cover
Contact Name
-
Contact Email
jagrologia@gmail.com
Phone
+628114705004
Journal Mail Official
jagrologia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ir. M. Putuhena, Kampus Poka, Kota Ambon, Maluku, Indonesia - 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
AGROLOGIA: Jurnal Budidaya Tanaman
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 25809636     DOI : http://doi.org/10.30598/ajibt.v14i2.22388
Core Subject : Agriculture,
Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman adalah jurnal akses terbuka yang ditelaah sejawat yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, setiap enam bulan sekali pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini meninjau, membahas, dan mengembangkan penelitian terkini dalam budidaya tanaman. Selain itu, jurnal ini menargetkan pembaca dari seluruh dunia dalam penelitian budidaya tanaman. Akreditasi tingkat Nasional atau Akreditasi Sinta dimulai dari Volume 7 Nomor 1, 2018. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian. Cakupan penelitian yang dipublikasikan meliputi: Agronomi, Penyakit dan hama tanaman, Ilmu tanah, Lingkungan.
Articles 52 Documents
Optimasi Media Ela Sagu Dan Dedak Untuk Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Volvariella sp. Nofel Alkatiri; Johana Taribuka; A. Marthin Kalay
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 12 No 2 (2023): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajibt.v12i2.11037

Abstract

Jamur Volvariella sp. berpotensi sebagai salah satu sumber pangan yang belum dibudidayakan oleh masyarakat. Jamur ini memiliki habitat khusus yaitu pada limbah olehan pati sagu yang dikenal dengan sebutan ela sagu. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi dedak yang dapat ditambahkan pada ela sagu dan pada luasan permukaan media yang baik untuk pertumbuhan dan produksi jamur Volvariella sp. Penelitian merupakan percobaan dua faktor yaitu konsentrasi dedak dalam ela sagu yaitu 0%, 10%, 20%, dan 30%, dan luasan permukaan media tumbuh yakni 875 cm2 , 625 cm2, dan 375 cm2. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan ela sagu yang ditambahkan dengan dedak dan ditempatkan pada wadah dengan ukuran luas permukaan berbeda berpengaruh terhadap jumlah tubuh buah tumbuh, jumlah tubuh buah panen, dan bobot segar tubuh buah konsumsi, dan tidak berpengaruh terhadap diameter tubuh buah konsumsi, tinggi tubuh buah konsumsi, bobot rata-rata tubuh buah konsumsi. Ela sagu dengaan persentase dedak 10 % dan ditempatkan pada wadah dengan luas permukaan 875 cm2 lebih baik untuk meningkatkan jumlah tubuh buah tumbuh dan tubuh buah panen jamur Volvariella sp.
The Adaptation of Ciherang Rice Variety Roots to Various Levels of Low Nutrient Stress in Tidal Swamp Soils Novisrayani Kesmayanti; Ruli Joko Purwanto; Evriani Mareza; Ummi Kalsum; Ilham Nur Zaman
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 12 No 2 (2023): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajibt.v12i2.11062

Abstract

Rice cultivation in tidal land has many abiotic stresses. One of them is low nutrient stress. This research aims to determine and study the adaptation of rice roots to various levels of low nutrient stress in tidal swamp soil. These research was carried out from September 2016 to May 2017 at the Experimental Garden, Laboratory of Botany and Plant Physiology of Faculty of Agriculture of IBA University in Palembang, South Sumatra Province. These experiment used a Randomized Block Design with three replications and four low nutrient levels. The treatments are: N1 = 40% Fertilization dose (FD, N2 = 50% FD, N3 = 60% FD and N4 = 100% FD. The 100% FD is 300 kg urea. ha-1, 100 kg SP-36.ha-1 and 150 kg KCl.ha-1. These research used Ciherang rice varieties that planted in pots containing 12 kg of tidal swamp soil type B from Bunga Karang Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province, Indonesia. The results showed that low nutrient stress increased root length, root weight, root length density, root weight density, root weight ratio and number of tillers, but reduced crown weight and panicle weight per clump
Keragaman Morfologi Plasma Nutfah Talas (Colocasia esculenta L.) dan Keladi (Xanthosoma sagittifolium) di Kecamatan Waplau dan Air Buaya Fahtur Rahman Kabalmay; Henry Kesaulya; Meitty L Hehanussa
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.11068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman morfologi plasma nutfah tanaman jenis talas dan keladi di Kecamatan Waplau dan Air Buaya berdasarkan karakter morfologinya. Deskriptor tanaman Talas dan Keladi digunakan merujuk pada descriptors for taro (Colocasia esculenta L) dari International Plant Genetic Resources Institute, Rome, Italy dan IPGRI. 1999 dan descriptors for Xanthosoma dari International Board for Plant Genetic Resources, Rome tahun 1989. Di Kecamatan Waplau ditemukan 2 aksesi tanaman talas jenis Colocasia esculenta L yang memiliki keragaman berdasarkan karakter morfologinya, sedangkan di Kecamatan Air Buaya ditemui 4 aksesi tanaman keladi jenis Xanthosoma sagittifolium yang juga menunjukan keragaman pada karakter morfologinya. Terdapat 3 cluster dari jenis xanthosoma yakni cluster I aksesi gifut Air Buaya, cluster II aksesi gifut Namsina dan Waipure dan cluster III aksesi gifut Bara.
Karakteristik Morfologi Tanaman Salak (Salacca zalacca Gaertn. Voss.) di Negeri Mamala Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Abdul Karim Kilkoda; Abu Bakar Kelsaba; Asri Subkhan Mahulette
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.12378

Abstract

Tanaman Salak (Salacca zalacca Gaertn. Voss.) di Negeri Mamala Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah merupakan salah jenis buahan yang banyak dibudidayakan oleh petani. Sejauh ini informasi tanaman salak yang dibudidayakan di Negeri Mamala belum banyak diinformasikan terutama terkait keragaman morfologi dan karakter pencirinya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis keragaman morfologi tanaman salak di Negeri Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah beserta karakter penciri tanamannya. Penelitian menggunakan metode survei dan pengambilan sampel tanaman salak untuk pengukuran dilakukan secara acak. Penelitian dilakukan terhadap 30 tanaman salak milik petani berumur >3 tahun terhadap 48 karakter morfologi. Karakter yang dianalisis berupa karakter pohon, pelepah, daun, bunga, buah, biji. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan Hierarchical Cluster Analysis (HCA) terhadap 48 karakter morfologi untuk mendapatkan dendogram persentase kemiripan morfologi kemudian dilanjutkan dengan Principle Component Analysis (PCA) terhadap 29 karakter morfologi untuk menentukan karakter penciri tanaman. Hasil HCA didapatkan dua kelompok besar tanaman salak dengan koefisien ketidak miripan sebesar 28%. Kelompok pertama terdiri atas 29 aksesi yang mengelompok dengan koefisien kemiripan 82% (ketidakmiripan 18%), sedangkan kelompok kedua hanya terdiri atas satu aksesi yang memiliki koefisien ketidakmiripan sebesar 28% dengan kelompok pertama. Hasil PCA didapatkan total keragaman sebesar 27.60%%, dimana didapatkan karakter penciri berupa panjang helaian daun, panjang tangkai daun, panjang pelepah, jumlah anak daun menyatu di ujung daun, diameter duri terpanjang di pelepah, dan jumlah tulang halus pada anak daun. Karakter tersebut teridentifikasi sebagai karakter penciri tanaman salak jenis Salacca zalacca.
Eksplorasi Dan Identifikasi Morfologi Benih Padi Lokal Dari Beberapa Wilayah Sumatra Barat zulkarnaini Zul; Gusmini Gusmini; Syafrimen Yasin
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.12462

Abstract

Sumatra Barat adalah provinsi yang memiliki kekayaan akan sumber daya genetik tanaman, khususnya padi. Namun penggunaan varietas padi baru mengakibatkan padi lokal mulai terpinggirkan. Oleh karena itu, eksplorasi padi lokal menjadi sangat penting dalam upaya pelestarian sumber daya genetik. Padi lokal merupakan aset yang berharga bagi perbaikan tanaman untuk mendapatkan resistensi, baik biotik maupun abiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan ekplorasi padi lokal dan mengidentifikasi lokasi tumbuh serta melakukan karakterisasi penampilan gabah padi lokal yang berasal dari beberapa wilayah Sumatra Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2023. Tahapan penelitian meliputi survei lokasi keberadaan padi lokal, karakterisasi biji padi lokal, dan melakukan analisis jarak genetik. Dari hasil penelitian diperoleh 21 genotipe padi lokal Sumatra Barat yang diperoleh dari 5 kabupaten dan 1 kota. Hasil_karakterisasi morfologi biji menunjukkan adanya perbedaan sifat*kuantitatif-(panjang, lebar dan berat 100 biji serta panjang rambut) serta perbedaan sifat kualitatif (warna lemma dan warna pucat, bentuk_kariopsis(dan warna, perikardium).
Pengaruh Pupuk Gandasil D Dan Konsentrasi Atonik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Seledri (Apium grafeolens L.) Pada Media Tanam Pasir Johan Riry; Jeanne I. Nendissa; Batseba E.L.L. Gomies
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.12484

Abstract

Celery (Apium graveolens L.) adalah tanaman yang populer tidak hanya sebagai sayuran pelengkap dalam masakan tetapi juga karena memiliki sifat herbal yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk meningkatkan produksi seledri, pasokan nutrisi yang memadai sangat penting. Salah satu sumber nutrisi yang penting bagi seledri adalah pupuk Gandasil D dan Atonik sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pupuk Gandasil D dan konsentrasi Atonik terhadap pertumbuhan dan hasil produksi seledri menggunakan media tanam pasir. Dilakukan di Desa Ruamahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, dari bulan Februari hingga Mei 2023, penelitian ini menggunakan desain acak kelompok dengan dua faktor: pupuk Gandasil D dengan 4 tingkatan dan dosis ZPT Atonik dengan 3 tingkatan, diulang 3 kali sehingga total 36 unit percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, dan berat segar tanaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa aplikasi pupuk Gandasil D pada konsentrasi 2,0 gram per liter air memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua parameter yang diamati. Aplikasi Gandasil D pada konsentrasi ini menghasilkan berat segar seledri sebesar 25,09 gram per rumpun, menandakan efektivitasnya dalam meningkatkan produksi tanaman. Penemuan ini menekankan pentingnya manajemen nutrisi yang tepat, seperti penggunaan pupuk Gandasil D dan Atonik, dalam meningkatkan produktivitas tanaman seledri. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman praktis tentang penggunaan optimal pupuk dan ZPT dalam budidaya seledri.
Anomali Iklim El Nino dan Dampaknya Terhadap Neraca Air Lahan Jagung di Pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya Marthini K. Lesilolo; Semuel Leimeheriwa; Elia L. Madubun
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.12487

Abstract

Musim tanam akan semakin pendek karena berkurangnya ketersediaan airtanah akibat fenomena El Nino. Dalam konteks ini, telah dilakukan penelitian yang menggambarkan kejadian, intensitas, dan frekuensi peristiwa El Nino serta mengkaji pengaruhnya terhadap neraca air jagung di Pulau Babar. Data iklim, koefisien tanaman jagung, ENSO History, dan data pendukung dikumpulkan untuk selanjutnya dianalisis. Analisis data diawali dengan pembangkitan data curah hujan, dilanjutkan dengan analisis kondisi curah hujan El Nino, dan analisis neraca air lahan jagung. Berdasarkan hasil penelitian, di Pulau Babar telah mengalami delapan episode El-Nino, rata-rata setiap empat tahun selama tiga puluh tahun terakhir. Jagung dapat ditanam dua kali setahun di Pulau Babar pada kondisi curah normal atau rata-rata, dan hanya bisa ditanam setahun sekali saat terjadi El Nino
Penilaian Efektivitas Metabolit Sekunder Trichoderma harzianum dalam Menghambat Pertumbuhan Colletotricum capsici dan Cercospora capsici : Kajian In Vitro Baida Watngil; A. Marthin Kalay; Abraham Talahaturuson; Costanza Uruilal
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.12635

Abstract

The cultivation of chili plants is often faced with obstacles such as disease attacks, especially anthracnose disease caused by the fungus Colletotricum capsici and leaf spot disease caused by the fungus Cercospora capsici. This study aimed to determine the effective concentration of T. harzianum secondary metabolites (MSTh) in inhibiting the growth of Colletotricum capsici and Cercospora capsici in vitro. The experiments used various MSTh concentrations: 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%. The research results found that administration of MSTh could inhibit the growth of Colletotricum capsici and Cercospora capsici in vitro. Giving MSTh at a concentration of 10% can significantly inhibit the growth of Colletotricum capsici and Cercospora capsici compared to without MSTh. The effective concentration indicated by the percentage value of inhibitory power and colony weight reduction is an MSTh concentration of 40% with a growth inhibition of Colletotricum capsici of 89.49% and an MSTH concentration of 50% with a growth inhibition of Cercospora capsici of 57.78%.
The Effect of Azotobacter on Growth and Yield of Water Spinach in Growing Media Containing Gold Mine Tailings Erin April Felicia Silitonga; Reginawanti Hindersah; Betty Natalie Fitriatin
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.12685

Abstract

Gold mining provides economic benefits but results in the conversion of agricultural land and produces low-fertility tailings. Efforts to remediate tailings can be done through the utilization of the biofertilizer bacteria Azotobacter sp., which is capable of producing exopolysaccharides. This study aims to study the effects of biofertilizers containing a consortium of Azotobacter sp. strains S5, S6a, and S9 in enhancing the growth and yield of water spinach plants in growth media containing gold mine tailings. The experiment used a randomized complete block design with four treatments and six replications. The treatments consisted of; (A) control, (B) 1% biofertilizer, (C) 5% biofertilizer, and (D) 10% biofertilizer. The results of the experiment showed that the dosage of 5% biofertilizers increased plant height, leaf count, and fresh weight of plants, while the 10% biofertilizer increased the stem diameter. The findings of this experiment emphasize the importance of biofertilizers in enhancing the growth and yield of water spinach plants in media with low fertility.
Properties of Azotobacter as biofertilizer and biocontrol of Fusarium Reginawanti Hindersah; Vera Oktavia Subardja; Pujawati Suryatmana; Rija Sudirja
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 1 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i1.12761

Abstract

The Nitrogen-fixer bacteria, Azotobacters, are the potential Plant Growth Promotion Rhizobacteria for increasing plant growth and productivity due to their prominent role as biofertilizer dan bioprotectant. The objective of the experiment was to identify the plant-growth related characteristic of various Azotobacter isolates and to test their antagonism to soil-borne pathogen Fusarium. The five Azotobacter isolates were grown in Nitrogen-free slant for determining their ability to fix the Nitrogen, producing phytohormones and exopolysaccharides, and to inhibit the growth of Fusarium oxysforum f.sp. batatas. The results verified that all isolates synthesize various concentration of Indole acetic acid, Gibberellin, Zeatin and Kinetin as well exopolysaccharide in the N-free media. However, this study found that Azotobacter AzV1 did not detected to fix the N. This study suggests that Azotobacter has a dual function as biofertilizer and bioprotectant.