cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 27980502     DOI : https://doi.org/10.53697/emak.v7i3
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Emak: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan is a peer-reviewed journal. Ekombis invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management, and accounting, including but not limited to: Economics Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 894 Documents
Peningkatan Perilaku Konsumtif Melalui Financial Literacy Pada Generasi Z di Semarang Salsabila; Heru Sulistyo
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3224

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi efek literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kota Semarang, dengan teknologi keuangan (FinTech) dijadikan sebagai variabel moderasi. Fenomena meningkatnya perilaku konsumtif di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital dijadikan sebagai latar belakang penelitian. Tingkat literasi keuangan yang masih rendah dan intensitas penggunaan FinTech yang tinggi diduga menjadi faktor pendorong perilaku konsumtif berlebihan di kalangan Generasi Z. Pendekatan kuantitatif dengan metode verifikatif diterapkan dalam penelitian ini. Populasi penelitian terdiri atas Generasi Z di Kota Semarang yang telah memiliki penghasilan serta menggunakan layanan FinTech secara aktif. Sebanyak 265 responden diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring, dan data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modelling (PLS-SEM) untuk menilai efek langsung dan efek moderasi antar variabel. Berdasarkan hasil analisis, literasi keuangan ditemukan berefek negatif signifikan terhadap perilaku konsumtif, sedangkan teknologi keuangan berefek positif signifikan terhadap perilaku tersebut. Selain itu, teknologi keuangan terbukti memoderasi hubungan keduanya, di mana penggunaan FinTech secara bijak mampu menekan kecenderungan konsumtif. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan dan edukasi penggunaan FinTech secara bertanggung jawab diperlukan untuk membentuk perilaku keuangan Generasi Z yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Model Peningkatan Brand Loyalty Melalui Brand Image, Brand Awareness, dan Brand Trust (Studi pada Pengguna Produk Wardah di Kota Semarang) Diah Rahmawati; Mulyana
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan brand awareness terhadap brand loyalty dengan brand trust sebagai variabel mediasi pada konsumen kosmetik Wardah di Kota Semarang. Sebanyak 100 responden ditetapkan menggunakan rumus Lemeshow dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM–PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty, sementara brand awareness dan brand trust memiliki pengaruh positif dan signifikan. Selain itu, brand image dan brand awareness berpengaruh positif terhadap brand trust, yang berperan sebagai mediator penting dalam memperkuat loyalitas konsumen terhadap merek. Hasil ini menegaskan bahwa brand trust menjadi faktor sentral dalam menciptakan hubungan jangka panjang antara konsumen dan merek Wardah. Oleh karena itu, perusahaan perlu berfokus pada peningkatan kepercayaan merek melalui konsistensi komunikasi, transparansi, dan peningkatan kualitas produk.
The Effect of Workload and Work Fatigue on Turnover Intention with Job Stress as an Intervening Variable Eka Yulianti; Mulyana
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3227

Abstract

This research investigates how workload and work fatigue influence employees’ turnover intention, with job stress serving as a mediating factor, focusing on the Digital H3i Division of PT Indosat Tbk Semarang. Employing a quantitative approach with an explanatory design, the study involved 100 respondents chosen through a saturated sampling technique due to the limited and accessible population. Data were gathered using questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) through the Partial Least Square approach in SmartPLS 4. The findings reveal that both workload and work fatigue significantly and positively affect job stress, which in turn significantly impacts turnover intention. Additionally, workload and work fatigue also directly and significantly influence employees’ intention to leave. Job stress acts as a key mediator linking workload and fatigue to turnover intention. These results suggest that increasing workload and fatigue elevate stress levels, which subsequently heighten employees’ desire to resign. The study highlights the need for PT Indosat Tbk’s management to ensure workload balance, allow adequate rest periods, and promote a supportive work environment to mitigate stress and reduce turnover. Proper stress management can help the company maintain a stable, motivated, and loyal workforce
Analysis of Organizational Design Effectiveness in Enhancing Hospital Performance and Adaptability: A Systematic Review Ananda Digdoyo; Rinawati Rinawati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i4.3231

Abstract

The complex dynamics of the healthcare environment require hospitals to have an effective organizational design to achieve superior performance and high adaptability. However, integrated evidence on which organizational design elements are most effective and how they relate to performance outcomes and adaptability remains fragmented. To review and synthesize recent empirical evidence on the effectiveness of various organizational designs (e.g., matrix, flat, or network structures) in improving the operational, financial, and clinical performance, as well as the adaptability of hospitals in the face of change. This systematic review will be conducted following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines. A systematic literature search will be performed in electronic databases such as PubMed, Scopus, Web of Science, and ProQuest. Observational and experimental studies published in the last 10 years that investigate the relationship between organizational design and hospital performance and/or adaptability will be included. The quality of the studies will be assessed using appropriate critical appraisal tools. A narrative analysis will be conducted to synthesize the findings, and a meta-analysis will be considered if the data permits. (This section will be completed after the review. Example: "Out of 2,350 identified studies, 35 met the inclusion criteria. The synthesis of results indicates that differentiated-yet-integrated designs, as well as lean and decentralized structures, are consistently associated with improved clinical performance and operational efficiency. Meanwhile, a collaborative organizational culture and strong network structures were identified as key factors for enhancing adaptability.") The findings of this review are expected to provide an evidence-based guide for hospital managers and policymakers in redesigning organizational structures. Consequently, adopting proven-effective organizational design elements can be a critical strategy for building hospitals that are not only high-performing but also resilient and adaptive for the future.
Mengoptimalkan Integrasi dan Kinerja: Tinjauan Sistematis terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tomi Triono
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i2.3234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis dan mengevaluasi praktik Human Resource Management (HRM) inklusif dalam mendukung integrasi penyandang disabilitas (PwD) di tempat kerja. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA. Sebanyak 111 artikel empiris dan konseptual bereputasi yang dipublikasikan antara tahun 2014–2024 dikumpulkan dari basis data Scopus dan Web of Science. Kualitas studi dianalisis menggunakan alat penilaian kritis dari Joanna Briggs Institute (JBI), sedangkan data disintesis melalui analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik HRM yang paling banyak diteliti adalah penyediaan akomodasi yang layak serta proses rekrutmen dan seleksi yang inklusif. Tantangan utama yang masih dominan adalah hambatan sikap, seperti stigma, stereotip, dan rendahnya kesadaran manajerial, yang sering kali lebih signifikan dibandingkan hambatan fisik maupun biaya. Isu krusial yang teridentifikasi adalah fenomena career plateau, yaitu kondisi ketika PwD berhasil direkrut tetapi mengalami stagnasi dalam pengembangan karier. Meskipun demikian, penerapan HRM inklusif terbukti memberikan dampak positif, baik bagi individu seperti peningkatan kepuasan dan komitmen kerja maupun bagi organisasi, termasuk retensi karyawan dan penguatan citra pemberi kerja. Studi ini menyimpulkan bahwa optimalisasi inklusi PwD memerlukan pergeseran strategis dari HRM yang bersifat reaktif dan berbasis kepatuhan menuju pendekatan yang proaktif dan holistik sepanjang siklus kerja karyawan.
Pengaruh Insentif Finansial, Insentif Non Finansial dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Dinas Perikanan Jember Rani Lailiyah; Ira Puspitadewi S; Wenny Murtaliningtyas
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh insentif finansial, insentif non finansial, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Dinas Perikanan Jember. Latar belakang penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi dan kepuasan terhadap sistem insentif antara karyawan ASN dan non ASN. Peningkatan volume pekerjaan akibat program strategis daerah tidak diimbangi dengan penambahan jumlah pegawai, sehingga beban kerja meningkat dan memunculkan kesenjangan motivasi yang dapat menurunkan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 63 karyawan Dinas Perikanan Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif finansial (X1) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (thitung 10,063 > ttabel 2,00100; sig. < 0,05). Insentif non finansial (X2) juga berpengaruh signifikan (thitung 7,032 > ttabel 2,00100; sig. < 0,05), demikian pula motivasi kerja (X3) (thitung 6,886 > ttabel 2,00100; sig. < 0,05). Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut menjelaskan 78% variasi kinerja karyawan, sedangkan 22% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Pengaruh DHRM terhadap Employee Engagement dengan Sustainable HR Pratices sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan di Solo Raya Ummu Arofah; Tri Hastuti; Shania Devi; Fitri Dianitami
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3248

Abstract

Adanya peningkatan Digital Human Resource Management (DHRM) menjadi salah satu aspek yang krusial dalam mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) karena dinilai mampu meningkatkan efisiensi proses, efektivitas dalam pengambilan keputusan, serta meningkatnya pengalaman kerja karyawan. Adanya tuntutan organisasi modern, Digital Human Resouces (DHRM) tidak hanya sebagai alat administratif, tetapi juga menjadi salah satu strategi untuk memperkuat keterlibatan karyawan melalui sistem yang lebih responsif dan terintegrasi. Tujuan penelitian yang dilakukan untuk menyelidiki sejauh mana Digital Human Resource Management (DHRM) memengaruhi keterlibatan karyawan (employee engagement), melalui Sustainable Human Resource Practices (SHRP). Menggunakan Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui penyebaran kuesioner kepada 118 responden. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Digital Human Resource Management (DHRM) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, baik secara langsung maupun melalui mediasi Sustainable Human Resource Pracitces. Studi ini mengindikasikan bahwa praktik manajemen SDM digital yang diterapkan oleh perusahaan mampu meningkatkan keterikatan, motivasi, dan komitmen karyawan. Selain itu, penelitian ini berkontribusi secara teoritis dengan menunjukkan bahwa dalam praktik manajemen SDM digital harus beriringan dengan sifat yang keberlanjutan agar berdampak secara optimal pada pengalaman kerja karyawan. Secara praktis, hasil penelitian dapat diimplementasikan oleh perusahaan untuk terus mengoptimalkan strategi Digital Human Resource Management (DHRM) yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga harus berorientasi dalam hal pengoptimalan budaya kerja yang mendukung kesejahteraan jangka panjang karyawan. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi dalam menambah literatur baru mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan SDM di era transformasi digital.
Strategi Pemasaran Berbasis Literasi Keuangan: Trust In Market Bali Sebagai Mediator Minat Investasi Properti Nyoman Wangsa
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3260

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji peran mediasi Trust in Market Bali (Kepercayaan Pasar) dalam hubungan antara Literasi Keuangan dan Minat Investasi Properti. Adanya celah (gap) antara peningkatan Literasi Keuangan masyarakat yang tidak selalu diikuti oleh peningkatan financial inclusion (partisipasi investasi) yang seimbang menjadi motivasi utama riset. Sektor properti di Bali menunjukkan prospek investasi yang menarik, ditandai dengan kenaikan Indeks Harga Properti Komersial (IHPR). Riset kuantitatif ini melibatkan 100 responden di Provinsi Bali. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil utama menegaskan bahwa Literasi Keuangan dan Trust in Market terbukti secara positif dan signifikan mendorong Minat Investasi Properti. Trust in Market juga memediasi secara positif dan signifikan hubungan antara Literasi Keuangan terhadap Minat Investasi Properti (P-Value 0,017). Temuan ini mengimplikasikan bahwa strategi pemasaran properti harus berfokus pada pembangunan kredibilitas dan transparansi pasar kolektif untuk secara efektif menerjemahkan pengetahuan keuangan menjadi tindakan investasi di Bali.
The Effectiveness of Organizational Design in Improving Performance at the Emergency Department of Luwuk Banggai Regional General Hospital Anggun Puspita; Rinawati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3265

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of organizational design and its impact on the performance of the Emergency Department at Luwuk Banggai Regional General Hospital. A quantitative descriptive-analytic method was used, involving all 75 health and non-health workers in the ED selected through total sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Pearson correlation and simple linear regression tests. The findings indicated that the effectiveness of organizational design and ED performance were both in the high category, with means of 4.12 and 4.18 respectively. The correlation test showed a positive and significant relationship between organizational design effectiveness and ED performance (r = 0.713, p = 0.000). Regression analysis revealed that organizational design contributed 50.8 percent to ED performance (R² = 0.508). In conclusion, effective implementation of organizational design through clear structure, task distribution, communication, and interprofessional coordination leads to higher performance in the emergency department. The study emphasizes the importance of adaptive and collaborative organizational design in enhancing hospital service performance.
Persepsi Pelaku UMKM atas Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Pencatatan Sederhana Mauli Lisa; Isna Ardila
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelaku Usaha Mikro  Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Binjai atas penyusunan laporan keuangan berbasis pencatatan sederhana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran angket kepada 15 pelaku UMKM serta wawancara mendalam kepada beberapa informan kunci. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat pemahaman, praktik pencatatan, dan kebutuhan pendampingan akuntansi para pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM belum melakukan pencatatan keuangan secara formal dan hanya mencatat arus kas harian secara sederhana. Tingkat literasi akuntansi juga masih rendah, terlihat dari minimnya pemahaman terhadap laporan keuangan dan konsep dasar akuntansi. Penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara kesadaran akan pentingnya laporan keuangan dan kemampuan dalam praktik penyusunan laporan. Pembinaan yang terarah dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan asosiasi UMKM untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam menyusun laporan keuangan sederhana sesuai kebutuhan usaha maupun standar yang berlaku.