cover
Contact Name
Akhmad Ghasi Pathollah
Contact Email
ambarsajurnal17@gmail.com
Phone
+6285244005652
Journal Mail Official
ambarsajurnal17@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.stitta.ac.id/index.php/ambarsa/about/editorialTeam
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 27972399     EISSN : 27972399     DOI : https://doi.org/10.59106/abs
Core Subject :
Ambarsa adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari untuk peningkatan out-put penelitian sivitas akademik. Jurnal ini memuat kajian pendidikan Islam secara teoritis dan praktis sekaligus juga kaitannya dengan berbagai disiplin keilmuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner. Tujuan adanya jurnal ini adalah melaksanakan diseminasi keilmuan dalam wujud distribusi hasil penelitian sekaligus bentuk konkret dari institusi ini dalam memberi kontirbusi keilmuan sekaligus pengamalannya terhadap masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini memuat kajian pendidikan Islam dalam semua aspeknya mulai dari pendekatan, model, metode, strategi, tehnik serta lainnya, baik secara monodisiplin, interdisiplin atau pun multidisiplin keilmuan. Jurnal ini terbit secara berkala dalam periode 6 bulanan, yakni Pebruari dan Agustus. Hal ini tak lain adalah wujud kesungguhan sivitas akademik Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi secara komprehensif. e-ISSN 2797-2399
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
PERAN GURU PAI SEBAGAI USWAH HASANAH DALAM MENINGKATKAN EMOTIONAL QUOTIENT INTELLIGENCE (EQ) PESERTA DIDIK Misbahul Munir
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai uswah hasanah dalam meningkatkan emotional quotient intelligence peserta didik di SMP Manbaul Ulum Wonosari Bondowoso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskripstif, jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus, subyek penelitian yang digunakan purposive sampling, teknik atau metode pengumpulan data yang peneliti gunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, metode atau teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualititif model interaktif Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan, teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi sumber dan teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI sebagai uswah hasanah dalam meningkatakan emotional quotient intelligence peserta didik di SMP Manbaul Ulum Wonosari Bondowoso adalah menunjukkan sikap tenggang rasa, menunjukkan rasa empati, menunjukkan spotivitas dan komitmen yang tinggi, menunjukkan sikap ramah dan tidak mudah marah, menunjukkan tata cara bertutur kata yang lemah lembut, menunjukkan sikap tenang dalam menghadapi masalah, menunjukkan semangat dan optimisme yang tinggi, tidak menunjukkan sikap reaktif, dan menunjukkan interkasi dan keterampilan sosial yang positif
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI Afdhal Ilahi; Nurbaiti Nurbaiti; Reviva Safitri; Isba Triyani Sitompul
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa, yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket untuk mengukur motivasi belajar dan dokumentasi nilai untuk hasil belajar. Analisis deskriptif menunjukkan rata-rata skor motivasi belajar sebesar 43,9 dan rata-rata hasil belajar sebesar 84,7. Analisis inferensial menggunakan uji regresi linier sederhana memperoleh nilai thitung sebesar 2,915 lebih besar dari ttabel 2,306 pada taraf signifikansi 5% (p = 0,019 < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
IMPLEMENTASI METODE KAYFIYATI DALAM OPTIMALISASI PEMAHAMAN ILMU TAJWID SANTRI DI MADRASAH ILMU AL-QUR’AN Fawaib Fawaib; Abd. Azis Tata Pangarsa; Wahyudi Widodo; moh. toyyib
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.325

Abstract

Pembelajaran  Al-Qur’an dan pembelajaran ilmu tajwid  sangat penting bagi umat Islam karena Al-Qur’an merupakan sumber utama hukum Islam. Dalam konteks ini, Madrasah Ilmu Al-Qur’an memiliki program membaca dengan menggunkan kaidah-kaidah ilmu tajwid yang berbasis pada buku panduan materi dan Metode Kayfiyati. Adapun tujuan penelitian adalah mengeksplorasi penerapan Metode Kaifiyati dalam optimalisasi pemahaman Ilmu Tajwid Santri di Madrasah Ilmu Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan pemanjangan kehadiran peneliti, keuletan dalam pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan metode Kayfiyati dalam  pemahaman ilmu tajwid santri di Madrasah Ilmu Al-Qur’an Potoan Laok Palengaan Pamekasan yang meliputi tujuan, kompetensi, karakteristik muta’allim, desain kelas  berbentuk Halaqoh, materi dan target pembelajaran, desain pembelajaran, waktu, fasilitas, dan penilaian. Pelaksanaan Metode Kayfiyati dalam pemahaman Ilmu Tajwid santri meliputi pembukaan, inti atau isi materi dan penutup serta pengelolaan kelas. Evaluasi metode Kayfiyati Dalam pemahaman Ilmu Tajwid santri di Madrasah Ilmu Al-Qur’an Potoan Laok Palengaan Pamekasan, meliputi evaluasi harian dan bulanan yang mencakup teknis dan hasilnya.
PEMBELAJARAN SOSIAL MODERAT ; INTEGRASI DAKWAH KETELADANAN DAN KERJASAMA ANTAR UMAT BERAGAMA MELALUI KEARIFAN LOKAL Fitri Yanti; Shoni Rahmatullah Amrozi; Syafrimen Syafril; Imanudin Imanudin; Eli Susanti; Rini Novianti
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.330

Abstract

Kehidupan masyarakat multikultural di Indonesia menuntut adanya strategi dakwah yang tidak hanya menekankan aspek teologis, tetapi juga mampu membangun harmoni sosial lintas agama. Salah satu pendekatan yang relevan adalah dakwah keteladanan dan kerjasama antar umat beragama yang difasilitasi oleh nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual integrasi dakwah keteladanan dan kerjasama antar umat beragama dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal sebagai media penguatan moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur akademik, artikel penelitian, dan sumber-sumber historis yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi pola, relevansi, dan kontribusi kearifan lokal dalam memperkuat interaksi sosial antar pemeluk agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah keteladanan yang mengedepankan nilai universal seperti kejujuran, keadilan, dan empati, serta kerjasama lintas agama yang berbasis kearifan lokal, dapat membentuk jembatan sosial yang efektif dalam mencegah konflik dan memperkuat kohesi sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara dakwah keteladanan dan kearifan lokal dapat menjadi model strategis penguatan moderasi beragama yang adaptif terhadap dinamika masyarakat plural.
RELEVANSI FRAGMEN PEMIKIRAN AL-GHAZALI, IBNU KHALDUN DAN IBNU SINA DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER Sulthan Syahril
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.335

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan global. Namun, perkembangan zaman yang ditandai dengan globalisasi, digitalisasi, serta krisis moral menuntut adanya konsep pendidikan yang tidak hanya modern, tetapi juga berakar pada khazanah keilmuan Islam klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi pemikiran ulama klasik, khususnya al-Ghazali, Ibnu Khaldun, dan Ibnu Sina, dalam pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Literatur dengan menelaah karya-karya klasik serta penelitian modern yang berkaitan dengan konsep Pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ghazali menekankan integrasi ilmu dan akhlak, Ibnu Khaldun menyoroti fungsi sosial pendidikan dan pentingnya pengalaman empiris, sementara Ibnu Sina menekankan rasionalitas, perkembangan intelektual, dan kesehatan jiwa. Ketiga pemikiran tersebut relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini, terutama dalam pembentukan karakter, penguatan kompetensi, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis dan ilmiah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemikiran ulama klasik memiliki nilai universal yang tetap kontributif terhadap pendidikan Islam modern, meskipun perlu reinterpretasi dan adaptasi agar sesuai dengan konteks kekinian.
PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK BERBASIS PENDEKATAN KOGNITIF JEAN PIAGET DALAM PENDIDIKAN TINGGI ISLAM Mika Setiawati; Dwi Anggraini
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.338

Abstract

Artikel ini membahas penerapan pembelajaran konstruktivistik berbasis pendekatan kognitif Jean Piaget dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Penelitian ini didasari oleh kebutuhan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi kognitif mahasiswa secara optimal di lingkungan perguruan tinggi Islam. Berdasarkan kajian literatur tentang pembelajaran, ada fenomena minimnya penerapan pendekatan konstruktivistik yang sesuai dengan prinsip-prinsip kognitif Piaget dalam kurikulum pendidikan tinggi Islam. Kesenjangan penelitian terletak pada kurangnya kajian empiris mengenai implementasi pendekatan ini serta dampaknya terhadap pengembangan pemikiran kritis dan pemahaman konseptual mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa perguruan tinggi Islam, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ; Jean Piaget menekankan pentingnya perkembangan intelektual melalui tahapan berpikir logis dan abstrak. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan ini dapat membentuk model pembelajaran yang holistik, yang tidak hanya mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter dan tanggung jawab moral mereka. Studi ini merekomendasikan penerapan kurikulum berbasis nilai, metode pembelajaran reflektif, serta penilaian yang menggabungkan aspek kognitif dan afektif sebagai strategi implementasi integratif dalam pendidikan tinggi.
PENGEMBANGAN KURIKULUM INOVATIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENJAWAB TANTANGAN ERA DISRUPSI Etika Pujianti; Heri Apriandi; Desti Afrika; Desmala Dewi; Yeti Hartati; Purnomo Purnomo
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan utuk menganalisis model inovasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mampu menjawab tantangan era disrupsi melalui integrasi nilai-nilai Islam, kompetensi abad 21, dan teknologi digital. Masalah yang menjadi fokus penelitian ini adalah kurangnya kurikulum PAI yang holistik dan adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan generasi muslim yang kompeten secara religius dan profesional. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian berupa analisis literatur yang mencakup buku, artikel ilmiah, serta dokumen kebijakan kurikulum. Data dianalisis secara tematik dengan mengidentifikasi pola, tren, dan praktik terbaik dalam pengembangan kurikulum PAI inovatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI inovatif harus menghubungkan aspek religiusitas dengan keterampilan berpikir kritis dan analitis. Kurikulum tersebut perlu menanamkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, komunikasi efektif, dan literasi digital pada peserta didik. Kurikulum PAI juga harus responsif terhadap isu kontemporer seperti moderasi beragama, etika digital, dan kesadaran ekologis. Selain itu, pengembangan kurikulum harus melibatkan pemangku kepentingan untuk memastikan relevansi dan keberlanjutan implementasinya. Perancangan kurikulum yang transformatif akan mendukung pembentukan karakter muslim yang adaptif, inovatif, dan kompetitif di tingkat global. Integrasi praktik pembelajaran aktif dan berbasis proyek dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan. Penekanan pada literasi digital dan etika teknologi memperkuat kesiapan peserta didik menghadapi tantangan era informasi. Kurikulum PAI yang holistik dan adaptif juga membuka peluang bagi pengembangan evaluasi berbasis kompetensi. Penelitian ini merekomendasikan studi lanjutan untuk menguji implementasi model kurikulum inovatif secara empiris melalui penelitian tindakan kelas dan evaluasi efektivitas pembelajaran.
Strategic Development of Multidisciplinary-Based Islamic Education Curriculum: Approaches and Implications Etika Pujianti; Subagiyo Subagiyo; Siti Salbiah; Dewi Nisrina; Hairul Fahmi; Ihsan Saifullah
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Islamic Religion Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v6i1.352

Abstract

This study aims to explore the strategic development of a multidisciplinary-based Islamic education curriculum, focusing on the approaches and implications for effective educational practices. The problem addressed is the challenge of integrating various disciplines within the Islamic education curriculum while maintaining the core values and objectives of Islamic teachings. The research adopts a qualitative case study approach, utilizing interviews, focus group discussions, and document analysis as data collection instruments. Data analysis follows the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the integration of multiple disciplines within Islamic education enhances students' critical thinking, problem-solving skills, and broader knowledge application. Teachers face challenges in adapting traditional teaching methods to interdisciplinary approaches, requiring ongoing professional development and curriculum support. The curriculum development process must consider local cultural contexts and the specific needs of students, ensuring relevance and engagement. Collaborative efforts between educational institutions, scholars, and policymakers are crucial to successfully implementing multidisciplinary-based Islamic education. Additionally, there is a need for further research to explore the long-term impact of such a curriculum on students' academic and personal development. Future studies should focus on evaluating the effectiveness of the multidisciplinary approach in various educational settings.
URGENSI AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF IBNU QAYYIM AL-JAUZIYYAH Hasanah Purnamasari; Siti Asiyah Asiyah; Jufri Jufri
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.376

Abstract

Pendidikan Islam tidak hanya menitikberatkan aspek akademik, tetapi juga penanaman moral dan karakter sebagai fondasi utama pembentukan individu Muslim yang bertaqwa. Salah satu tantangan Pendidikan Islam hari ini adalah permasalahan degradasi moral dan kurangnya penanaman akhlak dalam sistem pendidikan saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dan analisis kualitatif terhadap karya-karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah serta literatur terkait pendidikan moral. Dalam struktur pemikirannya, Ibnu Qayyim berpandangan bahwa akhlāq seseorang merupakan refleksi dari jiwanya. Segala yang terpatri dalam jiwa manusia akan berimplikasi pada akhlāqnya. Seseorang yang sempurna jiwanya, secara otomatis akan sempurna akhlāqnya, begitu pula sebaliknya. Adapun kesempurnaan jiwa diraih dengan menerapkan ajaran al-Qur‟an dan al-Sunnah dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa menjadikan al-Qur‟an dan al-Sunnah sebagai pondasi hidup, manusia akan mudah terjerumus pada tindakan yang tidak sesuai dengan fitrahnya. Ibnu Qayyim membagi akhlak menjadi dua: akhlāq fitri dan akhlāq muktasabah atau akhlāq yang diupayakan oleh manusia. Lebih lanjut, Ibnu Qayyim menekankan pentingnya akidah dalam pendidikan Islam yang pada akhirnya akan berimplementasi kepada pembentukan akhlāq. Melihat pentingnya akhlāq, penulis berusaha membahas mengenai akhlāq dalam pendidikan Islam menurut Ibnu Qayyim dengan merujuk kepada landasan akhlāq, urgensi akhlāq dan klasifikasi didalamnya.
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MADRASAH DINIYAH Mukhammad Khilmi Muzayyin; Didit Darmawan
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.407

Abstract

Hasil belajar adalah suatu hal yang menjadi tolok ukur dalam pembelajaran sehingga ini menjadi penting sekali untuk diperhatikan oleh seorang pengajar maupun pengelola lembaga pendidikan supaya tujuan belajar dapat tercapai dengan maksimal sesuai yang diharapkan oleh lembaga pendidikan. Untuk itu, studi ini untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua dan metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa Madrasah Diniyah Al Khoiriyah Desa Kersikan. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan populasi sebanyak 114 siswa Madrah Diniyah, sedangkan sampelnya sebanyak 44 siswa kelas IV, kelas V dan kelas VI tingkat ibtidaiyah. Metode yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pengaruh variabel ini terhadap hasil belajar siswa adalah analisis regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua dan metode pembelajaran hasil belajar siswa. Hasil studi ini menegaskan pentingnya perhatian orang tua dan metode pembelajaran dalam mencapai hasil belajar yang maksimal, dengan demikian, perhatian orang tua sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa begitu juga dengan penggunaan metode pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini memberikan landasan yang kuat bagi dunia pendidikan khususnya madrash diniyah agar lebih bisa mensosialisasikan kepada para orang tua akan pentingnya perhatian orang terhadap anaknya, juga kepada para perangkat pendidikan di madrasah khususnya para guru agar selalu menggunakan metode pembelajaran yang sesusi dengan peserta didiknya untuk tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif.