cover
Contact Name
Jumadi
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6281578146104
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucanggading, Jln. Watunganten 1 No 1-6, Kelurahan Batursari, Mranggen , Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah, 59567
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
ISSN : 28090802     EISSN : 28090799     DOI : 10.51903
Core Subject : Engineering,
Jurnal Imliah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi riset dan pengembangan terkini dalam bidang teknologi. Ruang lingkup Jurnal Juritek meliputi bidang Informatika, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Sistem Informasi dan Teknik Industri. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan/atau editor. Jurnal Juritek diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen terbit 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November
Articles 304 Documents
Perancangan Alat Pemberi Pakan Ikan Gurami Otomatis Serta Pemantauan Suhu Dan Kadar Ph Air Berbasis Internet Of Things Ismail An Nuruddhuha; Yuliarman Saragih; Lela Nurpulaela
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6812

Abstract

Pada tahun 2023, tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia mencapai 91,94%, menunjukkan besarnya potensi usaha budidaya ikan di dalam negeri. Ikan air tawar menjadi pilihan yang menarik karena perawatannya mudah dan modal yang dibutuhkan relatif lebih rendah dibandingkan dengan ikan air asin. Ikan gurami, khususnya, sangat digemari masyarakat karena manfaat kesehatannya. Di samping itu, harga jualnya cenderung lebih tinggi dan stabil di pasaran. Meskipun budidayanya tergolong mudah, perlakuan dasar seperti pemberian pakan secara rutin dan pengawasan kualitas air tetap diperlukan demi hasil yang maksimal. Tantangan yang sering dihadapi pembudidaya adalah ketidakpastian waktu untuk melakukan pemberian pakan dan pengecekan air secara manual, yang dapat menurunkan hasil panen hingga mengurangi keuntungan. Untuk mengatasi hal tersebut, dirancanglah alat pemberi pakan otomatis berbasis Internet of Things yang juga mampu memantau suhu dan pH air kolam. Dengan alat ini, pembudidaya dapat memberi pakan secara otomatis sesuai jadwal atau secara manual melalui smartphone, serta memantau kondisi air secara real-time. Alat ini memiliki tingkat akurasi sebesar ...% dengan tingkat kesalahan ...%.
Pengaruh Penambahan Katalis Zeolit Pada Proses Pirolisis Bubble Wrap Terhadap Densitas Dan Hasil Minyak Zidane Alisyah Arief; Mokh. Hairul Bahri; Asroful Abidin
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6835

Abstract

Limbah plastik bubble wrap berbahan Low-Density Polyethylene (LDPE) merupakan limbah yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan. Pirolisis menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengonversi limbah plastik menjadi bahan bakar cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan katalis zeolit alam (clinoptilolite) terhadap densitas minyak hasil pirolisis limbah bubble wrap. Proses pirolisis dilakukan pada temperatur 350–400 °C dengan variasi katalis sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15%. Produk cair yang dihasilkan kemudian diuji densitasnya menggunakan metode piknometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan katalis zeolit berpengaruh terhadap nilai densitas minyak pirolisis. Densitas tertinggi diperoleh pada penggunaan katalis 5% sebesar 0,9241 g/ml. Pada variasi katalis 10% densitas menurun, sedangkan pada katalis 15% densitas kembali meningkat. Hasil ini menunjukkan bahwa konsentrasi katalis tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan densitas minyak. Secara keseluruhan, katalis zeolit 5% merupakan kondisi optimal dalam penelitian ini.
Analisis Quality Of Service Pada Esp-Now Dan Mqtt Pada Sistem Monitoring Dan Data Logger Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Skala Mikro Di Lentera Bumi Nusantara Ragil Alifi Zakaria; Asep Andang; Firmansyah Maulana Sugiartana Nursuwars
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6839

Abstract

Penelitian ini menganalisis Quality of Service (QoS) pada sistem monitoring dan data logger Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) skala mikro di Lentera Bumi Nusantara yang mengintegrasikan protokol komunikasi ESP-NOW dan MQTT berbasis ESP32. Sistem terdiri atas 2 node transmitter yang mengirimkan data kecepatan angin serta data tegangan dan arus menuju node receiver. Komunikasi lokal antar perangkat menggunakan ESP-NOW, sedangkan pengiriman data ke dashboard sistem monitoring dan data logger dilakukan melalui protokol MQTT dengan broker cloud HiveMQ. Parameter QoS yang dianalisis meliputi latency, jitter, dan packet loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol ESP-NOW memiliki performa sangat baik dengan rata-rata latency sebesar 2,31 ms pada transmitter kecepatan angin dan 2,35 ms pada transmitter tegangan & arus, rata-rata jitter pada transmitter kecepatan angin 1,3 ms dan 1,5 ms pada transmitter tegangan & arus, serta packet loss transmitter kecepatan angin 0,2% dan packet loss transmitter tegangan dan arus 0%. Sementara itu, protokol MQTT menunjukkan rata-rata latency sebesar 223,1 ms, jitter sebesar 73,2 ms, dan packet loss rata-rata 0,5%. Meskipun MQTT memiliki latency dan jitter lebih tinggi dibanding ESP-NOW, kinerjanya masih berada dalam batas yang dapat diterima untuk sistem monitoring real-time dengan interval akuisisi 1 detik. Hasil ini menunjukkan sistem monitoring mampu menampilkan data real-time interval akuisisi data 1 detik sebab latency dan jitter masih di bawah 1 detik, sedangkan masih terdapat potensi kehilangan data di bawah 1% dalam kebutuhan perekaman data.
Analisis Pengaruh Variasi Arus Pengelasan Dan Pola Gerakan Elektroda Terhadap Kekuatan Tarik Sambungan Las SMAW Pada Baja ST-37 Muhammad Nabiil Hadiyyatullah; Nely Ana Mufarida; Kosjoko Kosjoko
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan (80 A, 100 A, dan 120 A) dan variasi pola gerakan elektroda (lurus, zig-zag, dan setengah lingkaran) terhadap kekuatan tarik dan struktur mikro sambungan las SMAW pada baja ST-37 menggunakan elektroda E6013 dengan konfigurasi single V-groove butt joint (60°). Pengujian dilakukan melalui uji tarik dan uji mikrostruktur pada daerah HAZ dari 9 kombinasi parameter. Hasil uji tarik menunjukkan kombinasi pola zig-zag dengan arus 80 A menghasilkan kekuatan tarik tertinggi 29 MPa (regangan 120%), sementara pola lurus 80 A memberikan nilai terendah 24,8 MPa (30%). Seluruh spesimen memiliki struktur ferit-perlit dengan ferit dominan (81–95%) dan komposisi ferit terbaik (95%) pada pola lurus 100 A dan setengah lingkaran 80 A. Kombinasi optimum diperoleh pada pola zig-zag arus 80 A.
Komposit Berbasis Serat Serabut Kelapa Dan Serbuk Kayu Jati Dengan Resin Polyester Sebagai Bahan Alternatif Dasboard Mobil Reza Fahlevi; Nely Ana Mufarida; Kosjoko Kosjoko
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.7027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mekanik komposit berbasis resin poliester dengan penguat serat kelapa dan serbuk kayu jati sebagai bahan alternatif dashboard mobil. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik dan uji kekerasan untuk mengevaluasi kemampuan material dalam menahan beban tarik serta ketahanan permukaan terhadap deformasi. Pembuatan spesimen komposit dilakukan dengan metode hand lay-up dengan variasi fraksi volume serat kelapa dan serbuk kayu jati, sedangkan resin poliester berfungsi sebagai matriks. Uji tarik dilakukan mengacu pada standar ASTM D3039 untuk memperoleh nilai kuat tarik, regangan, dan modulus elastisitas, sedangkan uji kekerasan digunakan untuk mengetahui tingkat kekerasan permukaan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi fraksi volume penguat berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik komposit. Komposisi tertentu menghasilkan nilai kuat tarik dan kekerasan yang memenuhi karakteristik material dashboard mobil, seperti kekuatan yang memadai, bobot ringan, dan ketahanan permukaan yang baik. Dengan demikian, komposit serat kelapa dan serbuk kayu jati berpotensi digunakan sebagai bahan alternatif dashboard mobil yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Strategi Manajemen Energi PV dan Baterai Pada Mikrogrid Dengan Kendali Zelio Logic: Strategi Manajemen Energi PV dan Baterai Pada Mikrogrid Dengan Kendali Zelio Logic Kusmantoro, Adhi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.7089

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat serta ketergantungan terhadap sumber energi konvensional mendorong perlunya pemanfaatan energi terbarukan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Solusi yang dapat diterapkan dengan sistem mikrogrid berbasis Photovoltaic (PV) dan baterai. Namun perubahan iradiasi matahari memerlukan strategi manajemen energi yang tepat agar suplai daya stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatur aliran daya PV dan baterai secara otomatis, dengan kapasitas PV 5 kWp dan baterai 3000 Ah, serta beban sebesar 2000 W. Metode penelitian dilakukan dengan perancangan sistem mikrogrid, dan penyusunan algoritma kontrol manajemen energi. Strategi kendali yang diterapkan memakai prioritas sumber daya utama PV, baterai sebagai cadangan kedua, dan PLN sebagai sumber cadangan lainnya. Pengaturan dilakukan berdasarkan nilai State of Charge (SOC) baterai, dengan batas maksimum 95% dan batas minimum 20%. Ketika daya PV melebihi kebutuhan beban, energi digunakan untuk menyuplai beban dan mengisi baterai. Sebaliknya, saat daya PV lebih rendah dari beban, baterai akan digunakan hingga mencapai batas minimum SOC, kemudian sistem akan beralih secara otomatis ke PLN. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kendali zelio logic mampu melakukan pengaturan aliran daya secara otomatis pada berbagai kondisi operasi seperti intensitas PV tinggi, intensitas PV rendah, beban puncak, kondisi baterai penuh, kondisi baterai minimum, serta perpindahan otomatis ke PLN. Sistem juga mampu melindungi baterai dari kondisi overcharge dan overdischarge melalui pengaturan batas SOC. Efisiensi diperoleh nilai sebesar 85,7% atau sekitar 86%, yang menunjukkan bahwa energi dari PV dapat dimanfaatkan secara optimal dan penggunaan PLN dapat diminimalkan.
Optimasi Mesin Pencacah Plastik Tipe Shredder untuk Meningkatkan Kinerja Transmisi dan Keseragaman Hasil Cacahan Abdul Tahir; Sirama Sirama
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7486

Abstract

Pencacahan plastik merupakan tahap awal penting dalam rantai daur ulang karena menentukan kemudahan transportasi, pencucian, pemilahan, dan proses lanjutan. Penelitian ini menyajikan perancangan dan evaluasi kinerja mesin pencacah plastik tipe shredder melalui optimasi sistem transmisi dan konfigurasi blade. Metode penelitian meliputi observasi kelemahan mesin awal, studi literatur, seleksi komponen, manufaktur, perakitan, serta uji fungsi pada botol PET dan kaleng tipis. Rancangan menggunakan motor listrik 1 HP 1400 rpm, pulley-belt, gearbox reducer rasio 1:40, kopling flange, roda gigi penghubung poros, dan 24 rotary cutter berdimensi 115 x 115 x 12 mm dengan enam mata potong. Putaran keluaran teoritis poros blade adalah 35 rpm. Hasil analisis menunjukkan massa total blade sekitar 32,432 kg, gaya berat 318 N, dan reaksi tumpuan poros masing-masing 159 N. Pengujian menunjukkan kapasitas 600-800 g/menit dan kemampuan mencacah botol PET sampai 2 mm serta kaleng 0,5 mm, meskipun ukuran cacahan belum seragam. Dibandingkan studi terdahulu, kinerja prototipe berada pada rentang yang relevan untuk mesin skala kecil, tetapi konsistensi hasil cacahan masih dipengaruhi geometri, celah, ketajaman, dan keausan blade. Penelitian ini menegaskan bahwa optimasi transmisi harus diikuti pengendalian konfigurasi blade agar mesin pencacah plastik lebih andal untuk aplikasi pengelolaan limbah lokal.
Pengaruh Jenis Katalis Heterogen Terhadap Nilai Kalor Dari Minyak Jelantah Melalui Proses Transesterifikasi Gusti Zakariya Gofururrohim; Asroful Abidin; Mokh. Hairul Bahri
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.6373

Abstract

Pelmanfaatan elnelrgi telrbarukan melnjadi selmakin pelnting seliring delngan melnipisnya cadangan bahan bakar fosil dan melningkatnya dampak pelncelmaran lingkungan. Biodielsell melrupakan salah satu sumbelr elnelrgi altelrnatif yang potelnsial karelna dapat dipelrolelh dari minyak nabati maupun limbah minyak, belrsifat ramah lingkungan, selrta belrkellanjutan. Pelnellitian ini belrtujuan untuk melngkaji pelngaruh pelnggunaan katalis heltelrogeln belrbasis biomassa telrhadap nilai kalor biodielsell yang diproduksi dari minyak jellantah mellalui relaksi transelstelrifikasi. Katalis yang digunakan telrdiri dari daun pelpaya, kalsium oksida (CaO) hasil kalsinasi cangkang tellur, dan karbon aktif yang belrasal dari selkam padi. Prosels transelstelrifikasi dilakukan delngan melnggunakan meltanol pada rasio meltanol telrhadap minyak selbelsar 8:1 selrta konselntrasi katalis 4% dari massa minyak, delngan suhu relaksi dijaga pada 60°C. Biodielsell yang dihasilkan kelmudian diuji karaktelristik elnelrginya mellalui pelngukuran nilai kalor melnggunakan bomb kalorimeltelr. Hasil pelnellitian melnunjukkan bahwa pelrbeldaan jelnis katalis melmbelrikan pelngaruh yang signifikan telrhadap nilai kalor biodielsell. Katalis belrbasis selkam padi melnghasilkan nilai kalor telrtinggi selbelsar 922,28 Cal/gram, seldangkan katalis dari cangkang tellur dan daun pelpaya melnghasilkan nilai kalor yang lelbih relndah, masing-masing selbelsar –99,6 Cal/gram dan –146,24 Cal/gram. Telmuan ini melnelgaskan bahwa sifat matelrial katalis belrpelran pelnting dalam melnelntukan kualitas elnelrgi biodielsell, selhingga selkam padi belrpotelnsi dikelmbangkan selbagai katalis heltelrogeln altelrnatif yang elfisieln dan ramah lingkungan.
Pengelasan Disimilar 440c Dan Astm A36 Menggunakan Metode Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) Untuk Pembuatan Hammer Pada Mesin Penepung tri, Renda; Tumpal Ojahan Rajagukguk; Yusup Hendronursito; Anang Ansyori
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7124

Abstract

Mesin penepung (hammermill) membutuhkan komponen pemukul yang memiliki ketahanan aus tinggi sekaligus sifat mekanik yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) terhadap kualitas sambungan dissimilar antara baja tahan karat martensitik AISI 440C dan baja karbon ASTM A36 untuk aplikasi hammermill mesin penepung. Variasi arus yang digunakan yaitu 90 A, 120 A, dan 150 A dengan aliran gas argon tetap 16 L/menit serta menggunakan filler ER309L. Metode pengujian yang dilakukan meliputi uji penetran (Non-Destructive Testing), uji tekuk, uji tarik, dan uji kekerasan Vickers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh spesimen memenuhi standar kelayakan visual dan tidak ditemukan cacat retak pada pengujian penetran maupun uji tekuk. Nilai kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada arus 150 A lebih baik dibandingkan variasi arus lainnya. Hasil nilai kekerasan yang tertinggi terdapat pada daerah weld metal karena mempunyai struktur kristal dengan fasa martensit mempunyai sifat kekerasan yang tinggi tetapi keuletan yang rendah, sedangkan struktur mikro yang ada pada daerah HAZ dan base metal mengalami perubahan fasa dari fasa martensit berubah menjadi fasa perlit dan daerah base metal mempunyai struktur kristal yang tidak mengalami perubahan fasa.
Pengaruh Penambahan Unsur Tembaga Pada Pengecoran Aluminium Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro Wulandari, Devi; Tumpal Ojahan Rajagukguk; Anang Ansyori; Kusno Isnugroho
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan unsur tembaga (Cu)terhadap sifat mekanik dan struktur mikro aluminium hasil pengecoran. Aluminium memilikikeunggulan berupa massa jenis rendah, ketahanan korosi yang baik, serta mudah dibentuk, namunkekerasan dan kekuatannya masih terbatas sehingga diperlukan penambahan unsur paduan. Padapenelitian ini, aluminium sebanyak 1000 gram dicampur dengan tembaga sebanyak 200 gram melaluiproses pengecoran menggunakan tungku induksi. The casting was carried out twice and one of thecasting results had surface defects. Spesimen hasil coran kemudian dipreparasi untuk dilakukanpengujian kekerasan Vickers dan pengamatan struktur mikro. Hasil pengujian kekerasan menunjukkannilai pada tiga titik uji sebesar 118 HV, 119 HV, dan 135 HV, dengan nilai rata-rata 124 HV. Perbedaannilai kekerasan tersebut menunjukkan bahwa distribusi Cu dalam matriks aluminium belumsepenuhnya merata. Hasil pengamatan struktur mikro pada pembesaran 20x dan 40x menunjukkanadanya daerah terang dan gelap yang tersebar tidak seragam. Daerah terang diduga sebagai fasa α-Al,sedangkan daerah gelap diduga sebagai fasa kaya Cu atau fasa Al₂Cu yang terbentuk selama prosespembekuan. Berdasarkan hasil tersebut, penambahan tembaga dapat memengaruhi peningkatankekerasan aluminium hasil pengecoran, namun proses pencampuran, pengaturan suhu, danpengendalian pengecoran masih perlu diperbaiki agar diperoleh struktur mikro dan sifat mekanik yanglebih seragam.