Yanti Puspita Sari, Yanti
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK PROPOLIS LEBAH MADU KELULUT (Trigona melina) ASAL KEBUN RAYA UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA (KRUS) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella typhi DAN Klebsiella pneumoniae Anam, Khoirul; Yuliati, Yuliati; Puspita Sari, Yanti; Kurniati, Reni; Manurung, Hetty; Jusmaldi, Jusmaldi; Kusuma, Ratna; Fahmi Aminuddin, Muhammad
Jurnal Keperawatan Wiyata Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jkw.v4i1.1531

Abstract

Latar belakang; Propolis merupakan resin yang dihasilkan oleh lebah madu, setelah lebah mengkonsumsi resin kuncup bunga di sekitar lingkungan hidupnya. Propolis yang dihasilkan oleh lebah menjadi sistem pertahanan lebah dari serangan bakteri. Tujuan; Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Salmonella thypi dan Klebsiella pneumoniae. Metode; Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan. Konsentrasi ekstrak yang diujikan adalah 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6% 7% dan 0,001% ampicilin. Aktivitas antibakteri ditentukan oleh zona hambatan menggunakan metode difusi kertas cakram. Hasil; Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak propolis lebah madu kelulut (Trigona melina) menghasilkan zona hambatan antara 0 – 11,33 mm terhadap bakteri Salmonella typhi dan pada Klebsiella pneumoniae menghasilkan zona hambat antara 0 – 5,60 mm. Kesimpulan; Ekstrak propolis Trigona melina, efektif untuk menghambat pertumbuhan dari bakteri Salmonella typhi dan Klebsiella pneumoniae.
The Effect of Play Therapy on Hospitalization Anxiety Among Pre-School Children (3-6 Years) Hermalinda Herman; Deswita; Puspita Sari, Yanti
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 21 No. 1 (2025): NJK Volume 21, Number 1
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v21i1.212

Abstract

Anxiety and fear due to being hospitalized are still significant problems in nursing services. One of the nursing actions that can minimize stress due to being hospitalized is by playing. This study was aimed to identify the effect of play therapy on hospitalization anxiety among children. The research design was a Quasi-experimental with a sample size of 27 children aged 3-6 years who were hospitalized at public hospital in Padang. The intervention was playing therapy with three different types of games for three days; each game was held for 20-30 minutes. On the first day, the children played constructively using Lego; on the second day, the children were given pictures and colored pencils, and then the children were asked to color. Meanwhile, on the third day, the children played paper folding. During play activities, children were accompanied by parents. The instrument used was a questionnaire about parents' perceptions of the response to anxiety in children aged 1-6 years. The statistical test used is the t-test. The average score of hospitalization anxiety in children aged 3-6 years before the intervention was 32.22, with a standard deviation of 5.68, the lowest score was 18, and the highest was 43. Hospitalization anxiety in children decreased after the intervention, where the average anxiety score was 22.59 with a standard 6.64 deviation, with the lowest score of 51 and the highest score of 41. The results showed that there were significant differences in anxiety scores before and after play therapy. It can be concluded that play therapy can be considered as supportive therapy to overcome hospitalization anxiety in children.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF OLEH IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GULAI BANCAH BUKITTINGGI TAHUN 2009 Puspita Sari, Yanti; Ikka Putri, Nidya
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 2 No 2 (2010)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v2i2.158

Abstract

Sampai saat ini AKI dan AKB masih cukup tinggi di Indonesia, salah satu penyebab terjadinya angka kesakitan dan kematian bayi/balita adalah karena rendahnya cakupan ASI eksklusif. Beberapa faktor diduga mempengaruhi pencapaian ASI eksklusif salah satunya adalah dukungan suami, mencakup dukungan finansial, emosional, informasi dan dukungan penghargaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif oleh ibu menyusui diwilayah kerja puskesmas Gulai Bancah Tahun 2009. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain case control study. Metode pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling jenis sampling kuota. Responden yang diteliti sebanyak 63 orang, dimana pengumpulan data Primer diperoleh langsung dari responden dengan wawancara, menggunakan instrument kuesioner, kemudian diolah secara komputerisasi menggunakan uji chi-square untuk mengetahui nilai OR. Dari hasil analisa data terhadap 62 orang responden diperoleh nilai OR = 1.22 dan CI 95% (1,45-20.22), dengan demikian secara statistik disimpulkan bahwa dukungan suami merupakan faktor resiko pencapaian pemberian ASI Eksklusif oleh Ibu Menyusui. Hasil penelitian tersebut menjelaskan `bahwa dengan semakin baiknya dukungan suami terhadap istri pada proses menyusui maka akan semakin baik pula pencapaian ASI eksklusif dan begitu juga sebaliknya. Penting bagi petugas kesehatan dan pemberi layanan kesehatan untuk meningkatkan promosi kesehatan melalui pemberdayaan laki-laki/suami dalam program ASI ekslusif melalui pemberian dukungan yang maksimal terhadap istri pada saat masa menyusui, baik dari segi finansial, emosional, maupun informasi.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN Puspita Sari, Yanti; Fetrisia, Wiwit
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.238

Abstract

Komunikasi Terapeutik adalah bagian penting dalam suatu layanan kesehatan terutama pada asuhan persalinan normal. Dari hasil survey pendahuluan yang dilakukan pada bulan Februari 2014 di BPM yang dipilih secara acak di Bukittinggi, didapatkan 4 dari 5 ibu bersalin yang mendapat perlakuan komunikasi terapeutik memberikan respon positif dalam menanggapi nyeri persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan intensitas nyeri pada persalinan kala I di BPM B Bukittinggi. Penelitian merupakan penelitian observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada bulan agustus-september 2014 di BPM B dengan sampel sebanyak 30 orang dengan teknik Accidental Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan lebih dari sebagian responden mendapatkan pelayanan komunikasi terapeutik yang baik dari bidan yaitu 60% (18 responden), sebagian responden mengalami nyeri ringan, yaitu 50% (15 responden), dan hasil uji statistik hubungan komunikasi terapeutik dengan intensitas nyeri pada persalinan didapatkan p value = 0,017 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara komunikasi terapeutik dengan intensitas nyeri pada persalinan kala I di BPM B Bukittinggi tahun 2014. Diharapkan pada instansi pelayanan khususnya bidan, agar dapat menerapkan komunikasi terapeutik disetiap melayani kliennya, tidak hanya saat persalinan saja, tetapi semua pelayanan kesehatan yang diselenggarakan.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pada Keluarga Pasien di Ruangan Stroke Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Puspita Sari, Yanti; Sari, Dian
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.239

Abstract

Pasien yang masuk rumah sakit dan keluarganya akan mengalami perasaan cemas. Selain menangani kecemasan pasien, tingkat kecemasan keluarga juga perlu diperhatikan, mengingat besarnya peran keluarga dalam proses penyembuhan pasien. Perawat sering lebih berfokus kepada kecemasan pasien dan kurang memperhatikan kecemasan keluarga pasien.Tujuan penelitian yaitu diketahuinya hubungan penerapan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien diruangan stroke Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2015.Desain penelitian yang digunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi tahun 2015 adalah 295 orang, sampel berjumlah 38 orang yang terpilih dengan teknikaccidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2015. Analisa data diolah dengan komputerisasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien dengan uji chi-square menunjukkan p = 0,014 (p< 0,05). Disarankan kepada perawat agar dapat melakukan penyuluhan tentang dampak kecemasan terhadap pasien dan keluarganya, sehingga dampak kecemasan tidak mengganggu terhadap kondisi pasien yang dirawat di ruangan stroke.
PENGARUH KOMPRES HANGAT AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PASIEN REMATIK (OSTEOARTRITIS) PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN TAHUN 2014 Puspita Sari, Yanti; Rina, Rina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.245

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lanjut usia adalah rematik (osteoartritis). Osteoartritis merupakan kelainan sendi progresif ditandai dengan rasa nyeri yang mengakibatkan penurunan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kompres hangat aromaterapi lavender terhadap penurunan skala nyeri pasien rematik (osteoarthritis) pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode Pre Experiment dengan pendekatan One Group Pretest Postest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel sebesar 16 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan alat ukur skala nyeri Visual Analog Scale (VAS) lalu dicatat dalam lembaran observasi dan dianalisis menggunakan uji T-test dua sampel dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan skala nyeri sebelum pemberian terapi kompres hangat aromaterapi lavender 5,50, sedangkan sesudah pemberian terapi kompres hangat aromaterapi lavender rata-rata skala nyeri menjadi 2,56. Hasil uji T-test dua sampel didapatkan p = 0,000 (p < 0,05), berarti hipotesis penelitian diterima yaitu terdapat perbedaan yang bermakna rata-rata skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi kompres hangat aromaterapi lavender terhadap penurunan skala nyeri pasien rematik (osteoarthritis) pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2014. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh kompres hangat aromaterapi lavender terhadap penurunan skala nyeri pasien rematik (osteoarthritis) pada lansia. Bagi keperawatan hendaknya dapat melakukan pengembangan terapi komplementer dalam upaya mengurangi nyeri rematik (osteoartritis).