cover
Contact Name
Sunarmi
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucang Gading, Jl. Watu Nganten 1 No. 1-6 Desa Batursari Kec. Mranggen, Jawa Tengah
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
ISSN : 28279212     EISSN : 28279204     DOI : 10.55606
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIKes) mencakup pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu kesehatan. Kami menyediakan akses terbuka (open access) bagi para akademisi dan praktisi serta mahasiswa kesehatan yang ingin mendapatkan artikel dalam Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIKes). Jurnal Pengabdian JPIKes diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun yaitu Edisi Maret, Juli, dan November.
Articles 294 Documents
Edukasi Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pemeriksaan Pap Smear dan IVA Test Rahma Yanti; Cindy Pratiwi; Nurfazila Wati; Wa Intan4, Selvina; WD. Winda R.A
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1382

Abstract

Pap Smear merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) menggunakan alat yang dinamakan speculum dan dilakukan oleh bidan ataupun ahli kandungan, pemeriksaan ini bermanfaat untuk mengetahui adanya HPV atau Human Papilloma Virus. Pap Smear adalah pemeriksaan sediaan apus mulut rahim dalam pewarnaan papnicolaou. IVA merupakan tes visual menggunakan larutan asam cuka (asam asetat 2%) dan larutan iodium lugol pada serviks dan melihat perubahan warna yang terjadi setelah dilakukan olesan. IVA adalah suatu pemeriksaan serviks secara langsung (dengan mata telanjang) setelah pemberian asam asetat (cuka) 3-5%. Pemberian asam asetat akan mempengaruhi epitel abnormal dimana akan terjadi peningkatan osmolaritas cairan ekstra celuler, yang bersifat hipertonik ini akan menarik cairan dari intra celuler sehingga membran sel akan kolaps dan jarak antar sel akan semakin dekat. Akibatnya bayangan kemerahan dari pembuluh darah di dalam stroma akan tertutup dan serviks akan tampak berwarna lebih putih.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan MPASI dalam Penanganan dan Pencegahan Stunting di Desa Manuru Wilayah Kerja Puskesmas Kumbewaha Kec. Siontapina Waode Fedi Marsia; Asmiran Ribay; Ayu Wandira; Indarsih Indarsih; Sri Wahyu Ningsih M.Saleh; Ode Anisa Jakariah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1383

Abstract

Makanan pendamping ASI (MPASI) Adalah makanan yang mudah dikonsumsi dan dicerna oleh bayi. MPASI yang diberikan harus menyediakan nutrisi tambahan dimana harus memenuhi kebutuhan gizi bayi yang sedang bertumbuh. Desa manuru ada 90 kejadian stunting yang harus dilakukan intervensi maka dari itu tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi dan pelatihan tentang MPASI di desa manuru berlokasi di dusun wapomaru jaya, dusun wapomaru, nurmalagi, wasalabose, dan wakaroli yang di hadiri oleh ibu yang meiliki bayi usai 6-24 bulan. Pelatihan tersebut juga dihadiiri oleh ahli gizi dan bidan desa lingkup kerja puskesmas kumbewaha dan perangkat desa terkait. Hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan pada ibu dan dapat mempraktikkan cara pembuatan MPASI yang baik dan benar.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Asi Eksklusif Dalam Upaya Perbaikan Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan Rosna Rosna; Winriyani Rahwangi; Wulandari Wulandari; Hamsinar Hamsinar; Wd Yulsin
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1384

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi selama 0 - 6 bulan tanpa asupan tambahan makanan dan minuman lain. ASI mengandung zat gizi yang berguna untuk mencukupi kebutuhan gizi bayi guna memperoleh tumbuh kembang bayi yang lebih baik. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai ASI Esklusif dan pentingnya pemenuhan gizi untuk bayi selama 1000 HPK. Metode : Menggunakan pendidikan kepada masyarakat dengan sasaran ibu hamil yang berjumlah 31 orang pada pertemuan penyuluhan yang membahas tentang ASI esklusif dan pentingnya kebutuhan Gizi pada bayi selama 1000 HPK dalam pencegahan stunting. Hasil pengabdian menunjukan semakin meningkatnya pengetahuan ibu hamil terhadap ASI esklusif dan pentingnya pemenuhan gizi bayi selama 1000 HPK ibu hamil akan memenuhi kebutuhan gizi bayinya untuk mencegah terjadinya stunting. Kesimpulan bahwa peserta penyuluhan yakni ibu hamil telah memahami tentang ASI esklusif, pentingnya pemenuhan gizi pada bayi selama 1000 HPK.
Penyuluhan Tentang Manfaat Sari Kacang Kedelai Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu hamil di Puskesmass Bontomarannu Kabupaten Gowa Nurjannah Supardi
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1387

Abstract

Hypertension in pregnancy is the presence of blood pressure of 140/90mmHg or more after 20 weeks of gestation in a woman who was previously normotensive, or an increase in systolic pressure of 30mmHg and/or diastolic pressure of 15mmHg above normal values. Various studies have been developed to provide better hypertension therapy. One of the potential sources of medicine is medicinal plants. Indonesia is a country that is very rich in natural resources and is very possible to cultivate. One of the reasons for using drugs from natural ingredients is their good effectiveness, relatively inexpensive, expected fewer side effects and easier for the body to accept because they are natural ingredients. Many of the plants around us are believed by the community to be used to lower blood pressure, for example soybean extract. It is hoped that after this counseling, pregnant women will know how to prevent hypertension during pregnancy.
Penataan dan Pemeliharaan hewan ternak serta Pengolahan Sampah di Desa Sambueja Kabupaten Maros Irmawati RJ; Akmal Novrian Syahruddin; Sitti Nurfaizah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1393

Abstract

Penataan dan Pemeliharaan ternak di Desa Sambueja seharusnya senantiasa diperhatikan oleh pemiliknya, karena dapat menimbulkan buruknya sanitasi lingkungan, menimbulkan bau tak sedap, rumah yang tidak enak untuk dipandang, dan kotoran yang tidak dibersihkan dapat menimbulkan bibit penyakit. membiarkan ternaknya lepas tanpa pengawasan dapat beresiko menimbulkan kerugian terhadap orang lain, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian bagi pemiliknya, Selain itu Permasalahan sampah juga menjadi persoalan di daerah tersebut. Meningkatnya populasi penduduk memicu kenaikan produksi sampah organik maupun sampah anorganik.. Kurangnya TPS (tempat pembuanagn sementara) menjadi inti permasalahan, sehingga perlu adanya upaya pengolahan sampah berupa 3R (Reduce, Reuse, Recyle) menggunakan sampah yang masih bisa digunakan kembali, mengurangi sampah dan mendaur ulang sampah agar bisa menanggulangi masalah tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi melalui penyuluhan mengenai penataan ternak dan pengolahan sampah dengan baik untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat terkait hal tersebut. pengadaan sarana prasarana berupa poster dan tempat sampah percontohan. Hasilnya, diperoleh pengetahuan cukup saat pre tes sebanyak (25%) dan saat post test menjadi (75,0%) artinya ada peningkatan pengetahuan tentang penataan dan pemeliharaan hewan ternak. Begitu juga dengan pengetahuan tentang pengolahan sampah diperoleh pengetahuan cukup saat pre tes sebanyak (27,27%) dan saat post test menjadi (68,75%).
Pemanfaatan Pisang Kepok Pada Ibu Hamil Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Hipertensi Sutrani Syarif
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1394

Abstract

Hipertensi ditemukan pada ibu hamil baik pada penyakit sebelumnya (5-15% dari total ibu hamil) atau sebagai gangguan yang berhubungan dengan kehamilan, pre-eklamsia (Lyoyd, dalam Wylie). Menurut laporan bulanan (LB.3) KIA tahun 2006, Angka Kematian Ibu Maternal (AKI) di Jawa Timur sebesar 168 per 100.000 kelahiran hidup dan keracunan kehamilan (Preeklamsi) adalah 14,01%. Upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi hipertensi pada ibu hamil yaitu dengan farmakologi dan non farmakologi, menurut Anonim (2009) adalah: Secara farmakologi yaitu dengan obat-obatan penurun tekanan darah untuk tekanan darah tinggi. Secara non-farmakologi yaitu dengan: pengawasan ketat, pembatasan aktivitas, istirahat di tempat tidur dengan posisi lateral kiri yang bergantung pada tingginya tekanan darah, umur kehamilan, serta faktor resiko yang ada pada ibu dan janin, dan buah pisang. Sedangkan buah pisang itu sendiri mempunyai kandungan kalium yang tinggi dapat membantu mengurangi dan menurunkan tekanan darah. Diharapkan setelah penyuluhan ini, para ibu hamil dapat mengetahui cara mencegah terjadinya hipertensi pada masa kehamilan.
PENYULUHAN MENGENAI TEKNIK PENGOLAHAN TANAMAN OBAT DI DESA TIAL Risman Tunny
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.1399

Abstract

Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan keanekaragaman hayati. Pemanfaatan tumbuhan obat sebagai bagian dari sistem pengobatan mandiri di kalangan masyarakat sudah lazim terutama di daerah pedesaan dan wilayah – wilayah terpencil. Tumbuhan herbal merupakan tumbuhan yang memiliki khasiat obat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Pengertian berkhasiat obat adalah karena mengandung zat aktif yang berfungsi mengobati penyakit tertentu atau jika tidak mengandung zat aktif tertentu tapi mengandung efek resultan/sinergi dari berbagai zat yang berfungsi mengobati. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai obat tradisional dan meningkatkan kepedulian serta mengetahui cara pemilihan obat tradisional yang tepat agar aspek keamanan, khasiat, dan mutu obat tetap terjamin sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahapan pemberian materi, tanya jawab serta diakhiri dengan pembagian leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan awal peserta yang rendah terlihat dari pre test yang dilakukan dan terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah dilakukan edukasi. Kesimpulan kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang Teknik Pengolahan Tanaman Obatl pada masyarakat di Desa Negeri Tial, Kabupaten Maluku Tengah.
PENYULUHAN TENTANG OBAT SEDIAAN SALEP KEPADA MASYARAKAT DI DESA HILA Jayanti Djarami
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.1400

Abstract

Salep merupakan sediaan yang ditujukan untuk pemakian luar. Salep juga terdiri oleh bahan aktif terlarut atau terdispersi pada dasar salep atau basa sebagai pembawa bahan aktif, Dasar salep serap dapat dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama terdiri atas dasar salep yang dapat bercampur dengan air membentuk emulsi air dalam minyak (Parrafin hidrofilik dan Lanolin anhidrat), dan kelompok kedua terdiri atas emulsi air dalam minyak yang dapat bercampur dengan sejumlah larutan air tambahan (Lanolin). Tingkat pengetahuan masyarakat Desa Hila yang rendah terkaik obat salep membuat peneliti melakukan penyuluhan pada Desa tersebut guna menambah wawasan masyarakat desa dan menambah pengetahuan terkait obat salep. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan penyuluhan dengan memberikan edukasi mengenai obat sediaan salep kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab oleh pemateri. Pada kegiatan ini pemateri menjelaskan mengenai salep. Dimana salep sendiri merupakan sediaan semi padat yang ditujukan untuk pemakaian luar tubuh, pemateri juga menjelaskan mengenai penggolongan salep diantara ungueta, krim, pasta, cerata, dan gel. Dengan adanya penyuluhan ini masyarakat Desa Hila mulai memahami bagaimana Obat Salep dapat digunakan dan apa saja jenis obat salep yang beredar.
PENYULUHAN MENGENAI ZAT BERBAHAYA BORAKS PADA MAKANAN DI DESA WAIMITAL Cut Bidara Panita Umar
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.1401

Abstract

Boraks terhadap kesehatan berdampak negatif karena memiliki efek racun yang dapat membahayakan sistem metabolisme kesehatan manusia seperti iritasi saluran pernafasan, kulit, mata, serta organ sasaran seperti darah, ginjal, jantung, sistem pernafasan, sistem saraf pusat, hati, limfa, sistem pencernaan, mata, sistem reproduksi dan kulit. Paparan jangka pendek terjadinya iritasi saluran pernafasan, mual, diare, kram perut. Paparan jangka panjang menyebabkan gangguan sistemik seperti kerusakan gangguan saluran pencernaan, hati, lemak, dan menimbulkan depresi, kerusakan ginjal, dan gangguan membrane mukosa (Saparinto dan Hidayati, 2006). Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan pengenalan boraks, bahaya penggunaan, dan cara mendeteksi kandungan boraks. Metode yang digunakan saat penyuluhan metode ceramah dan diskusi kemudian dilanjutkan dengan workshop atau pelatihan dimana peserta bergantian maju kedepan untuk melakukan pengujian boraks dengan melihat bentuk, warna dan bau serta melakukan pengujian makanan secara langsung terhadap makanan yang mengandung boraks kemudian dilakukan evaluasi dan bimbingan berkelanjutan. Hasil capaian dari pengabdian masyarakat ini meliputi evaluasi mengenai boraks, karakter makanan mengandung boraks sebelum penyuluhan dan setelah penyuluhan
PENYULUHAN TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI DESA SEPA Risman Tunny
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.1402

Abstract

Antibiotik adalah zat-zat kimia oleh yang dihasilkan oleh fungi dan bakteri, yang memiliki khasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman, sedangkan toksisitasnya bagi manusia relatif kecil. Antibiotik secara umum diartikan sebagai obat yang melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Antibiotik bekerja dengan menyerang langsung infeksi bakteri di dalam tubuh kita lalu melemahkannya sehingga dapat dibunuh dengan sistem kekebalan tubuh kita. Jika antibiotik tidak digunakan secara tepat akan menimbulkan resistensi bakteri terhadap antibiotik itu sendiri sehingga akan dibutuhkan antibiotik lain yang berdosis tinggi dan dapat menimbulkan efek samping. PENYULUHAN adalah proses perubahan perilaku di kalangan masyarakat agar mereka tahu, mau dan mampu melakukan perubahan demi tercapainya peningkatan produksi, pendapatan atau keuntungan dan perbaikan kesejahteraannya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Sepa tentang penggunaan antibiotik melalui PENYULUHAN. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di Desa Sepa Kecamatan Amahai Kabupaten Seram Bagian Barat. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi Dengan pendekatan crosssectional, menggunakan instrumen berupa kuesioner. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pelaksanaan pretest, edukasi, dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan awal masyarakat yang rendah terlihat dari pre test yang dilakukan dan terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah dilakukan edukasi terlihat dari post test. Kesimpulan kegiatan ini adalah Berdasarkan hasil dari Pengabdian masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi dan penyuluhan tentang penggunaan antibiotik dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Sepa.

Page 6 of 30 | Total Record : 294