cover
Contact Name
Irjus Indrawan
Contact Email
jurnaljupik@gmail.com
Phone
+6282262540979
Journal Mail Official
jurnaljupik@gmail.com
Editorial Address
Jl. DT. Said Desa Belantaraya Kecamatan Gaung , Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau, 29282
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pelita Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30901200     DOI : https://doi.org/10.65226
Core Subject : Religion,
JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Yayasan Pelita Negeri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember. JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada publik akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi keilmuan bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Pendidikan Nilai dan Karakter, Teknologi Pendidikan, Bimbingan dan konseling, Pendidikan Non-Formal, Psikologi Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan, Pembelajaran dan Pengajaran, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Guru
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2025): 2025" : 8 Documents clear
Strategi Pengembangan Sistem Kearsipan Dalam Mendukung Akreditasi Sekolah Muhammad Fajri; Raziqin Nadhir; Silvia Wulandari
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan sistem kearsipan dalam mendukung akreditasi sekolah dengan menggunakan pendekatan kepustakaan dan literatur yang terkait dengan tema penelitian ini. Penelitian ini dilakukan karena masih banyak sekolah yang menghadapi kendala dalam pengelolaan arsip, seperti kurangnya sistem yang terstandar, minimnya pemanfaatan teknologi informasi, serta lemahnya kapasitas sumber daya manusia dalam bidang kearsipan. Kondisi ini dapat menghambat proses akreditasi yang menuntut tersedianya dokumen secara lengkap, tertib, dan mudah diakses. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem kearsipan yang tertib, sistematis, dan terintegrasi memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian standar akreditasi sekolah. Strategi yang dapat diterapkan antara lain digitalisasi arsip, penyusunan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) kearsipan, pelatihan bagi tenaga administrasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mempermudah pengelolaan dan akses dokumen. Pengembangan sistem kearsipan yang efektif akan meningkatkan efisiensi manajemen data, memperkuat transparansi administrasi, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap penilaian akreditasi lembaga pendidikan.
Beban Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Juliana
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan nasional sangat bergantung pada kinerja guru, namun kinerja tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti beban kerja dan disiplin kerja. Beban kerja yang tidak proporsional (berlebihan atau terlalu ringan) berpotensi menimbulkan kelelahan, kebosanan, ketidakmerataan tugas, serta konflik sosial. Sementara itu, disiplin kerja yang rendah dapat menghambat penyelesaian tugas dan merusak citra sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak kedua faktor tersebut terhadap kinerja guru, khususnya dalam konteks Guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Tujuan Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru melalui studi literatur, serta mengidentifikasi solusi inovatif untuk mengoptimalkan beban kerja dan kinerja guru. Metode Penelitian ini menggunakan metode Library Research (studi kepustakaan) dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menyintesis data sekunder dari sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan (UU No. 14/2005, PP No. 19/2017), dan publikasi OECD/UNESCO. Hasil dari penelitian ini adalah Beban kerja guru mencakup: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran, bimbingan peserta didik, tugas tambahan (administrasi, wali kelas). Beban tatap muka diatur 24-40 jam/minggu, namun realitasnya mencapai rata-rata 47 jam/minggu akibat tugas non-mengajar (40% total waktu). Dampak beban berlebihan dapat menurunkan kualitas interaksi edukatif, burnout, gangguan work-life balance, serta pengurangan waktu persiapan materi. Disiplin kerja menjadi penentu penyelesaian tugas seperti ketidakteraturan berpotensi merusak kinerja dan citra sekolah. Dengan demkian, beban kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Beban berlebihan mengakibatkan penurunan kualitas pembelajaran, sementara disiplin kerja yang optimal menjadi kunci pencapaian tujuan pendidikan.
Optimalisasi Kinerja Tenaga Kependidikan Dalam Lembaga Pendidikan Rayula
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset utama dalam lembaga pendidikan yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan manajemen sekolah. Sistem seleksi dan penempatan SDM yang tepat akan menentukan kualitas dan efektivitas kerja individu maupun organisasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sistem seleksi SDM di lembaga pendidikan berperan krusial dalam menentukan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan. Seleksi yang tepat berdasarkan kompetensi teknis, kepribadian, dan kesesuaian budaya organisasi menghasilkan SDM yang mampu menjalankan tugasnya secara profesional. Penempatan SDM yang sesuai dengan kompetensi dan minat individu akan meningkatkan efektivitas kerja, kepuasan kerja, serta motivasi kerja. Penempatan yang tidak tepat dapat menimbulkan konflik dan menurunkan produktivitas lembaga.
Peran Siswa Dalam Menjaga Keberlanjutan Sarana Dan Prasarana Sekolah Azka Fathan Fansuri; Syarifah Puspita Dewi; Leni Hafsari
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyelidiki peran siswa dalam menjaga keberlanjutan sarana dan prasarana sekolah melalui pendekatan pendidikan karakter dan keterlibatan komunitas sekolah. Prasarana dan sarana sekolah seperti laboratorium, ruang kelas, dan perpustakaan sangat penting untuk proses pembelajaran yang efektif. Namun, masalah seperti kerusakan fasilitas karena kurangnya perawatan dan kurangnya kesadaran siswa sering menghentikan keberlanjutan fasilitas. Dengan desain fenomenologi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman, persepsi, dan dorongan siswa untuk mempertahankan sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan dengan pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif. Namun, kendala utama termasuk kekurangan fasilitas, kerusakan, dan kurangnya rasa tanggung jawab warga sekolah. Peningkatan kreativitas pendidik, dukungan keuangan dari pemerintah dan orang tua, dan upaya pemerintah untuk mempromosikan kesetaraan fasilitas pendidikan, terutama di daerah terpencil, adalah solusi yang disarankan. Keterlibatan siswa dalam kegiatan pemeliharaan dan pendidikan karakter dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap fasilitas sekolah. Ini juga dapat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) terkait komunitas yang berkelanjutan dan pendidikan berkualitas tinggi.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Mengoptimalkan Pemeliharaan Prasarana Pendidikan Ahmad Lailan; Rubingatun; Indah Basma Sari
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam mengoptimalkan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah. Sarana prasarana yang terawat dengan baik sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan nyaman yang mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan berbagai strategi, seperti menyusun jadwal pemeliharaan rutin, melibatkan seluruh komponen sekolah, menganggarkan dana khusus untuk pemeliharaan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab di antara siswa dan staf. Selain itu, kepala sekolah juga menggunakan perencanaan berbasis kebutuhan, kolaborasi dengan pihak eksternal, dan penggunaan teknologi untuk pemantauan fasilitas. Strategi-strategi tersebut terbukti dapat meningkatkan kualitas, ketahanan, dan keberlanjutan sarana prasarana pendidikan, sehingga mendukung pencapaian tujuan pendidikan dan peningkatan kualitas lulusan di sekolah yang bersangkutan.
Prosedur Penyimpanan Kearsipan Dan Pengawasan Pemakaian Arsip Sekolah Nur Hazilna; Zakiatul Munawwarah; Riko Arianto; Sukarni
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Prosedur Penyimpanan Kearsipan dan Pengawasan Pemakaian Arsip Sekolah. Latar belakang dilakukannya penelitian ini didasarkan pada pentingnya sistem pengarsipan yang terorganisir dan pengawasan yang efektif dalam lingkungan sekolah. Dengan adanya sistem penyimpanan dan pengawasan arsip yang baik, sekolah akan lebih siap menghadapi tantangan transparansi, mampu memberikan pelayanan informasi secara profesional, serta dapat menjaga warisan dokumentasi institusional dengan lebih baik. Ini menjadi langkah strategis dalam membangun tata kelola pendidikan yang kredibel, efisien, dan berorientasi pada mutu. Penulisan jurnal ini menggunakan pendekatan metode studi pustaka (library research), yaitu suatu metode penelitian kualitatif yang dilakukan dengan mengkaji secara mendalam berbagai sumber tertulis yang relevan dan terpercaya. Sumber-sumber tersebut meliputi buku, jurnal ilmiah, artikel kebijakan publik, dokumen perundang-undangan, serta berbagai literatur akademik lainnya yang memiliki keterkaitan langsung dengan tema dasar hukum dan kriteria minimum standar sarana dan prasarana. Proses penelitian dilakukan secara sistematis melalui tahapan evaluasi dan seleksi sumber, pengelompokan data ke dalam tema utama, analisis isi (content analysis), hingga proses sintesis dan penarikan kesimpulan yang mencakup perspektif normatif-hukum serta praktik kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip di lingkungan sekolah merupakan aspek fundamental dalam menunjang kelancaran administrasi dan akuntabilitas lembaga pendidikan. Arsip yang dikelola dengan baik memberikan kemudahan dalam pencarian data, mempercepat proses pelayanan, serta menjadi sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Prosedur penyimpanan arsip harus dilaksanakan secara sistematis dan terstandar, mulai dari pencatatan, klasifikasi, penyimpanan, hingga penentuan masa retensi arsip. Sementara itu, pengawasan terhadap penggunaan arsip sangat penting untuk menjamin keamanan, kerahasiaan, dan keutuhan dokumen. Pengawasan dilakukan dengan membatasi akses, mencatat peminjaman arsip, dan melakukan audit berkala. Meskipun demikian, berbagai kendala masih dihadapi sekolah, seperti kurangnya tenaga administrasi yang kompeten, keterbatasan sarana fisik, dan minimnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip. Oleh karena itu, pembenahan sistem pengarsipan sekolah perlu segera dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Komponen Manajemen Personalia Sekolah Jumiati; Suhardi; Suriansah; Sahrani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen personalia merupakan aspek penting dalam sistem manajemen sekolah yang memengaruhi kualitas pendidikan. Tidak hanya mencakup guru, tetapi juga tenaga kependidikan lainnya seperti staf administrasi, kebersihan, dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tujuh komponen utama manajemen personalia di sekolah, yaitu: perencanaan tenaga kerja, pengadaan, pengembangan, penilaian kinerja, kompensasi dan kesejahteraan, hubungan kerja, serta pemberhentian. Melalui studi pustaka, ditemukan bahwa setiap komponen saling berkaitan dalam membentuk sistem pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Pengelolaan yang profesional dan sistematis terhadap ketujuh aspek ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian visi dan misi pendidikan serta peningkatan mutu lembaga sekolah secara keseluruhan.
Peran Guru Bimbingan konseling Dalam Bimbingan Pengembangan Wawasan Karir Siswa SDN 83 Rimbo Mulyo luthfi ayu sefiarani sefia; Siti Khamim; Dita Septi Diana
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengembangkan wawasan karir siswa di SDN 83 Rimbo Mulyo. Pengembangan wawasan karir pada siswa sekolah dasar menjadi pondasi penting dalam membantu mereka mengenali potensi, minat, dan cita-cita sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing dalam mengenalkan berbagai profesi serta mengarahkan siswa agar memahami pentingnya belajar untuk mencapai tujuan karir. Kendala utama yang dihadapi guru BK meliputi keterbatasan waktu, minimnya media karir, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Upaya yang dilakukan guru BK untuk mengatasinya antara lain dengan kolaborasi bersama wali kelas, mengadakan kegiatan mengenal dunia kerja dan memberikan konseling individual maupun kelompok.

Page 1 of 1 | Total Record : 8