cover
Contact Name
Edgar Octoyuda
Contact Email
editorjurnal@satyaterrabhinneka.ac.id
Phone
+6282388102090
Journal Mail Official
Journalasa@satyaterrabhinneka.ac.id
Editorial Address
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Satya Terra Bhinneka Jl. Sunggal Gg. Bakul Jalan Tengku Amir Hamzah Pekan I, Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20128
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
ASA: Journal ofAgribusiness and Sustainable Agriculture
ISSN : -     EISSN : 3109029X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal ilmu agribisnis yang menyajikan artikel mengenai hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan sosial ekonomi pertanian, agribisnis, kelembagaan agribisnis, pemberdayaan masyarakat agribisnis, sosiologi agribisnis, isu isu Pembangunan pertanian berkelanjutan serta bidang-bidang yang relevan. Jurnal of ASA (Agribusiness and Sustainable Agriculture) dipublikasikan oleh Program studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan diterbitkan setiap 1 tahun dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026" : 5 Documents clear
Kajian Literature Review Pemasaran Komoditas Kedelai di Indonesia Putra Irwandi; Mia Wananda Varwasih; Muhammad Yusuf Ibrahim
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas strategis dalam penyediaan pangan, sumber makanan pokok manusia dan ternak, bahan baku industri selain padi dan jagung. Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pemasaran komoditas kedelai masih sangat panjang, rantai pemasaran yang tidak efektif, dan kondisi impor kedelai yang tidak optimal menjadi kendala tersendiri. Penelitian ini akan mengkaji secara detail terkait dengan pemasaran komoditas kedelai di Indonesia khususnya berkaitan erat dengan saluran pemasaran, aktor pemasaran, dan hambatan pemasaran kedelai di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pengumpulan data sekunder dari artikel relevan dengan rentang tahun 2019-2024 dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan ragam saluran distribusi yang melibatkan petani, pengepul, pedagang besar, koperasi, agen, hingga industri pengolahan yang menyebabkan tidak efektifnya rantai pemasaran kedelai di Indonesia. Tidak hanya itu, panjangnya rantai nilai, lemahnya posisi tawar petani, serta marjin pemasaran yang tidak proporsional menjadi hambatan yang dirasakan oleh petani. Diharapkan perlunya regulasi dan kebijakan pemerintah dalam upaya optimalisasi pemasaran komoditas kedelai di Indonesia
Penerapan Model ECM: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Karet Tahun 2001-2022: Penerapan Model ECM: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Karet Tahun 2001-2022 Dian Karolin Nipu
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen karet alam terbesar di dunia, namun kinerjanya di pasar ekspor masih dipengaruhi berbagai dinamika global dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor karet Indonesia periode 2001–2022 dengan menggunakan model Error Correction Model (ECM). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Perdagangan dan Asosiasi Karet Indonesia. Analisis dilakukan melalui tahapan uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), uji kointegrasi Engle-Granger serta estimasi model jangka panjang dan jangka pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, variabel produksi karet dan luas lahan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor karet Indonesia, sedangkan harga karet internasional tidak berpengaruh signifikan. Pada jangka pendek, seluruh variabel independen tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ekspor karet. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor karet Indonesia lebih sensitif terhadap variabel struktural seperti kapasitas produksi dan ketersediaan lahan dibandingkan fluktuasi harga global dalam horizon waktu yang singkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan produktivitas, kualitas dan daya saing komoditas karet dalam jangka panjang.
Mediation of Green Purchase Behavior in the Influence of Product Quality and Environmental Knowledge on Green Consumer Satisfaction in Agribusiness Marketing Taufiq Hidayat
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how product quality and environmental knowledge shape green purchase behavior and subsequently impact green consumer satisfaction within the context of digital marketing for environmentally friendly agricultural products in Indonesia. Despite growing environmental awareness, this awareness does not always translate into green purchasing decisions. Doubts about the quality of green products and limited consumer knowledge often influence purchasing choices and post-consumption satisfaction. The novelty of this study lies in the integration of pre-purchase factors, purchase behavior, and consumer satisfaction within the context of green agricultural products marketed through digital platforms, a domain still rarely explored in developing countries. A quantitative approach was employed, surveying 350 young digital consumers. Data were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) to evaluate direct and mediating effects. Product quality and environmental knowledge positively influence green purchase behavior, which mediates and strengthens green consumer satisfaction. Enhancing product credibility and environmental literacy is crucial to promoting sustainable consumption and accelerating the adoption of the green market in Indonesia.
Integrasi  Pasar Spasial Harga Bawang Merah di Sumatera Utara Zikra Fernando; Zhena Nofhatiaz Zahra
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya fluktuasi harga bawang merah di Provinsi Sumatera Utara yang sering menimbulkan perbedaan harga antar wilayah, terutama antara sentra produksi dan pasar konsumen. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi masalah dalam integrasi pasar dan efisiensi transmisi harga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi spasial harga bawang merah di Provinsi Sumatera Utara dengan fokus pada hubungan harga antara sentra produksi utama di Kabupaten Karo dan pasar konsumen di Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kota Sibolga, serta Kabupaten Nias Utara. Data harga bawang merah bersumber dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok SP2KP Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Autoregressive Distributed Lag atau ARDL untuk menguji keterkaitan harga jangka panjang dan dinamika penyesuaian jangka pendek antar wilayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasar bawang merah di Sumatera Utara telah terintegrasi secara spasial yang ditandai oleh adanya hubungan jangka panjang antar pasar. Kabupaten Karo berperan sebagai sumber pasokan utama, sedangkan Kota Medan dan Kota Pematang Siantar berfungsi sebagai pasar penggerak harga. Kota Sibolga dan Kabupaten Nias Utara cenderung menjadi pasar pengikut dengan respons harga yang lebih terbatas. Transmisi harga jangka pendek bersifat tidak simetris akibat perbedaan struktur pasar, kelancaran distribusi, dan hambatan geografis, sehingga kekuatan integrasi antar wilayah belum sepenuhnya merata.
Strategi Adaptif Petani Kelapa Sawit dalam Menghadapi Transisi Ekonomi Hijau: Perspektif Agribisnis di Kabupaten Mamuju Tengah: - fakry Husaeni; Asriani; Aziza Noor Sheha Arfah
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi menuju ekonomi hijau menuntut sektor pertanian, termasuk subsektor kelapa sawit, untuk menerapkan praktik produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.  Petani kelapa sawit rakyat sebagai aktor utama menghadapi berbagai tantangan dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan tersebut, baik dari aspek teknis, ekonomi, maupun kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptif petani kelapa sawit dalam menghadapi transisi ekonomi hijau di Kabupaten Mamuju Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap petani sawit rakyat dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menerapkan berbagai strategi adaptif, untuk menghadapi transisi ekonomi hijau, meliputi Penerapan Praktik Pertanian Berkelanjutan (GAP), Peremajaan dan Peningkatan Produktivitas, Sertifikasi dan Akses Pasar, Agroforestri dan Diversifikas serta penguatan kelembagaan, Strategi tersebut dipengaruhi oleh faktor akses informasi, dukungan pemerintah, kondisi pasar, dan modal sosial. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan penguatan kapasitas petani sawit rakyat dalam mendukung keberhasilan transisi ekonomi hijau di daerah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5