cover
Contact Name
Ridha Yulyani Wardi
Contact Email
biologi.fsains@uncp.ac.id
Phone
+6282292453426
Journal Mail Official
biologi.fsains@uncp.ac.id
Editorial Address
Program Studi Biologi Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo Kampus 2, Jl. Lamaranginang, Kota Palopo Sulawesi Selatan
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Biological Science
ISSN : 27231267     EISSN : 27236281     DOI : -
1. Botany 2. Zoology 3. Cell biology 4. Microbiology 5. Genetic and Molecular Biology 6. Ecology and Conservation 7. Biotechnology
Articles 57 Documents
Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Ayam sebagai Pupuk terhadap Pertumbuhan Bibit Stek Batang Lada (Piper nigrum L.) di Kabupaten Luwu Timur Desa Matompi Febrianto; Ridha Yulyani Wardi; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian upuk cangkang telur ayam terhadap pertumbuhan bibit lada (Piper nigrum L.) yang distek batang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Matompi Kabupaten Luwu Timur. Stek batang lada dilakukan pada tanaman induk berumur dua tahun dan telah mengalami pemangkasan sebanyak dua kali. Stek batang lada ditempatkan pada polybag yang berisi tanah dari perkebunan lada. Perlakuan diberikan pada stek batang lada berusia 14 hari setelah tanam, yaitu dengan perlakuan P0 (tanpa pemberian cangkang telur), P1 (pemberian cangkang telur 300 gram), P2 (pemberian cangkang telur 400 gram), P3 (pemberian cangkang telur 500 gram), dan P4 (pemberian cangkang telur 600 gram). Pupuk cangkang diberikan setiap sekali dalam seminggu. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah pertambahan lebar daun lada, Panjang daun lada, dan tinggi tanaman lada. Data yang diperoleh diuji analisis of varians dan apabila terdapat pengaruh dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian cangkang telur ayam sebagai pupuk berpengaruh terhadap Panjang daun dan tidak berpengaruh terhadap lebar dan tinggi tanaman. Perlakuan terbaik untuk pertambahan panjang daun lada adalah P1 dengan rata-rata pertambahan lebar daun 0,50 cm.
SKRINNING JAMUR DERMATOFITA PADA KUKU KAKI ANAK YANG TINGGAL DI SEKITAR TPATAMANGAPA ANTANG Yuliana Skolastika Luturmas; Hartati Hartati; Sulfiani
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur dermatofita merupakan golongan jamur yang dapat mencerna zatkeratin kulit salah satunya yaitu pada kuku yang dapat dipengaruhi oleh beberapafaktor diantaranya adalah personal hygiene, adanya kontak dengan lingkunganyang lembab dan kotor serta kontak dengan sumber infeksi. Tempat pembuanganakhir merupakan tempat pembuangan akhir sampah yang dikenal denganlingkungan yang lembab dan kotor serta udara yang sudah terkontaminasisehingga dapat memberikan resiko tinggi bagi anak-anak setempat untukmengalami infeksi jamur pada kuku. Penelitian ini bertujuan untuk melakukanskrining atau pemeriksaan awal untuk mengetahui apakah ada jamur dermatofitapada kuku kaki anak-anak. Penelitian bersifat deskriptif sebanyak 20 sampelkerokan kuku anak-anak yang diperoleh dengan teknik purposive sampling dandilakukan pemeriiksaan di Laboratorium Infeksi Tropis DIII TeknologiLaboratorium Medis Universitas Megaresky Makassar. Metode pemeriksaan yangdigunakan adalah metode kalium hidroksida (KOH) dan metode kultur. Hasilidentifikasi menggunakan metode kalium hidroksida (KOH) menunjukkan bahwaterdapat hifa pada 15 sampel dan dilanjutkan metode kultur. hasil kulturmenggambarkan adanya jamur dermatofita yakni Trichophyton rubrum danEpidermophyton floccosum. Orang tua atau wali dari anak-anak diharapkan dapat memperhatikan serta dapat meningkatkan personal hygiene anak-anak.
IDENTIFIKASI TELUR CACING NEMATODA USUS PADA FESES PEMULUNG ANAK-ANAK DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) TAMANGAPA ANTANG Friscila Mutiara; Hartati Hartati; Thaslifa
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kecacingan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh infeksi cacing parasit seperti nematoda yang menginfeksi saluran pencernaan manusia.Penyakit kecacingan sering ditemukan di lingkungan dengan sanitasi yang buruk, salah satunya adalah tempat pembuangan akhir (TPA) dan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan pada anak-anak seperti malnutrisi, anemia dan gangguan pertumbuhan.Penelitian bertujuan untuk mengetahui spesies nematoda usus yang menginfeksi pemulung anak-anak.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan responden sebanyak 24 sampel feses yang diperoleh secara teknik purposive sampling.Identifikasi telur cacing dilakukan melalui metode Floatasi.Hasil pemeriksaan diperoleh 17 sampel positif ditemukan telur cacing berupa Ascaris lumbricoides (65%), Trichuris trichiura (24%), dan Necator Americanus (12%).Ini menunjukkan bahwa perlu adanya penanganan lebih lanjut salah satunya adalah dengan pemberian obat cacing yang rutin bagi orang-orang yang memiliki faktor risiko yang besar terkait dengan infeksi kecacingan.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK ARANG BATOK KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) DI DESA SEPAKAT KECAMATAN MASAMBA KABUPATEN LUWU UTARA Melati Paesura; Ridha Yulyani Wardi; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik arang batok kelapa sawit terhadap pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum annuum L.) di Desa Sepakat Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan yakni, P0 (Kontrol) Tanpa pemberian pupuk, P1 (300 gram/tanaman pupuk arang batok kelapa sawit), P2 (450 gram/tanaman pupuk arang batok kelapa sawit), P3 (700 gram/tanaman pupuk arang batok kelapa sawit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik arang batok kelapa sawit memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah helai daun, dan lebar daun tanaman cabai. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik arang batok kelapa sawit terhadap tinggi tanaman dengan nilai 0,033<0,1, jumlah helai daun dengan nilai 0,78<0,1 dan lebar daun dengan nilai 0,100 = 0,1 dan dosis terbaik terdapat pada P3 dengan dosis 700 gram pupuk organik arang batok kelapa sawit.
Uji Organoleptik dan Deteksi Escherichia coli dalam Tempe Winayanti; Aldrian Tri Putra; Nurfadillah Rahmadani; Surianti; Alda
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi yang terbuat dari kedelai oleh jamur Rhizopus sp. Kemasantempe yang umum digunakan adalah daun pisang dan plastik yang mungkin mempengaruhi rasa,tekstur, warna, dan aroma. Selain itu, kontaminasi bakteri patogen seperti Escherichia coli harusdiantisipasi untuk menjamin keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengujiorganoleptik tempe dalam kemasan daun pisang dan plastik, serta kandungan Escherichia colidalam tempe. Tempe kedelai dibuat dan difermentasi menggunakan kemasan daun pisang danplastik. Tempe yang dihasilkan selanjutnya diuji organoleptik dengan parameter rasa, tekstur,warna, dan aroma. Hasil uji organoleptik terbaik dilanjutkan dengan uji Most Probable Number(MPN) Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur dan warna kemasandaun pisang dan plastik tidak memiliki perbedaan. Akan tetapi, rasa dan aroma tempe yangdikemas dengan daun pisang lebih disukai daripada tempe yang dikemas dalam plastik.Berdasarkan uji MPN E. coli menunjukkan nilai MPN sebesar 0,002 MPN/ g dan berada padakategori aman. Namun, bakteri yang tumbuh pada medium kaldu E. coli tidak menunjukkan ciri E.coli. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tempe yang dikemas dalam daun pisang lebih disukaidaripada tempe yang dikemas dalam plastik dan jumlah E. coli masih dalam rentang jumlah yangaman menurut SNI 3144:2015.
Analisis Lama Masa Simpan Lumpi Comel di Suhu Ruang Berdasakan Metode Extended Storage Study dan Angka Lempeng Total Bakteri Andini Cahar; Eka Pratiwi Tenriawaru; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumpia pisang cokelat meleleh (Lumpi Comel) merupakan jajanan pisang yang sedang diminati oleh masyarakat di Kota Palopo. Akan tetapi, lamam masa simpan jajanan lumpi comel pada suhu ruang yang aman untuk dikonsumsi belum pernah diteliti sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama masa simpan lumpi comel berdasarkan Extended Storage Study dan angka lempeng total mikroba. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel lumpi comel yang akan diuji disimpan pada suhu ruang dengan variasi waktu 0, 1, 2, dan 3 hari. Metode Extended Storage Study dilaksanakan dengan pemberian kuesioner tingkat kesukaan terhadap 30 orang pelanggan. Parameter tingkat kesukaan yang diuji adalah tampilan, rasa, aroma, dan tekstur lumpi comel. Angka lempeng total bakteri dilaksanakan dengan menginokulasi sampel pada medium nutrient agar dan diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan pelanggan pada parameter tampilan dan rasa menurun seiring bertambahnya lama masa simpan, parameter rasa mengalami peningkatan hingga hari kedua, dan tekstur menurun pada hari ketiga. Angka lempeng total bakteri juga mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya lama masa simpan, yaitu dari 101 menjadi 106 pada hari ketiga. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada lama penyimpanan lumpi comel pada suhu ruang adalah maksimal 2 hari.
Deteksi Cemaran Bakteri Escherichia coli Pada Deppa Tori yang Dijual di Jembatan Miring Kota Palopo Niar Wahyuti; Eva Sohriati; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 5 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai indikator pencemaran makanan, karena bakteri ini hidup di dalam sistem pencernaan manusia dan hewan. Apabila bakteri Escherichia coliberada di dalam suatu makanan, hal ini menandakan makanan tersebut telahterkontaminasi dengan tinja manusia. Tujuan dari penelitian untuk mendeteksicemaran bakteri Escherichia coli pada deppa tori yang dijual di Jembatan miringKota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan April2023 di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Belopa,Sulawesi Selatan dan di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains UniversitasCokroaminoto Palopo. Tempat pengambilan sampel pada penelitian ini diambilsecara random dengan 3 toko yang berbeda. Jenis penenitian yang digunakandalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan metode MPN (mostprobable number) yang dibagi menjadi beberapa tahap yaitu uji penduga, ujikonfirmasi, dan uji pelengkap yang kemudian dilanjutkan dengan pewarnaanGram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deppa tori yang dijual diJembatan Miring Kota Palopo terdapat bakteri Escherichia coli pada sampel toko1 sebanyak 0,0037 MPN/g, sampel toko 2 sebanyak 0,00092 MPN/g, dan sampeltoko 3 sebanyak 0,0003 MPN/g. Melalui data tersebut semua sampel deppa torimasih berada di bawah ambang batas cemaran bakteri dalam pangan sesuai syaratbaku mutu tentang batas maksimum cemaran bakteri Escherichia coli dalampangan pada kategori kue beras berdasarkan peraturan Standar Nasional Indonesia(SNI) 7388:2009, yaitu < 3/g. Oleh karena itu, deppa tori aman untuk dikonsumsisecara langsung.
Gambaran Status Anemia Berdasarkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil di Kelurahan Pontap Kota Palopo Tenri Puli; Hasra Ryska; jasril jasril; Jihan Fadhilah Arsyad
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan fase krusial yang membutuhkan perhatian khusus terhadap status gizi ibu, terutama asupan zat besi, karena kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan status anemia berdasarkan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kelurahan Pontap, Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 28 ibu hamil dipilih menggunakan teknik sampling keseluruhan. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner (usia, pendidikan, bekerja/tidak bekerja) dan pengukuran hemoglobin yang dilakukan secara langsung menggunakan, hemoglobin meter digital melalui tusuk jari (pengambilan sampel darah kapiler). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (75%), memiliki pendidikan SMA (85,7%), dan tidak bekerja (82,1%). Sebanyak 19 responden (67,9%) memiliki kadar hemoglobin <11 g/dL, yang menunjukkan anemia, sementara hanya 9 responden (32,1%) yang memiliki kadar hemoglobin normal (≥11 g/dL).
Keanekaragaman Jenis Jamur Makro pada Limbah Ampas Sagu di Desa Bilante Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu Nila Yasmin; Pauline Destinugrainy Kasi; Ridha Yulyani Wardi
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui jenis dan indeks keanekaragaman jenis jamur makro pada limbah ampas sagu di Desa Bilante Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret 2022 yang berlokasi di Desa Bilante, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini ditemukan 1 ordo, yaitu Ordo Agaricales yang terdiri dari tiga family, yaitu Famili Plutaceae, Agaricaceae, Ophalotaceae, serta lima spesies, yaitu Volvariella sp. (4 individu), Marasmius sp. (3 individu), Gymnopus fisipes (20 individu), Pleurotus ostreatus (8 individu), dan Macrolepiota procera (1 individu). Indeks keanekaragaman jenis jamur makro pada limbah ampas sagu di Desa Bilante, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu adalah 1,17 termasuk dalam kategori sedang.
Uji Bakteri Salmonella sp. Pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Asap di Pasar Tradisional Cilallang Kabupaten Luwu Anisa; Eka Pratiwi Tenriawaru; Ridha Yulyani Wardi
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Salmonellasp. pada ikan tongkol asap (Euthynnus affinis) di pasar tradisional CilallangKabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 diLaboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, dimana pengambilan sampel ikan tongkol asap (Euthynnus affinis) diambil secara acak pada 3 pedagang yang berbeda di pasar tradisional Cilallang Kabupaten Luwu yang masing-masing diberi kode P1, P2 dan P3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan melalui beberapa tahap pengujian yaitu tahap pra-pengkayaan, pengkayaan dan tahap isolasi yang menggunakan media selektif XLD sesuai SNI 2897:2008 dengan 2 kali pengulangan, kemudian data hasil pengujian sampel ikan tongkol asap dibandingkan dengan standar baku berdasarkan SNI 7893:2009 tentang batas maksimum cemaran mikroba pada pangan. Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa keseluruhan sampel ikan tongkol asap pada P1, P2 dan P3 tidak terdapat atau negatif bakteri Salmonella sp. Hal ini terlihat dari hasil pengujian pada tahap isolasi yang menggunakan media selektif XLD tidak ditumbuhi oleh koloni berwarna hitam ataupun koloni berwarna pink. Sehingga sampel tersebutmemenuhi SNI 7893:2009 yaitu negatif/ 25g Salmonella sp.