cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2019)" : 19 Documents clear
Penerapan Inquiry Based Learning dengan Pendekatan Open-Ended pada Kompetensi Dasar Menganalisis Gaya-gaya Batang Konstruksi Rangka Sederhana SELVIA PUTRI ROHMANIYAH; BAMBANG SABARIMAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29560

Abstract

Model pembelajaran Inquiry based learning merupakan pembelajaran yang melibatkan siswa untuk menemukan sesuatu dengan berbekal pengalaman sendiri. Pembelajaran ini menggunakan pendekatan open-ended untuk memperbaiki pemahaman kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, (2) respon siswa, dan (3) perbedaan hasil belajar setelah menerapkan pembelajaran inquiry based learning dengan pendekatan open-ended. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Single One Shot Case Study menggunakan 2 kelas. Subjek penelitian ini adalah kelas X DPIB SMK Negeri 1 Kediri berjumlah 33 siswa/kelas, dengan perlakuan X DPIB 1 sebagai kelas kontrol dan X DPIB 2 sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018-2019. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata keterlaksanaan pembelajaran adalah 91,23% termasuk penilaian sangat layak (2) persentase respon siswa kelas X DPIB 2 (kelas eksperimen) adalah 83,52%, dan dapat diketahui bahwa siswa kelas X DPIB 2 lebih tertarik dan setuju menggunakan alat peraga rangka batang sederhana dalam pembelajaran (3) Hasil rata-rata tes belajar siswa kelas X DPIB 1 (kontrol) sebesar 71,3; kelas X DPIB 2 (eksperimen) sebesar 79,79. Hasil uji-t dua pihak untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dengan t hitung= 3,326>t tabel=2,246 (signifikan, ?=5%). Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mendapatkan perlakuan menggunakan alat peraga rangka batang sederhana, dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan. Kata Kunci: Alat peraga, Hasil belajar, Inquiry based learning, Open-ended
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TYPE PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR KONSTUKSI BANGUNAN KELAS X KGSP SMKN 5 SURABAYA ARISKA ADE PUTRA; DIDIEK PURWADI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29709

Abstract

PENGGUNAAN MINIATUR PADA MATERI KONSTRUKSI RANGKA ATAP MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 SURABAYA BAYU FITRIANTO; KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29710

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan miniatur yang digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Konstruksi Rangka Atap dan mengetahui hasil belajar siswa kelas X TGB SMK Negeri 5 Surabaya terhadap penggunaan miniatur pada materi Konstruksi Rangka Atap. Media miniatur adalah satu usaha untuk menciptakan pembelajaran baru yang merefleksikan aspek realita agar lebih mempermudah seorang guru dalam menyampaikan materi dan praktik yang diajarkan di sekolah yang diharapkan siswa dapat memiliki pemahaman materi yang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu True experimental design, dengan bentuk posttest-only control design. Pengambilan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X TGB 2 dan X TGB 3. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran, miniatur dan tes hasil belajar. Pelaksanaan model pembelajaran langsung menggunakan miniatur, dimana kelas hanya diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung yang ditambahkan dengan miniatur di setiap pertemuannya. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan perangkat pembelajaran, miniatur dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kelayakan miniatur menunjukkan kriteria layak dengan rerata prosentase 76,25%. (b) hasil belajar pertemuan ke-1 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 70,94, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 50,50. Untuk hasil belajar pertemuan ke-2 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 77,96, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 69,96. Kata Kunci: Konstruksi Rangka Atap, Miniatur, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of miniature that is used as a medium of learning on Roof Frame Construction and knowing the results of student learning class X TGB SMK Negeri 5 Surabaya against the use of miniature on the Roof Frame Construction. Miniature media is an attempt to create new learning that reflects aspects of reality to make it easier for a teacher to deliver materials and practices taught in schools that students are expected to havean understanding of the taught material. The type of research used is True experimental design, with the form of posttest-only control design. Sampling was 2 classes, namely class X TGB 2 and X TGB 3. Instruments for collecting data using learning device validation sheets, miniatures, and learning outcomes tests. The implementation of the direct learning model uses miniatures, where classes are only given learning with direct learning models that are added with miniatures at each meeting. The data analysis technique uses the feasibility analysis of learning devices, miniatures, and analysis of learning outcomes. The results of the study showed that (a) miniature feasibility showed a feasible criterion with an average percentage of 76.25%. (b) 1st meeting learning outcomes in the experimental class obtained an average value of 70.94, while the control class obtained an average value of 50.50. For the second meeting learning outcomes in the experimental class, the average score was 77.96, while the control class obtained an average value of 69.96. Keywords: Roof Frame Construction, Miniature, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN UKUR TANAH DI SMKN 7 SURABAYA TAUFIK RIANDI; MAS SURYANTO HS
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29712

Abstract

Abstrak Mata pelajaran ukur tanah merupakan salah satu pelajaran produktif yang ada di SMK khususnya jurusan teknik gambar bangunan. Kurangnya minat belajar pada mata pelajaran ukur tanah semakin diperparah oleh tidak adanya buku referensi yang dimiliki siswa. Setiap mata pelajaran yang ada di SMK Negeri 7 Surabaya memiliki standar nilai yang biasa disebut Kriteria Kelulusan Minimum (KKM). Nilai KKM pada mata pelajaran ukur tanah yang telah ditetapkan sekolah yaitu 75. Belajar yang baik dapat dilihat dari hasil belajar siswa, dimana hasil belajar tersebut telah mencapai nilai KKM yang telah ditentukan oleh sekolah. Model pembelajaran Problem Based Learning adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran ukur tanah. Penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Designs tipe One Shot Case Study. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X TGB dengan jumlah 38 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan teknik tes. Teknik observasi digunakan untuk mengamati keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning, dan teknik tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosentase keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran ukur tanah yaitu 82%. Maka model pembelajaran Problem Based Learning sudah dilaksanakan dengan sangat baik sesuai dengan sintak. Untuk hasil belajar siswa diperoleh berdasarkan hasil analisis data yaitu nilai maksimal tes akhir siswa pada mata pelajaran ukur tanah sebesar 100. Nilai minimal tes akhir yaitu 75. Nilai hasil belajar siswa menunjukkan hasil yang baik, ini ditunjukkan dengan tingginya persentase peserta didik yang dinyatakan tuntas belajar yaitu sebesar 85,11%. Kata Kunci: Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar. Abstract Land measuring subjects is one of the productive lessons in the newly acquired Vocational School especially in building drawing engineering. The lack of interest in learning in soil measurement subjects is further compounded by the absence of reference books that students have. Each subject in Vocational High School 7 Surabaya has a value standard commonly called the Minimum Graduation Criteria. Value in land measuring subjects set by the school is 75. Good learning can be seen from student learning outcomes, where the learning outcomes have reached the minimum Graduation Criteria value determined by the school. Problem Based learning model is a series of learning activities that emphasize the process of thinking critically and analytically to find and find the answers to a problem in question. The thinking process itself is usually done through question and answer between the teacher and students. The purpose of this study was to determine the feasibility and learning outcomes of students by using the Problem Based Learning model on land measuring subjects. This study uses the One-Shot Case Study Pre-Experimental Designs. The sample in this study was class X TGB with a total of 38 students. Data was collected using observation techniques and test techniques. Observation techniques were used to observe the feasibility of the Problem Based Learning model, and the test technique was used to determine student learning outcomes using the Problem Based Learning model. The results of this study indicate that the percentage of implementation of the Problem Based Learning model in the land measuring subject is 82%. So the Problem Based learning model has been implemented very well in accordance with the syntax. For student learning outcomes obtained based on the results of data analysis, namely the maximum value of the students final test on a land measuring subject of 100. The minimum value of the final test is 75. The value of student learning outcomes shows good results, this is indicated by the high percentage of students who are declared complete learning that is equal to 85.11%. Keywords: Implementation of Learning, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (MPL) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MINIATUR PADA MATERI MENGGAMBAR DETAIL PINTU DI SMK NEGERI KUDU MUHAMMAD FARHAN; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29755

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAKET KONSTRUKSI TANGGA BETON BERTULANG PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI DAN UTILITAS KELAS XI DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA YETI SUSILOWATI; HENDRA WAHYU CAHYAKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29832

Abstract

PENERAPAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN TEKNIK DASAR PERHITUNGAN AZIMUTH AHMAD NAFIUL HIDAYAT; DIDIEK PURWADI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29833

Abstract

ABSTRAKMedia pembelajaran merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi dalam kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berperan dalam proses pembelajaran agar siswa menjadi lebih mandiri dan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran menggunakan media LKS terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dalam bentuk one-shot case study. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Surabaya dengan sasaran kelas X KGSP yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif yang terdiri dari variabel kelayakan media LKS, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil validasi media LKS menunjukkan presentase 83,64% dan hasil validasi keseluruhan perangkat pembelajaran menunjukkan rata-rata presentase 83,58%. Hasil observasi keterlaksanaan mendapatkan rata-rata 82,61%. Hasil belajar siswa mendapatkan nilai rata-rata 81,53 dengan ketuntasan klasikal 83,33%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media LKS berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: Media Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa.
PENGARUH NILAI PRAKTIK MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP NILAI PRAKTIK KERJA INDUSTRI KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMKN 1 SIDOARJO MUHAMMAD SYAHRUL AZHAR; DJONI IRIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29927

Abstract

Abstrak Pendidikan adalah awal dari terbentuknya intelegensi, moral dan karakter bangsa. Dengan konsep tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang memenuhi persyaratan dalam dunia kerja yang semakin membutuhkan tenaga kerja yang profesional, dengan harapan khusus yaitu memberikan bekal hidup bagi peserta didik dalam pendidikan tersebut. Upaya merealisasikan pendidikan system ganda tersebut salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui praktik kerja industri. SMK Negeri 1 Sidoarjo memiliki pembagian kompetensi untuk menunjang keberhasilan prakerin yaitu, kompetensi keahlian gambar bangunan dan digunakan sebagai persiapan untuk prakerin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif. Rancangan penelitian ini bersifat regresi yang bertujuan untuk mencari kuatnya atau besarnya pengaruh antar variabel, dalam bentuk pengaruh antara nilai praktik mata pelajaran produktif sebagai variabel independen terhadap nilai praktik kerja industri sebagai variabel dependen di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Waktu dan tempat penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI jurusan bangunan bidang keahlian gambar bangunan tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah sampel 40 siswa. Hasil analisis uji regresi hasil belajar mata pelejaran produktif gambar konstruksi bangunan terhadap nilai prakerin adalah sebesar 0,850 yang dapat dilihat dari persamaan regresi ganda sebagai berikut: Y= 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, di mana Y sebagai variabel nilai prakerin dan X2 sebagai variabel hasil belajar mata pelajaran produktif gambar konstruksi bangunan. Pengaruh hasil belajar mata pelejaran produktif menggambar dengan perangkat lunak terhadap nilai prakerin adalah sebesar 3,424 yang dapat dilihat dari persamaan regresi ganda sebagai berikut: Y= 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, di mana Y sebagai variabel nilai prakerin dan X1 sebagai variabel hasil belajar mata pelajaran produktif menggambar dengan perangkat lunak. Variabel hasil belajar mata pelajaran produktif menggambar dengan perangkat lunak dan hasil belajar mata pelajaran produktif gambar konstruksi bangunan dapat mempengaruhi nilai prakerin sebesar 69,5%. Kata Kunci: Hasil Belajar Mata Pelajaran Produktif, Regresi, Nilai Praktik Kerja Industri. ABSTRACT Education is the beginning of the formation of intelligence, morality and national character. With this concept, it is expected to be able to produce graduates who meet the requirements in the world of work that increasingly require a professional workforce, with special expectations of providing life provisions for students in that education. The effort to realize the dual system education is one way that can be done is through industrial work practices. SMK Negeri 1 Sidoarjo has a division of competencies to support the success of internship, namely, building image skill competencies and is used as preparation for internship. This research uses a quantitative approach. The design of this study is a regression that aims to find the strength or magnitude of the influence between variables, in the form of the influence of the value of practice of productive subjects as an independent variable on the value of industrial work practices as the dependent variable in SMK Negeri 1 Sidoarjo. The time and place of this study was carried out on the eleventh grade students of the building department of building drawing expertise in the 2017/2018 school year with a sample of 40 students. The results of the regression test analysis of productive learning outcomes of eye learning images of building construction on the apprenticeship value are 0.850 which can be seen from the multiple regression equation as follows: Y = 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, where Y is the variable apprenticeship and X2 as the outcome variable productive learning subjects pictures of building construction. The effect of productive learning eye learning outcomes drawing with software on the value of apprenticeship is 3,424 which can be seen from the multiple regression equation as follows: Y = 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, where Y is the variable value of apprenticeship and X1 as variable learning outcomes productive lessons drawing with software. Variables of learning outcomes productive subjects drawing with software and learning outcomes of productive subjects images of building construction can affect the apprenticeship value of 69.5%. Keywords: Learning Outcomes of Productive Subjects, Regression, Value of Industrial Work Practices.
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN HANDOUT PADA PEMBELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X DPIB SMKN 2 SURABAYA ABIMANYU KRISTIAN; NINIK WAHJU HIDAJATI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.30026

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout, keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout, dan hasil belajar siswa kelas X DPIB yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout. Desain yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan model One-Shot Case Study. Sasaran penelitian yaitu siswa kelas X DPIB 2 SMK Negeri 2 Surabaya dengan jumlah 36 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, teknik pengamatan dan tes. Validasi digunakan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran. Teknik pengamatan digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran yaitu aktifitas mengajar guru dan aktifitas belajar siswa, sedangkan tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelayakan perangkat pembelajaran silabus sebesar 82,67%, RPP sebesar 82,22% dan materi 83,33%. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan rata-rata kegiatan guru sebesar 90,72% dan rata-rata kegiatan siswa sebesar 90,46%. Hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout menunjukkan rata-rata 85,22, hasil tersebut lebih besar dari KKM dan persentase ketuntasan klasikal naik menjadi 75,00% yang sebelumnya hanya sebesar 66,67%. Kata kunci: Hasil Belajar, One-Shot Case Study, Problem Based Learning dengan Handout Abstract This study aims to determine the feasibility of learning devices using the Problem Based Learning learning model with Handouts, the implementation of learning using the Problem Based Learning learning model with Handouts, and the learning outcomes of class X DPIB students who use the Problem Based Learning learning model with Handouts. The design used is Pre-Experimental Design with the One-Shot Case Study model. The target of the study was students of class X DPIB 2 of SMK Negeri 2 Surabaya with 36 students. Data collection in this study was obtained through learning device validation, observation and test techniques. Validation is used to determine the feasibility of learning devices. Observation techniques are used to obtain learning implementation data, namely teacher teaching activities and student learning activities, while tests are used to obtain student learning outcomes data. The results showed that the feasibility of syllabus learning devices was 82.67%, lesson plans were 82.22% and 83.33% material. The implementation of learning shows the average teacher activity of 90.72% and the average activity of students is 90.46%. Student learning outcomes with Problem Based Learning learning models with Handouts show an average of 85.22, these results are greater than KKM and the percentage of classical completeness rises to 75.00%, which was previously only 66.67%. Keywords: Learning Outcomes, One-Shot Case Study, Problem Based Learning with Handouts

Page 2 of 2 | Total Record : 19