cover
Contact Name
Muhammad Andi Septiadi
Contact Email
septiadi.andi90@gmail.com
Phone
+6282176562270
Journal Mail Official
septiadi.andi90@gmail.com
Editorial Address
A.H Nasution Street No.104
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Khazanah Sosial
ISSN : -     EISSN : 27158071     DOI : https://doi.org/10.15575
is an open access and peer-reviewed journal. It publishes current and original research on various contemporary social and political issues, including: Gender politics and identity Digital society and disruption Civil society movement Community welfare & social development Citizenship & public management Public policy innovation International politics & security Media, information & literacy Economic & political issues Educational problems (not teaching procedures) Governance & democracy Radicalism & terrorism Sociology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 286 Documents
Metode Diskusi Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama Agi M. Abdul Ghani
Khazanah Sosial Vol. 1 No. 1 (2019): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v1i1.7140

Abstract

Kegiatan diskusi merupakan suatu metode dakwah yang tercantum dalam al-Qur’an yang selama ini cenderung kurang populer. Lakpesdam NU adalah perangkat ormas NU yang berfungsi sebagai lembaga kajian isu-isu strategis dan pemberdayaan manusia untuk transformasi sosial yang berkeadilan dan bermartabat. Metode kajian diskusi Lakpesdam PCNU kota Tasikmalaya terkait dengan keislaman, menekankan aspek rasionalitas, argumentasi, dan aspek penunjang diskusi lainnya. Pendekatan terhadap masalah diatas menggunakan pendekatan teori metode dakwah diskusi dengan jenis penelitian kualitatif yaitu menggunakan paradigma interpretif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap, yakni tahap identifikasi data, kategorisasi data, reduksi data, seleksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, teknis kegiatan diskusi yang dilakukan oleh Lakpesdam PCNU kota Tasikmalaya dilakukan secara bebas dan santai, namun tetap pada koridor pertukaran pemikiran yang serius, serta berjalan secara demokratis. Orang-orang yang terlibat dalam kegiatan diskusi tersebut, mengemukakan pendapatnya secara argumentatif dengan menggunakan buku-buku kontemporer ataupun kitab-kitab klasik.
Pola Komunikasi Masyarakat Adat Ari Wibowo
Khazanah Sosial Vol. 1 No. 1 (2019): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v1i1.7142

Abstract

Corak budaya, bahasa, dan adat istiadat masyarakat suku Rejang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki kearifan lokal yang bernilai sangat tinggi. Suku Rejang juga dikenal sebagai salah satu suku tertua yang ada di Sumatera. Karakteristik budaya, adat istiadat, dan pola komunikasi masyarakat suku Rejang sangat menarik untuk diteliti  dan ditelaah secara mendalam. Oleh karena itu tepatlah jika metode etnografi komunikasi menjadi landasan utama untuk mengkaji secara mendalam pola komunikasi masyarakat adat suku Rejang. Penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan dan memahami bentuk-bentuk komunikasi, norma komunikasi, dan kode-kode komunikasi yang terbentuk dalam upacara adat perkawinan suku Rejang. Data kualitatif pada penelitian ini diperoleh melalui berbagai macam teknik pengumpulan data, seperti; wawancara dengan narasumber, analisis dokumen tentang kondisi geografis dan demografis masyarakat suku Rejang, observasi yang telah dituangkan dalam catatan lapangan (transkrip). Penelitian ini juga menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk komunikasi pada upacara adat perkawinan suku rejang terdiri dari dua bentuk komunikasi yakni, komunikasi verbal dan nonverbal.
Pola Komunikasi Penyuluh Agama Islam Di Daerah 3T Bob Andrian
Khazanah Sosial Vol. 1 No. 1 (2019): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v1i1.7144

Abstract

Daerah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T) adalah wilayah strategis negara yang mesti diperhatikan. Mengingat banyak sekali isu dan problematika yang terjadi di Daerah 3T, mulai dari krisis moral, akhlak, sampai pada krisis nasionalisme. Faktor utama penyebab problematika tersebut adalah dikarenakan oleh faktor geografis, sosiol dan budaya yang berkembang di Daerah 3T. Kondisi tersebut tentu berdampak pada aspek pengembangan masyarakat, termasuk diantaranya kegiatan penyuluhan sosial keagamaan. Bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dan mendeksripsikan Pola Komunikasi Penyuluh Agama Islam di Daerah 3T Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas sesuai dengan tugas dan fungsi pokok, yaitu fungsi Informatif, Edukatif, Konsultatif dan Advokatif.  Adapun untuk menjawab kedua konsep tersebut teori yang digunakan adalah teori arah informasi dan teori atribusi (subjektivitas) dalam proses penyuluhan kepada masyarakat di Daerah 3T Kecamatan Sajingan Besar. Paradigma penelitian yang digunakan adalah naturalistik dengan pendekatan fenomenologi, jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian berdasarkan tujuan dan fokus masalah dapat disimpulkan bahwa Pola Komunikasi Penyuluh Agama Islam dalam melaksanakan fungsi pokok penyuluhan kepada masyarakat di Daerah 3T Kecamatan Sajingan Besar baik itu fungsi informatif, edukatif, konsultatif dan advokatif.
Gerakan Dialog Keagamaan Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (Jakatarub) Dan Kontribusinya Terhadap Kerukunan Hidup Umat Beragama Dwi Wahyuni
Khazanah Sosial Vol. 1 No. 1 (2019): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v1i1.7145

Abstract

Merupakan penelitian mengenai gerakan dialog keagamaan Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB) dan kontribusinya terhadap kerukunan hidup umat beragama di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan strategi dan taktik yang dilakukan aktivis gerakan dialog keagamaan JAKATARUB, menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat gerakan dialog keagamaan JAKATARUB dan mengetahui kontribusi gerakan dialog keagamaan JAKATARUB terhadap kerukunan hidup umat beragama di Kota Bandung.  Menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Kerangka teori yang digunakan adalah teori mobilisasi sumberdaya dan teori proses framing. JAKATARUB dalam gerakan dialog keagamaannya ialah memperluas jaringan, mobilisasi sumberdaya dan merubah struktur organisasi. Selanjutnya strategi JAKATARUB, diturunkan kepada bagian-bagian kecil dari setiap langkah gerakan. Bagian-bagian tersebut ialah pelaksanaan program-program yang bekerja sama dengan mitra JAKATARUB dan menyampaikan makna dari isu-isu prioritas gerakan kepada kelompok sasaran. Pada pelaksanaan program-program dan penyampaian makna merupakan taktik dari gerakan dialog keagamaan JAKATARUB.
Komunikasi Spiritual Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Al-Qodiri An-Naqsyabandi Al-Kamil Maman Usman
Khazanah Sosial Vol. 1 No. 1 (2019): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v1i1.7146

Abstract

Abah Aos adalah seorang da’i dan mursyid ke 38 pada Tarekat Qodiriyyah Naqsyabandiyyah Suryalaya (TQNS) bertempat di Pesantren Sirnarasa yang terletak di Dusun Cisirri, Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis - Jawa Barat. Abah Aos dikenal sebagai da’i yang memiliki akhlaq yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW. baik di lingkungan keluarga, masyarakat, pemerintah. Wilayah aktivitas dakwah Tarekat yang menjadi jalan hidupnya, Abah Aos memperlihatkan kecemerlangan dakwahnya sehingga TQNS diterima oleh semua kalangan lintas madzhab  sampai belahan Amerika..Penelitian ini berpijak pada teori tindakan yang dikemukakan oleh Max Weber. Dengan Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, metode penelitian yang digunakan di lapangan mengenai hal-hal yang sedang terjadi dengan inti dari penelitian ini adalah menganalisa tentang Komunikasi Spiritual  Abah Aos dalam gerakan dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah Suryalaya dengan jenis metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa gerakan dakwah TQNS Abah Aos: secara  Konsep, bahwa inti ajaran TQNS terbagi dalam enam bahasan, yaitu: Semua manusia Muslim adalah calon wali Alloh, ilmu amaliyah, amal ilmiyah, Talqin, Dzikrulloh, Syari’at Tarekat, hakikat dan Ma’rifat. Sikap dakwah TQNS Abah Aos diantaranya ada perkembangan dalam dakwah TQNS antara Abah Sepuh, Abah Anom, dan Abah Aos. Dalam hal talqin Dzikir Abah Aos, memberikannya kepada siapa saja yang sudah berusia 17 tahun tanpa harus meminta talqin. Tradisi, dalam riyadoh dipermudah, hanya diharuskan melaksanakan amaliyah yang tertera dalam buku Amaliyah Mursyid dan amalan-amalan tertentu
Pengukuran Dividend Payout Ratio Melalui Return on Assets dan Earning Per Share Listia Andani
Khazanah Sosial Vol. 2 No. 3 (2020): Khazanah Sosial Vol 2, No 3 November (2020)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v2i3.7884

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Return On Asset (ROA) dan Earning Per Share (EPS) secara parsial dan simultan terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) pada salah satu perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII), yaitu PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk. Periode 2009-2017. Penelitian ini diolah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis uji linier berganda. Secara simultan, Return On Asset (ROA) dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Dividend Payout Ratio (DPR). Hal ini dibuktikan dengan perbandingan antara nilai Fhitung dan nilai Ftabel yaitu sebesar 6.361 > 5.14 dengan nilai signifikansi 0.033 < 0.05. Besaran pengaruh Return On Assets (ROA) dan Earning Per Share (EPS) terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) adalah 68%. Sedangkan, untuk 32% tingkat Dividend Payout Ratio (DPR) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian.
Measurement of Company Profits through Musharaka Financing Profit Sharing and Murabahah Margin Chaerun Nisa
Khazanah Sosial Vol. 2 No. 2 (2020): Khazanah Sosial Vol 2, No 2 August 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v2i2.7885

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of revenue sharing for musyarakah financing on company profits found at PT. Bank Muamalat Indonesia, then to determine the effect of murabaha financing margins on company profits at PT. Bank Muamalat Indonesia, and to find out how much influence the revenue sharing revenue from musyarakah financing also income from murabahah financing margins on company profits at PT. Bank Muamalat Indonesia. The method used in this research is descriptive verification analysis method using a quantitative approach that is analyzed partially and simultaneously. The results of this study indicate that the statistical test of revenue sharing results musyarakah on corporate profits shows the results of the coefficient of determination of 0.6%, the statistical test of murabaha financing margins on company profits shows the results of the coefficient of determination of 1.4%, a statistical test between income-sharing financing Musharaka and murabahah financing margins on company profits show the results of the coefficient of determination that is equal to 5.4%, the remaining 94.6% which is likely to be influenced by other factors not discussed and examined in this study. 
Prayer as a Medical Media for Pellet Victim in the Naqsabandiyah Thoriqah Husnul Qodim
Khazanah Sosial Vol. 4 No. 3 (2022): Khazanah Sosial Vol 4, No 3 October 2022
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v4i3.7892

Abstract

This paper examines the concept of prayer applied by Naqsabandiyah Thoriqah activists at the Suluk Babul Khairat House in preventing and treating pellet victimThis research is field research using qualitative methods. Data collection techniques were carried out by open observation, in-depth interviews, and personal documentation, while the data processing techniques were carried out using descriptive-analytical techniques. In this study the authors found that the medical practice carried out by Caliph Misno at the Suluk Babul Khairat House did not serve medical treatment, but psychological diseases caused by pellet or witchcraft, witchcraft, and various other non-medical diseases. Besides that, The author also found that the prevention technique practiced by Caliph Misno in treating these non-medical diseases was carried out by giving Naqsabandiyah tariqah practices, such as: dhikr ismu dzat, (mentioning Allah in the heart), dhikr Nafi isbat (saying Laa Ilaha Illallah). , it is better to participate in carrying out khataman tawajuh. While the treatment technique is carried out using six stages, namely; intention, reading istighfar three times, reading dhikr ismu dzat, reading surah Al-Fatihah, Al-Ikhals, Al-Falaq, An-Nass, and Ayat Kursi, channeling the energy of the prayer into the water, and the last one is closed by reading a prayer for client recovery. dhikr Nafi isbat (calling Laa Ilaha Illallah), it is even better to participate in carrying out khataman tawajuh. While the treatment technique is carried out using six stages, namely; intention, reading istighfar three times, reading dhikr ismu dzat, reading surah Al-Fatihah, Al-Ikhals, Al-Falaq, An-Nass, and Ayat Kursi, channeling the energy of the prayer into the water, and the last one is closed by reading a prayer for client recovery. dhikr Nafi isbat (calling Laa Ilaha Illallah), it is even better to participate in carrying out khataman tawajuh. While the treatment technique is carried out using six stages, namely; intention, reading istighfar three times, reading dhikr ismu dzat, reading surah Al-Fatihah, Al-Ikhals, Al-Falaq, An-Nass, and Ayat Kursi, channeling the energy of the prayer into the water, and the last one is closed by reading a prayer for client recovery. This research is expected to contribute to the development of the study of thoriqah in Indonesia, especially the Naqsabandiyah congregation in Deli Serdang district.
Modal manusia dalam prespektif Islam hubungannya dengan Kinerja Perusahaan Nurrohman Nurrohman
Khazanah Sosial Vol. 2 No. 1 (2020): Khazanah Sosial Vol 2, No 1 April 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v2i1.7897

Abstract

Dalam tulisan ini membahas Penekanan prinsip dan nilai ajaran islam pada variabel-variabel yang sudah populer dalam pandangan atau kajian konvensional. Tampaknya sudah terabaikan dan terlupakan oleh manajer-pemilik muslim padahal itu semua merupakan unsur penting serta sangat berharga dari sumber daya manusia Islam yang memang jarang  di adopsi oleh mereka dalam operasi bisnis yang dijalankannya. Variabel-variabel itu adalah motivasi, pengetahuan, pengalaman dan pelatihan bisnis. Penulisan artikel ini menggunakan metode survei literatur. Penggunaan metode ini dengan memanfaatkan sumber daya perpustakaan dalam memperoleh data, melacak sumber-sumber sebelumnya untuk menyiapkan kerangka kerja teoritis dan mempertajam metodologi. Prinsip-prinsip  yang dipegang seorang modal manusia islam selain untuk meningkatkan produktifitas dalam mencapai laba perusahaan yang maksimal juga mendapatkan ridho Allah swt melalui pekerjaan yang sedang dikerjakannya. 
Integrated Marketing Communication (IMC) Islamic Business Ethics Perspective Cucu Komala
Khazanah Sosial Vol. 2 No. 2 (2020): Khazanah Sosial Vol 2, No 2 August 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v2i2.7910

Abstract

The purpose of writing this article is to find out Integrated Marketing Communication (IMC) based on Islamic ethics. The Islamic ethics referred to is based on the ethics exemplified by the Prophet Muhammad. This research method is a descriptive qualitative method with a literature study approach sourced from journals, articles, and other sources. The success of the Prophet in business is a prototype in doing business. The key to Rasulullah's business stems from building good communication with consumers promoting Islamic values in product recognition, pricing, promotion and places such as honesty, trustworthiness, fairness, upholding consumer rights as product buyers. Honesty is an important capital, what is promoted must be by the goods presented with price controls should not be excessive, and price-fixing is prohibited.

Page 1 of 29 | Total Record : 286