cover
Contact Name
Jumadi
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6281578146104
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucanggading, Jln. Watunganten 1 No 1-6, Kelurahan Batursari, Mranggen , Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah, 59567
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
ISSN : 28090802     EISSN : 28090799     DOI : 10.51903
Core Subject : Engineering,
Jurnal Imliah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi riset dan pengembangan terkini dalam bidang teknologi. Ruang lingkup Jurnal Juritek meliputi bidang Informatika, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Sistem Informasi dan Teknik Industri. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan/atau editor. Jurnal Juritek diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen terbit 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November
Articles 255 Documents
Analisis Perbandingan Output Daya Panel Surya Monokristalin dengan dan tanpa Reflektor Cermin
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4332

Abstract

This research aims to analyze the comparison of the power output of monocrystalline solar panels with and without the use of mirror reflectors. The utilization of solar energy continues to grow, but the efficiency of solar panels highly depends on light intensity. The use of mirror reflectors is proposed as a method to increase the irradiation received by the panels. A quantitative experimental method was used, involving two identical configurations of monocrystalline solar panels: one without a reflector (control) and one with a mirror reflector. Voltage, current, temperature, and power data were collected every minute from 08:00 to 14:00 WIB using a microcontroller-based data acquisition system. The average results show an increase in the output power of the panel with a reflector (1.75W) compared to without a reflector (1.58W), although the temperature of the panel with a reflector is slightly higher. Analysis of variance (ANOVA) shows that the F-value (15206.12) far exceeds the F-table (2.012305) with a p-value approaching zero (0). These results statistically prove the existence of a significant difference in power output between the two configurations. Thus, it can be concluded that the use of mirror reflectors substantially increases the power output of monocrystalline solar panels, making it an effective strategy for optimizing the performance of photovoltaic systems.
Optimalisasi PLTS Atap On-Grid di Indonesia: Standarisasi Inverter, Kinerja Ekonomi,dan Monitoring Berbasis IoT
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4374

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap jenis on-grid di Indonesia, dengan titik perhatian pada aspek standarisasi inverter, kelayakan ekonomi, serta sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Melalui pendekatan studi literatur kualitatif terhadap lima jurnal ilmiah, analisis dilakukan terhadap kesesuaian teknis, prospek finansial, dan efisiensi pemantauan secara real-time. Temuan menunjukkan bahwa implementasi PLTS on-grid mampu menurunkan ketergantungan pada jaringan listrik sebesar 20 kWh per bulan pada sektor perumahan, serta memberikan efisiensi biaya hingga 22,1% pada sektor lembaga keuangan, dengan estimasi waktu pengembalian investasi selama 8 tahun. Penggunaan inverter yang sesuai dengan standar nasional (SNI) dan internasional—dengan efisiensi lebih dari 95% dan total harmonic distortion (THD) di bawah 3%—menjamin stabilitas dan keandalan sistem. Selain itu, integrasi sistem monitoring IoT yang terhubung dengan Telegram menunjukkan akurasi tinggi dengan tingkat kesalahan kurang dari 0,15%. Sistem ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dioksida, mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) ke-7. Adapun rekomendasi yang diajukan meliputi penyempurnaan kebijakan ekspor energi listrik serta penguatan sistem penyimpanan data IoT. Kajian ini memberikan kontribusi penting bagi policy makers dan pemangku kepentingan dalam mendorong transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.
Analisa Pengujian Partial Discharge Terhadap Kelayakan Kabel SKTM 20 KV Pada PT PLN (Persero) UP3 Cikokol
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4392

Abstract

Penyaluran tenaga listrik jaringan tegangan menengah melalui saluran kabel tanah merupakan konstruksi penyaluran tenaga listrik yang aman dan handal. Namun saat terjadi gangguan, maka akan sulit untuk mengetahui dan mendeteksi lokasi titik gangguan. Dengan dilakukannya assessment kabel yaitu pengujian partial discharge secara off-line maka akan memudahkan untuk mengetahui kondisi kabel yang berada di dalam tanah sehingga nantinya dapat diketahui apakah kabel tersebut layak atau tidak untuk dioperasikan. Pengujian ini dilakukan pada segmen JTU 3- KC 318, penyulang pipi dimana langkah ini merupakan tindakan preventif untuk meningkatkan kehandalan penyaluran tenaga listrik dan mengurangi jumlah gangguan pada jaringan. Peluahan sebagaian (partial discharge) jika dibiarkan secara terus menerus akan membahayakan kesehatan kabel yang nantinya akan berpengaruh terhadap nilai isolasi dan besarnya sehingga dapat menyebabkan breakdown. Partial Discharge muncul karena adanya kerusakan pada insulasi kabel. Partial Discharge merupakan peluahan listrik secara sebagaian dari isolasi diantara konduktor baik yang terjadi di permukaan atau isolasi kabel. Hasil pengujian partial discharge JTU 3 – KC 318 diperoleh PDIV < Uo, PDEV > Uo dan besar muatan (Y) >1000 pC maka berdasarkan health index PT. PLN (Persero) matriks pejumlahan sumbu X dan sumbu Y yaitu X + Y = 2+3 = 5. Status kabel adalah buruk dengan poin 5 serta estimasi untuk pengujian ulang kembali adalah 6 bulan. Diharapkan dengan dilakukannya pengujian ini dapat mengurangi jumlah gangguan pada kabel SKTM dan menjadi langkah tindakan preventif yang baik untuk mencegah kondisi event breakdown.
Analisis Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Loss-es pada Mesin KBA 2 Straight 105 di PT XYZ
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja mesin cetak KBA 2 Straight 105 di PT XYZ dengan pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) serta mengidentifikasi penyebab utama penurunan produktivitas melalui analisis Six Big Losses. Berdasarkan hasil analisis, nilai rata-rata OEE tercatat sebesar 70,58%, yang masih berada di bawah standar internasional sebesar 85%. Rendahnya efisiensi terutama dipengaruhi oleh Performance Rate yang hanya mencapai 85,33%. Dari kajian Six Big Losses, ditemukan bahwa kerugian terbesar berasal dari idling and minor stoppages (33,35%) dan reduced speed losses (12,30%). Faktor penyebabnya meliputi absensi operator, keterlambatan pasokan material, kondisi mesin yang menua, serta tidak konsistennya prosedur set up mesin. Menggunakan Fishbone Diagram, penelitian ini menyarankan beberapa strategi perbaikan, seperti peningkatan pelatihan operator, implementasi manajemen stok secara real-time, serta penerapan program preventive maintenance yang lebih disiplin. Diharapkan, penerapan rekomendasi ini dapat meningkatkan nilai OEE, menurunkan waktu henti mesin (downtime), dan mendorong peningkatan produktivitas secara berkelanjutan.
Efisiensi Stok dan Produksi Risograph melalui Metode EOQ
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4436

Abstract

Percetakan risograph merupakan salah satu metode produksi cetak yang banyak digunakan oleh pelaku industri kreatif karena keunikannya dalam menghasilkan cetakan dengan karakteristik warna dan tekstur khas. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan persediaan bahan baku seperti tinta, master, dan kertas masih dilakukan secara konvensional tanpa perhitungan ekonomis yang tepat, sehingga berisiko menimbulkan pemborosan biaya dan kekurangan stok. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ) sebagai solusi dalam mengoptimalkan jumlah pemesanan bahan baku guna menekan total biaya persediaan dan meningkatkan efisiensi proses produksi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data historis penggunaan bahan baku, frekuensi pemesanan, dan biaya penyimpanan pada unit produksi risograph di Further Reading Press. Hasil perhitungan EOQ menunjukkan bahwa jumlah pemesanan optimal yang dihasilkan lebih efisien dibandingkan pola pemesanan sebelumnya, dengan potensi penghematan biaya yang signifikan pada komponen biaya pemesanan dan penyimpanan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode EOQ dapat diterapkan secara praktis dalam sistem produksi risograph untuk menciptakan perencanaan dan pengendalian inventaris yang lebih terstruktur dan hemat biaya. Kesimpulannya, penerapan metode EOQ tidak hanya dapat mengurangi total biaya persediaan, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan baku secara tepat waktu, sehingga mendukung kelancaran operasional produksi risograph secara keseluruhan.
Pengembangan Sistem Kerja Berbasis Kaizen Untuk Mencegah Kecelakaan Kerja Berulang Pada Mesin Spot Welding di Perusahaan Manufaktur Indonesia
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4469

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri manufaktur, khususnya pada proses yang melibatkan mesin berisiko tinggi seperti spot welding. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penyebab kecelakaan kerja yang terjadi pada mesin spot welding di salah satu perusahaan manufaktur, serta merancang sistem kerja yang lebih aman dengan pendekatan Kaizen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, studi dokumen, dan wawancara. Analisis risiko dilakukan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control), dan akar masalah diidentifikasi menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja terjadi akibat ketidakpatuhan operator terhadap prosedur kerja, tidak adanya sistem pengaman otomatis, serta lemahnya pengawasan. Sebagai solusi, dirancang perbaikan sistem kerja dengan menerapkan double-hand operation system untuk mencegah tangan operator berada di area berbahaya saat mesin beroperasi. Modifikasi ini dinilai efektif karena merupakan bentuk poka-yoke yang sederhana namun mampu menghilangkan risiko secara teknis. Penerapan sistem kerja berbasis Kaizen terbukti dapat meningkatkan keselamatan kerja secara signifikan dan mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang.
Pemanfaatan Limbah Sayuran Kubis Mengunakan Starter Kotoran Sapi, Kambing dan Kuda Menjadi Biogas Dengan Penambahan EM4
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4501

Abstract

Peningkatan konsumsi energi nasional akibat pertumbuhan penduduk mendorong urgensi pengembangan energi alternatif, salah satunya biogas.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas tiga jenis starter kotoran ternak (sapi, kambing, dan kuda) yang dicampur dengan bahan utama sayuran kubis serta penambahan EM4 dalam produksi biogas. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan masa fermentasi 30 hari. Parameter yang dianalisis meliputi nilai pH, rasio C/N, CH₄, CO, O₂, dan H₂S dan volume biogas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran limbah kubis dan kotoran kambing memiliki rasio C/N ideal (21,294), nilai pH netral (7), serta volume gas dan kandungan metana yang lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Produksi gas metana terpantau selama 30 hari, dengan awal deteksi terjadi pada hari ke-20 hingga ke-25, terutama pada perlakuan starter kotoran kambing, Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan jenis starter kotoran ternak memengaruhi keberhasilan fermentasi biogas, bahwa kotoran kambing merupakan bahan paling potensial untuk produksi biogas berbasis limbah sayuran. Penelitian ini berkontribusi dalam pemanfaatan limbah organik sebagai sumber energi terbarukan yang berkelanjutan
Pengaruh Konsentrasi Larutan Elektrolit dan Tegangan Arus Listrik terhadap Proses Electrorefining Tembaga
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4510

Abstract

Proses electrorefining merupakan metode penting dalam pemurnian tembaga untuk menghasilkan logam berkualitas tinggi (>99,99%). Keberhasilan proses ini sangat dipengaruhi oleh parameter operasional, terutama konsentrasi larutan elektrolit dan tegangan arus listrik. Seiring meningkatnya kebutuhan tembaga di berbagai industri, optimalisasi proses electrorefining menjadi semakin diperlukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi larutan elektrolit dan tegangan arus terhadap efisiensi dan kualitas hasil pemurnian tembaga. Eksperimen dilakukan menggunakan sel elektrolisis dengan elektroda plat tahan karat, memvariasikan konsentrasi dan tegangan secara sistematis. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi larutan dan pengaturan tegangan yang tepat dapat meningkatkan laju deposisi serta kemurnian tembaga. Namun, konsentrasi atau tegangan yang berlebihan justru menurunkan efisiensi proses. Pemahaman terhadap pengaruh kedua parameter ini diharapkan dapat mendukung pengembangan proses pemurnian tembaga yang lebih efisien, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan industri.
PENILAIAN KUALITAS HASIL PRODUKSI PLAT DENGAN METODE OEE PADA PT ABC
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4512

Abstract

Penilaian kualitas menjadi salah satu tolak ukur penting dalam menilai mutu pada suatu perusahaan, karena berdampak langsung pada peningkatan penjualan dan pendapatan yang mendukung pertumbuhan bisnis. Dalam penelitian ini, digunakan data hasil observasi langsung dari PT ABC, sebuah perusahaan percetakan offset yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat. Fokus penelitian tertuju pada penilaian kualitas produksi plat pada mesin pre-press Kodak Trendsetter 800 CTP dan mesin Processor dengan pendekatan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kualitas produksi plat pada mesin mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh jumlah plat cetak yang diproduksi serta persentase produk cacat. Lebih lanjut, melalui pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE), teridentifikasi bahwa penurunan kualitas produksi disebabkan oleh perbandingan produksi plat dan tingginya tingkat kerusakan plat cetak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, disarankan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas cairan kimia konduktor, penyetelan mesin yang digunakan, serta optimalisasi waktu dalam proses pembuatan plat. Langkah-langkah perbaikan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi plat pada mesin dan mendukung peningkatan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.
Value Stream Maintenance Mapping (VSMM) and Root Cause Analysis (RCA) in Enhancing Machine Reliability in the Bottled Water Industry
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4534

Abstract

Keandalan mesin merupakan faktor krusial dalam industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) untuk menjaga efisiensi dan kontinuitas produksi. Penelitian ini berfokus pada mesin blow moulding di PT. X Banyuwangi, yang mengalami downtime tinggi akibat pemeliharaan yang kurang efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi sumber pemborosan dan meningkatkan keandalan mesin melalui penerapan Value Stream Maintenance Mapping (VSMM) dan Root Cause Analysis (RCA). Metode penelitian meliputi observasi langsung, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen downtime serta data produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lean maintenance mampu mengurangi Mean Maintenance Lead Time (MMLT) secara signifikan: pemeliharaan piston dari 211 menjadi 115 menit (reduksi 45%), dan motor dari 131 menjadi 80 menit (reduksi 39%). Identifikasi pemborosan berdasarkan konsep seven waste mengungkap inefisiensi dalam transportasi, waktu tunggu, kesalahan proses, dan persediaan berlebih. Implementasi rekomendasi perbaikan berdasarkan RCA berhasil menurunkan frekuensi gangguan pada part kritis serta meningkatkan realisasi produksi mendekati target bulanan. Sintesis dari temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi VSMM dan RCA efektif dalam meningkatkan efisiensi sistem pemeliharaan dan produktivitas operasional. Kesimpulannya, pendekatan lean maintenance yang diterapkan dapat meningkatkan keandalan mesin dan daya saing perusahaan, serta berpotensi diadaptasi pada industri manufaktur lainnya untuk mendukung keberlanjutan operasional.