cover
Contact Name
Lady Wizia
Contact Email
wizialady@gmail.com
Phone
+6281374015820
Journal Mail Official
wizialady@gmail.com
Editorial Address
Jalan kusuma bhakti no 99 gulai bancah
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : https://doi.org/10.35730
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol 6 no 1 (2015)" : 15 Documents clear
Hubungan Perilaku dan Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2014 Sulistiawan, Andika; Junios, Junios; Mutia Kosasih, Siti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.244

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) is a health problem with an increasing number of cases is equal to 65.57 per 100 thousand inhabitants. Based on data from the health department of Bukittinggi in 2011-2013 the number of dengue cases in the region Puskesmas Tigo Baleh In 2011 as many as 20 cases, 35 cases were in 2012, in 2013 a total of 39 cases. this type of research is an analytic survey with case-control study design and size of the study respondents were 78 respondents with totaly sampling technique. The data was collected using a questionnaire with interview techniques. This research uses the chi-square test with 95% degree of confidence (É‘ = 0.05). The results showed no significant relationship between knowledge of the incidence of DHF (p = 0.000, OR 59,500), there was no significant relationship between the attitude of the incidence of DHF (p = 0.074, OR 2.066), a significant relationship between the incidence of dengue measures (p = 0.030 , OR 4.500), and no significant relationship between the environment and the incidence of DHF (p = 1.000 OR 2.054). Expected, government and health centers can improve public knowledge and action better through counseling with a more effective method.
PENGARUH KOMPRES HANGAT AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PASIEN REMATIK (OSTEOARTRITIS) PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN TAHUN 2014 Puspita Sari, Yanti; Rina, Rina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.245

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lanjut usia adalah rematik (osteoartritis). Osteoartritis merupakan kelainan sendi progresif ditandai dengan rasa nyeri yang mengakibatkan penurunan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kompres hangat aromaterapi lavender terhadap penurunan skala nyeri pasien rematik (osteoarthritis) pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode Pre Experiment dengan pendekatan One Group Pretest Postest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel sebesar 16 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan alat ukur skala nyeri Visual Analog Scale (VAS) lalu dicatat dalam lembaran observasi dan dianalisis menggunakan uji T-test dua sampel dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan skala nyeri sebelum pemberian terapi kompres hangat aromaterapi lavender 5,50, sedangkan sesudah pemberian terapi kompres hangat aromaterapi lavender rata-rata skala nyeri menjadi 2,56. Hasil uji T-test dua sampel didapatkan p = 0,000 (p < 0,05), berarti hipotesis penelitian diterima yaitu terdapat perbedaan yang bermakna rata-rata skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi kompres hangat aromaterapi lavender terhadap penurunan skala nyeri pasien rematik (osteoarthritis) pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2014. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh kompres hangat aromaterapi lavender terhadap penurunan skala nyeri pasien rematik (osteoarthritis) pada lansia. Bagi keperawatan hendaknya dapat melakukan pengembangan terapi komplementer dalam upaya mengurangi nyeri rematik (osteoartritis).
PENGARUH TERAPI DAUN PEPAYA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DISMENORE PADA REMAJA PUTRI PESANTREN MUALIMIN SAWAH DANGKA BUKITTINGGI TAHUN 2014 Ashra, Fauzi; Fellina, Mutia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.246

Abstract

Dismenore adalah nyeri menstruasi, dikarakteristikkan sebagai nyeri singkat sebelum awitan atau selama menstruasi (Reeder, 2011). Daun pepaya mengandung enzim papain, alkaloid karpaina, pseudokarpaina, glikosid, karposid, saponin, sakarosa, dekstrosa, levulosa. Alkaloid karpaina mempunyai efek seperti digitalis, kandungan yang ada pada daun pepaya berkhasiat untuk menambah nafsu makan dan peluruh haid (Setiawan, 2004). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi daun pepaya terhadap penurunan tingkat dismenore pada remaja putri pesantren mualimin sawah dangka bukittinggi tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Preexperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X, dan XI yang mengalami dismenore. Sampel berjumlah 14 responden dengan menggunakan tekhnik pengambilan sampel total sampling. Penelitian ini menggunakan tekhnik paired sample t-test. Hasil uji statistik perbandingan tingkat dismenore antara sebelum dan sesudah diberikan terapi daun pepaya yaitu sebesar 1,929, uji statistik paired sample t-test P 0,000 jika dibandingkan dengan nilai α= 0,05 maka P < 0,05. Berdasarkan nilai p value tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi daun pepaya terhadap penurunan dismenore pada Remaja Putri Pesantren Mualimin Sawah Dangka Bukittinggi Tahun 2014, dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Saran peneliti pada responden agar dapat menerapkan pemberian terapi daun pepaya saat mengalami dismenore untuk penurunan tingkat dismenore.
Perbedaan Efektifitas Terapi Warna Merah Dan Senam Otak Terhadap Memori Jangka Pendek Pada Lansia Dengan Dimensia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Di Sicincin Tahun 2015 Kasrin, Rinawati; Putra, Yuhendri; Junios, Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.247

Abstract

Lanjut usia yang berusia diatas 60 tahun berisiko terkena penyakit demensia. Demensia merupakan gangguan intelektual yang menghambat fungsi kerja dan sosial seperti perubahan anatomis, fisiologis, dan biokimia pada tubuh, Kemunduran lain yang terjadi adalah kemampuan-kemampuan kognitif seperti suka lupa, kemunduran orientasi terhadap waktu, ruang, tempat, serta tidak mudah menerima hal atau ide baru. Survei awal yang dilakukan pada 6 responden didaapatkan hasil 5 orang (83,33%), dari 6 lansia mengalami Dimensia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas terapi warna merah dan senam otak terhadap memori jangka pendek pada lansia dengan demensia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih di Sicincin tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasy-eksperimen “Non Equivalent Control Group”. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah sebanyak 110 lansia dan banyak sampel 32 responden di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat dengan observasi eksperimental melalui rata-rata dan analisis bivariat dengan uji independent t-test secara komputerisasi. Hasil uji statistik didapatkan p value =0.056 > (α = 0.05) yang bearti p > α. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pemberian terapi warna merah dan senam otak terhadap memori jangka pendek pada lansia dengan demensia dengan kata lain pemberian terapi warna merah dan senam otak sama-sama efektif terhadap peningkatan memori jangka pendek dan disarankan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi PSTW Sabai Nan Aluih di Sicincin dan menerapkan terapi warna merah dan latihan senam otak sebagai suatu program dalam rencana kegiatan.
Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015 Husna, Elfira; Susanti, Evi; Putra, Yuhendri; Junios, Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.248

Abstract

Insomnia merupakan ketidakmampuan memperoleh secara cukup kualitas dan kuantitas tidur. Berdasarkan data di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang ibu Batusangkar lansia berjumlah 70 orang,saat melakukan wawancara pada 7 orang lansia di Panti Tresna Werdha Kasih Sayag ibu didapatkan 4 0rang yang mengalami gangguan tidur (insomnia).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan pendekatan one group pretest posttest, populasi 70 lansia dan sampel 16 responden teknik purposive sampling, tempat di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar diuji paired T-test Pengolahan data dilakukan dengan bantuan komputerisasi. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rat-rata tingkat insomnia pada lansia sebelum diberikan senam lansia adalah 4,94 dan rata-rata tingkat insomnia pada lansia sesudah diberikan senam lansia adalah 0,94. Secara Statistik didapatkan bahwa tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia dengan p value 0,000. Disimpulkan bahwa ada perbedaan antara tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2015. Selain itu disarankan bagi petugas panti bisa melakukan senam lansia tersebut pada pagi hari atau sore hari selama 30 menit untuk mengurangi insomnia pada lansia.

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Volume 17 Nomor 1 Tahun 2026 (on progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue