cover
Contact Name
Rizki Rahmadi Pratama
Contact Email
rizkirahmadi009@gmail.com
Phone
+6282159199721
Journal Mail Official
rizkirahmadi009@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No.2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan
ISSN : -     EISSN : 3063136X     DOI : 10.31602
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan adalah media yang menyebarluaskan, mengembangkan dan menfasilitasi hasil penelitian mengenai Ilmu Farmasi, menjadi wadah bagi para dosen, guru, peneliti, mahasiswa dan para praktisi dalam bidang Ilmu Farmasi dari seluruh Indonesia, dalam melakukan pertukaran informasi tentang hasil-hasil penelitian terbaru yang telah dilakukan. Diterbitkan dibawah pengawasan UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal UNISKA. e-ISSN : 3063-136X dengan Frekuensi terbitan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Articles 25 Documents
Kandidat Antikanker Payudara dari Bahan Alam: Studi Molecular Docking Senyawa Daun Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata Linn) terhadap Estrogen Receptor Alpha (ERα) Nasywa Faiha Aqilah; Ibnu Rushyd Al Khaitami; Nasywa Faiha Aqilah
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 2, No 1 (2025): Sinergi Ilmu Farmasi Modern dan Tradisi Islam untuk Kesehatan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v2i1.19584

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di seluruh dunia. Salah satu target terapi adalah Estrogen Receptor Alpha (ERα), yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel kanker payudara. Studi ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa aktif dari daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata Linn) sebagai kandidat antikanker payudara melalui pendekatan in silico menggunakan metode molecular docking. Senyawa aktif seperti quercetin, kaempferol, dan bryophyllin A dievaluasi terhadap ERα (PDB ID: 3ERT). Hasil docking menunjukkan bahwa quercetin memiliki afinitas pengikatan tertinggi dengan nilai binding affinity sebesar -9.2 kcal/mol, dibandingkan ligan kontrol estradiol (-8.5 kcal/mol). Interaksi hidrogen dan hidrofobik teridentifikasi pada residu kunci di situs aktif ERα. Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa dalam K. pinnata memiliki potensi sebagai kandidat terapi kanker payudara, yang layak untuk ditindaklanjuti melalui studi in vitro dan in vivo.
PREDIKSI FARMAKOKINETIK DAN POTENSI AKTIVITAS BIOLOGIS SENYAWA FENOLIK DARI TABAT BORITO (Ficus deltoidea) Faisal Akhmal Muslikh
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 2 (2024): Volume 1 No 2
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i2.16905

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas yang memiliki keragaman ekosistem, spesies dan genetik. Tabat barito (Ficus deltoidea) adalah tumbuhan obat yang secara tradisional digunakan untuk afrodisiak alami terhadap wanita, selain itu tanaman ini memiliki manfaat sebagai antimikroba, antidiabetes, antihipertensi dan antikanker. Penelitian ini mengkaji mengenai prediksi potensi farmakokinetik dan aktivitas biologis senyawa fenolik yang terkandung dalam Ficus deltoidea, meliputi senyawa vanillic acid, quinic acid, dan azelaic acid. Analisis farmakokinetik dilakukan menggunakan webtool SwissADME, sedangkan untuk potensi aktivitas biologis menggunakan Way2Drug. Hasil analisis farmakokinetik menunjukkan bahwa vanillic acid dan azelaic acid memiliki absorbsi gastrointestinal yang baik dan tinggi, sedangkan quinic acid memiliki absorbsi yang rendah. Selain itu, hanya azelaic acid yang mampu menembus sawar darah otak. Prediksi aktivitas biologis menggunakan PASS mengungkapkan bahwa vanillic acid berfungsi sebagai chlordecone reductase inhibitor, dengan potensi menghambat proliferasi sel kanker. Quinic acid berperan sebagai sugar-phosphatase inhibitor, yang penting untuk respon seluler terhadap gangguan metabolik, sementara azelaic acid bertindak sebagai ubiquinol-cytochrome-c reductase inhibitor untuk menghambat pertumbuhan tumor. Hasil ini memperkuat potensi senyawa fenolik Ficus deltoidea dalam aplikasi terapeutik, terutama untuk pengobatan kanker dan gangguan metabolik.
PENGARUH STRUKTUR MOLEKULER TERHADAP AKTIVITAS BIOLOGIS: INSIGHTS DARI KIMIA MEDISINAL Saeful Amin; uswah yuslahul
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 2, No 2 (2025): Inovasi dalam Pengembangan Obat: Pendekatan Nanoformulasi, Struktur Molekuler, d
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v2i2.18832

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara struktur molekuler senyawa obat dan aktivitas biologisnya, dengan fokus pada senyawa-senyawa antikanker. Melalui analisis hubungan struktur-aktivitas (SAR) dan hubungan kuantitatif struktur-aktivitas (QSAR), penelitian ini menunjukkan bahwa parameter fisikokimia seperti lipofilisitas (log P) dan polaritas berpengaruh signifikan terhadap efektivitas terapeutik senyawa yang diuji. Hasil uji in vitro mengungkapkan bahwa perubahan kecil dalam struktur senyawa dapat menyebabkan perbedaan besar dalam aktivitas biologis, menegaskan pentingnya desain senyawa yang cermat dalam pengembangan obat baru. Model QSAR yang dikembangkan menunjukkan akurasi yang baik dan keandalan dalam memprediksi aktivitas biologis senyawa baru, sehingga mendukung penggunaan pendekatan berbasis struktur untuk mempercepat penemuan obat. Hasil penelitian juga menyoroti bahwa senyawa dengan struktur yang lebih kompleks cenderung memiliki aktivitas yang lebih tinggi, yang dapat disebabkan oleh interaksi multi-target dengan berbagai jalur biokimia. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi variasi dalam struktur senyawa dan dampaknya terhadap aktivitas biologis, serta melakukan uji coba lebih lanjut pada model hewan guna mengevaluasi efektivitas dan keamanan. Dengan pendekatan yang sistematis dan penggunaan teknik modern, diharapkan dapat ditemukan senyawa obat yang lebih inovatif dan efektif untuk pengobatan berbagai penyakit.
KAJIAN AKSIOLOGI DAN ONTOLOGI SKRINING GEN HLA-B*13:01: PENDEKATAN BARU UNTUK MENGURANGI ADVERSE DRUG REACTION DAPSON PADA PENDERITA KUSTA DI PAPUA ina ina listiana; Dyah Aryani Perwitasari; Elfride Irawati Sianturi; Akrom Akrom
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 2, No 1 (2025): Sinergi Ilmu Farmasi Modern dan Tradisi Islam untuk Kesehatan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v2i1.18183

Abstract

Kajian ini membahas skrining gen HLA-B*13:01 sebagai pendekatan baru untuk mengurangi reaksi obat yang merugikan akibat penggunaan dapson pada penderita kusta di Papua. Penyakit kusta, yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium leprae, masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Dapson, yang merupakan bagian dari terapi multidrug (MDT), sering kali menyebabkan Dapsone Hypersensitivity Syndrome (DHS) pada individu dengan alel HLA-B*13:01. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode narrative review pada lima literatur di Google Scholar. Penulis membandingkan lima kajian literatur yang berhubungan dengan strategi pencarian PICO dengan kata kunci pencarian “Papuan leprosy AND HLA-B*13:01 AND dapsone hypersensitivity AND Adverse Drug reaction reduce”, diperoleh 10 artikel teratas, kemudian disortir dan dikeluarkan untuk yang ras Malaysia, Thailand dan yang tidak terkait dengan ras Papua, tersisa 5 artikel untuk dilakukan narrative review. Data yang didapatkan dianalisis melalui kajian ringkasan abstrak, hasil penelitian dan metode yang digunakan. Hasil menunjukkan bahwa skrining genetik dapat mengidentifikasi pasien berisiko tinggi terhadap DHS, dengan rasio odds 233,64 pada populasi Papua. Dengan menggunakan pendekatan aksiologi dan ontologi, penelitian ini menyoroti pentingnya nilai etis dalam penerapan farmakogenomik untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi efek samping. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman tentang gen HLA-B*13:01 dapat membantu dalam pengembangan strategi pengobatan yang lebih aman dan efektif bagi pasien kusta di Papua.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BIAYA TERAPI PENYAKIT HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT X Aris Fadillah
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15398

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia masih tinggi dimana penyakit ini termasuk dalam 10 penyakit terbanyak di Indonesia. Penyakit ini mengakibatkan beban ekonomi yang signifikan pada Masyarakat sehingga perlu adanya analisis ekonomi pada biaya medisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor apa saja yang dapat mempengaruhi biaya terapi pada pasien hipertensi. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode statistic untuk mengetahui signifikasi hubungan antara variabel dengan biaya medis pasien hipertensi. Variabel yang diteliti pada penelitian ini meliputi keparahan hipertensi, adanya penyakit penyerta, adanya penyakit penyulit serta kelas perawatan. Pada penelitian ini didapatkan nilai signifikasi pada variabel keparahan hipertensi (0.598), penyakit penyerta (0.857), penyakit penyulit (0.890) dan kelas perawatan (0.471). Semua variabel tidak berbeda secara signifikan. Dapat disimpulkan bahwa keparahan hipertensi, adanya penyakit penyerta, adanya penyakit penyulit serta kelas perawatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap biaya medis pasien.

Page 3 of 3 | Total Record : 25