cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Forum Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Forum Nuklir (JFN) adalah jurnal ilmiah bertaraf nasional dengan ruang lingkup semua aspek yang terkait dengan ilmu pengetahuan nuklir, teknologi nuklir, termasuk pendidikan dan sumber daya manusia nuklir. JFN (ISSN 1978-8738) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir BATAN
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
PERANCANGAN REAKTOR BATCH UNTUK PEMISAHAN PERAK DARI LARUTAN BEKAS PENCUCIAN FILM RADIOGRAFI Salman Yasir Fakhri Putra; Noor Anis Kundari; Kris Tri Basuki
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 10 No 2 November 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.749 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2016.10.2.3496

Abstract

PERANCANGAN REAKTOR BATCH UNTUK PEMISAHAN PERAK DARI LARUTAN BEKAS PENCUCIAN FILM RADIOGRAFI. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kinetika proses pelarutan dan desain reaktor batch. Fixer bekas menjadi masalah dikarenakan pada fixer bekas mengandung logam Ag yang termasuk logam berat dan digolongkan limbah B3.Namun selain fixer bekas tergolong dalam limbah B3, logam Ag yang terkandung pada fixer bekas juga mempunyai nilai ekonomis karena tergolong logam mulia. Oleh karena itu, dilakukan perancangan reakotr batch untuk untuk mengurangi masalah limbah  di lingkungan. Metode untuk menentukan konstanta kinetika pada proses pelarutan adalah melarutkan Ag2S dan HNO3, diaduk dan dipanaskan pada suhu 90OC konstan dengan memvariasikan waktu pengadukan. Nilai konstanta kinetika proses Pelarutan Adalah 0,216/menit. Berdasarkannilai konstanta knetika yang diperoleh, dapat dihitung rancangan reaktor batch pada proses pertukaran logam untuk kapasitas 99 L/bulan sebesar D = 45 cm, H = 68cm, t = 0,35 cm, P = 0,76watt, dan pada proses pelarutan adalah D  = 44 cm, H = 66cm, t = 0,33 cm, P =42,29watt.
KEBUTUHAN SDM UJI TAK RUSAK UNTUK INSPEKSI PRESERVICE PADA PEMBANGUNAN PLTN PERTAMA DI INDONESIA Sri Nitiswati
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 6 No 1 Mei 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.8 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2012.6.1.361

Abstract

KEBUTUHAN SDM UJI TAK RUSAK UNTUK INSPEKSI PRE-SERVICE PADA PEMBANGUNAN PLTN PERTAMA DI INDONESIA. Peraturan Presiden Nomor 5 tahun 2006 tentang “kebijakan energi nasional” menyebutkan bahwa Indonesia telah memasukkan opsi nuklir ke dalam energi mix nasional untuk mendukung kebutuhan energi di masa mendatang. Artinya pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) sudah menjadi salah satu pilihan bangsa Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi. Pembangunan PLTN tidak bisa terlepas dari kebutuhan sumber daya manusia (SDM) termasuk SDM uji tak rusak yang penting pada tahap pabrikasi komponen PLTN yaitu untuk melakukan pemeriksaan/inspeksi komponen hasil fabrikasi atau yang biasa disebut dengan inspeksi pre-service. Data pemeriksaan komponen hasil dari fabrikasi digunakan sebagai informasi data awal kondisi komponen PLTN sebelum dioperasikan. Makalah ini membahas kebutuhan SDM uji tak rusak untuk inspeksi pre-service pada pembangunan PLTN pertama di Indonesia khususnya untuk memeriksa/inspeksi hasil pabrikasi komponen. Metode dengan cara melakukan identifikasi komponen-komponen yang berada di dalam sistem primer reaktor PWR (Pressurized Water Reactor), identifikasi bagian dari komponen yang harus diperiksa, metode uji tak rusak dan tekniknya serta kebutuhan SDM nya. Tujuannya adalah diperolehnya kebutuhan SDM uji tak rusak untuk melakukan inspeksi pre-service pada pembangunan PLTN I di Indonesia. Dari studi yang dilakukan disimpulkan bahwa SDM dengan kompetensi uji tak rusak metode visual, volumetrik dan permukaan diperlukan untuk inspeksi pre-service komponen-komponen hasil fabrikasi. Kebutuhan SDM berdasarkan volume pekerjaan adalah  untuk kompetensi UTR visual level 1: 10  orang, level 2 :8 orang, level 3 : 5 orang. Kompetensi UTR volumetrik level 1: 22 orang, level 2 : 13 orang, level 3 : 9 orang. Kompetensi UTR permukaan level 1: 8  orang, level 2 :7 orang, level 3 : 4  orang.
RISIKO RADIASI DARI COMPUTED TOMOGRAPHY PADA ANAK Zubaidah Alatas
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 8 No 2 November 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.66 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2014.8.2.3712

Abstract

RISIKO RADIASI DARI COMPUTED TOMOGRAPHY PADA ANAK. Computed Tomography (CT) adalah test medik non invasif yang digunakan untuk deteksi, diagnostik dan menindak penyakit. CT merupakan kombinasi antara sumber sinar x dan sistem komputerisasi yang canggih untuk menghasilkan sejumlah citra atau gambar tentang kondisi internal tubuh. Sejak pengenalan CT pada tahun 1970an, penggunaannya meningkat secara cepat. Berdasarkan sifatnya, CT melibatkan tingkat paparan dosis radiasi pengion yang lebih besar dibandingkan dengan prosedur pencitraan sinar-x konvensional. Dosis efektif radiasi dari prosedur ini berkisar dari 5 sampai 100 mSv, kurang lebih sama dengan rerata manusia menerima paparan radiasi alam selama 8 bulan sampai 3 tahun. Terdapat bukti epidemiologik yang kecil tetapi signifikan terhadap peningkatan risiko kanker akibat dosis radiasi dari tindakan CT. Karena anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi, maka penggunaan CT pada anak hanya jika sangat penting dalam membuat keputusan diagnostik dan tidak dilakukan pengulangan kecuali jika sangat diperlukan. Meskipun risiko individual terhadap kanker tidak besar, terapi peningkatan paparan radiasi dalam populasi berpotensi menjadi isu kesehatan masyarakat di masa datang. Makalah ini membahas sifat dan aplikasi utama CT sebagai alat diagnostik, dosis radiasinya, risiko kanker pada anak sebagai isu kesehatan masyarakat, dau upaya untuk mengurangi dosis radiasi CT pada anak. lnformasi dalam makalah ini diharapkan untuk membantu dalam pengambilan keputusan dan diskusi dengan tim medik, pasien dan keluarga.Kata kunci : Computed tomography, anak, pencitraan diagnostik, radiasi pengion, kanker
REKAYASA SISTEM MONITORING DAN ANALISIS TEMPERATUR MOTOR LISTRIK BERBASIS KOMPUTER Tugino Tugino
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 3 No 2 November 2009
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.592 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2009.3.2.3300

Abstract

REKAYASA SISTEM MONITORING DAN ANALISIS TEMPERATUR MOTOR LISTRIK BERBASIS KOMPUTER. Kerusakan motor listrik dapat dideteksi  secara dini dari temperaturnya.  Temperatur  motor listrik yang abnormal yang  terjadi  disebabkan  karena  adanya  kerusakan  diantaranya  kerusakan  pada bearing,  ketidak  seimbangan  beban,  misalignment,  kegagalan  isolasi  pada  lilitan motor dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat monitoring dan analisis temperatur motor listrik berbasis komputer. Penelitian ini dapat digunakan untuk membantu mendeteksi secara dini terjadinya kerusakan awal pada motor listrik yang dapat menyebabkan pola temperatur dan amplitudo yang cenderung naik, sehingga dapat medukung program pemeliharaan pada motor listrik. Alat tersebut terdiri dari tiga sensor temperatur yaitu sensor temperatur A, B dan C, penguat sensor menggunakan Opamp, ADC, kartu antarmuka ke komputer dengan komunikasi serial serta komputer yang diprogram dengan bahasa Borland Delphi. Setelah melakukan pengujian  maka  didapat  bahwa  alat  telah  dapat  bekerja  sesuai  dengan  yang diinginkan. Pengujian pola temperatur motor yang dilakukan diantarannya saat motor tanpa beban, motor berbeban seimbang dan berbeban tidak seimbang. Pada pengujian terlihat bahwa monitoring temperatur akan dapat terdeteksi jika terdapat kejanggalan pada motor  yang akan menyebabkan  kenaikan temperatur,  jika kenaikan tersebut melebihi batas yang telah diseting maka alat akan menyalakan alarm dan lampu tanda bahaya.
INVESTIGATION OF THE MAIN RADIOACTIVE INVENTORY IN FUGEN DECOMMISSIONING ENGINEERING CENTER Haryo Seno; Yoshitsugu Morishita; Hiroki Iwai
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 7 No 1 Mei 2013
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2883.981 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2013.7.1.3455

Abstract

STUDI INVENTORI RADIOAKTIF DALAM REAKTOR DI PUSAT REKAYASA DEKOMISIONING FUGEN. Studi  tentang  inventori radioaktif telah dilakukan di Pusat Rekayasa Dekomisioning FUGEN. Reaktor FUGEN memiliki struktur tabung bertekanan yang rumit, berbeda dari jenis reaktor berpendingin air ringan pada umumnya. Perilaku neutron di dalam reaktor sangat kompleks, oleh karena itu perlu penentuan densitas fluks neutron secara akurat sebelum menganalisis besaran nilai aktivasi neutron. Densitas fluks neutron ditentukan dengan kode kalkulasi DOT3.5 dan selanjutnya diverifikasi melalui pengukuran sampel di reaktor, yaitu dengan foil aktivasi dan detektor neutron. Densitas fluks neutron yang telah terevaluasi kemudian digunakan untuk menganalisis nilai aktivasi neutron, yang juga memerlukan data komposisi material dan data sejarah operasi reaktor. Perhitungan nilai aktivasi neutron ini menggunakan kode kalkulasi ORIGEN79. Hasil dari perhitungan ini harus diverifikasi dengan pengukuran aktivitas pada daerah yang spesifik di dalam reaktor. Verifikasi untuk inventori radioaktif dilakukan dengan cara mambagi reaktor menjadi tiga bagian , yaitu bagian dalam teras reaktor, bagian perisai, dan bagian di luar perisai. Namun, dalam studi ini lebih ditekankan pada bagian perisai. Bagian ini terdiri dari perisai beton biologis dan perisai besi-air. Inventori radioaktif utama yang ada di dalam perisai beton biologis adalah Co-60, Eu-152 dan Eu-154, sedangkan di dalam perisai besi-air adalah Fe-55, Ni-63, dan Co- 60.
WARM UP CYCLE DALAM RANGKA PROSES PEMELIHARAAN DETEKTOR HPGe Dewita Dewita; Wagirin Wagirin; Aris Basuki
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 8 No 1 Mei 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.206 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2014.8.1.3482

Abstract

WARM UP CYCLE DALAM RANGKA PROSES PEMELIHARAAN DETEKTOR HPGE. harus dilakukan, saat indikasi vakum bermasalah dan arus bocor meningkat muncul. Apa bila tidak dilakukan maka akan membuat kinerja detektor menurun dan berakhir dengan tidak dapat digunakan. Tulisan ini menguraikan penyebab menurunnya kinerja detektor seperti vakum bermasalah dan setup instrument yang tidak lengkap serta unjuk kerja detektor pasca warm up cycle dilakukan. Harapannya akan berguna bagi pengelola laboratorium, mahasiswa, peneliti diluar spesialisasi mereka untuk memperluas pemahaman mereka. 
SISTEM MONITORING ALARM DAN KENDALI JARAK JAUH POMPA TANGKI LIMBAH RADIOAKTIF CAIR BERBASIS SMS Bisma Barron Patrianesha; Ajat Sudrajat; Fitria Hidayanti; Hari Suryanto
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 8 No 2 November 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.593 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2014.8.2.3703

Abstract

SISTEM MONITORING ALARM DAN KENDALI JARAK JAUH POMPA TANGKI LIMBAH RADIOAKTIF CAIR BERBASIS SMS. Tangki Limbah Radioaktif Cair di Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka (PRR) - BATAN memerlukan sistem level alarm yang terkoneksi dengan peralatan pribadi operator agar potensi banjir akibat meluapnya Tangki Limbab Cair dapat dihindari. Salah satu fitur yang dewasa ini dapat digunakan adalah SMS. Tidak hanya level alarm yang digunakan untuk melakukan monitoring melalui SMS. tetapi pompa tangki juga dapat dikendalikan melalui SMS. Sensor yang digunakan untuk mengukur level limbah radioaktif cair adalah Ultrasonic rangefinder, data level tersebut diakuisisi oleh mikrokontroler dengan setting alarm level tertentu. Alarm tersebut melalui RMC akan mengirimkan SMS ke operator. Selanjutnya pompa akan dioperasikan secara otomatis atau operator juga dapat melakukan kendali pompa dengan mengirimkan SMS ke RMC.Kata kunci: Monitoring. alarm kendali, tangki limbah, mikrokontroler, SMS
KAJIAN SISTEM KEDARURATAN RADIOLOGI KOREA (CARE SYSTEM) DAN RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM KEDARURATAN NUKLIR NASIONAL Akhmad Khusyairi; Yudi Pramono
Jurnal Forum Nuklir JFN Vo 2 No 2 November 2008
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.703 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2008.2.2.3289

Abstract

KAJIAN SISTEM KEDARURATAN RADIOLOGI KOREA-CARE SYSTEM DAN RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM KEDARURATAN NUKLIR NASIONAL. Radioaktivitas lingkungan merupakan salah satu aspek utama yang harus diperhatikan dalam konsep pengawasan terkait dengan pemanfaatan tenaga nuklir. Penggunaan teknologi informasi di bidang nuklir memberikan kontribusi yang signifikan terhadap antisipasi dan upaya-upaya proteksi masyarakat dan lingkungan. Sejak 1960-an Korea Selatan telah mengembangkan suatu sistem yang terintegrasi (Care system) guna membantu upaya-upaya proteksi manusia dan lingkungan dalam kondisi  kedaruratan  radiologi.  Indonesia  yang  telah  memiliki  beberapa  instalasi nuklir dan dimasa yang akan datang akan membangun dan mengoperasikan beberapa reaktor daya (PLTN), perlu mempersiapkan sejak dini sistem yang bisa memberikan dukungan teknis terkait dengan kedaruratan radiologi. Hikmah yang dapat diambil dari apa yang telah dilakukan Korea Selatan adalah bahwa Indonesia harus mempersiapkan sistem kedaruratan radiologi yang akan digunakan di Indonesia. Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Sistem Kedaruratan Nuklir Nasional (RPP SKNN) yang sedang disusun belum menyentuh hal-hal teknis dan hanya pada aspek manajemen. Ketika hal teknis harus diatur maka perlu dipertimbangkan sistem (Technical Supporting System), organisasi pelaksana/operator, dan sumber daya manusia  dari  masing-masing  instansi.  Disamping  itu  BAPETEN  harus  memiliki sistem serupa yang independen dalam rangka pengawasan. 
KONSEP ALGORITMA REKONSTRUKSI DOSIS-MATRIK SUMBER BATANG PADA BRAKHITERAPI SERVIK MENGGUNAKAN TRANSFORMASI GEOMETRI Achmad Sutoro
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 6 No 2 November 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jfn.2012.6.2.3418

Abstract

KONSEP ALGORITMA REKONSTRUKSI DOSIS-MATRIK SUMBER BATANG PADA BRAKHITERAPI SERVIK MENGGUNAKAN TRANSFORMASI GEOMETRI. Telah dibuat sebuah konsep algoritma untuk rekonstruksi dosis-matrik sumber batang pada brakhiterapi kanker servik menggunakan transformasi geometri. Transformasi geometri dilakukan untuk memindahkan dosis-matrik sumber batang dari posisi standard ke dosis-matrik aplikator pada posisi terapi. Dosis-matrik sumber batang telah dihitung secara off-line sehingga konsep look-up table berulang dapat diterapkan untuk menggantikan cara perhitungan langsung ketika terapi. Proses rekonstruksi ini diawali dari menentukan koordinat aplikator pada posisi terapi menggunakan dua foto proyeksi sinar-X (tampak atas dan samping) dengan bantuan kotak rekonstruksi dimana posisi sumber sinar-X tidak harus isosentris dan orthogonal terhadap kotak rekonstruksi. Proses interaktif pada layar komputer diperlukan dalam menentukan titik-titik yang mewakili aplikator pada posisi terapi, dan matrik transformasi diturunkan dari hasil rekonstruksi koordinat sehingga dosis-matrik yang berasal dari sumber batang yang telah diketahui tersebut dapat direkonstruksi berulang pada aplikator pada posisi terapi.
ANALISIS KESELAMATAN lRADIASI TARGET Nd2O3 DI REAKTOR RSG-GAS Sutrisno Sutrisno; Ariyawan Sunardi; Sunarko Sunarko
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 8 No 1 Mei 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2479.988 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2014.8.1.3478

Abstract

ANALISIS KESELAMATAN REAKTlVlTAS TARGET Nd2O3 DI REAKTOR RSG-GAS. Radioisotop Neodimium-149 merupakan salah satu radioisotop yang dipergunakan di bidang kesehatan. Untuk menghasilkan radioisotop tersebut dapat dilakukan dengan cara mengiradiasi target Nd2O3 di teras reaktor RSG G.A Siwabessy. Untuk kepentingan pengguna dan keselamatan operasi dilakukan beberapa perhitungan antara lain perpindahan panas dari target ke lingkungan, besarnya reaktivitas target yang dihasilkan dan perhitungan tegangan termal akibat kenaikan tekanan internal. Perhitungan perpindahan panas menggunakan paket program GENGTC, perhitungan tegangan termal akibat kenaikan tekanan internal dengan manual untuk besarnya reaktivitas target menggunakan paket program BATAN 2-DIFF. Dari hasil perhitungan untuk iradiasi target Nd2O3 dengan berat 1 gram, besarnya suhu di pusat target adalah 562,09 ⁰c (titik leleh Nd2O3=2272 ⁰C), tarikan tangensial (ft)=28,38 Pa dan tarikan aksial (fa= 14, 19 Pa) pada harga fallowable=69,948 Pa, serta perhitungan reaktivitas (ρ) Nd2O3 1 Gram adalah +0.00065% (reaktivitas yang disyaratkan maksimum ± 0.5 %) sehingga target Nd2O3 dengan berat 1 gram aman untuk diiradiasi di reaktor RSG-GAS.

Page 8 of 21 | Total Record : 208