama tanaman kontrol (pupuk ZA 8 kw/ha, SP36 2 kw/ha, KCL 2 kw/ha) dan perlakuan kedua yaitu ( pupul blotong, bakteri tanah, bakteri PGPR akar tebu, asam amino) + pupuk anorganik dosis 50% (ZA, SP36 dan KCL). Terdiri dari 2 Perlakuan yaitu tanaman tebu kontrol atau A0 (pupuk Za 8kw/ha, SP36 2kw/ha, KCL 2kw/ha) dan tanaman tebu aplikasi atau A1 (pupuk blotong, bakteri tanah, PGPR akar tebu, asam amino + pupuk Za 4kw/ha, SP36 1kw/ha, KCL 1kw/ha). Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang sangat nyata pada parameter jumlah anakan (tunas), tinggi batang (cm) dan diameter batang (mm). Sedangkan pada parameter jumlah daun menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata. Selain itu pada kandungan klorofil daun tebu menunjukkan perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A0. Simpulan. Perlakuan pemberian sinergitas mikrobia terhadap pertumbuhan vegetative tanaman tebu memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap parameter jumlah daun, Namun memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata pada parameter jumlah anakan, tinggi batang dan diameter batang. Kandungan klorofil pada perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A0
Beberapa Macam Media Aklimatisasi Planlet Kelapa (COCOS NUCIFERA L.) Azizy Zaky Zamzamy; Abdul Madjid
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/pape3e95

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Beberapa Macam Media Aklimatisasi Planlet Kelapa (Cocos nucifera L.). Metode Pengumpulan Data.  Pelitian ini dilakukan di Politeknik Negeri Jember provinsi Jawa timur dan dilaksanakan pada Juli 2023 sampai dengan bulan Desember 2023. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perperlakuan P1 (1 top soil : 1 pasir : 1 pupuk kompos ), P2 (1 top soil : 2 pasir : 1 pupuk kompos ), P3 (1topsoil : 1 pasir : 2 pupuk kompos ), P4 (2 top soil : 1 pasir : 1 pupuk kompos ), yang diulang 6 ulangan, sehingga terdapat 24 unit perlakuan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 3 sampel. ANOVA digunakan untuk mengurangi keragaman data. Apabila diperoleh hasil bedanyata lebih besar dari F-tabel 5% kemudian di uji lanjut menggunakan BNJ 5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah % planlet hidup, jumlah daun, diameter, dan tinggi tamanan. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa beberapa macam media tidak memberikan pengaruh terhadap persentase hidup, jumlah daun, diameter batang dan tinggi tanaman. Perlakuan P3( 1 Top Soil : 1 Pasir: 2 Pupuk Kompos ) menberikan nilai rata-rata paling tinggi pada setiap parameter perlakuan. Simpulan. Berdasarkan hasil analisis ragam yang dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ini dapat diambil kesimpulan beberapa macam media tidak nyata memberikan pengaruh terhadap persentase hidup, jumlah daun, diameter plantlet dan tinggi tanaman. Perlakuan P3 (1 top soil : 1 pasir : 2 pupuk kompos) menberikan nilai rata-rata paling tinggi pada setiap parameter perlakuan.
Identifikasi dan Morfologi Berbagai Kelompok Bakteri Eksplorasi Tanah Lahan Tebu dalam Cairan Terfermentasi Febrian Tegar Sholeh Istighfari
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/cjxgdv13

Abstract

Pendahuluan. Penelitian terkait identifikasi morfologi dan laju pertumbuhan berbagai kelompok bakteri eksplorasi tanah lahan tebu dalam cairan terfermentasi dilakukan pada bulan September – Oktober 2022 di PG Pradjekan PTPN XI Bondowoso. Metode Pengumpulan Data.  Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dan analisis data secara deskriptif yaitu dengan mengamati perubahan warna dan bau setiap minggunya serta di analisis laboratorium yang kemudian dijelaskan secara deskripsi. Hasil dan Diskusi.  Hasil dari penelitian bakteri eksplorasi tanah lahan tebu yang tumbuh pada cairan terfementasi ini yaitu Pseudomonas spp, Rhizobium spp, Azotobacter spp, dan Lactobactillus spp. Morfologi koloni bakteri eksplorasi tanah lahan tebu meliputi bentuk, warna, ukuran, elevasi, permukaan, tepi, pewarnaan gram, dan bentuk sel. Total pertumbuhan bakteri eksplorasi tanah lahan tebu minggu pertama sebanyak 3,4 × atau 34.000.000 CFU/ml, minggu kedua pertumbuhan bakteri eksplorasi tanah lahan tebu sebanyak 1,97 ×  atau 197.000.000 CFU/ml, dan minggu ketiga pertumbuhan bakteri eksplorasi tanah lahan tebu sebanyak 6,2 ×  atau 62.000.000 CFU/ml. Simpulan. Bakteri eksplorasi tanah lahan tebu secara makroskopis didapatkan hasil warna koloni bakteri kuning, biru, putih susu, pink, biru center. Laju pertumbuhan bakteri eksplorasi tanah lahan tebu dalam cairan terfermentasi pada minggu pertama sebanyak  34.000.000 CFU/ml, pada minggu kedua pertumbuhan bakteri eksplorasi tanah lahan tebu sebanyak atau 197.000.000 CFU/ml, dan minggu ketiga pertumbuhan bakteri eksplorasi tanah lahan tebu sebanyak 62.000.000 CFU/ml.
Pengaruh Kombinasi ZPT IAA dan BAP Terhadap Induksi Tunas Tembakau (Nicotiana tabacum L) Varietas Kasturi 2 Secara In Vitro Dewaldi Maulana Abdillah; Abdul Madjid; Irma Wardati; Sepdian Luri Asmono
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/0gce2p66

Abstract

Pendahuluan. Tembakau (Nicotiana tabacum L) Varietas Kasturi 2 dikenal sebagai bahan baku utama industri rokok yang tumbuh dominan di wilayah Jember selama musim kemarau. Budidaya tanaman tembakau selama ini umumnya dilakukan secara konvensional, yang mengakibatkan terbentuknya sifat genetik yang tidak sama persis dengan induknya. Selain itu, melibatkan sejumlah tenaga kerja yang tinggi dan langkah-langkah kerja yang spesifik. Sehingga, teknik kultur jaringan (in vitro) merupakan salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi ZPT IAA dan BAP terhadap induksi tunas Tembakau Varietas Kasturi 2. Metode Pengumpulan Data. Penelitian mulai dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2023 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial yang terdiri dari 7 perlakuan dengan masing-masing perlakuan 4 kali ulangan dengan konsentrasi P0 (Kontrol (tanpa zpt)), P1 (MS + IAA 0,5 ppm + BAP 1 ppm), P2 (MS +  IAA 0,5 ppm + BAP 2 ppm), P3 (MS + IAA 0,5 ppm + BAP 3 ppm), P4 (MS + IAA 1 ppm + BAP 1 ppm), P5 (MS + IAA 1 ppm + BAP 2 ppm) dan P6 (MS + IAA 1 ppm + BAP 3 ppm). Eksplan yang digunakan adalah daun Tembakau Varietas Kasturi 2 yang masih muda. Hasil dan Diskusi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA, apabila hasil menunjukkan pengaruh Berbeda Sangat Nyata maka dilakukan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi ZPT IAA dan BAP Berbeda Sangat Nyata terhadap parameter Waktu Muncul Tunas 11 HIS (P1) , Jumlah Tunas 23.8 (P3), Berat Segar 8 g (P3), Tinggi Tunas 23,4 cm (P3) , Persentase Eksplan Bertunas 100% (P2) dan berbeda tidak nyata terhadap parameter Persentase Eksplan Hidup, Persentase Eksplan Browning dan Persentase Kontaminasi Eksplan. Simpulan. P0. P1. P2. P3. P4, P5, dan P6, dapat disimpulkan bahwa kombinasi ZPT IAA (Indole Acetic Acid) dan BAP (Benzyl Amino Purine) berpengaruh terhadap parameter pengamatan. Parameter tersebut mencangkup Waktu Muncul Tunas 11.0 hari, Jumlah Tunas 23.8 tunas, Berat Segar 8 gram, Tinggi Tunas 23.4 cm, dan Persentase Eksplan Bertunas 100 % pada Tembakau Varietas Kasturi 2. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi ZPT IAA dan BAP memiliki pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman tembakau varietas kasturi 2.
Alikasi Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Pada Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas VMC Suprayogi; Abdurrahman Salim
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/afbkr047

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro (Leucaena Leucocephala) Pada Bibit Tebu. Metode Pengumpulan Data.  Penelitian ini dilakukan di Politeknik Negeri Jember provinsi Jawa timur dan dilaksanakan pada September 2023 sampai dengan bulan Desember 2023. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6  perperlakuan P0 = 0% , P1 = 10% ( 100 ml pupuk cair + 900 ml air ) , P2 = 20% ( 200 ml pupuk cair + 800 ml air ), P3 = 30% ( 300 ml pupuk cair + 700 ml air ), P4 = 40% ( 400 ml pupuk cair + 600 ml air ), P5 = 50% ( 500 ml pupuk cair + 500 ml air ), yang diulang 4 ulangan, sehingga terdapat 24 unit perlakuan  dan setiap unit perlakuan terdiri dari 3 sampel. ANOVA digunakan untuk mengurangi keragaman data. Apa biladiperoleh hasil beda nyata lebih besar dari F-tabel 5%   kemudian di uji lanjut menggunakan Uji Trend 5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, diameter batang, tinggi tanaman, jumlah anakan, berat basah dan berat kering akar. Hasil dan Diskusi.   Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian POC daun lamtoro tidak memberikan pengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Simpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aplikasi pupuk organik cair daun lamtoro (Leucaena leucocephala) pada bibit tebu (Saccharum officinarum L.) varietas VMC berbeda tidak nyata (non signifikan) namun perlakuan P2 (20%) memberikan nilai rerata lebih baik apabila dibandingkan dengan perlakuan yang diujikan lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7