cover
Contact Name
-
Contact Email
syahwardi.staira@gmail.com
Phone
+62823 6227 4474
Journal Mail Official
syahwardi.staira@gmail.com
Editorial Address
Jalan Nusa Indah Gang Melati, Dusun III, Desa Tanjung Sari, Kec. Batang Kuis, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, 20372
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Ikram : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : -     EISSN : 31636438     DOI : -
Al-Ikram: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah is medium to publish research results which focus to thought study or empirical research of Primary Education in Elementary Schools / Madrasah Ibtidaiyah, Teacher Education for Madrasah Ibtidaiyah, and Teacher Education for Elementary School.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 4 no 1 (2026)" : 5 Documents clear
TANTANGAN DAN PELUANG PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL: Studi Di Mas Al-Washliyah 22 Tembung Nur Aulia Alfitrah; Nuriza Dora; Toni Nasution
Al-Ikram : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : LPPM STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/al-ikram.v4i1.711

Abstract

Abstract: The development of the digital era has brought fundamental changes to the world of education, which have significant implications in terms of both challenges and opportunities. This study aims to determine the extent to which teachers can integrate technology, the challenges they face, and how adjustments are made to technology-based education curricula. The research method used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of school principals, teachers, and students, thus providing diverse perspectives. The results showed that some teachers were able to use digital media such as PowerPoint, e-learning platforms, and online applications, but limitations in equipment, low digital literacy, and lack of training were significant obstacles. On the other hand, opportunities were opened up through the use of artificial intelligence, global access to information, and cross-cultural collaboration through digital platforms. This article contributes to the digital education literature by providing a critical analysis of the challenges and opportunities of education in the digital age, as well as offering practical recommendations for teachers, students, and education policymakers to respond more effectively to the changing times. Keywords: Challenges, Opportunities, Digital Education, Digital Literacy, Educational Technology
IMPLEMENTASI HASIL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DALAM TIGA TIPE PESANTREN( Pesantren Salaf, Pesantren Khalaf, dan Pesantren Kombinasi ) Roudhotul Jannah; Resdianto Permata Raharja; Siti Durotun Naseha
Al-Ikram : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : LPPM STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/al-ikram.v4i1.50

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memotivasi pendidik dan peserta didik yang terlibat atau bersangkutan pada pembelajaran Bahasa Arab bahwasannya terdapat kelebihan dan kekurangan dalam suatu metode atau cara pembelajaran yang berbeda dengan pengimplementasiannya yang berbeda pula. Oleh karena itu, sangat diharapkan dalam pengimplementasian dari hasil pembelajaran Bahasa Arab karena itu sangat penting dan sangat berperan baik bagi pendidik maupun peserta didik. Pembelajaran Bahasa Arab adalah salah satu pembelajaran yang sangat berkaitan dengan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yakni pondok pesantren. Lembaga pesantren ini harus memiliki visi atau tujuan untuk mencetak generasi santri yang bisa memiliki skill atau kemampuan dalam pendidikan Bahasa Arab dengan didukung beberapa aspek yang kemungkinan besar bisa dimaksimalkan oleh lembaga pesantren tersebut. Metode yang digunakan peneliti dalam hal ini adalah metode kualitatif komparatif dengan membandingkan tipe-tipe pesantren di Indonesia yang memiliki perbedaan dalam segi visi dan misi, metode, kurikulum, ataupun manajemen. Peneliti mencari data awal dari referensi-referensi dalam media elektronik yang relevan dengan judul peneliti dengan dikuatkan hasil wawancara kepada narasumber yang sangat bersangkutan dengan objek peneliti. Penelitian ini menghasilkan data-data dari masing-masing tiga tipe pesantren, yaitu : (1)Pondok Pesantren Al-Ibrahimiy As-Salafiy Asy-Syafi’iyyah termasuk tipe pesantren salaf yang mengimplementasikan dalam memahami isi kitab kuning (2)Pondok Pesantren Darul Abror termasuk tipe pesantren modern karena lembaga pesantren tersebut yang mengimplementasikan pada kegiatan muhadatsah (3)Pondok Pesantren Tebuireng termasuk tipe pesantren kombinasi karena lembaga pesantren tersebut menyeimbangkan antara keduanya. Kata kunci: Pembelajaran, Bahasa Arab, Pesantren
STRATEGI INOVASI KURIKULUM DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Ferizal Ferizal; Nadia Salsabilah
Al-Ikram : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : LPPM STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/al-ikram.v4i1.799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi inovasi kurikulum yang digunakan dalam implementasi Kurikulum Merdeka, menganalisis efektivitas serta tantangan dalam praktik pendidikan dasar, dan menyusun sintesis strategi yang aplikatif dan kontekstual. Menggunakan pendekatan studi literatur terhadap sepuluh sumber referensi utama berupa jurnal dan buku akademik terbitan lima tahun terakhir, kajian ini menemukan lima strategi utama dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka: pembelajaran berdiferensiasi, asesmen diagnostik, pemanfaatan teknologi digital, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan model pembelajaran inovatif seperti blended learning dan project-based learning. Hasil temuan menunjukkan bahwa strategi-strategi tersebut berkontribusi signifikan dalam mendorong keterlibatan siswa, peningkatan kompetensi abad 21, serta penguatan nilai-nilai karakter. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan kompetensi guru, akses infrastruktur yang belum merata, dan resistensi terhadap perubahan. Sintesis strategi dalam penelitian ini dibagi ke dalam tiga kategori tematik yang terintegrasi, yakni strategi berbasis kebutuhan individual siswa, teknologi digital, dan penguatan karakter. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi konseptual dan praktis dalam merancang pelatihan guru, pengembangan kebijakan pendidikan, dan penerapan kurikulum yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
STUDI LITERATUR PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI SUHU DAN KALOR Zahwa Maulidya; Zulaika Zulaika; Mira Andriyani
Al-Ikram : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : LPPM STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/al-ikram.v4i1.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hasil penelitian yang membahas penggunaan model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi suhu dan kalor. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sepuluh artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar berdasarkan kesesuaian topik, tujuan penelitian, serta tahun publikasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, penelaahan, dan sintesis terhadap temuan dari setiap artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman konsep peserta didik pada materi suhu dan kalor dipengaruhi oleh sifat materi yang abstrak, munculnya miskonsepsi, serta penerapan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Predict–Observe–Explain (POE), Problem Based Learning (PBL), dan Modeling Instruction efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep karena mampu mendorong keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti Augmented Reality (AR), Google Sites, dan laboratorium virtual, membantu memvisualisasikan konsep-konsep yang abstrak sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi. Berdasarkan hasil studi literatur tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemilihan model dan media pembelajaran yang sesuai berperan penting dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi suhu dan kalor.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: Peran Tumbuhan Sebagai Sumber Kehidupan Di Bumi Dalam Pembelajaran IPA Madrasah Ibtidaiyah Dita Lutfiyah; Ayu Zahara Putri; Mira Andriyani
Al-Ikram : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : LPPM STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/al-ikram.v4i1.983

Abstract

Abstrak Tumbuhan merupakan salah satu komponen utama yang berperan dalam menjaga keberlangsungan kehidupan di bumi melalui fungsinya sebagai penghasil oksigen, penyerap karbon dioksida, penyedia sumber pangan, serta penyeimbang ekosistem. Pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah memiliki peran penting dalam membangun pemahaman peserta didik mengenai fungsi tumbuhan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tumbuhan sebagai sumber kehidupan di bumi dalam pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah melalui pendekatan literature review. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan menelaah berbagai buku, dokumen kebijakan, dan artikel ilmiah nasional yang relevan selama lima tahun terakhir. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara deskriptif dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tumbuhan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembelajaran IPA karena mampu mengintegrasikan penguasaan konsep, keterampilan proses sains, literasi sains, serta pembentukan karakter peduli lingkungan. Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual sehingga meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman peserta didik terhadap hubungan antara makhluk hidup dan lingkungan. Kajian ini juga menemukan bahwa penelitian mengenai tumbuhan sebagai sumber kehidupan di bumi pada konteks pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah masih relatif terbatas sehingga diperlukan pengembangan kajian yang lebih komprehensif. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran IPA yang lebih kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada penguatan literasi sains serta karakter peduli lingkungan. Katakunci: Tumbuhan, Sumber Kehidupan, Pembelajaran IPA Abstract Plants are one of the primary components that sustain life on Earth through their roles as oxygen producers, carbon dioxide absorbers, food providers, and maintainers of ecosystem balance. Science learning in Madrasah Ibtidaiyah plays an important role in helping students understand the functions of plants while fostering environmental awareness from an early age. This study aims to analyze the role of plants as a source of life on Earth in science learning at Madrasah Ibtidaiyah using a literature review approach. The research employed a literature review method by examining relevant books, policy documents, and national scientific articles published within the last five years. The collected data were analyzed through data reduction, data display, and descriptive synthesis. The findings indicate that plants have a strategic role in science learning because they integrate conceptual understanding, science process skills, scientific literacy, and environmental character education. The use of the school environment as a learning resource provides contextual learning experiences that improve students' learning engagement, critical thinking skills, and understanding of the relationship between living organisms and their environment. The review also reveals that studies specifically discussing plants as a source of life on Earth in the context of science learning at Madrasah Ibtidaiyah remain limited, highlighting the need for more comprehensive research. The findings are expected to serve as a reference for teachers in developing contextual, innovative, and meaningful science learning that strengthens scientific literacy and students' environmental awareness. Keywords: Plants, source of life, science learning

Page 1 of 1 | Total Record : 5