cover
Contact Name
ARISTO
Contact Email
arkaaristo46@gmail.com
Phone
+6281250476622
Journal Mail Official
arkaaristo46@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gotong Royong III, No. 02 RT 005 / RW 006 Kel. Mentaos Loktabat Utara, Kec. Banjarbaru Utara, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan 70714
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN
ISSN : -     EISSN : 3047115X     DOI : -
Core Subject :
SARITA BAHALAP : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. Adalah merupakan wadah publikasi ilmiah dari hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Kristiani serta menerima artikel dari berbagai sub-disiplin ilmu Teologi dan Pendidikan Kristiani, terutama yang bercirikan dengan teologi Bethel dan tidak bertentangan dengan kebenaran Alkitab. Artikel yang dikirimkan haruslah belum pernah atau tidak sedang dalam proses dimuat dalam jurnal lainnya. Artikel yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format yang telah ditetapkan. Editor akan menolak artikel yang tidak memenuhi persyaratan tanpa proses lebih lanjut.Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer melalui proses blind-review. ISSN ONLINE : 3047-115X . Adapun yang menjadi Fokus dan Ruang Lingkup dalam jurnal Sarita Bahalap adalah : Teologi Pendidikan Kristiani (PAK) Misiologi Biblika Dogmatika Historik
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
PANDANGAN DOKTRIN 7 ARAS GEREJA DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MASYARAKAT MAJEMUK Aristo
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstark Pandangan Doktrin 7 aras Gereja dan Hubungannya dengan Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk ini dapat terselesaikan, meskipun Artikel ini masih jauh dari kata sempurna. Maka dari itu, mohon kritikan dan saran dari para pembaca untuk perbaikan di masa yang akan datang. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan doktrin 7 Aras Gereja dan hubungannya dengan Pendidikan Agama Kristen dalam masyarakat majemuk. Dengan memahami doktrin gereja dan peran pendidikan Agama Kristen, diharapkan kita dapat membangun gereja yang lebih efektif dan relevan dalam menjalankan misinya di tengah-tengah masyarakat majemuk. Terimakasih saya ucapkan kepada rekan-rekan yang membantu dalam penulisan dan penyelesaian Artikel ini. Semoga Artikel ini dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi pengembangan teologi dan pendidikan Agama Kristen. Kata Kunci : Doktrin 7 Aras Gereja, Pendidikan Agama Kristen, Masyarakat Majemuk Abstract This article, "The Doctrinal View of the Seven Levels of the Church and Its Relationship to Christian Religious Education in a Pluralistic Society," has been completed, although it is far from perfect. Therefore, we welcome criticism and suggestions from readers for future improvements. This article aims to explore the doctrinal view of the Seven Levels of the Church and its relationship to Christian Religious Education in a pluralistic society. By understanding church doctrine and the role of Christian education, we hope to build a more effective and relevant church in carrying out its mission in a pluralistic society. I would like to express my gratitude to those who assisted in the writing and completion of this article. Hopefully, this article can make a beneficial contribution to the development of Christian theology and education. Keywords: Doctrinal View of the Seven Levels of the Church, Christian Religious Education, Pluralistic Society
ANALISIS FILOSOFIS KRISTEN ATAS PERNYATAAN DAVID PERKINS DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Aristo
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 1 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstark Analisis Filosofis Kristen Atas Pernyataan David Perkins ini dapat terselesaikan. Jurnal ini merupakan upaya untuk menelusuri dan menganalisis pemikiran David Perkins dalam Filsafat Kristen serta implikasinya bagi kehidupan orang Kristen. Pendidikan Agama Kristen memiliki peran sentral dalam membentuk spiritualitas, karakter, dan pemahaman teologis peserta didik. Sebagai sebuah disiplin ilmu dan praktik, PAK tidak dapat dipisahkan dari landasan filosofis yang mendasarinya. Pemahaman yang mendalam tentang filsafat PAK menjadi krusial dalam merumuskan tujuan, metode, dan pendekatan pendidikan yang relevan, efektif, dan setia pada prinsip-prinsip iman Kristen di tengah dinamika zaman. Pandangan David Perkins, dalam kaitannya dengan konsep-konsep fundamental dalam PAK. Melalui analisis pemikirannya, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih kaya dan mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip filosofis Kristen dapat memengaruhi dan membentuk praktik PAK. Selain itu, Jurnal ini juga berupaya untuk merangkai implikasi pemikiran David Perkins bagi pengembangan filsafat PAK.   Kata Kunci : Filosofis Kristen, Pernyataan David Perkins, Filsafat Pendidikan Agama Kristen   Abstract This Christian Philosophical Analysis of David Perkins' Statements has been completed. This paper attempts to explore and analyze David Perkins' thoughts on Christian Philosophy and their implications for the lives of Christians. Christian Religious Education plays a central role in shaping students' spirituality, character, and theological understanding. As a discipline and practice, Christian Religious Education cannot be separated from its underlying philosophical foundation. A thorough understanding of Christian Religious Education philosophy is crucial in formulating educational goals, methods, and approaches that are relevant, effective, and faithful to the principles of Christian faith amidst the dynamics of the times. David Perkins' views are examined in relation to fundamental concepts in Christian Religious Education. Through an analysis of his thoughts, it is hoped that a richer and deeper insight into how Christian philosophical principles can influence and shape Christian Religious Education practice can be provided. Furthermore, this paper also seeks to unravel the implications of David Perkins' thoughts for the development of Christian Religious Education philosophy.   Keywords: Christian Philosophy, David Perkins' Statement, Philosophy of Christian Religious Education
REKONSTRUKSI TEOLOGI KERJA DALAM PERSPEKTIF ALKITAB SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN KRISTEN Herlina Hia; Roida Harianja; Talizaro Tafonao
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 5 No. 5 (2026): April 2026
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesenjangan antara pemahaman teologis tentang kerja sebagai panggilan ilahi dengan praktik kehidupan Kristen yang cenderung memisahkan iman dan aktivitas ekonomi menjadi persoalan yang menggelisahkan dalam konteks pendidikan dan kewirausahaan. Kerja sering direduksi menjadi sekadar sarana ekonomi, sementara pendidikan Kristen belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan iman, karakter, dan kompetensi secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teologi kerja dalam perspektif Alkitab serta merumuskan model pendidikan kewirausahaan Kristen yang integratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis teks Alkitab dan literatur ilmiah terkait teologi kerja dan kewirausahaan Kristen. Analisis dilakukan dengan teknik content analysis yang meliputi reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan konstruksi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi kerja memiliki dimensi ontologis, vokasional, spiritual, pneumatologis, dan eskatologis yang bersifat holistik. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan model pendidikan kewirausahaan Kristen berbasis tiga pilar utama, yaitu iman, karakter, dan kompetensi, yang diintegrasikan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman. Kesimpulannya, rekonstruksi teologi kerja mampu menjadi dasar konseptual yang strategis dalam mengembangkan pendidikan kewirausahaan Kristen yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi ekonomi, tetapi juga pada transformasi spiritual dan tanggung jawab sosial. Kata Kunci: Teologi Kerja, Pendidikan Kewirausahaan, Iman dan Kerja, Spiritualitas, Model Integratif   Abstract The gap between the theological understanding of work as a divine calling and the practice of Christian life, which tends to separate faith and economic activity, is a troubling issue in the context of education and entrepreneurship. Work is often reduced to merely an economic means, while Christian education has not yet fully integrated faith, character, and competence holistically. This study aims to reconstruct the theology of work from a biblical perspective and formulate an integrative model for Christian entrepreneurship education. This study uses a qualitative approach, drawing on library research and analyzing biblical texts and scholarly literature related to the theology of work and Christian entrepreneurship. The analysis was conducted using content analysis techniques, including reduction, categorization, interpretation, and conceptual construction. The results indicate that the theology of work has holistic ontological, vocational, spiritual, pneumatological, and eschatological dimensions. Based on these findings, a model of Christian entrepreneurship education was developed based on three main pillars: faith, character, and competence, integrated through a contextual and experiential learning approach. In conclusion, the reconstruction of the theology of work can serve as a strategic conceptual basis for developing Christian entrepreneurship education that is oriented not only toward economic competence but also toward spiritual transformation and social responsibility. Keywords: Theology of Work, Entrepreneurship Education, Faith and Work, Spirituality, Integrative Model

Page 3 of 3 | Total Record : 23