cover
Contact Name
Rizki Rahmadi Pratama
Contact Email
rizkirahmadi009@gmail.com
Phone
+6282159199721
Journal Mail Official
rizkirahmadi009@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No.2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan
ISSN : -     EISSN : 3063136X     DOI : 10.31602
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan adalah media yang menyebarluaskan, mengembangkan dan menfasilitasi hasil penelitian mengenai Ilmu Farmasi, menjadi wadah bagi para dosen, guru, peneliti, mahasiswa dan para praktisi dalam bidang Ilmu Farmasi dari seluruh Indonesia, dalam melakukan pertukaran informasi tentang hasil-hasil penelitian terbaru yang telah dilakukan. Diterbitkan dibawah pengawasan UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal UNISKA. e-ISSN : 3063-136X dengan Frekuensi terbitan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Articles 47 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP OBAT-OBAT ANTIPSIKOTIK DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM Anwar Fuadi; Nhaya Riskita; Yuli Fitria Sari; Anna Khumaira Sari; Novia Sari Mulyani; Herningtyas Nautika Herningtyas Nautika Lingga
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1 No 2 (2024): Inovasi Terkini Ilmu Pengetahuan Farmasi: Desain Obat Berbasis Komputasi, Tinjaua
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i2.17431

Abstract

Obat antipsikotik merupakan golongan obat yang digunakan dalam terapi gangguan jiwa (psikosis), yang bercirikan ketidakmampuan dalam menilai sesuatu nyata atau tidak. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan perawat terhadap obat-obat antipsikotik di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Penelitian ini menggunakan penelitian non-eksperimental, rancangan penelitian deksriptif. Sampel penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengetahuan yang diamati adalah tentang gambaran pengetahuan perawat terhadap obat-obat antipsikotik di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Kategori tingkat pengetahuan tentang antipsikotik dari 25 responden yang diteliti yaitu kategori baik sebanyak 16 orang (80%), cukup sebanyak 4 orang (16%), dan kurang sebanyak 1 orang (4%).
Karakteristik Fisik dan Potensi Antioksidan Face Mist Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Metode DPPH nur Rahmiati; Yelly Bestari; Putri Indah Sayakti
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1 No 2 (2024): Inovasi Terkini Ilmu Pengetahuan Farmasi: Desain Obat Berbasis Komputasi, Tinjaua
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i2.17481

Abstract

Ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) memiliki kandungan senyawa flavanoid yang berperan sebagai antioksidan dan efektif dalam penangkapan radikal bebas, sehingga dapat digunakan sebagai bahan alami formulasi sediaan Face Mist yang berkhasiat sebagai antioksidan. Sediaan Face Mist memiliki alasan yang menguntungkan dalam penggunaannya seperti perlindungan terhadap radikal bebas, mudah digunakan, menyegarkan kulit, mengurangi tanda penuaan, dan meningkatkan efektivitas skincare lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik sediaan Face Mist ekstrak bunga telang dan aktivitas antioksidannya. Ekstrak etanol bunga telang dibuat menjadi dengan konsentrasi ekstrak 1% dan variasi konsentrasi gliserin 10%, 15%, dan 20%. Uji karakteristik fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, dan waktu kering. Hasil uji organoleptis menunjukkan semua formula memiliki bentuk cair, warna biru keunguan, dan bau aroma mawar. Uji homogenitas menunjukkan hasil homogen untuk semua formula. Uji pH menunjukkan nilai pH untuk F1 (4,0-4,1), F2 (4,5-4,7), dan F3 (4,7-4,8). Uji waktu kering menghasilkan waktu kering untuk F1 (2:32-2:42), F2 (2:03-2:08), dan F3 (1:09-1:19). Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukkan nilai IC50 kuersetin sebesar 3,406 ppm, IC50 ekstrak bunga telang sebesar 89,865 ppm, dan IC50 sediaan face mist F3 sebesar 99,514 ppm yang termasuk dalam kategori kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F3 dipilih sebagai formula paling optimal karena memiliki pH yang mendekati pH fisiologis kulit, waktu kering yang cepat, serta aktivitas antioksidan yang memadai meskipun tidak sekuat kuersetin atau ekstrak bunga telang murni.
Studi Analisis Aktivitas Antidiabetes Dari Tanaman Bahan Alam Pada Tikus Putih Jantan Isna Wati
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 3 No 1 (2026): Eksplorasi Strategi Terapeutik: Dari Potensi Bahan Alam hingga Evaluasi Penggunaa
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v3i1.21923

Abstract

Potensi beberapa tanaman sebagai antihiperglikemik kemudian ditentukan dengan menganalisis semua data yang dikumpulkan dalam jurnal. Temuan analisis menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung kualitas antidiabetik atau antihiperglikemik yang membuatnya cocok sebagai komponen dalam pengobatan tradisional. Banyak tanaman mengandung zat kimia yang disebut flavonoid, tanin, alkaloid, fenolik, triterpenoid, antosianin, andrografolid, dan beta karoten. Senyawa ini dapat digunakan sebagai antidiabetik karena mekanisme kerjanya mirip dengan obat kimia akarbose.
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENGGUNAAN SUPERDISINTEGRAN SINTETIK TERHADAP WAKTU HANCUR DAN PEMBASAHAN PADA FORMULASI ORALLY DISINTEGRATING TABLETS Niken Cahyaning Wulandari
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 3 No 1 (2026): Eksplorasi Strategi Terapeutik: Dari Potensi Bahan Alam hingga Evaluasi Penggunaa
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v3i1.23843

Abstract

Orally Disintegrating Tablets (ODT) merupakan tablet yang dapat hancur dalam mulut dengan waktu kurang dari 60 detik dan tidak membutuhkan air dalam mengonsumsinya. ODT diformulasikan untuk membantu pasien yang terkendala dalam menelan tablet konvensional maupun kapsul, seperti pada pasien pediatri dan geriatri. Salah satu komponen yang mempengaruhi waktu hancur dan waktu pembasahan ODT yaitu superdisintegran. Pada umunya superdisintegran sintetik yang digunakan dalam pembuatan ODT yaitu crospovidone, croscarmellose sodium, dan sodium starch glycolate. Tujuan review artikel ini yaitu menganalisis perbandingan penggunaan jenis dan jumlah superdisintegran crospovidone, croscamellose sodium, dan sodium starch glycolate terhadap waktu hancur dan waktu pembasahan ODT. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka (literature review) dalam sepuluh tahun terakhir (2016–2026) menggunakan beberapa kata kunci sehingga diperoleh 24 artikel. Dari artikel tersebut dilakukan screening sehingga diperoleh 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil kajian literatur dapat diketahui bahwa jenis dan jumlah superdisintegran yang digunakan dalam pembuatan ODT akan mempengaruhi waktu hancur dan waktu pembasahan tablet. Salah satu superdisintegran yang baik dalam pembuatan ODT yaitu crospovidone karena memiliki waktu hancur dan waktu pembasahan yang lebih cepat. Penggunaan crosspovidone dalam kombinasi dengan superdisintegran lain menunjukkan hasil terbaik apabila berada dalam jumlah yang besar dari superdisintegran lain seperti sodium starch glycolate dan croscarmellose sodium. Maka dari itu, pemilihan jenis dan jumlah superdisintegran yang tepat sangat penting dalam formulasi ODT untuk menghasilkan sediaan yang bermutu dan berkualitas.
Virtual Screening Senyawa Daun Sirsak Sebagai Inhibitor Potensial Antikolestrol Melalui Interaksi Dengan Reseptor HMG-CoA Reduktase Putri Syahira
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 3 No 1 (2026): Eksplorasi Strategi Terapeutik: Dari Potensi Bahan Alam hingga Evaluasi Penggunaa
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v3i1.23858

Abstract

Kadar kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang umumnya diobati menggunakan statin seperti simvastatin. Namun, penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa bioaktif daun sirsak (Annona muricata) sebagai kandidat antikolesterol melalui interaksi dengan reseptor HMG-CoA reduktase menggunakan pendekatan in silico. Metode penelitian meliputi molecular docking terhadap sepuluh senyawa bioaktif dengan simvastatin sebagai kontrol, serta prediksi farmakokinetik dan toksisitas menggunakan platform pkCSM. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa xylopine (-6,59 kcal/mol), isoboldine (-6,01 kcal/mol), dan anomurine (-5,62 kcal/mol) memiliki afinitas ikatan yang kompetitif terhadap reseptor HMG-CoA reduktase dan berinteraksi dengan residu asam amino kunci yang serupa dengan simvastatin. Analisis ADMET menunjukkan bahwa seluruh senyawa memenuhi kriteria drug-likeness berdasarkan aturan Lipinski dan memiliki absorpsi usus yang baik. Beberapa senyawa menunjukkan potensi mutagenisitas dan hepatotoksisitas, sedangkan isoboldine menunjukkan profil keamanan yang lebih baik. Secara keseluruhan, xylopine, isoboldine, dan anomurine berpotensi dikembangkan sebagai inhibitor alami HMG-CoA reduktase. Penelitian lanjutan secara in vitro dan in vivo diperlukan untuk memastikan efektivitas serta keamanannya sebagai agen antikolesterol.
UJI AKTIVITAS ANTI DEPRESSANT DAN ANXIOLYTIC PADA EKSTRAK AKAR KUNING (Arcangelisia flava L) DENGAN METODE IN VIVO Noor Khalida
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 3 No 1 (2026): Eksplorasi Strategi Terapeutik: Dari Potensi Bahan Alam hingga Evaluasi Penggunaa
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v3i1.24606

Abstract

Gangguan depresi dan kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada berbagai kelompok usia dan menjadi salah satu isu prioritas kesehatan di Indonesia. Penggunaan obat antidepresan sintetis seperti golongan SSRI dan TCA seringkali menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif pengobatan dari bahan alam. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah akar kuning (Arcangelisia flava L), yang salah satunya mengandung alkaloid berberin, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid yang memiliki aktivitas farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidepresan dan anxiolytic ekstrak etanol 70% akar kuning secara in vivo serta menentukan dosis yang paling efektif. Sebanyak 60 ekor mencit jantan galur Swiss Webster dibagi dalam lima kelompok: kontrol negatif (NaCl 0,9%), kontrol positif (amitriptyline 25 mg/kgBB), serta tiga kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak akar kuning 50 mg/kgBB, 75 mg/kgBB, dan 100 mg/kgBB.Uji aktivitas antidepresan dilakukan menggunakan metode Forced Swimming Test (FST) dan Tail Suspension Test (TST), sedangkan uji aktivitas anxiolytic menggunakan metode Elevated Plus Maze (EPM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% akar kuning memiliki efek antidepresan signifikan pada dosis 100 mg/kgBB dengan nilai p<0,021 pada FST, dan p<0,001 pada TST, sedangkan kelompok kontrol positif memberikan hasil imobilitas terendah. Namun, pengujian dengan metode EPM tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p>0,05), sehingga efek anxiolytic ekstrak tidak terbukti secara statistik.Kata Kunci: Arcangelisia flava L., antidepresan, anxiolytic, Forced Swimming Test (FST), Tail Suspension Test (TST), Elevated Plus Maze (EPM).
POTENSI TUMBUHAN OBAT ANTIMAAG DI DESA WANGUNJAYA, BANTEN: KAJIAN ETNOMEDISIN, SKRINING FITOKIMIA, DAN PROFIL KLT Novia Delita
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 3 No 1 (2026): Eksplorasi Strategi Terapeutik: Dari Potensi Bahan Alam hingga Evaluasi Penggunaa
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v3i1.24712

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan obat tradisional masih menjadi bagian penting dalam praktik kesehatan masyarakat Desa Wangunjaya, Banten khususnya untuk penanganan penyakit maag. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan keanekaragaman spesies tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat antimaag, meliputi bagian tanaman yang digunakan, metode pengolahan tradisional, kandungan metabolit sekunder, serta karakteristik profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur, analisis Use Value (UV), serta karakterisasi fitokimia menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Informan dipilih dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan 10 spesies tumbuhan dari 7 famili sebagai obat antimaag. Spesies dengan nilai Use Value (UV) tertinggi adalah jukut bau (Ageratum conyzoides L.) sebesar 0,64, yang menunjukkan tingkat pemanfaatan paling tinggi oleh masyarakat. Famili Zingiberaceae merupakan famili yang paling banyak digunakan, dengan bagian daun sebagai organ tanaman yang paling sering dimanfaatkan, dan metode  pengolahan yang umumnya adalah perebusan. Skrining fitokimia menunjukkan keberadaan senyawa metabolit sekunder utama berupa alkaloid, flavonoid, fenol, dan saponin. Sementara itu, profil KLT menunjukkan variasi pola senyawa alkaloid dan flavonoid yang berpotensi mendukung aktivitas antimaag pada tumbuhan yang digunakan secara tradisional.