cover
Contact Name
Elizabeth Wianto
Contact Email
design.spectrum@maranatha.edu
Phone
+628122122606
Journal Mail Official
design.spectrum@maranatha.edu
Editorial Address
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, M.P.H. No. 65 Bandung - 40164 Jawa Barat, Indonesia Telp: +62 22 - 201 2186 | 200 3450 ext. 7272/7373 Fax: +62 22 - 201 5154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Design Spectrum
ISSN : -     EISSN : 31105866     DOI : https://doi.org/10.28932/ds
Design Spectrum adalah jurnal ilmiah berakses terbuka (open-access) yang memfokuskan diri pada publikasi hasil penelitian desain sebagai ilmu pengetahuan terapan yang multidisiplin. Jurnal ini menjadi wadah publikasi bagi peneliti, praktisi, akademisi, serta mahasiswa berupa kajian teori dan praktik pada pendidikan, teknologi dan inovasi desain dalam ruang lingkup kreativitas dan tanggung jawab sosial.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 2 no 1 (2026)" : 6 Documents clear
Optimalisasi dinding aula dinas arsip dan perpustakaan Kota Bandung melalui usulan desain artwork representasi literasi Farah Ramadhani; Iyus Kusnaedi; Bambang Arief
Design Spectrum Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v2i1.14503

Abstract

Literasi adalah kemampuan dasar yang sangat penting di era masa kini, menjadi landasan untuk membaca, menulis, berpikir secara kritis, mengakses dan memilah informasi, serta mendukung perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Literasi menjadi penggerak untuk masyarakat menjadi pembelajar seumur hidup yang aktif berpartisipasi dalam perkembangan informasi. Peran yang dimiliki oleh perpustakaan hingga saat ini sangatlah berpengaruh sebagai pusat pembelajaran, memberikan sumber daya dengan kualitas tinggi, dan memberikan bimbingan dalam literasi informasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kondisi dinding pada aula Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung saat ini, dan memberikan usulan desain artwork yang lebih ideal sebagai representasi nilai literasi. Data yang dikumpulkan melalui survei lapangan, pengukuran ruang, dokumentasi, dan wawancara karyawan, dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan kesimpulan.​ Kondisi aula memiliki artwork miniatur Gedung Merdeka dan foto arsip sejarah Bandung sebagai nilai representatif literasi, namun beberapa area dinding kosong belum termanfaatkan secara optimal. Usulan desain "Jejak Literasi dan Sejarah Bandung Tempo Dulu" menerapkan vinyl printing efek sepia yang diletakkan pada area kosong untuk pemicu visual historis secara menyeluruh.​ Penerapan artwork yang optimal dapat memperkuat representasi literasi, mengubah aula menjadi ruang inspiratif dengan menghubungkan warna historis dengan budaya belajar modern, menambah dimensi visual pada kajian perpustakaan.
Promosi batik Garutan untuk dewasa muda melalui perancangan desain media sosial Avryl Josephine Supardi; Monica Hartanti; Sandy Rismantojo
Design Spectrum Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v2i1.14720

Abstract

Batik Garutan pernah mengalami masa kejayaan pada tahun 1960–1985 dan memiliki keunikan motif dan beragam teknik pembuatannya. Disayangkan, pengenalan batik Garutan masih terbatas pada masyarakat setempat. Perancangan ini bertujuan untuk mengenalkan batik Garutan kepada konsumen muda di luar Garut khususnya di kota besar Jawa Barat melalui media edukatif dan informatif agar memperkuat eksistensinya sebagai warisan budaya lokal. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Promosi yang dilakukan menggunakan strategi AISAS melalui utama media sosial Instagram dan media pendukung berupa x-banner, umbul-umbul, gimmick, dan pop-up display. Konsep desain promosi ini bertujuan untuk memperkenalkan batik Garutan sebagai fesyen sehari-hari, dengan gaya visual yang menggabungkan fotografi fesyen dengan ilustrasi dekoratif dan khayalan. Diharapkan melalui perancangan ini, batik Garutan menjadi lebih dikenal oleh generasi muda sebagai salah satu pilihan fesyen.
Evaluasi kinerja pencahayaan alami dan buatan pada ruang olahraga berdasarkan standar SNI dan persepsi pengguna Angella Ferdiana; Carina Tjandradipura
Design Spectrum Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v2i1.15484

Abstract

Pencahayaan merupakan elemen penting dalam mendukung kenyamanan visual dan efektivitas aktivitas olahraga di ruang gym. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pencahayaan alami dan buatan pada ruang latihan Olympus Gym berdasarkan standar SNI serta persepsi kenyamanan visual pengguna. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengukuran intensitas pencahayaan pada sembilan titik pengukuran dengan lux meter pada waktu pagi, siang, sore, dan malam. Persepsi pengguna didata melalui kuesioner kepada 46 responden pengguna siang dan malam hari dengan menggunakan skala Likert 1–5. Data teknis dianalisis berdasarkan nilai rata-rata pencahayaan, uniformity ratio (UR), dan rasio maksimum–minimum, adapun data persepsi dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan alami memiliki intensitas yang relatif memadai, namun distribusinya belum merata dengan nilai UR 0,45 dan rasio maksimum–minimum 4,4:1, yang melebihi batas toleransi standar. Sebaliknya, pencahayaan buatan menunjukkan kinerja distribusi yang lebih baik dengan nilai UR 0,58 dan rasio maksimum–minimum 2,5:1, serta didukung oleh persepsi pengguna yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini berupa peningkatan pemerataan pencahayaan alami diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan visual ruang latihan.
Perancangan kampanye edukasi digital mengenai resistensi antibiotik untuk kalangan remaja akhir Natania Devina Santoso; R.A. Dita Saraswati Priono Putri; Saskia Putri Agustine
Design Spectrum Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v2i1.16055

Abstract

Antibiotic resistance is a global health threat driven by irrational antibiotic use. Although various health campaigns have been conducted, visual communication media on antibiotic resistance tailored to the characteristics of late adolescents remain limited. Yet, this age group has a high prevalence of self-medication and low antibiotic literacy. This design study aims to increase the knowledge and awareness of late adolescents aged 18–25 years living in urban areas of Java regarding the dangers of antibiotic resistance, thereby encouraging rational antibiotic use. The methods employed included structured interviews with pharmacists and late adolescents, focus group discussions, an online questionnaire involving 100 respondents, and a literature review. The collected data were analyzed to identify the target audience's information needs and media preferences. The findings indicate that low antibiotic literacy among late adolescents is primarily caused by limited understanding of the risks associated with antibiotic misuse and the widespread practice of irrational self-medication. In addition, existing educational media do not adequately reflect the characteristics of late adolescents, as conventional medical information is often perceived as rigid, one-way, and insufficiently persuasive. Based on these findings, a Visual Communication Design-based educational campaign was developed using an informative, interactive, modern, friendly, and bold approach. The campaign utilizes a website, Instagram, online advertisements, table tents, and an exhibition booth as its primary media. Its communication strategy is based on the Health Belief Model (HBM) and the AISAS framework. This campaign is expected to present information on antibiotic resistance in a manner that is more accessible and relevant to late adolescents, thereby encouraging more responsible antibiotic use. Furthermore, this design contributes to the development of Visual Communication Design, particularly in the fields of health visual communication and educational media design.
Perancangan coffee table book Uis Karo sebagai pelestarian Budaya Karo bagi Gen-Z di Sumatera Utara Dave Stanford Tan; Sandy Rismantojo; Jessica Yonatia
Design Spectrum Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v2i1.16243

Abstract

Uis Karo merupakan kain tradisional masyarakat Batak Karo yang memiliki nilai historis, filosofis, dan sosial sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Karo. Namun, perkembangan zaman dan meningkatnya pengaruh budaya modern menyebabkan Uis Karo semakin kurang dikenal, khususnya di kalangan Gen-Z. Selain itu, media promosi dan dokumentasi mengenai Uis Karo masih terbatas sehingga kurang menarik untuk generasi muda. Penelitian ini bertujuan merancang coffee table book berjudul Uis Karo “Kisah Dalam Setiap Helai” sebagai media edukasi dan promosi budaya untuk memperkenalkan serta melestarikan budaya Uis Karo kepada Gen-Z berusia 18-25 tahun. Metode penelitian dilakukan dengan observasi langsung, dokumentasi fotografi, wawancara, penyebaran kuesioner kepada 102 responden, serta studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan konsep komunikasi, konsep kreatif, dan strategi visual yang sesuai dengan Gen-Z berusia 18-25 tahun. Konsep yang diterapkan dalam perancangan ini adalah “Perpaduan Tradisi Lokal dan Visual Modern” dengan memanfaatkan fotografi dokumenter dan editorial sebagai elemen visual utama. Hasil perancangan berupa coffee table book berukuran 25 x 25 cm yang memuat sejarah, jenis, proses pembuatan, dan penerapan Uis Karo dalam konteks modern. Media utama didukung oleh berbagai media promosi seperti Instagram, TikTok, Youtube, poster, bookmark, dan x-banner. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan visual yang modern dan informatif mampu meningkatkan daya tarik informasi budaya bagi Gen-Z. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi media alternatif dalam upaya pelestarian budaya sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap Uis Karo sebagai warisan budaya yang masih relevan hingga saat ini.
Perancangan coffee table book transformasi kopitiam Bandung sebagai upaya rekonstruksi memori kolektif bagi kelompok usia 40-55 tahun Belicia Gyani; Komang Wahyu Sukayasa; Naniwati Sulaiman
Design Spectrum Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v2i1.16258

Abstract

Transformasi kopitiam di Bandung menunjukkan adanya perubahan pada identitas, fungsi, dan atmosfer ruang sebagai respons terhadap perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup masyarakat. Perubahan tersebut dapat dilihat melalui pergeseran dari kopitiam tradisional menuju bentuk yang lebih modern, baik dari segi desain, penyajian menu, maupun pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung. Perancangan ini bertujuan menghasilkan coffee table book berjudul Jejak Rasa Kopitiam Bandung yang mendokumentasikan perjalanan transformasi kopitiam di Bandung sebagai upaya rekonstruksi memori kolektif bagi kelompok usia 40–55 tahun. Melalui pendekatan ilustrasi dan narasi visual, buku ini menyajikan sejarah singkat kopitiam serta transformasinya melalui studi kasus beberapa kopitiam di Bandung. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi media yang informatif sekaligus memperkuat apresiasi terhadap nilai budaya dan memori yang terkandung dalam perkembangan kopitiam.

Page 1 of 1 | Total Record : 6