cover
Contact Name
La Rakhmat Wabula
Contact Email
la.rakhmat.wabula.stikesmh@gmail.com
Phone
+6282227073035
Journal Mail Official
sciencecentergroup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ir. Ibrahim, Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by Science Center Group
ISSN : -     EISSN : 3089283X     DOI : https://doi.org/10.63202/bnpmi
Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia adalah jurnal interdisipliner utama yang diulas oleh rekan sejawat untuk memajukan teori dan praktik yang terkait dengan semua bentuk penjangkauan dan keterlibatan. Hal ini termasuk menyoroti upaya-upaya inovatif; secara kritis memeriksa isu-isu yang muncul, tren, tantangan, dan peluang; dan melaporkan studi tentang dampak di bidang pelayanan publik, penjangkauan, keterlibatan, penyuluhan, penelitian yang terlibat, penelitian berbasis masyarakat, penelitian partisipatif berbasis masyarakat, penelitian tindakan, beasiswa publik, pembelajaran layanan, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia bertujuan untuk menyediakan forum bagi para peneliti internasional dalam bidang Pengembangan Masyarakat dan Keterlibatan Masyarakat terapan untuk mempublikasikan artikel-artikel orisinil. Ruang lingkup Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia adalah Pengembangan Masyarakat dan Keterlibatan. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya. Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia menerima kiriman artikel dari seluruh dunia. Semua artikel yang diterima akan diterbitkan dengan membayar biaya pemrosesan artikel, dan akan tersedia secara gratis untuk semua pembaca dengan visibilitas dan cakupan di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Promosi Kesehatan untuk Pengetahuan Kesehatan di Kalangan Pelajar tentang Cyber Bullying di Sekolah Amelia Putri
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): May - August
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v1i2.66

Abstract

Cyberbullying menjadi masalah serius di kalangan remaja, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial. Fenomena ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental remaja, sehingga penting bagi sekolah untuk memberikan pemahaman tentang cyberbullying dan dampaknya. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai cyberbullying dan cara-cara pencegahannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan dan penyuluhan yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua di beberapa sekolah menengah pertama (SMP). Kegiatan ini dilakukan dalam dua fase: edukasi melalui seminar dan materi multimedia, serta implementasi dengan pelatihan untuk guru dan orang tua. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa tentang cyberbullying dan etika bermedia sosial. Selain itu, guru dan orang tua juga merasa lebih siap dalam menangani kasus cyberbullying. Siswa menunjukkan partisipasi aktif dalam kampanye pencegahan cyberbullying. Program promosi kesehatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa, serta melibatkan seluruh pihak terkait dalam pencegahan cyberbullying. Disarankan untuk memperluas program ini di lebih banyak sekolah dan melakukan evaluasi berkala untuk meningkatkan efektivitasnya.
Pelatihan Spiritual Meaning Pada Santri Sebagai Upaya Meningkatkan Ibadah Santri Dalam Menjaga Kebersihan Khamida Khamida; Andikawati Fitriasari; Iskandar Iskandar; Ach. Yarziq Mubarak
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.67

Abstract

Santri di pondok pesantren mempelajari ilmu agama Islam lebih dalam, salah satu yang dipelajari adalah Ilmu Fiqih Thaharah yaitu bersuci atau kebersihan. Sehingga jika dalil-dalil agama terkait Thaharah ini para santri hafal dan memahami. Kebersihan adalah sebagaian dari Iman merupakan slogan atau ucapan sangat popular dikalangan umat Islam, termasuk para santri pondok pesantren. Namun slogan tersebut hanya sebagai hafalan saja, berbagai permasalahan tingkah laku terkait kebersihan sering ditemukan dipesantren yaitu kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Menumbuhkan nilai  dan makna spiritual pada santri sebagai upaya meningkatkan ibadah santri dalam menjaga kebersihan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi, pelatihan hingga pendampingan terkait spiritual meaning, ibadah menjaga kebersihan kepada 28 santri putri As Syafi’iyah. Hasil kegiatan ini didapatkan setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan ada peningkatan pengetahuan (98%) dan perilaku (80%) santri dalam menjaga kebersihan. Kesimpulannya program pengabdian masyarakat pelatihan spiritual meaning dapat Menumbuhkan nilai dan makna spiritual santri sebagai upaya meningkatkan ibadah santri dalam menjaga kebersihan
Program Pendampingan dan Manajemen Nyeri Rheumatoid Arthritis bagi Lansia di Masyarakat Brahma Putra Wijaya; Gunadi Gunadi; Reco Widodo
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): September - December
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v1i3.73

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan masalah kesehatan yang serius pada lansia, terutama karena nyeri kronis dan kurangnya pemahaman tentang manajemen penyakit. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas hidup lansia dengan RA melalui pendekatan holistik. Tujuan: Program ini dirancang untuk memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan berkala dalam manajemen nyeri RA serta pola hidup sehat. Metode: Kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, edukasi interaktif, pelatihan latihan fisik dan relaksasi, serta pendampingan selama tiga bulan oleh kader kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan pengukuran skala nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan lansia dari 45% menjadi 78%, penurunan skala nyeri dari 7,2 menjadi 4,5, serta peningkatan keterampilan dalam latihan fisik dan pola makan sehat. Kesimpulan: Program ini efektif dalam meningkatkan manajemen RA pada lansia melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Saran: Perlu perluasan program ke daerah lain, pelatihan berkala untuk kader kesehatan, dan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan metode intervensi yang lebih inovatif.
Optimalisasi Peran Perawat dalam Edukasi Gizi dan Aktivitas Fisik untuk Lansia dengan Rheumatoid Arthritis Ajeng Purwanty; Anti Febriana; Della Yurizah
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): September - December
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v1i3.74

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun yang banyak dialami lansia dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup mereka. Optimalisasi peran perawat dalam memberikan edukasi gizi dan aktivitas fisik menjadi salah satu strategi penting dalam manajemen RA. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam memberikan edukasi gizi dan aktivitas fisik kepada lansia dengan RA. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas dengan melibatkan perawat, lansia, dan keluarga. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan perawat serta perubahan perilaku positif pada lansia, seperti adopsi pola makan seimbang dan peningkatan aktivitas fisik. Kesimpulannya, program ini berhasil mengoptimalkan peran perawat dan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan RA. Saran yang diajukan meliputi integrasi program ke layanan rutin Puskesmas, peningkatan kapasitas perawat, dan penggunaan media digital untuk menjangkau lansia di daerah terpencil
Program Senam Kegel untuk Lansia sebagai Upaya Pencegahan Masalah Inkontinensia di Wilayah Pedesaan Dimas Ardiansyah; Ewita Ratiana; Feby Nurhafiza
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): September - December
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v1i3.75

Abstract

Inkontinensia urin merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia, terutama di wilayah pedesaan, di mana akses terhadap layanan kesehatan masih terbatas. Program Senam Kegel dilaksanakan sebagai upaya pencegahan masalah inkontinensia urin pada lansia di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan Senam Kegel selama enam minggu, dan evaluasi berkala. Hasil program menunjukkan penurunan signifikan dalam frekuensi inkontinensia urin pada 70% peserta, peningkatan kekuatan otot panggul, serta peningkatan kualitas hidup secara psikologis dan sosial. Partisipasi aktif lansia, dukungan keluarga, dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan serta tokoh masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program. Kesimpulannya, program Senam Kegel efektif dalam mengurangi gejala inkontinensia urin dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Saran yang diajukan meliputi perluasan cakupan program, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan pengembangan media edukasi yang lebih inovatif
Penyuluhan Gizi Seimbang untuk Mencegah Malnutrisi pada Lansia Nyoman Agus Setiawan; Puspita Novalianti; Suci Adelia
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): September - December
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v1i3.76

Abstract

Malnutrisi pada lansia merupakan masalah kesehatan yang serius dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup serta peningkatan risiko penyakit degeneratif. Kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang menjadi salah satu faktor penyebab utama masalah ini. Oleh karena itu, penyuluhan gizi seimbang diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik gizi yang baik pada lansia.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan gizi seimbang kepada lansia guna mencegah malnutrisi dan meningkatkan kualitas hidup mereka.  Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif yang meliputi pre-test, ceramah, tanya jawab, demonstrasi penyusunan menu sehat, dan post-test. Peserta juga diberikan pendampingan individu untuk menyusun menu harian yang sesuai dengan kebutuhan gizi lansia.  Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang gizi seimbang, dengan rata-rata skor post-test sebesar 85% dibandingkan pre-test sebesar 45%. Peserta juga menunjukkan perubahan positif dalam sikap dan perilaku, seperti meningkatkan konsumsi makanan bergizi dan menyusun menu sehat. Dukungan keluarga juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini.  Penyuluhan gizi seimbang efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi pada lansia serta keluarga mereka.  Kegiatan serupa sebaiknya dilaksanakan secara berkala dan melibatkan lebih banyak peserta, termasuk lansia di daerah pedesaan.
Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di SDN Tutugan Rahayu Fuzi Amanda Nurfaizah; Lisbet Octovia Manalu
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.77

Abstract

Saat ini penyakit gigi dan mulut menjadi tantangan bagi kesehatan masyarakat secara global karena berdampak terhadap sosial ekonomi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut yaitu dilakukannya pendidikan kesehatan menggunakan video animasi sedari dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video animasi terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak di SDN Tutugan Rahayu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan desain pre-experiment pretest - postest one grup design dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sample menggunakan total sampling sebanyak 44 responden. Uji pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan media video animasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut. Terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut menggunakan media video animasi sebelum dan sesudah edukasi kesehatan dengan nilai p-value <0,001. Diharapkan tenaga pendidikan dan kesehatan mampu berkolaborasi dalam pemberian edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup para siswa.
Edukasi media leaflet terhadap pengetahuan ibu balita dengan ISPA di Puskesmas Curugkembar Kabupaten Sukabumi Devi Fitria Arwan Angraeni; Lisbet Octovia Manalu; Purwati Purwati
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): May - August
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i2.78

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut ISPA adalah suatu proses inflamatori parenkim paru yang umumnya disebabkan oleh agens infeksius. Komplikasi lainnya jika ISPA tidak diobati dapat menyebabkan infeksi pada paru, infeksi pada selaput otak, penurunan kesadaran dan bahkan bisa menimbulkan kematian. Menurut data dari dinas kesehatan kabupaten Sukabumi, pada bulan Januari-Maret tahun 2024 terdapat 56.088 kasus ISPA di kabupaten Sukabumi. Khususnya pada Puskesmas Curugkembar penyakit terbesar ialah ISPA. Pengetahuan ibu berpengaruh terhadap Kesehatan anak. Dari berbagai media atau alat bantu, leaflet memberi kemudahkan informasi diterima dengan baik oleh kelompok Masyarakat karena berisikan materi yang lebih ringkas dengan menggunakan  bahasa  yang  sederhana  dan lebih mudah dimengerti kemudian ditampilkan   dengan   gambar-gambar   yang berhubungan  dengan  materi. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan ibu balita tentang ISPA di Puskesms Curugkembar kabupaten Sukabumi. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah quai eksperimental dengan rancangan one group pre and post test. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 orang ibu balita dengan ISPA yang berobat ke Puskesmas Curugkembar Kabupaten Sukabumi pada bulan Januari tahun 2024 dengan teknik pengumpulan data tes dan observasi. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Sebagian besar Pengetahuan Ibu balita tentang ISPA sebelum diberikan edukasi media leaflet tentang ISPA pengetahuannya kurang yaitu sebanyak 61,3%. Sebagian besar Pengetahuan Ibu balita tentang ISPA sesudah diberikan edukasi media leaflet tentang Infeksi  ISPA pengetahuannya baik yaitu sebanyak 90,3%. Hasil uji Wilcoxon  diperoleh nilai p 0.000 < 0.005. Terdapat pengaruh edukasi media leaflet terhadap pengetahuan ibu balita tentang ISPA di Puskesmas Curugkembar Kabupaten Sukabumi dengan nilai P- Value 0,000.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Desa Sukapura Kabupaten Bandung Salsa Billa Ridwan; Manalu LO; Mujiarti Mujiarti
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.84

Abstract

Pernikahan dini merupakan isu yang signifikan di Indonesia, dengan angka yang masih tinggi meskipun terdapat penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di Desa Sukapura Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 158 responden remaja. Data dianalisis secara univariat untuk mengobservasi distribusi frekuensi tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,1% remaja memiliki pengetahuan yang baik mengenai pernikahan dini, sementara 44,9% lainnya menunjukkan pengetahuan yang kurang. Pengetahuan ini mencakup aspek definisi, faktor penyebab, dan dampak pernikahan dini. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi yang lebih intensif untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang risiko dan konsekuensi pernikahan dini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait dalam merumuskan kebijakan dan intervensi untuk mengatasi pernikahan dini di kalangan remaja.
Pelatihan Kader Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Skrining Penderita Hipertensi Yeti Resnayati; Ni Made Riasmini; Dina Carolina
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.90

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat menimbulkan komplikasi dan menyebabkan kematian. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya dan diperkirakan  pada tahun 2025 di seluruh dunia akan ada 1,5 miliar orang terkena hipertensi dan  diperkirakan setiap tahunnya 9.4 juta  orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Komplikasi hipertensi yang sering terjadi adalah stroke . Stroke menempati peringkat ke-3 penyebab kematian di Indonesia dan juga merupakan peringkat ke-3 penyebab kecatatan di seluruh dunia. Pemerintah Indonesia saat ini melaksanakan transformasi sistem  kesehatan yang salahsatu pilarnya adalah transformasi pelayanan primer. Dalam transformasi pelayanan primer tersebut perlu dilaksanakan pencegahan sekunder yakni skrining penyakit hipertensi. Skrining terhadap penderita hipertensi ini sangat penting untuk mencegah terjadinya hipertensi lebih berat dan kejadian stroke. Permasalahannya siapa yang harus melakukan skrining awal di masyarakat ? Kader kesehatan yang saat ini selalu berada ditengah masyarakat dapat diberdayakan, namun kemampuan mereka dalam melakukan skrining masih rendah sehingga kurang percaya diri, untuk itu perlu kader dengan kompetensi yang memadai yang tentunya melalui pelatihan. Tujuan kegiatan  ini untuk mendapatkan gambaran apakah pelatihan dengan pola 30 jam pelajaran efektif dalam meningkatkan kompetensi kader kesehatan dalam melakukan skrining hipertensi . Metode yang diterapkan adalah pelatihan pola 15 jam teori dan 15 jam praktik. Hasil pelatihan menunjukkan terjadi peningkatan kompetensi baik pengetahuan, sikap, keterampilan dan rasa percaya diri kader kesehatan untuk melakukan skrining. Kesimpulan : pelatihan kader  dengan pola 15 jam teori dan 15 jam praktik dapat meningkatkan kompetensi dan rasa percaya diri kader dalam melakukan skrining skrining awal penderita hipertensi

Page 2 of 3 | Total Record : 30