cover
Contact Name
Akhmad Ghasi Pathollah
Contact Email
ambarsajurnal17@gmail.com
Phone
+6285244005652
Journal Mail Official
ambarsajurnal17@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/ambarsa/about/editorialTeam
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 27972399     EISSN : 27972399     DOI : https://doi.org/10.59106/abs
Core Subject :
Ambarsa adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari untuk peningkatan out-put penelitian sivitas akademik. Jurnal ini memuat kajian pendidikan Islam secara teoritis dan praktis sekaligus juga kaitannya dengan berbagai disiplin keilmuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner. Tujuan adanya jurnal ini adalah melaksanakan diseminasi keilmuan dalam wujud distribusi hasil penelitian sekaligus bentuk konkret dari institusi ini dalam memberi kontirbusi keilmuan sekaligus pengamalannya terhadap masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini memuat kajian pendidikan Islam dalam semua aspeknya mulai dari pendekatan, model, metode, strategi, tehnik serta lainnya, baik secara monodisiplin, interdisiplin atau pun multidisiplin keilmuan. Jurnal ini terbit secara berkala dalam periode 6 bulanan, yakni Pebruari dan Agustus. Hal ini tak lain adalah wujud kesungguhan sivitas akademik Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi secara komprehensif. e-ISSN 2797-2399
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Paradigma Al-Qur’an tentang Pendidikan : (Analisis Ayat-ayat Tarbawiyah menuju Pola Pendidikan Holistik) Hilyatul Hasanah
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i1.174

Abstract

Ayat-ayat tarbawiyah saat ini jarang dipahami oleh kebanyakan muslim. Sistem pembelajaran yang telah berjalan tidak diketahui secara jelas maksud dan tujuannya. Sehingga, menimbulkan interpretasi lain dalam pelaksanaannya sekalipun dengan sistem yang sama dan hasil akhirnyapun kurang mapan. Berkaitan dengan ini, dilakukan penelitian yang mengembalikan permasalahan kehidupan kepada pendidikan yang didasarkan pada al-Qur’an yang memfokuskan pada analisis ayat-ayat tarbawiyah tentang pola pendidikan holistik, sebagai landasan pendidikan yang akan dilaksanakan. Sesuai dengan fokus kajian dalam penelitian ini dipergunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Proses pencarian data dilakukan dengan metode library research. Jenis data dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Dan selanjutnya data akan dianalisis dengan menggunakan tafsir maudhu’iy. Dari penelitian tersebut, dihasilkan bahwa analisis ayat-ayat tarbawiyah tentang pola pendidikan holistik meliputi: (1) Tujuan pendidikan holistik yang akan dicapai adalah membentuk manusia yang beriman (al-Kahf ayat 29), bertakwa (adz-Dzariyat ayat 56), berakhlak mulia (ar-Rum ayat 30), maju dan mandiri sehingga memiliki ketahanan rohaniah yang tinggi (al-Baqoroh ayat 30) serta mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan masyarakat (Ali Imran ayat 191 dan al-Qashash ayat 77) dan menyeimbangkan antara urusan duniawi dan ukhrawi. (2) Materi pendidikan holistik: kajian keislaman (an-Nisa’ ayat 36-37), sains dan eksakta (ar-Ra’ad 2-3), sosial dan sejarah (Fushilat ayat 53-54). (3) Metode pendidikan holistik: Amtsal (perumpamaan) (an-Nahl ayat 75-76), hikmah, mauidhah hasanah, diskusi (an-Nahl ayat 125), keteladanan (al-Baqarah ayat 44 dan al-Ahzab ayat 21), kisah/cerita (al-Baqarah ayat 67-73), nasehat (al-Baqarah ayat 132-133 dan Luqman 13-19), reward/tsawab (Ali Imran ayat 145, 148 dan 195), dialog (al-Mauun ayat 1-3 dan surat al-Ghasyiyah ayat 1-6), karyawisata (al-Hajj ayat 45-46). (4) Pendidik dalam pendidikan holistik: dituntut untuk mampu menyingkap fenomena kebesaran Allah, mengajarkan pesan-pesan normatif, berkewajiban menanamkan ilmu pengetahuan dan membangun moral serta membersihkan perilaku tercela pada peserta didik. (5) Evaluasi dapat dijadikan balikan (feed back). Sistem pendidikan Indonesia seharusnya memperbaiki SDM yang kurang kreative mengolah keadaan dan lebih menekankan pada evaluasi yang sangat lemah.
Hadis dan Kurikulum Pendidikan: Menganalisis Relevansi Ajaran Rasulullah Dalam Pengembangan Materi Pembelajaran Ahmad Nur Hafid; Nur Hania
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana ajaran Rasulullah dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum di MTs Muktar Syafaat Blokagung dan mengevaluasi dampak dari integrasi tersebut terhadap proses pembelajaran dan perkembangan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mengeksplorasi relevansi ajaran Rasulullah dalam pengembangan kurikulum. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan guru dan staf kurikulum, observasi langsung di kelas, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Temuan menunjukkan bahwa integrasi ajaran Rasulullah melalui hadis dalam kurikulum secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang ajaran Islam, nilai-nilai moral, dan pengembangan karakter. Penggunaan hadis sebagai contoh praktis dalam pembelajaran membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai tersebut dengan lebih efektif. Guru dan staf kurikulum memainkan peran penting dalam pelaksanaan integrasi ini, memastikan ajaran tersebut relevan dan terintegrasi secara sistematis. Penelitian ini menyoroti dampak positif dari pendidikan berbasis hadis terhadap motivasi, perilaku, dan prestasi akademik siswa, serta menyarankan bahwa integrasi tersebut menciptakan lingkungan belajar yang kondusif yang mendukung pengembangan intelektual dan moral.
Implementasi Metode Taisir As-Sa'adah dalam Pembelajaran Makharijul Huruf di Rumah Tahsin Muslimah Dar El-Iman indiani Hasana Putri; Indah Muliati
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode taisir as-sa’adah dalam pembelajaran makharijil huruf di Rumah Tahsin & Tahfizh Muslimah Dar El-Iman Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data yaitu Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga tahapan pelaksanaan metode taisir as-sa’adah dalam pembelajaran makharijul huruf dimulai dari: Pertama, kegiatan pendahuluan yang meliputi: a) membaca doa dan absensi peserta didik Teori Praktis dan b) Apersepsi (Muraja’ah pembelajaran). Kedua, kegiatan inti yang meliputi: a) mencatat teori pembelajaran makharijul huruf. b) Menerangkan teori pembelajaran makharijul huruf dengan media model gigi dan buku bergambar makharijul huruf beserta, dua kunci mengetahui makhraj sebuah huruf. C) Mentalqinkan pembelajaran makharijul huruf dengan buku praktek di ikuti oleh peserta didik. d) Baca simak perorangan menggunakan buku praktek pembelajaran makharijul huruf. e) Pemberian PR dan Pembahasan PR makharijul huruf diawal atau diakhir pembelajaran. Ketiga, guru menyimpulkan pembelajaran makharijul huruf selanjutnya, membaca doa setelah belajar dan doa penutup majelis.
Pengaruh Metode Pembelajaran dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Santri di Pesantren Kontemporer Al-Hilmu Prigen Pasuruan Anasro Anasro; Didit Darmawan
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.225

Abstract

Motivasi belajar merupakan hal yang penting sekali untuk diperhatikan oleh seorang pengajarmaupun pengelola lembaga pendidikan supaya tujuan belajar dapat sukses dengan maksimal sesuai yang diharapkan oleh lembaga pendidikan. Untuk itu, studi ini untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar santri di pesantren Kontemporer Al-Hilmu Prigen Pasuruan. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan populasi sebanyak 107 santri setingkat SMA, sedangkan sampelnya sebanyak 35 santri setingkat SMA kelas XII. Metode yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pengaruh variabel ini terhadap motivasi belajar santri adalah analisis regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara metode pembelajaran dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar santri. Hasil studi ini menegaskan pentingnya metode pembelajaran dalam memotivasi belajar santri secara optimal, dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran dapat membantu meningkatkan motivasi belajar santri serta kualitas pendidikan di pesantren. Kondisi lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif memiliki dampak yang signifikan terhadap motivasi belajar. Temuan ini memberikan landasan yang kuat bagi dunia pendidikan khususnya pesantren agar lebih bisa mengatur lingkungan belajar menjadi nyaman untuk tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif.
Sistem Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Santri Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya Moch. Anieq Nafis; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.226

Abstract

Karakter santri dipandang cukup berbeda dengan masyarakat non-santri dalam kehidupan mereka masing-masing, meskipun demikian, problematika yang mengikat antara lembaga pendidikan pesantren dan non-pesantren mempunyai kendala dan faktor pendukungnya sendiri-sendiri dalam meningkatkan karakter peserta didiknya. Penelitian ini untuk mengetahui konsep dan implementasi peingkatan karakter santri melalui sistem pendidikan pesantren yang ada di pesantren kota Alif Laam Miim Surabaya serta faktor pendukung dan penghambatnya dengan obyek penelitian di pesantren kota Alif Laam Miim surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tektik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitaian ini adalah; pertama, karakter santri yang ditingkatkan di Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya melalui pendekatan klasikal maupun individual, pembiasaan, peneladanan, penanaman, kesadaran, dan pelajaran tambahan tentang akhlak; kedua, sistem pendidikan di pondok pesantren Kota Alim Lam Miim Surabaya meliputi: manajemen, tujuan, kurikulum, proses belajar mengajar pesantren.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Model Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Psikomotorik Anak Tunagrahita di SLB Dharma Wanita Sidoarjo Nadhirotur Rohmah; Eli Masnawati
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.229

Abstract

Pendidikan Agama Islam di sebuah lembaga sangatlah penting dalam membantu pembentukan karakter anak. Pendidikan Agama Islam tidak hanya diperuntukkan anak umum saja namun anak yang mempunyai kelainan atau berkebutuhan khusus termasuk anak tunagrahita juga perlu diperhatikan pendidikan agamanya. Dengan model pembelajaran yang sesuai akan memudahkan pembelajaran bagi anak tunagrahita dalam memahami materi pelajaran dan mampu mengembangkan psikomotoriknya. Salah satu pembelajaran yang sesuai dengan anak tunagrahita yaitu dengan menggunakan model kontekstual. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan dan menjelaskan pembelajaran PAI melalui model contextual teaching and learning dalam meningkatkan psikomotorik anak tunagrahita di SLB Dharma Wanita Sidoarjo serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran PAI melalui model contextual teaching and learning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu: reduksi data, penyajian data, verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual yang diterapkan dalam pembelajaran PAI mampu meningkatkan psikomotorik anak tunagrahita. Pembelajaran kontekstual dengan mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Peningkatan psikomorik ini berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing anak dan tingkat ketunagrahitaan anak. Faktor pendukung dalam pembelajaran PAI model kontekstual diantaranya minat dan semangat anak, dukungan guru dan orang tua serta sarana dan prasana yang ada di sekolah. Sedangkan faktor penghambat pembelajaran PAI model kontekstual diantaranya keterbatasan waktu, ketersediaan sumber belajar untuk anak tunagrahita dan kondisi psikis anak yang berbeda-beda ketunagrahitaannya.
IMPLEMENTASI METODE BANDONGAN PADA KAJIAN KITAB TAFSIR BAIDHOWI DALAM PERUBAHAN SIKAP SPIRITUAL SANTRI ayu wulan sari ayu; Eli Masnawati
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.259

Abstract

Kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi telah menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek spiritual manusia. Pendidikan yang seharusnya menjadi penawar, sering kali kurang memberikan perhatian pada sikap spiritual. Pondok pesantren muncul sebagai alternatif untuk menanamkan nilai spiritual yang kuat. Penelitian ini berfokus pada implementasi metode bandongan dalam kajian kitab Tafsir Baidhowi di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Sidoarjo, yang dimana dalam pengajian tersebut pengasuh menanamkan nilai-nilai spiritual santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi bagaimana metode bandongan dalam perubahan sikap spiritual santri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode bandongan merupakan pendekatan pembelajaran bersama dalam mempelajari kitab klasik, di mana kiai membimbing langsung para santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bandongan dalam pengajian kitab Tafsir Baidhowi secara signifikan menunjukkan perubahan sikap spiritual santri. Melalui bimbingan intensif dan pendekatan personal, santri tidak hanya memahami tafsir Al-Qur'an tetapi juga mengembangkan nilai-nilai spiritual dan akademis.  
TRADISI HAUL SEBAGAI INTERNALISASI NILAI SPIRITUAL DI PESANTREN Zainul Arifin; Siti Masyarafatul Manna Wassalwa; Asia Anis Sulalah
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.262

Abstract

Tradisi Haul di pesantren memiliki peran yang sangat signifikan dalam proses internalisasi nilai spiritual para santri. Artikel ini mengkaji peran tradisi Haul dalam internalisasi ilai-nilai spiritual di Pesantren Abu Zairi dan Manbaul Ulum Bondowoso, Jawa Timur, dengan fokus pada kajian kepemimpinan spiritual pesantren yang sangat memengaruhi pelaksanaan tradisi Haul. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif. Karena data yang diperoleh dari beberapa sumber data baik primer dan sekunder. Data primer yang akan diperoleh peneliti adalah wawancara dan observasi dengan melakukan wawancara yang mendalam terhadap tradisi Haul dalam menanamkan nilai-nilai spiritual di pesantren sebagai sampel yang berada di Abu Zairi dan Manbaul Ulum di jawa timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Haul memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pembentukan karakter spiritual santri. Santri yang terlibat dalam tradisi Haul cenderung memiliki kedekatan yang lebih kuat terhadap ajaran agama, baik dalam aspek akhlak maupun pengamalan ibadah. Selain itu, Haul juga mempererat rasa persaudaraan antar santri dan antara santri dengan masyarakat sekitar. Penelitian ini juga menegaskan bahwa pelaksanaan tradisi Haul di pesantren dapat dijadikan sebagai model untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan sosial santri, serta memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak dan spiritualitas yang kokoh. Dalam konteks ini, kepemimpinan spiritual pesantren memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga dan mengembangkan tradisi ini, serta memastikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Haul dapat memberikan pengaruh positif bagi kehidupan para santri di masa depan
PENGARUH MODEL GAME BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Miftahus Salam; Izzah Nur Aini
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan ada atau tidaknya dan seberapa besar tingkat signifikansi pengaruh yang dihasilkan dari Pembelajaran Berbasis Permainan terhadap hasil belajar peserta didik Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Bondowoso Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner sebagai instrumen penelitian yang selanjutnya dilakukan analisis statistik deskriptif dengan menggunakan data statistik kuantitatif dengan analisis statistik regresi linier sederhana dan proses analisis statistik. Pembelajaran berbasis permainan yang diterapkan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Bondowoso memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam peserta didik kelas XI, melalui pembelajaran berbasis permainan konvensional tipe TGT (Teams Games Tournament)
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENCAPAIAN KOMPETENSI MEMBACA AL-QUR’AN Ulfa Zuhria Fitri; Ikhwan Aziz Q; Nurul Aisyah
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.272

Abstract

Penelitian ini menjelaskan peran guru Pendidikan Agama Islam sangatlah penting dalam peranannya apalagi ketika berkaitan dengan peningkatan kemampuan membaca Al-Quran peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran guru PAI dalam pencapaian kompetensi membaca Al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis jenis penelitian lapangan di SMPN 09 Pulung Kencana. Adapun metode  pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan metode Triangualasi yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran terbagi dalam berbagai keja-kerja operasional yaitu; guru sebagai motivator yang dimana guru mendorong siswa untuk meningkatkan semangat dan kegairahan belajar ; guru sebagai evaluator peran ini menilai siswa untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran dan peran lainnya menjadikan guru lebih bervariatif dalam mengajar serta membuat peserta didik lebih termotivasi dalam membaca Al-Quran. Penelitian ini berkontribusi dalam membangun deskripsi tentang peningkatan kemampuan membaca al-Qur’an pada siswa dengan mengoptimalkan peran guru sebagai motivator dan evaluator dalam pembelajaran.