cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
hilalluddin34@gmail.com
Editorial Address
bantek, Bagik payung lombok timur
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Quran dan Pendidikan
ISSN : 31236251     EISSN : 31236251     DOI : -
Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Quran dan Pendidikan [ISSN 3123-6251] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang pendidikan Islam, studi keislaman, dan pemikiran Islam secara umum. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi di bidang pendidikan dan pemikiran Islam. Al-Hudaya menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, dan diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring.
Articles 22 Documents
Pengembangan Inovasi Teori Pendidikan Perspektif Al-Qur’an Hilalludin Hilalludin
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 2 No 01 (2026): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan inovasi teori pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an sebagai landasan konseptual dalam membangun sistem pendidikan Islam yang holistik. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, pendidikan Islam dihadapkan pada tantangan krisis moral dan spiritual yang memerlukan solusi komprehensif dan berkelanjutan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur’an serta literatur yang relevan terkait konsep pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan prinsip-prinsip dasar dalam inovasi pendidikan, seperti tauhid sebagai orientasi utama, pentingnya pencarian ilmu sepanjang hayat, keteladanan sebagai metode pendidikan, serta pembentukan akhlak sebagai tujuan utama. Inovasi pendidikan dalam perspektif Qur’ani tidak hanya menekankan aspek metodologis dan teknologi, tetapi juga integrasi nilai spiritual dalam setiap proses pembelajaran. Lebih lanjut, pengembangan teori pendidikan berbasis Al-Qur’an mampu menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual, serta antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai moral. Dengan demikian, pendidikan Islam yang inovatif dan berlandaskan wahyu Ilahi dapat menjadi solusi dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan paradigma pendidikan Islam yang relevan, adaptif, dan berdaya saing di era modern tanpa kehilangan nilai-nilai fundamentalnya.
Kewafatan Nabi Isa As Analisis Intertekstualitas Julia Kristeva (Studi Komparatif) Agnes Febiola Maneza
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 2 No 01 (2026): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kisah Nabi Isa ‘alaihissalam dalam Al-Qur'an tergolong komprehensif, terutama terkait kewafatan dan kedatangannya di akhir zaman yang masih menjadi perdebatan. Terdapat perbedaan pandangan di kalangan umat Islam mengenai status kewafatan Nabi Isa; sebagian berpendapat beliau wafat secara umum setelah disalib, sementara yang lain meyakini beliau diangkat oleh Allah SWT dalam keadaan hidup. Hal serupa terjadi dalam eskatologi Islam, di mana sebagian meyakini kembalinya Nabi Isa sebagai tanda kiamat, namun sebagian lainnya meragukan kepastiannya karena Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah dinobatkan sebagai penutup para nabi. Kontroversi ini tidak hanya terjadi antar keyakinan, melainkan juga di kalangan umat Muslim sendiri akibat beragam penafsiran terhadap ayat-ayat terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kehidupan Nabi Isa serta pemaknaan istilah yang digunakan Al-Qur'an dalam menyebutnya. Secara khusus, kajian ini mengungkap penafsiran Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an Al-Azim mengenai kewafatan dan kedatangan Nabi Isa di akhir zaman, serta membandingkannya dengan pandangan lain, khususnya Tafsir Al-Azhar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang dianalisis menggunakan teori intertekstualitas Julia Kristeva. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam penyebutan kewafatan Nabi Isa antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar. Selain itu, analisis intertekstualitas mengungkapkan adanya modifikasi teks antara kedua kitab tafsir tersebut dalam memaknai mukjizat dan peristiwa kewafatan Nabi Isa. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan penafsiran tersebut dipengaruhi oleh konteks dan pendekatan hermeneutika masing-masing mufasir.

Page 3 of 3 | Total Record : 22