cover
Contact Name
Utama Alan Deta
Contact Email
utamadeta@unesa.ac.id
Phone
+628993751753
Journal Mail Official
jpfa@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetaahuan Alam Jl. Ketintang, Gd C3 Lt 1, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA)
ISSN : 20879946     EISSN : 24771775     DOI : https://doi.org/10.26740/jpfa
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) is available for free (open access) to all readers. The articles in JPFA include developments and researches in Physics Education, Classical Physics, and Modern Physics (theoretical studies, experiments, and its applications), including: Physics Education (Innovation of Physics Learning, Assessment and Evaluation in Physics, Media of Physics, Conception and Misconceptions in Physics, hysics Philosophy anPd Curriculum, and Psychology in Physics Education); Instrumentation Physics and Measurement (Sensor System, Control System, Biomedical Engineering, Nuclear Instrumentation); Materials Science (Synthesis and Characteristic Techniques, Advanced Materials, Low Temperature Physics, and Exotic Material); Theoretical and Computational Physics (High Energy Physics, Gravitation and Cosmology, Astrophysics, Nuclear and Particle Phenomenology, and Computational and Non-Linear Physics); and Earth Sciences (Geophysics and Astronomy).
Articles 440 Documents
Development of Learning Materials with Socratic Model at History of Physics Nadi Suprapto; D Dwikoranto
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n1.p14-22

Abstract

A history of physics lecture become important for the student because its knowledge will be a complement as knowledge framework from all that have and will be obtained by students. This is an optional lecture for the student of physics education by 2 credit which is programmed at even semester. Though an optional lecture, this is still very enthused by students. Pursuant to this situation hence done a research and development (R and D) to this lecture. Research done by student of Reguler Physics Education 2006. The aim of this research is to develop learning materials include Lesson Plan (GBRP and SAP), dictate, Student Worksheet (LKM), Appraisal Sheet (LP), hands out, physician pictures and poster oriented to socratic model. Then those are tried to the student. The result shows the ability of lecturer in managing study of Socrates categorize goodness. Result of management at introduction and activity of class condition shows that the category is very good, while for core activities, closure, and time management shows good enough category, from perception mean score 3.0 every study steps. Student activity cover: listening actively, reading, doing and writing answer in LKM, discussing with lecturer, discussing between student in group, making resume, and irrelevant behavior successively are 14.50%, 13.50%, 16.50%, 27.75%, 20.75%, 7.00% and 0.00%. The biggest percentage activity is to discuss with lecturer, while smallest activity percentage is to make resume and irrelevant behavior. Enthusiasm learn student at negative and positive statement criterion, mean score to every condition of attention, relevansion, confidence, and satisfaction (ARCS) successively is 4.00, 4.05, 4.15, and 3.45 with good category with mean score for all condition are 3.91 so that student enthusiasm criterion in good category. The learning product of pretest at learning show all product indicator is not complete with complete mean 27.68%. Then after given by post test its result show complete mean equal to 81.67% and all item test is completed.Key words: Development materials learning, Socratic Model, R & D, History of Physics
SOPHE Computation on Alanine Single Crystal EPR Spectra Frida U Ermawati
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n1.p23-32

Abstract

Simulation of X-band first-derivative continuous-wave electron paramagnetic resonance (CW-EPR) experimental spectra of g-irradiated â„“-α-alanine single crystal has been carried out. The aim was to confirm the existence of radical induced by irradiation in the system. A SOPHE computer simulation software suite (v. 1.1.3) was utilized for that purpose. Six different X-band spectra measured from a number of defined crystal orientations to the external magnetic field B were recorded and simulated. The œaxial spectra (refer to the simulated spectra when the external B field was parallel to the crystal axes and that was measured at room temperature) confirm the simultaneous presence of the SAR, R2 and R3 radicals with the appropriate proportions. The œplanar spectra (refer to the simulated spectra when the B field was on the crystal planes), however, do not exactly fit to the experimental spectra. Together with the simulation outcomes, the problems that appear during the work, as well as the solutions proposed to overcome those problems are discussed.
SIMULASI MCNP5 DALAM EKSPERIMEN KRITIKALITAS LARUTAN PLUTONIUMURANIUM NITRAT DENGAN REFLEKTOR AIR DAN POLYETHYLENE Dinan Andiwijayakusuma; Topan Setiadipura; Z Zuhair
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n2.p1-7

Abstract

Banyak perangkat kritik dibangun untuk memenuhi kebutuhan studi fenomena kecelakaan kritikalitas pada larutan fisil di fasilitas daur bahan bakar nuklir. Salah satu diantaranya adalah perangkat kritik SCAMP. Di perangkat ini dikerjakan eksperimen kritikalitas menggunakan bejana silindris stainless steel berisi larutan plutonium- uranium nitrat (Pu+U nitrat). Sebanyak 7 eksperimen didemonstrasikan dengan reflektor air di semua sisi permukaan bejana larutan kecuali di bagian atas bejana. Makalah ini membahas simulasi transport Monte Carlo MCNP5 dalam eksperimen kritikalitas larutan Pu+U nitrat dengan reflektor air dan polyethylene. Simulasi MCNP5 dengan pustaka ENDF/B-VI memberikan hasil yang paling dekat dengan data eksperimen terutama pada kasus A untuk varian geometri 4. Dibandingkan pustaka ENDF/B-V, perhitungan kritikalitas dengan pustaka ENDF/B-VI memberikan hasil lebih dekat dengan perhitungan MONK dimana bias perhitungannya < 0,44%, khususnya pada kasus A namun pada kasus B dan C simulasi MCNP5 dengan pustaka ENDF/B-V memberikan hasil dengan kecenderungan lebih baik dibandingkan pustaka ENDF/B-VI dengan bias perhitungan < 2,67% dan < 1,13%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa MCNP5 telah menunjukkan reliabilitasnya dalam simulasi kritikalitas larutan Pu+U nitrat.
ESTIMASI DURASI, ARAH DAN PANJANG RUPTURE SERTA LOKASI-LOKASI GEMPA SUSULAN MENGGUNAKAN PERHITUNGAN CEPAT M Madlazim
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n2.p8-18

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengestimasi durasi rupture gempabumi yang terjadi dilautan Hindia (Aceh, Mentawai dan Jawa) yang selama ini dikenal rawan terjadi tsunami yang diakibatkan gempabumi. Kedua, untuk mengestimasi arah rupture dan lokasi-lokasi terjadinya gempa susulan. Estimasi durasi rupture gempabumi dikerjakan dengan menggunakan prosedur langsung, yaitu (1) memfilter seismogram kecepatan komponen vertikal yang direkam oleh jaringan IRIS-DMC dengan menggunakan filter Butterworth pada frekuensi tinggi (1 5 Hz), (2) melakukan picking waktu kedatangan gelombang P secara otomatis, (3) menentukan root mean square (RMS) dari amplitudo, (4) mengukur keterlambatan waktu kedatangan gelombang P pada 90% (T0,9), pada 80% (T0,8), pada 50% (T0,5) dan pada 20% amplitude (T0,2), dan (5) menghitung dan menampilkan hasil perhitungan durasi rupture secara cepat. Berdasarkan hasil analisis dalam riset ini dapat diketahui banwa durasi rupture gempabumi dapat diestimasi secara cepat (± 0,5 menit setelah gempa bumi terjadi) dan akurat. Selain itu, didapatkan informasi bahwa durasi rupture gempabumi memberikan informasi ekstra, yaitu jika durasi rupture gempabumi lebih besar atau sama dengan 50 detik, gempabumi tersebut berpotensi menimbulkan gempa bumi. Bahkan untuk gempabumi dengan tipe faulting-nya strike-slip bisa berpotensi menimbulkan tsunami jika durasi rupture-nya lebih besar dari 50 detik. Durasi rupture juga memberi informasi tentang arah dan panjang rupture, sehingga lokasi-lokasi yang berpeluang terjadi gempa bumi susulan dapat diestimasi.
IMPLEMENTASI STUDENT CENTERED LEARNING DALAM PRAKTIKUM FISIKA DASAR Rudy Kustijono
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n2.p19-32

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengimplementasikan student centered learning dalam praktikum fisika dasar. Berdasarkan pengalaman di jurusan fisika Unesa selama ini, kendala yang dijumpai adalah masih banyak mahasiswa yang belum dapat mandiri dalam melaksanakan kegiatan praktikumnya karena lebih banyak menunggu penjelasan dari pembimbing dan kurang berinisiatif dalam menyelesaikan masalah praktikumnya. Student centered learning (SCL) merupakan strategi pembelajaran yang menempatkan mahasiswa sebagai subyek aktif dan mandiri yang bertanggung jawab sepenuhnya atas pembelajarannya. Memperhatikan karakteristik praktikum yang lebih mengarah pada pengembangan keterampilan ilmiah (hard skills dan soft skills) mahasiswa dalam mengidentifikasi gejala dan menyelesaikan masalah perlu dilakukan pendekatan pembelajaran yang inovatif yang dapat mengembangkan keterampilan ilmiah mahasiswa secara maksimal. Untuk mengatasi keadaan tersebut, telah diujicobakan suatu mekanisme implementasi SCL dalam praktikum fisika dasar yang diharapkan dapat mengoptimalkan keterampilan praktikum mahasiswa. Efektivitas mekanisme kegiatan praktikum dengan pendekatan SCL tersebut dilihat berdasarkan sejauhmana sasaran yang diinginkan tersebut tercapai. Hasil implementasi student centered learning dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Atribut-atribut student centered learning yang dapat diintegrasikan ke dalam praktikum fisika dasar meliputi: kerja kelompok, diskusi, menulis, presentasi, dan pemecahan masalah. 2) Atribut-atribut softs skills mahasiswa yang bersesuaian dengan atribut-atribut student centered learning yang diintegrasikan ke dalam praktikum fisika dasar adalah: kerjasama merupakan penekanan dari kegiatan kerja kelompok, manajemen diri merupakan penekanan dari kegiatan diskusi, komunikasi tulis merupakan penekanan dari kegiatan menulis, komunikasi lisan merupakan penekanan dari kegiatan presentasi, berfikir kritis dan analitis merupakan penekanan dari pemecahan pemecahan masalah. 3) Mekanisme implementasi student centered learning dalam praktikum fisika dasar melalui kegiatan yang meliputi: pralaboratorium, praktikum, pelaporan, dan presentasi. Implementasi student centered learning dalam praktikum fisika dasar tersebut dapat mendukung keterampilan praktikum. Mekanisme implementasi SCL dalam praktikum fisika dasar tersebut cukup efektif dalam membekali keterampilan praktikum yang harus dimiliki mahasiswa. 4) Mekanisme implementasi student centered learning dalam praktikum fisika dasar tersebut cukup efisien digunakan, karena mahasiswa maupun pembimbing praktikum dapat menggunakan waktu dan peralatan praktikum yang tersedia dengan baik.
ANALISIS DISTRIBUSI SUHU PADA PELAT DUA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN METODA BEDA HINGGA S Supardiyono
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n2.p33-39

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang komputasi distribusi suhu pada persamaan Laplace dua dimensi dengan metode beda hingga menggunakan MATLAB 7.0. Tujuan penelitian adalah menganalisis distribusi suhu pada tiap titik dalam dua dimensi pada persamaan Laplace. Metode penelitian yang digunakan yakni menyusun konsep persamaan Laplace, mengidentifikasi permasalahan, persamaan Laplace dua dimensi yang digunakan, penyelesaian numerik dengan metode beda hingga, uji kebenaran dan data awal, analisis, penerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi berupa grafik pada program MATLAB untuk menyelesaikan persamaan Laplace telah ada kecocokan dengan grafik pada teori tentang aliran suhu, sehingga antara hasil teori dan numerik berupa program tidak ada perbedaan yang signifikan. Bahkan hasilnya berdasarkan grafik diatas menunjukkan bahwa antara numerik dengan analitik saling berhimpit atau mendekati. Hal ini dapat dilihat dari selisih atau tingkat error nilai T antara numerik dengan analitik tidak terlalu jauh perbedaannya.
APLIKASI METODE DISKUSI DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF, AFEKTIF DAN SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN SAINS D Dwikoranto
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n2.p40-49

Abstract

Metode diskusi dapat diterapkan dalam pembelajaran sains untuk mengembangkan kemampuan kognitif dan afektif siswa. Juga dapat melatihkan keterampilan social, sifat toleransi dan kemampuan analisis kritis dan kreatif dalam memecahkan suatu masalah. Diskusi dapat pula dipergunakan untuk mengawali inkuiri dalam sains dan mengembangkan keterampilan memecahkan masalah, merumuskan suatu hipotesis, menguji jawaban yang bersifat tentatif, mencari solusi dan generalisasi. Keberhasilan suatu diskusi bergantung pada fleksibilitas guru dan kebijaksanaan guru, kemampuan guru dalam mengorganisir jalannya diskusi, keluasaan ilmu guru, aktivitas siswa, pengaturan lingkungan fisik, dan penjadwalan. Hambatan terhadap salah satu faktor tersebut akan mengurangi keefektifan diskusi. Pemilihan topik-topik yang menarik, kontroversial dan isu yang sedang berkembang mendukung keberhasilan dalam diskusi.
INTERPRETASI METODE MAGNETIK UNTUK PENENTUAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DI SEKITAR GUNUNG KELUD KABUPATEN KEDIRI Bagus Jaya Santosa; Mashuri Mashuri; Wahyu Tri Sutrisno; Abdurrahman Wafi; Riski Salim; Radhiyullah Armi
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 2 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v2n1.p7-14

Abstract

Telah dilakukan pengukuran dengan metode magnetik untuk mengetahui struktur bawah permukaan di sekitar gunung kelud. Pengambilan data dilakukan secara acak pada area seluas 0,6 km x 1 km dengan jumlah titik yang diperoleh 244 titik ukur. Proses akusisi dilakukan dengan menggunakan Magnetometer Proton ENVI SCINTREX. Pengolahan data diawali dengan koreksi IGRF dan koreksi variasi harian untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Kemudian reduksi bidang datar, kontinuasi ke atas pada ketinggian 100 meter hingga 400 meter di atas sferoida referensi dan hasilnya digunakan untuk pemisahan anomali lokal dan regional. Hasil interpretasi kualitatif menunjukkan adanya anomali dipole magnetik di sebelah timur yang membentang dari arah barat laut ke tenggara sebesar -2125 nT hingga 1863 nT. Metode Talwani 2-D digunakan untuk interpretasi kuantitatif. Model geologi yang dihasilkan adalah patahan atau sesar. Nilai suseptibilitas magnetik di bawah kubah kawah gunung kelud sampai ke gunung lirang (k=0,0124 emu/gram) didominasi batuan basalt, dan di gunung sumbing (k=0,0234 emu/gram 0,0239 emu/gram) yang didominasi batuan andesit.
Studi Pengaruh Orientasi Serat Fiber Glass Searah dan Dua Arah Single Layer terhadap Kekuatan Tarik Bahan Komposit Polypropylene M Munasir
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 1 No. 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v1n1.p33-41

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi dan uji kekuatan tarik bahan komposit Polypropylene (matrik) dengan Fiber Glass (sebagai penguat/filler) dengan perbandingan 95% dan 5% (matrix: filler), dengan filler tersusun secara singledirectional dan bidirectional dengan single layer. Massa keseluruhan dari sampel adalah 4 gram. Dari sampel yang sudah dibuat dilakukan uji kompaktibilitas untuk menetukan kekompakan ikatan antar muka antara matrik dan fillernya, dan juga dilakukan uji optimasi pemanasan untuk menentukan temperatur pembakaran yang paling optimum sehingga dihasilkan bahan komposit dengan sifat mekanik / kekuatan tarik terbesar. Berdasarkan uji kualitas ikatan antar muka atau kompaktibilitas komposit polypropylene dengan fiber Glass secara teoritis sudah terjadi kompaktibilitas antara kedua bahan tersebut sehingga membentuk bahan komposit, hal ini ditunjukan oleh grafik upper lower bond. Dan dari hasil uji kekuatan tarik diperoleh, kekuatan tarik terbesar terdapat pada bahan komposit dengan orientasi serat searah dibanding komposit tanpa serat (1,06:1) dan tanpa serat dibanding serat dua arah (1:0,87). Komposit dengan serat dua arah mempunyai kekuatan tarik terendah, hal ini disebabkan oleh arah serat yang tegak lurus dengan arah pembebanan akan memperlemah kekuatan tariknya, hal ini berkebalikan dengan nilai elogationnya yaitu orientasi serat dua arah mempunyai elongation yang lebih besar daripada serat searah. Selanjutnya disarankan untuk penelitian berikutnya, bahwa dalam pembuatan sampel uji diharapkan menggunakan alat yang dapat mengontrol suhu (stabil) dan dapat dilakukan untuk bahan komposit multilayer dengan perbedaan orientasi serat pada tiap lapisnya.
KONSEKUENSI HASIL PENELITIAN TIM ICARUS TENTANG KELAJUAN NEUTRINO TERHADAP TEORI RELATIVITAS Bertha Wikara
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 2 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v2n1.p15-19

Abstract

Penelitian ulang tim ICARUS atas kelajuan neutrino baru baru ini mendapatkan hasil bahwa kelajuan neutrino sama dengan kelajuan cahaya. Hasil penelitian tersebut membawa konsekuensi tersendiri bagi ilmu fisika. Selama ini foton (cahaya) dianggap sebagai partikel tak bermassa, namun dalam eksperimen ICARUS ditemukan bahwa foton mempunyai kelajuan yang sama dengan neutrino yang merupakan partikel bermassa. Tidak mungkin sebuah partikel bermassa mempunyai kelajuan yang sama dengan partikel tidak bermassa. Seharusnya yang mempunyai massa lebih lambat kelajuannya dibanding yang tidak mempunyai massa. Oleh sebab itu foton seharusnya merupakan partikel yang mempunyai massa juga. Masalah lain muncul manakala rumus massa relativistik diterapkan untuk kasus neutrino. Oleh sebab neutrino mempunyai massa dan bergerak dengan kelajuan cahaya, maka nilai massa relativistiknya adalah tak terhingga. Namun ini bukan kenyataan yang dijumpai dalam eksperimen, jadi ada kesenjangan antara teori dan praktek. Cara menghilangkan kesenjangan tersebut adalah dengan menaikkan nilai konstanta c2 dalam rumus massa relativistik. Namun hal ini membuat teori relativitas memprediksi bahwa ada yang bergerak lebih cepat dari cahaya di jagad raya.