cover
Contact Name
Hardiansyah Tambunan
Contact Email
hardiansyahtambunan@satyaterrabhinneka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
terra@satyaterrabhinneka.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture and Forestry, Satya Terra Bhinneka University Jl. Sunggal Gg. Bakul Jalan Tengku Amir Hamzah Pekan I, Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20128
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Terra: Journal of Forest Management
ISSN : 3109256X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
It is a forestry science journal that presents articles on research results covering the fields of biological resource conservation issues, sustainable biological resource management, Forestry Social and Political, policies in conservation, Forest Ecotourism, Forest Ecology, Forest Economy and Business, Forest Products, Sustainable Environment. Every manuscript submitted to the Sustainable Forest Journal will be reviewed by a reviewer in accordance with their field. The Journal of Sustainable Forests published by the Faculty of Agriculture and Forestry is published every 6 months.
Articles 12 Documents
Pengaruh Lama Pembakaran terhadap Pematahan Dormansi Benih Jabon Putih (Anthocephalus cadamba (Roxb.) Miq.) Rizky Wahyudi; Dayun Ifanda; Ulil Amri Daulay; Sundari Marsudi; Muhammad Yusuf Ibrahim; Budi Utomo
TERRA: Journal of Forest Management Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq, juga dikenal sebagai jabon putih, adalah tanaman yang tumbuh cepat. Jabon putih banyak dibudidayakan oleh masyarakat karena memiliki manfaat sebagai penghasil pulp, bahan baku perkakas, kayu lapis, dan papan partikel. Budidaya jabon secara seksual memiliki kendala di mana biji sulit berkecambah karena dormansi. Membran keras yang dimiliki biji jabon menjadi penghalang perkecambahan yang terjadi sehingga diperlukan perlakuan untuk melunakkan membran pada biji, yaitu dengan pembakaran. Penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan efektivitas perlakuan dalam memecah dormansi biji jabon putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RUPS) dengan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pembakaran selama 5 menit, 10 menit, 15 menit, 20 menit dan kontrol tanpa pembakaran. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah biji berkecambah tertinggi diperoleh pada perlakuan pembakaran 10 menit, yaitu 9,33 biji. Perkecambahan tidak menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan durasi pembakaran. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam kecepatan pertumbuhan dengan hasil terbaik pada pembakaran 10 menit sebesar 1,34%/etmal, nilai perkecambahan terbesar pada pembakaran 10 menit sebesar 0,28%/hari, dan waktu rata-rata tercepat pada pembakaran 10 menit yaitu 8,16 hari. Tinggi kecambah hari ke-7 tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dengan pertumbuhan tertinggi 3,30 cm pada perlakuan pembakaran 15 menit dan hari ke-14 menunjukkan hasil yang sangat berbeda dengan pertumbuhan tertinggi pada perlakuan pembakaran 10 menit sebesar 13,24 cm.
Pola Agroforestri MPTS (Multi Purpose Tree Species) dan Kontribusinya terhadap Ekonomi Petani di Desa Pertampilen pancur batu Farhan Reza Pahlevi; Rini Nurnaningsih; Ismi Rahmayaninuzaima br Tarigan; Winny Haruma Ningsih; Sahat Raja Marigo Girsang
TERRA: Journal of Forest Management Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agroforestri berbasis Multi Purpose Tree Species (MPTS) merupakan sistem pengelolaan lahan berkelanjutan yang mengintegrasikan tanaman berkayu multifungsi dengan tanaman pertanian untuk meningkatkan manfaat ekologis dan ekonomi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola agroforestri MPTS serta menganalisis kontribusinya terhadap perekonomian petani di Desa Pertampilen, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan petani, dan pengumpulan data usaha tani. Analisis dilakukan untuk mengkaji struktur dan pola tanam agroforestri, komposisi jenis MPTS, serta kontribusi ekonominya terhadap pendapatan rumah tangga petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agroforestri yang berkembang di Desa Pertampilen didominasi oleh pola agrisilvikultur tradisional dengan pola ruang acak dan fungsi utama sebagai sistem produksi. Jenis MPTS yang umum ditemukan meliputi durian, duku, manggis, kelapa, aren, dan karet, yang dikombinasikan dengan tanaman semusim seperti jagung, ubi, dan pisang. Agroforestri MPTS memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan petani, baik sebagai sumber penghasilan utama maupun tambahan, serta berperan sebagai cadangan ekonomi jangka menengah dan panjang. Keberagaman jenis tanaman dalam satu lahan meningkatkan stabilitas pendapatan dan mengurangi risiko kegagalan panen. Penelitian ini menegaskan bahwa agroforestri berbasis MPTS merupakan strategi pengelolaan lahan yang berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan petani dan pembangunan pertanian lokal.

Page 2 of 2 | Total Record : 12