cover
Contact Name
Muhammad Rizal
Contact Email
infolarispa3@gmail.com
Phone
+628126081110
Journal Mail Official
infolarispa1@gmail.com
Editorial Address
jalan sei mencirim, komplek lalang greend land I Blok C No.18, Payageli, Sunggal, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 31237444     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.65510/jieb.v3i2.120
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JIEB) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI) berkerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang. Jurnal ini mewadahi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, studi kasus, serta pengembangan teori yang dilakukan oleh dosen, peneliti, praktisi, maupun mahasiswa yang memiliki fokus pada bidang ilmu ekonomi dan bisnis. Penerbitan jurnal ini merupakan bentuk komitmen terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Sebagai jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Journal System (OJS), Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis menjamin proses editorial yang transparan, akuntabel, dan berstandar akademik tinggi mulai dari proses submission, peer-review, editing, hingga publikasi. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober, serta bertujuan menjadi media diseminasi ilmiah yang kredibel dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis di tingkat nasional maupun internasional.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2024): APRIL" : 6 Documents clear
Peran Perencanaan Dalam Anggaran Penjualan Ferdy Akbar; Nuh Yabest Sinaga; Muhammad Rizal
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i1.36

Abstract

Perencanaan anggaran penjualan ialah merupakan salah satu aspek Terpenting dalam sebuah operasional perusahaan, karena menjadi sebuah dasar bagi pengambilan keputusan strategis yang menentukan arah kebijakan bisnis di masa depan. Anggaran penjualan bukan hanya sekedar estimasi keuangan, tetapi juga sebuah alat pengendalian yang membantu manajemen dalam menyesuaikan strategi pemasaran dengan kondisi pasar yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode forecasting dalam penyusunan anggaran penjualan serta mengidentifikasi implikasinya terhadap peningkatan efektivitas perusahaan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji perbedaan antara anggaran dan realisasi penjualan dengan menggunakan teknik analisis varian, analisis rasio efektivitas, dan standar kesalahan peramalan (SKF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peramalan yang lebih akurat, seperti least square dan trend moment, dapat meningkatkan keakuratan sebuah Penganggaran dibandingkan dengan metode berbasis judgement. Implikasi dari penerapan metode yang tepat dalam penyusunan anggaran penjualan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta meminimalisir risiko penyimpangan dalam pencapaian target perusahaan yang telah ditentukan.
Analisis Penerapan Sistem Akuntansi Berbasis Akrual Terhadap Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah Sumatera Utara Putri Wulandari Nasution; Tria Wulandari; Nasirwan Nasirwan; Suhandi Suhandi; Nurul Hasanah
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i1.52

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi Sistem Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah di Sumatera Utara. Tujuan utama penerapan sistem ini adalah untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keakuratan informasi keuangan. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman aparatur pemerintah, infrastruktur teknologi yang belum optimal, serta resistensi terhadap perubahan dalam sistem pencatatan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur yang melibatkan analisis terhadap jurnal ilmiah, buku, serta laporan keuangan resmi pemerintah Sumatera Utara tahun 2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun telah dilakukan berbagai upaya perbaikan, seperti pelatihan dan pengembangan sistem informasi keuangan, penerapan SAP berbasis akrual masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam aspek kompetensi sumber daya manusia dan kesiapan teknologi. Untuk mengoptimalkan efektivitas implementasi SAP berbasis akrual, diperlukan strategi yang mencakup peningkatan kapasitas pegawai, optimalisasi sistem informasi akuntansi, serta penguatan kebijakan dan regulasi. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah mengalami perbaikan yang signifikan, sehingga hal ini berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah di Sumatera Utara.
Evaluasi Implementasi Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023 Jelvan Andi Putra Lase; Jose Adrian Simbolon; Rio Manuel Matthew Siregar; David Efendi; Yulizar Yulizar
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i1.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan akuntansi berbasis akrual dalam penyusunan laporan keuangan BPMP Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023, dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Laporan keuangan ini mencakup Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis laporan keuangan untuk mengevaluasi kepatuhan terhadap SAP dan efektivitas penyajian informasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi akrual berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pencatatan aset dan penyusutan. Oleh karena itu, optimalisasi sistem informasi keuangan dan peningkatan kapasitas pegawai merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan pemerintah.
Peran Digitalisasi Dalam Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Kasus Pada Kota Medan) Balqis Zhofayra Alya; Fauziah Hanum; Nasirwan Nasirwan; Samsurijal Hasan; Dewi Urip Wahyuni
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i1.56

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan negara dan daerah, dengan studi kasus di Kota Medan. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam administrasi keuangan pemerintah, terutama melalui penerapan sistem e-budgeting, e-audit, dan e-procurement. Digitalisasi memungkinkan pencatatan yang lebih akurat, meningkatkan transparansi, serta mengurangi risiko penyimpangan anggaran. Meskipun demikian, implementasi digitalisasi menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital aparatur negara, serta risiko keamanan data. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Analisis Sekunder Kualitatif (QSA) untuk mengevaluasi kebijakan dan dampak digitalisasi terhadap pengelolaan keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi keuangan di Kota Medan telah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, tetapi masih memerlukan optimalisasi dalam hal infrastruktur teknologi dan penguatan regulasi. Oleh karena itu, strategi seperti peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem keamanan data, serta integrasi sistem keuangan pusat dan daerah sangat diperlukan untuk mendukung efektivitas digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah. ABSTARCT This study analyzes the role of digitalization in enhancing the efficiency of state and regional financial management, with a case study in Medan City. The advancement of digital technology has significantly transformed government financial administration, particularly through the implementation of e-budgeting, e-audit, and e-procurement systems. Digitalization enables more accurate financial recording, increases transparency, and reduces the risk of budget deviations. However, its implementation faces several challenges, such as limited infrastructure, low digital literacy among government officials, and data security risks. This study employs a qualitative method with a Qualitative Secondary Analysis (QSA) approach to evaluate policies and the impact of digitalization on regional financial management. The findings indicate that digital financial implementation in Medan City has improved transparency and accountability but still requires optimization in technological infrastructure and regulatory strengthening. Therefore, strategies such as enhancing human resource capacity, strengthening data security systems, and integrating national and regional financial systems are essential to support the effectiveness of digitalization regional financial management. Keywords: Financial Digitalization, Budget Efficiency, Transparency, Accountability, Medan City
Literatur Review : Remote Work Dan Manajemen Karyawan Digital Di Indonesia Johs Charlos Hutabalia; Jese Marvel Lumban tobing; Michael Saputra Simbolon
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i1.116

Abstract

The purpose of this study is to discuss the impact of remote work on digital employee management, focusing on challenges in work culture, productivity, and HR technology in the hybrid era. With the increasing adoption of hybrid work models, companies need to maintain a positive work culture despite limited social interactions. This study identified that the flexibility of remote work can increase productivity, but also poses a risk of decreased productivity due to lack of effective supervision and communication. Qualitative methods through literature studies and interviews were used to explore employee and manager views. The results showed that managerial support, relevant training, and an inclusive organizational culture are important to overcome these challenges. This study concluded that adaptive and innovative HR management strategies are essential to improve employee productivity and well-being in the digital era.
Literatur Review : Ekonomi Kreatif Digital Sebagai Pilar Baru Pertumbuhan Nasional Arta Uli Sianturi; Felicia Isabel Sihombing
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i1.117

Abstract

The digital creative economy has become one of the main pillars in driving national economic growth in the era of digital transformation. Based on the utilization of information and communication technology, this sector is able to create added value through innovation, creativity, and the utilization of superior human resources. This study aims to examine the role of the digital creative economy in supporting national economic development, by highlighting the contribution of this sector to increasing GDP, creating jobs, and strengthening global competitiveness. Through a descriptive qualitative approach and secondary data analysis, it was found that sub-sectors such as games, animation, graphic design, digital content, and ecommerce have experienced significant growth in the last decade. The success of the development of the digital creative economy also depends heavily on the support of government policies, an inclusive digital ecosystem, and the readiness of technological infrastructure. Thus, the digital creative economy is not only a complement to the national economic system, but has become a potential main driver in creating sustainable and equitable economic growth. Synergy between stakeholders is needed to optimize the potential of this sector as a new foundation for national growth in the future

Page 1 of 1 | Total Record : 6