cover
Contact Name
Jeffrit Kalprianus Ismail
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6281344000351
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Youmakhe – Pasar Baru Gg. GPdI Yosua, RT.02, RW.12, Kel. Hinekombe,Kec. Sentani, Kab. Jayapura, Prov. Papua – 99352
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar
ISSN : -     EISSN : 31095542     DOI : 10.63536
Core Subject : Religion, Education,
Ruang lingkup kajian publikasi difokuskan pada; Pendidikan agama formal, non-formal, dan informal Kurikulum dan metode pembelajaran pendidikan agama Pengembangan media dan teknologi dalam pendidikan keagamaan Studi pemikiran tokoh dalam pendidikan agama Moderasi beragama dan pendidikan karakter Isu-isu kontemporer dalam pendidikan keagamaan Pengelolaan lembaga pendidikan berbasis keagamaan Pendidikan multikultural dalam perspektif agama
Articles 32 Documents
Seni Abstrak sebagai Jendela Transendensi dalam Pembacaan Tillichian dan Relevansinya bagi Estetika Gereja-Gereja Mainstream Worang, Adinda Cantika
Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen : Arastamar Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa J

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63536/arastamar.v2i1.100

Abstract

Seni dan estetika visual sangat penting bagi gereja modern yang menghadapi sekularisasi dan perubahan budaya visual digital yang memengaruhi pengalaman rohani jemaat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk menganalisis pemikiran teologi seni Paul Tillich serta relevansinya bagi estetika gereja. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana seni abstrak dapat berfungsi sebagai medium simbolik yang membuka pengalaman transendensi dalam ibadah. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konsep simbol dan kritik idolatri Tillichian dengan praktik estetika visual gereja mainstream di Indonesia yang selama ini jarang dibahas secara aplikatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa seni abstrak mampu menjalankan fungsi simbolik yang lebih murni melalui prinsip via negativa, sehingga tidak terjebak dalam representasi literal yang berpotensi idolatris. Integrasi estetika abstrak dalam ruang liturgi membuka kemungkinan baru bagi jemaat untuk mengalami dimensi kedalaman iman secara kontemplatif dalam praktik ibadah gereja masa kini.
Tugas Panggilan Gereja terhadap Kinerja Komisi Pemuda melalui Pendampingan Pastoral oleh Aart Van Beek Worang, Mega Angelia; Burhan, Vera Elisabeth
Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen : Arastamar Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa J

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63536/arastamar.v2i1.101

Abstract

Artikel ini mengenai analisis tugas panggilan gereja terhadap kinerja dalam komisi pemuda jemaat. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan pastoral di jemaat terlebih khusus pada komisi pemuda lewat pendampingan pastoral oleh Aart Van Beek. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data, melalui teknik wawancara dan studi pustaka. Sumber data adalah Pelayan khusus, komisi pemuda dan anggota pemuda jemaat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang muncul yang mengakibatkan komisi pemuda menjadi kurang aktif dalam tugas tanggungjawabnya/ kinerjanya dan kurang berkontribusi dalam pelayanan. Faktor-faktor tersebut ialah  masalah pribadi dengan sesama komisi pemuda, komisi pemuda yang merasa tidak di pedulikan, kekecewaan terhadap sesama komisi pemuda, dan sibuk bekerja daripada melakukan pelayanan. Meskipun demikian rupanya hal yang cukup berpengaruh adalah karena pelaksanaan pendampingan pastoral yang harus dilakukan oleh pelayan khusus terhadap masalah yang dihadapi oleh komisi pemuda jemaat. Dari hasil penelitian tersebut disarankan sebaiknya gereja harus lebih memperhatikan kebutuhan jemaat yaitu seperti di ibadah-ibadah dan juga perkunjungan secara langsung dirumah jemaat. Karena gereja dipanggil untuk mendampingi dan membina komisi pemuda agar kinerja pelayanannya lebih efektif.

Page 4 of 4 | Total Record : 32