cover
Contact Name
Moh. Zamili
Contact Email
istidlaljehi@gmail.com
Phone
+6282244995150
Journal Mail Official
istidlaljehi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ma'had Aly No. 6 Sukorejo Banyuputih Situbondo Jawa Timur 68374
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 2548754X     EISSN : 25487957     DOI : https://doi.org/10.35316/istidlal
AIM Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam is a peer-reviewed journal providing for educators, lawyer, scholars, and policy makers to address the current topics in the field of ecomonic and Islamic law from many perspective. Istidlal publishes original academic articles that deal with issues of relevance in theory of economy, Islamic law, methodology of Islamic law, budgeting in Islamic society, and practice in Sharia economy. Articles should focus on studies and systematic analysis that employ qualitative, quantitative, plural (mixed-methods), research and development (RnD). SCOPE The scop of Istidlal is wide range of disciplines that provide relevant research for current issues in ecomonic and Islamic law: Islamic business, accounting, banking management, and more. Istidlal welcomes papers in Indonesia, English, and Arabic.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025)" : 7 Documents clear
Potongan Harga secara Sepihak pada Jual Beli Jagung dengan Sistem Tebasan perspektif Sosiologi Hukum Islam M. Wahid Harisul Husna; Siti Nurhayati; Hutrin Kamil
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemotongan harga secara sepihak pada jual beli jagung dengan sistem tebasan sudah ditentukan secara sepihak oleh penebas. Dalam praktik tersebut petani telah setuju walaupun terdapat unsur keterpaksaan dan ketidakrelaan dalam jual beli. Maka secara hukum Islam jual beli tersebut mengandung unsur gharar (penipuan) karena tidak terpenuhinya prinsip dalam jual beli. Secara sosiologi hukum Islam terdapat beberapa faktor yang membuat masyarakat mempraktikkan jual beli tersebut yaitu faktor ekonomi, budaya, pendidikan dan sosial. Jika dilihat tingkat pengamalan hukum Islam masyarakat masih tergolong rendah karena hukum Islam belum mampu mempengaruhi pola perilaku masyarakat, sehingga perlunya tokoh keagamaan masyarakat yang hendaknya memberikan pemahaman serta edukasi kepada masyarakat untuk mempraktikkan jual beli yang sesuai dengan syariat Islam. Dampak yang dapat diberikan dari praktik pemotongan harga secara sepihak hanyalah dampak negatif karena jual beli yang dilakukan hanya berdampak negatif saja, karena dapat merugikan salah satu pihak dan melanggar ketentuan hukum Islam.
Dampak Inflasi Terhadap Pola Konsumsi Masyarakat Indonesia selama Hari Raya Idul Fitri Miftah Rizki; Nikmah Amalia Harahap; Puja Maharani Pasaribu
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi utama keberadaan manusia adalah mengkonsumsi. Segala sesuatu di alam semesta diciptakan oleh Allah untuk dikelola dan akhirnya dikonsumsi oleh manusia. Oleh karena itu, sangat penting untuk membicarakan pola konsumsi agar sesuai dengan kerangka konsumsi Islami yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena tingkat konsumsi cenderung meningkat selama bulan Ramadan, penting untuk mempelajari pola konsumsi yang membentuk preferensi konsumen Muslim dan memahami bagaimana Idul Fitri mempengaruhi kecenderungan inflasi di Indonesia. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik. Temuan menunjukkan bahwa Idul Fitri memiliki dampak sebesar 40-45% terhadap model volatilitas inflasi dan terdapat pola peningkatan volatilitas inflasi menjelang Ramadan (Dt 01) dan selama bulan Ramadan. Satu bulan setelah Idul Fitri (Dt 03), volatilitas inflasi cenderung menurun. Hari Raya Idul Fitri (Dt 02). Untuk mengantisipasi tekanan inflasi selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, Pemerintah dan Bank Indonesia perlu meningkatkan koordinasi.
Peaceful Families for Migrant Workers: A Book Perspective Adabul Islam Fi Nidzomil Usroh Muhammad Ihwan; Fahmi Basyar
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forming a Sakinah Family in a family building is not easy, sometimes a new problem arises when we want to solve another problem. In this case, a head of the family who is a migrant worker, of course there are many obstacles faced in sailing the family ship, because a Sakinah family can be realized if it has a strong foundation, namely the head of the family as a leader in the family. So the head of the family has an obligation to guide his children and wife to be better. Then the relationship between parents and children is also important so that the family can be said to be an Islamic family. Good communication with children can provide a warm and harmonious atmosphere in the family. If the points above are met, then building an Islamic family, a family that has peace will be easier to realize.
The Impact of Divorce in Islamic Law Children's Rights and Parental Obligations Post-Divorce Dedisyah Putra; Muhadi Khalidi; Nuriza Acela
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Divorce is a significant and complex social phenomenon in modern society, which not only impacts the individuals involved but also affects the family as a whole, especially children. This research will discuss the impact of divorce in Islamic law, especially the obligations of parents towards children after divorce. This research is descriptive analytical in nature, exploring how the child's position is related to the child's rights and the obligations of parents after divorce. The research results show that in the context of Islamic law, divorce is not only seen from a legal perspective, but is also interpreted based on parental principles and ethics. This issue is becoming increasingly important in the current era, where the divorce rate is increasing, raising questions about children's rights and parental responsibilities.
Mekanisme Penetapan Pembulatan Harga Jual terhadap Jasa Perspektif Ekonomi Islam Imam Fawaid
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekanisme penetapan pembulatan harga dengan berbasis keadilan, penetapan pembulatan harga di Foto copy dan Percetakan Adz-Dzariyah sudah sesuai dengan prinsip ekonomi Islam karena harga yang ditetapkan tidak mendzalimi pembeli yaitu Foto copy dan Percetakan Adz-Dzariyah mengambil keuntungan pada tingkat kewajaran. Foto copy dan Percetakan Adz-Dzariyah tidak mengambil keuntungan dari hasil pembulatan harga, tetapi sisa dari hasil pembulatan tersebut akan dikumpulkan dan dialihkan untuk dana sosial dan untuk kotak amal masjid. dan penetapan pembulatan harga merupakan titik keseimbangan antara kekuatan penawaran dan permintaan yang disepakati secara rela sama rela oleh penjual dan pembeli.
Dampak Praktik Rentenir terhadap Kesejahteraan Pedagang Ikan di Desa Sumberanyar Prespektif Ekonomi Islam R. Fakhrurrazi; Nurul Rahmawati
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/istidlal.v9i2.954

Abstract

Praktik rentenir telah ada sejak tahun 2023 dikarenakan kebutuhan modal dan tidak adanya lembaga keuangan formal, serta mekanisme utang piutang yang dilakukan dengan proses yang mudah tanpa prosedur dan persyaratan yang rumit serta pembayaran utang menggunakan sistem cicil per hari. Rentenir memberikan dampak negatif pada kesejahteraan Pedagang Ikan. Kesejahteraan tercapai bila terpenuhinya kebutuhan material dan spiritual, pinjaman modal dari rentenir hanya mampu memenuhi kebutuhan materialnya, namun tidak pada kebutuhan spiritual. Praktik riba yang dilakukan rentenir tidak sesuai dengan prinsip ekonomi Islam yaitu prinsip keadilan, prinsip ta‟awun dan prinsip muslahat.
Penerapan Restorative Justice dalam Putusan Nomor 63/Pid.B/2021/PN. SKM dan Implikasi Perdamaian Adat dalam Pertimbangan Hakim Nabila Ayu Mazidah
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi keadilan restoratif pada putusan perkara pidana nomor 63/Pid.B/2021/PPN.Skm, khususnya yang berkaitan dengan kasus penganiayaan biasa sebagaimana diatur dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP, serta menyoroti peran signifikan perdamaian adat dalam proses pertimbangan hakim. Penelitian ini berakar pada kompleksitas sistem hukum di Indonesia yang senantiasa berupaya menyelaraskan prinsip kepastian hukum formal dengan tuntutan keadilan substantif yang menghargai nilai-nilai kearifan lokal, terutama dalam konteks penyelesaian sengketa pidana. Kerangka analisis dalam penelitian ini dibangun atas fondasi teori hukum pidana, pemahaman mendalam tentang restorative justice sebagai paradigma alternatif penyelesaian konflik, eksplorasi teori peradilan adat yang mengakui eksistensi hukum tidak tertulis, serta perspektif pluralisme hukum yang mengakui koeksistensi beragam sistem hukum. Metodologi yang diterapkan adalah penelitian hukum normatif, yang melibatkan pendekatan perundang-undangan (statute approach) untuk meninjau regulasi yang relevan, dan pendekatan konseptual (conseptual approach) untuk menganalisis doktrin serta pandangan para ahli hukum. Proses pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan (library research), dengan mengidentifikasi dan mengkaji bahan hukum primer (seperti putusan pengadilan, undang-undang, dll.), serta bahan hukum sekunder (berupa jurnal ilmiah, buku dan doktrin hukum). Sebagai kesimpulan, meskipun putusan hakim menunjukkan upaya humanis untuk mencapai keadilan substantif dan mengakomodasi kearifan lokal, penerapannya belum sepenuhnya selaras dengan kerangka hukum positif yang berlaku. Diperlukan harmonisasi regulasi yang lebih jelas untuk memberikan payung hukum bagi praktik restorative justice pada tindak pidana ringan, termasuk pengakuan formal terhadap penyelesaian adat, hal ini untuk menjamin kepastian dan keadilan hukum yang komprehensif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7