cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6221-5674223
Journal Mail Official
nutrirediaita.ueu@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Nutrire/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
NUTRIRE DIAITA
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19798539     EISSN : 27461734     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Journal Description NUTRIRE DIAITA publishes original research articles, review articles, and clinical studies covering the broad and multidisciplinary field of human nutrition. In the aim of improving the quality of the journal since Oktober 2019 this journal officially had made a cooperation with Nutrition Department Universitas Esa Unggul FOCUS AND SCOPE NUTRIRE DIAITA aim to deliver findings and innovations in the field of nutrition and health. NUTRIRE DIAITA is published 2 times per year (April and October). The journal covers all aspect relating to Human Nutrition including clinical nutrition, community nutrition, food service management, food technology and sport nutrition.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 02 (2018): NUTRIRE DIAITA" : 5 Documents clear
KECUKUPAN SERAT DAN AKTIVITAS FISIK KAITANNYA DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PADA REMAJA PUTRI Kusuma, Hapsari Sulistya; Ambarwati, Desti
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 10, No 02 (2018): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v10i02.2539

Abstract

Gadis remaja memiliki keinginan untuk membentuk tubuh langsing dan indah, hal ini sangat berpengaruh pada kebiasaan makan yang dapat menyebabkan asupan makanan tidak seimbang dan mempengaruhi status gizi. Asupan serat dan aktivitas fisik adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan serat dan tingkat aktivitas fisik dengan anak perempuan BMI. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 37 mahasiswi Fakultas Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), ditentukan dengan metode multistage random sampling. Berat diukur dengan skala berat digital (0,1 kg). Ketinggian diukur dengan microtoise. BMI dihitung berdasarkan berat dan tinggi responden. Data kecukupan tingkat serat diukur dengan metode recall 3 x 24 jam non-sekuensial, dibandingkan dengan Kebutuhan Individual setiap hari, kelipatannya 100 persen. Tingkat aktivitas fisik diukur dengan metode IPAQ (International Physical Activity Questionnaire). Hubungan variabel dianalisis dengan uji Korelasi Rank Spearman. Hasilnya 100% kekurangan serat dan 89,2% responden bergerak ringan. Sebanyak 78,4% responden termasuk kategori BMI normal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan serat dan BMI (p = 0,513), tidak ada korelasi antara tingkat aktivitas fisik dan BMI (p = 0,863). Tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan serat dan tingkat aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh mahasiswa Universitas Muhammadiyah SemarangKata kunci: serat, aktivitas fisik, indeks massa tubuh, siswa
PENGARUH ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH NAGA MERAH TERHADAP SUPEROKSIDA DISMUTASE TIKUS YANG DIPAPAR ASAP ROKOK Herdiani, Novera; Permana Putri, Endah Budi
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 10, No 02 (2018): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v10i02.2540

Abstract

vAsap rokok mengandung senyawa radikal bebas yang akan menyebabkan stres oksidatif. Ekstrak buah naga merah dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan ekstrak buah naga merah dan Superoksida Dismutase tikus dipapar asap rokok. Penelitian ini eksperimental laboratorium, 24 ekor tikus wistar dibagi menjadi 4 kelompok : kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan ekstrak buah naga merah 7,2 g/200 g BB dan 10,8 g/200 g BB. Kontrol negatif hanya diberi pakan standar. Kontrol positif diberi pakan standar dan dipapar 2 rokok per hari. Kelompok perlakuan diberi pakan standar dan ekstrak buah naga merah di pagi hari dan setelah itu dipapar 2 rokok. Masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor tikus. Penelitian ini dilakukan selama 21 hari. Data dianalisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA dan Tukey HSD (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah naga merah mengandung antioksidan 16,181 ppm dan Superoksida dismutase kelompok positif berbeda nyata dengan semua kelompok nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05. Kelompok pemberian ekstrak buah naga merah dosis 10,8 g/200 g BB, tidak berbeda nyata dengan dosis 7,2 g/200 g BB dan kontrol negatif, nilai signifikansi ekstrak buah naga merah dosis 7,2 g/200 g BB yaitu p = 0,997 > 0,05 dan kontrol negatif yaitu p = 0,231 > 0,05. Kesimpulan penelitian bahwa pemberian ekstrak buah naga merah dosis 10,8 g/200 g BB dan 7,2 g/200 g BB mengandung antioksidan dan mampu mencegah terjadinya stres oksidatif ditandai peningkatan Superoksida Dismutase tikus dipapar asap rokok. Saran perlu dilakukan penelitian lebih lanjut parameter stres oksidatif. Kata kunci : Rokok, Superoksida Dismutase, tikus, buah naga merah
HUBUNGAN CITRA TUBUH DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI STIKES MITRA KELUARGA Salsabilla, Hanny; Hasan Syah, Muhammad Nur
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 10, No 02 (2018): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v10i02.2541

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Citra tubuh adalah prsepsi seseorang terhadap tubuhnya, yang berasal dari pikiran dan perasaan orang tersebut. Persepsi ini dapat berupa positif atau negatif yang akan mempengaruhi status gizinya. Citra tubuh yang negatif dapat menyebabkan status gizi yang tidak normal. Tujuan: Mengetahui hubungan citra tubuh dengan status gizi remaja akhir di STIKes Mitra Keluarga Bekasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel berjumlah 195. Pengumpulan data menggunakan Body Shape Questionnaire (BSQ). Status Gizi ditentukan dengan IMT menurut umur. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Persentase status gizi kurus dan gemuk adalah 14,4% dan 11,3%. Terdapat 46.2% remaja dengan citra tubuh negatif. Hasil uji bivariat didapati nilai p=0,000 (<0,05) hal ini menunjukan adanya hubungan antara citra tubuh dengan status gizi pada remaja akhir di STIKes Mitra Keluarga Bekasi. Remaja akhir yang memiliki citra tubuh negatif, sebanyak 74,5% memiliki status gizi normal, 23,3% gemuk dan 2,2% kurus. Kesimpulan: Citra tubuh memiliki hubungan dengan status gizi remaja di STIKes Mitra Keluarga Kata kunci: remaja, citra tubuh, status gizi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BODY IMAGE PADA REMAJA DI KARAWANG Sefrina, Linda Riski; Elvandari, Milliyantri; Rahmatunisa, Risma
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 10, No 02 (2018): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v10i02.2537

Abstract

Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini, remaja akan lebih memprioritaskan citra tubuh (body image). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan body image pada remaja di Karawang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Jumlah subjek penelitian sebanyak 66 siswa SMA yang diambil dengan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya pengetahuan mengenai body image dan ideal body image berhubungan dengan body image (p-value < 0.000). Pengetahuan gizi remaja perlu ditingkatkan melalui pendidikan gizi agar mampu memperbaiki persepsi mereka tentang body image. Kata kunci : citra tubuh, remaja, Karawang
PENGARUH ASUPAN NATRIUM DALAM MAKANAN JAJANAN TERHADAP TEKANAN DARAH REMAJA (UJI CROSS SECTIONAL PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNSIKA) Kurniasari, Ratih; Andriani, Eka
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 10, No 02 (2018): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v10i02.2538

Abstract

Latar belakang: asupan natrium yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko untuk hipertensi. Hipertensi tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi bisa juga terjadi pada remaja. Sebagian besar remaja mengonsumsi makanan ringan yang mengandung sodium tinggi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan natrium yang berasal dari makanan kecil pada tekanan darah remaja. Metode: penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah subyek adalah 49 mahasiswa tingkat pertama dari fakultas ilmu kesehatan unsika yang diambil secara consecutive sampling. Asupan natrium dari makanan ringan diperoleh dengan frekuensi makanan semi kuantitatif. Asupan sodium dikategorikan tinggi jika ≥2400 mg. Tekanan darah diukur dengan tensimeter digital, dikategorikan sebagai hipertensi jika tekanan darah sistolik dan / atau tekanan darah diastolik ≥95 persentil dan dikategorikan sebagai prehipertensi jika tekanan darah sistolik dan / atau tekanan darah diastolik 90 sampai <95 persen. Data dianalisis dengan uji korelasi spearman. Hasil: korelasi asupan natrium dalam makanan ringan untuk tekanan darah sistolik (r = 0,169; p = 0,245) dan diastolik (r = 0,062; p = 0,672). Kesimpulan: tidak ada hubungan yang terbukti antara asupan natrium yang tinggi dalam makanan ringan terhadap tekanan darah remaja.Kata kunci: Tekanan darah, asupan natrium, makanan ringan, remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5