cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020" : 12 Documents clear
PENYULUHAN CARA MENYIKAT GIGI YANG BENAR DI TK DAYAH ISYRAFI DARUSSA’DAH ALUE KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA Salamah Salamah; Masyitah H; Ita Maulita; Mutia Mutia; Khairani Khairani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKesehatan mulut dan gigi merupakan bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kesehatan mulut dan gigi dapat mencerminkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk pada saat terjadi kekurangan nutrisi dan gejala penyakit lain pada tubuh. Gangguan kesehatan mulut bisa jadi menyeluruh, termasuk bila terjadi kekurangan nutrisi dan gejala penyakit lain pada tubuh. Gangguan kesehatan mulut dapat berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari, antara lain menurunnya kesehatan umum, penurunan harga diri, serta gangguan kinerja dan kehadiran di sekolah atau tempat kerja. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta cara menggosok gigi yang benar. Metode pelayanan ini menggunakan penyuluhan (ceramah dan tanya jawab) serta demonstrasi cara menggosok gigi yang benar. Kesimpulan: terdapat peningkatan pengetahuan siswa tentang cara menggosok gigi dengan benar dan mampu mempraktikkan cara menggosok gigi dengan benar. Saran dari penulis adalah lebih sering melakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan untuk anak dan didampingi oleh orang tua agar mengetahui pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta memberikan pemahaman kepada orang tua untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara rutin.Kata kunci: Pendidikan, cara menyikat gigi
Simulasi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kecamatan Sibolangit tahun 2020 Julia Mahdalena Siahaan; Masriati Panjaitan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInisiasi Menyusu Dini merupakan pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi dalam satu jam pertama setelah lahir, dimana bayi diletakkan di dada ibu dan membiarkan bayi sampai menemukan puting susu ibunya. Inisiasi Menyusui Dini (IMD) berperan dalam pencapaian tujuan Millenium Development Goals (MDGs) yaitu  membantu mengurangi angka kematian anak dengan target menurunkan angka kematian sebanyak 2/3 dari tahun 1990 sampai tahun 2015 (Roesli, 2014).Pada saat pre tes mayoritas mendapatkan nilai rendah tentang IMD ada 28 orang atau 76% dan setelah pelaksanaan simulasi mayoritas responden mendapatkan nilai tinggi sejumlah 21 orang atau 57% dan dari hasil uji statistik nilai p 0,020 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara nilai sebelum dilaksanakan pelatihan dengan sesudah dilaksanakan pelatihan. Kata Kunci : Simulasi, IMD, Ibu Hamil
PENYERAHAN BANTUAN SEMBAKO COVID UNTUK PANTI ASUHAN Marniati Marniati; Reja Sanova; Ayuni Safira; M. Aidil Fachrizal; Siti Prawitasari Br. Br. Hasibuan; Nadia Mustina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSembilan bahan pokok atau sering disingkat sembako adalah sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat yang terdiri atas berbagai bahan-bahan makanan dan minuman. Menurut keputusan Menteri Industri dan Perdagangan no 115/mpp/kep/2/1998 tanggal 27 Februari 1998, kesembilan bahan pokok itu adalah beras, sagu dan jagung, gula pasir, sayur-sayuran dan buah-buahan, daging sapi dan ayam, minyak goreng dan margarin, susu, telur, minyak tanah atau gas elpiji, garam beryodium dan bernatrium. Semua masyarakat dari yang tingkat ekonominya rendah sampai tinggi pasti membutuhkan sembako untuk memenuhi kebutuhannya setiap hari. Oleh karena itu, sembako mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat sehingga mudah didapatkan di warung-warung kecil, pasar tradisional, swalayan sampai mall sekalipun. Wabah pandemik Covid-19 menyebabkan banyaknya lapisan masyarakat yang terdampak, sehingga peneliti melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyerahan bantuan sembako covid untuk panti asuhan Yatim Piatu Yayasan Islam Medika Kasih Seutui. Kata Kunci : Penyerahan sembako, dampak covid-19, pengabdian masyarakat
PROMOSI KESEHATAN TENTANG FLOUR ALBUS SERTA PENANGANANNYA DI SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Ulfa Husna Dhirah; Chairanisa Anwar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractKeputihan (flour albus) merupakan gejala yang sangat sering dialami oleh sebagian besar wanita. Keputihan seringkali tidak ditangani dengan serius oleh para wanita. Padahal, keputihan bisa jadi indikasi adanya penyakit. Hampir semua perempuan pernah mengalami keputihan. Pada umumnya, orang menganggap keputihan pada wanita sebagai hal yang normal. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena ada berbagai sebab yang dapat mengakibatkan keputihan. Keputihan yang normal (fisiologis) memang merupakan hal yang wajar. Namun, keputihan yang tidak normal (patologis) dapat menjadi petunjuk adanya penyakit yang harus diobati. Sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang kurang tentang keputihan. Pemberian pendidikan kesehatan pada remaja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap serta perilaku yang baik mengenai pencegahan keputihan patologisKeywords : Promosi Kesehatan, Flour Albus
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KANKER PAYUDARA DI MADRASAH ALIYAH DARUL ‘ULUM KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Venna Rianda Sari; Oja Jaida; Syarifa Yuliana; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTingginya angka kematian akibat kanker payudara disebabkan penderita kanker payudara datang ke pelayanan kesehatan dalam stadium inoperable atau stadium lanjut dan sukar disembuhkan, padahal pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya gejala kanker payudara secara dini dapat dilakukan oleh diri sendiri sehingga dapat dilakukan sewaktu-waktu dan tanpa biaya. Keterlambatan mengetahui bahwa seorang wanita telah mengidap kanker payudara hingga stadium lanjut dikarenakan rendahnya pemahaman wanita tentang kanker payudara itu sendiri dan rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap payudaranya.Tingkat pengetahuan  masyarakat yang masih rendah dan adanya mitos-mitos yang keliru tentang kanker payudara menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan penanganan kanker payudara. Pendidikan kesehatan tentang kanker payudara dan pemeriksaan payudara sendiri akan menambah pengetahuan sehingga akan meningkatkan status kesehatan perempuan. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan  selama 1 hari pada pada hari Rabu, 22 Januari 2020. Peserta yang diikutkan dalam kegiatan ini adalah siswi perempuan perwakilan dari kelas 1 dan kelas 2 di Madrasah Aliyah  Darul ‘Ulum Kota Banda Aceh Tahun Ajaran 2019/2020 berjumlah 28 siswi. Kata kunci : kanker payudara, kanker pada remaja
SIMULASI PERSALINAN YANG MENYENANGKAN DI KLINIK LMT SIREGAR Juneris Aritonang; Mestika Lumbantoruan; Dewi Carolina Panjaitan; Syahdina Rahmadani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProses persalinan menimbulkan ketidakstabilan psikologis seperti perasaan tegang, khawatir dan takut pada ibu bersalin terutama pada primi para. Menjelang persalinan, ibu hamil merasa khawatir bagaimana proses persalinan yang akan dihadapi, was-was, gelisah, cemas hingga merasakan takut dalam menghadapi persalinannya. Kecemasan menjelang persalinan juga diikuti dengan  rasa sakit saat bersalin. Dampak kecemasan yang dialami ibu saat persalinan ibu akan merasakan nyeri atau rasa sakit yang berlebihan mengakibatkan  kurangnya aliran darah ke uterus (kurangnya kontraksi) sehingga menghalangi proses persalinan dan mengakibatkan rasa nyeri serta menyebabkan waktu melahirkan menjadi lebih panjang. Dari penelitian yang dilakukan sebelumnya terdapat ibu mengalami kecemasan dan ketakutan menghadapi persalinan di Klinik LMT Siregar. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan berupa simulasi kepada ibu hamil trimester dua dan tiga di Klinik LMT Siregar yang bertujuan mengurangi rasa cemas dan ketakutan ibu dalam menghadapi proses persalinan sehingga persalinan akan lebih menyenangkan. Kegiatan ini diikuti oleh 18 ibu hamil. Hasil kegiatan ini mayoritas (72%) ibu merasa kecemasan dalam menghadapi persalinan sudah berkurang, 100 % ibu sudah mengetahui tahapan persalinan dan 83% diantaranya sudah mengetahui cara mengurangi rasa nyeri pada proses persalinan. Kegiatan ini dirasa memiliki manfaat yang cukup besar dalam mengurangi rasa takut dan kecemasan ibu menghadapi persalinan. Keywords: Simulasi, Persalinan, Menyenangkan
SOSIALISASI PENCEGAHAN DINI MUNCULNYA PENYAKIT DEGENERATIF PADA USIA PRODUKTIF DI SMKS MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Rulia Meilina; Marniati Marniati; Annisa Mufliha; Nurhaliza Nurhaliza; Novi yani; Siti Baitul Mihraj
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia transisi epidemiologi menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit, di mana penyakit kronis degeneratif sudah terjadi peningkatan. Penyakit degeneratif merupakan penyakit tidak menular yang berlangsung kronis seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, kegemukan dan lainnya. Kontributor utama terjadinya penyakit kronis adalah pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, pola makan dan obesitas, aktivitas fisik yang kurang, stres, dan pencemaran lingkungan. Sehingga Indonesia menanggung beban ganda penyakit di bidang kesehatan, yaitu penyakit infeksi masih merajalela dan ditambah lagi dengan penyakitpenyakit kronik degenerative. Penyakit kronik ini bukannya saja dialami oleh lanjut usia tetatpi juga banyak dialami oleh remaja. Penyuluhan kesehatan ini dilakukan pada remaja  karena pola hidup remaja yang tidak sehat, hal ini dapat dilihat dari kebiasaan merokok para remaja dan kebiasaan makan makanan yang tidak sehat atau jajan sembarangan, kurangnya mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, serta minimnya aktivitas fisik seperti olahraga dalam upaya pencegahan penyakit degenerative pada remaja Kata Kunci : Remaja, Penyakit Degeneratif, penyakit kronik
EDUKASI TENTANG PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR PADA SISWA DI SMA NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH Fauziah Andika; Ayuni Safira; Nadia Mustina; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit yang dapat ditularkan melalui media tertentu. Penyakit menular sering juga disebut penyakit infeksi karena penyakit ini diderita melalui infeksi virus, bakteri, atau parasit yang ditularkan melalui berbagai macam media seperti udara, jarum suntik, transfusi darah, tempat makan atau minum, dan lain sebagainya. Ada beberapa penyakit menular yang sering terjadi di masyarakat yaitu TB Paru, HIV/AIDS, diare, malaria, DBD dan sebagainya. Dari beberapa penyakit tersebut masih ada yang menjadi penyakit terbesar di Indonesia dan dunia salah satunya adalah penyakit TB Paru. Oleh sebab itu, sebaiknya pemerintah lebih giat lagi dalam mencanangkan program dalam pemberantasan penyakit menular. Edukasi yang diberikan ke siswa SMA Negeri 5 bertujuan untuk dapat menambahkan wawasan siswa tentang pemberantasan penyakit menular. Dengan adanya penyuluhan ini, siswa lebih paham dan mengerti penyakit apa saja yang merupakan penyakit menular dan cara pemberantasan penyakit menular.Hal yang harus diperhatikan pihak sekolah adalah memberikan materi tambahan kepada siswa agar lebih membekali dirinya tentang pengetahuan pemberantasan penyakit menular. Keyword : gejala, cara penularan dan Pemberatasan penyakit menular 
PROMOSI KESEHATAN TENTANG FLOUR ALBUS SERTA PENANGANANNYA DI SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Ulfa Husna Dhirah; Chairanisa Anwar; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractKeputihan (flour albus) merupakan gejala yang sangat sering dialami oleh sebagian besar wanita. Keputihan seringkali tidak ditangani dengan serius oleh para wanita. Padahal, keputihan bisa jadi indikasi adanya penyakit. Hampir semua perempuan pernah mengalami keputihan. Pada umumnya, orang menganggap keputihan pada wanita sebagai hal yang normal. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena ada berbagai sebab yang dapat mengakibatkan keputihan. Keputihan yang normal (fisiologis) memang merupakan hal yang wajar. Namun, keputihan yang tidak normal (patologis) dapat menjadi petunjuk adanya penyakit yang harus diobati. Sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang kurang tentang keputihan. Pemberian pendidikan kesehatan pada remaja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap serta perilaku yang baik mengenai pencegahan keputihan patologisKeywords : Promosi Kesehatan, Flour Albus
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI KANKER CERVIKS DI KLINIK MARIANA Rinawati Sembiring; Ruth Donda Eleonora Panggabean
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakData yang diperoleh dari Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia terjadi peningkatan kasus kanker serviks dan berdampak terjadinya kematian. Jumlah kasus kanker serviks pada tahun 2013 sejumlah 98.962 kasus,dan sekitar 90-100 kasus kanker serviks baru terjadi, berarti setiap satu atau dua hari selalu terjadi satu kasus kanker serviks pada wanita. Peningkatan kematian diakibatkan kanker serviks dikarenakan keterlambatan penanganan yang dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan wanita tentang tanda gejala kanker serviks dan upaya pencegahan yang dilakukan. Terjadinya peningkatan kematian akibat kanker serviks diduga karena keterlambatan penanganan, dikarenakan ketidaktahuan wanita tentang predisposisi dan bagaimana upaya pencegahan kanker serviks dapat dilakukan. Dari penelitian sebelumnya di Klinik Mariana masih didapati mayoritas (68 %) ibu yang aktif secara seksual memiliki pengetahuan yang kurang tentang kanker serviks. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan konsultasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita tentang tanda gejala ibu terdiagnosa kanker serviks, tahap pengobatan kanker serviks dan pencegahan agar tidak terkena kanker serviks. Kegiatan ini diikuti 32 wanita yang sudah menikah atau yang aktif seksual. Hasil kegiatan ini mayoritas peserta pengetahuan baik (83%) tentang kanker serviks. Kegiatan ini berdampak langsung meningkatkan pengetahuan yang lebih baik bagi peserta. Kata Kunci :  Pendidikan kesehatan, Deteksi dini, Kanker serviks

Page 1 of 2 | Total Record : 12