cover
Contact Name
Mas Mulyono
Contact Email
sell.journals@gmail.com
Phone
+62895639425081
Journal Mail Official
jurnal.sell@sitasi.id
Editorial Address
Jl. Wonosari KM. 6 Pringgolayan, Kec. Banguntapan, Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55171
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Social, Educational, Learning and Language (SELL)
ISSN : 30262763     EISSN : 30262828     DOI : https://doi.org/10.61930/sell.v1i1.3
Core Subject :
SELL: Social, Educational, Learning and Language is a multidisciplinary journal committed to no single approach, discipline, methodology, or paradigm. The journal welcomes varied approaches (qualitative, quantitative, and mixed methods) to empirical research. SELL: Social, Educational, Learning and Language, and Language invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Social a, Education, Learning, and Language, which covers textual and fieldwork investigation with special reference to Social and Humanities, Education, Learning, and Language as well as the examination of contemporary issues in Social Education, Learning, and Language.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 1 (2026): social, educational, learning and language (sell)" : 9 Documents clear
Peran Ushul Fiqih dalam Merespons Problematika Hukum Islam Kontemporer: Pendekatan Maqashid Syariah Al Riski; M Bagas Julio; M. Diyang Brezkie; Edwin Juniarta; Indra Saputra Ganta; Kgs. M. Rizki Zubir Alfarizi; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan perkembangan pesat dalam bidang sosial, ekonomi, dan teknologi, ushul fiqih harus memainkan peran strategis sebagai struktur metodologis dalam proses istinbath hukum. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis fungsi ushul fiqih dalam menangani masalah hukum Islam modern melalui pendekatan maqashid syariah. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan. Fokus penelitian adalah literatur ushul fiqih klasik dan kontemporer, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dari tahun 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fiqih dapat menyediakan solusi hukum yang relevan, kontekstual, dan berfokus pada kemaslahatan melalui instrumen ijtihad, qawaid ushuliyyah, dan orientasi maqashid syariah. Pendekatan maqashid syariah berfungsi sebagai landasan filosofis yang menjaga keseimbangan antara teks normatif dan realitas sosial
Keragaman Pemikiran Islam Kontemporer: Antara Fiqh, Hadis, Tasawuf, dan Paradigma Moderasi Islam Angeliska Putri; Nafisah Basyar; Mayang Sari; Aini Fitria Destianti; Balqis Khairunnisa; Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam kontemporer berkembang seiring dengan tantangan sosial, budaya, dan geopolitik yang dihadapi umat Muslim. Keragaman pandangan dalam bidang fiqh, hadis, tasawuf, dan ijtihad merupakan bagian dari tradisi intelektual Islam yang dibedakan oleh perbedaan metodologi penafsiran serta konteks historis dan sosial. Namun, keragaman yang disebutkan di atas terus-menerus menyebabkan pemahaman keagamaan menjadi terpolarisasi karena tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika Islam kontemporer dan moderasi Islam, termasuk konsep Islam Nusantara, secara inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan pada beberapa set data yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relevansi Islam di masa kini dapat ditingkatkan dengan mengintegrasikan pemahaman konseptual fiqh dan hadis, dimensi spiritual melalui tasawuf, dan penerapan ijtihad yang berfokus pada maqashid al-shari’ah. Moderasi Islam sangat penting sebagai alat konseptual untuk menumbuhkan pemahaman Islam yang toleran, seimbang, dan berfokus pada kebaikan bersama
Aliran Pemikiran Ushul Fiqih Dan Pengaruhnya Terhadap Pendekatan Hukum Islam Anisa Nurana; Rizky Amalia syaputri; Keila Bunga Mentari; Azzel Aulia Putri; Adek Intan; Riska Riani; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uṣūl al-fiqh adalah disiplin ilmu penting dalam studi hukum Islam yang menyediakan kerangka metodologis untuk memahami dan menurunkan hukum dari sumber-sumber Islam. Sepanjang perkembangan historisnya, uṣūl al-fiqh telah menghasilkan beberapa aliran pemikiran, termasuk aliran mutakallimīn, aliran fuqahā’, dan pendekatan integratif, yang masing-masing menawarkan perspektif berbeda tentang penalaran hukum. Studi ini bertujuan untuk meneliti aliran-aliran pemikiran tersebut dan menganalisis pengaruhnya terhadap pendekatan hukum Islam, khususnya dalam penurunan hukum dan praktik ijtihād. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis pustaka, penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif dan analitis pada literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa perbedaan di antara aliran-aliran uṣūl al-fiqh memengaruhi penggunaan bukti hukum, keseimbangan antara interpretasi teks dan penalaran rasional, serta fleksibilitas hukum Islam dalam menangani perubahan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa keberagaman mazhab uṣūl al-fiqh memperkaya wacana tentang penerapan hukum Islam dalam berbagai konteks. Disiplin uṣūl al-fiqh memainkan peran penting dalam memastikan fleksibilitas dan relevansi hukum Islam yang berkelanjutan dalam konteks kontemporer
Analisis Ushul Fiqh terhadap Praktik Etika Bisnis pada PT Pengadaian Syariah (Studi Kasus Unit Pegadaian Syariah Palembang) Kaila Riska Fadilah; Davirina Annamaura; Nadya Mulia Ningrum; M. Farel Triansyah; Chelsea Wani Wandari; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam praktik bisnis modern, orientasi keuntungan sering mengabaikan nilai etika, padahal Islam telah menetapkan batasan jelas dalam bermuamalah, seperti larangan riba, gharar, maysir, penipuan, dan ketidakadilan. Sebagai lembaga keuangan syariah, PT Pegadaian Syariah dituntut menerapkan etika bisnis sesuai ajaran Islam dan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik etika bisnis pada PT Pegadaian Syariah Unit Palembang berdasarkan tinjauan ushul fiqh. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik etika bisnis telah diterapkan sesuai prinsip syariah melalui penggunaan akad rahn dan mu’nah, penerapan transparansi dan keadilan, perlindungan hak nasabah, serta tanggung jawab sosial. Ditinjau dari ushul fiqh, praktik tersebut sejalan dengan kaidah muamalah dan maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga harta dan mewujudkan kemaslahatan umat
Peran Kaidah Asasiyah Ushul Fiqh dan Makhfum Fiqh dalam Menilai Putusan Hakim pada Sengketa Bisnis Syariah Dwi Gita Meilani; Ema Permata Sari; Tirta Zaharani; Nabila Islami Putri Irawan; Putri Aulia; Shifaa Aqilla; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat praktik bisnis syariah telah meningkatkan kompleksitas sengketa hukum yang memerlukan penyelesaian melalui putusan hakim yang berlandaskan prinsip-prinsip hukum Islam. Dalam konteks ini, hakim tidak hanya dituntut menerapkan hukum positif, tetapi juga menggunakan metodologi hukum Islam guna mewujudkan keadilan dan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kaidah asasiyah Ushul Fiqh dan makhfum fiqh dalam menilai putusan hakim pada sengketa bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif melalui kajian terhadap literatur Ushul Fiqh klasik dan kontemporer serta analisis terhadap prinsip-prinsip hukum yang digunakan dalam putusan sengketa bisnis syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah asasiyah Ushul Fiqh berfungsi sebagai landasan normatif yang mengarahkan hakim dalam menegakkan keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan, khususnya melalui prinsip kebolehan muamalah, penghilangan kemudaratan, dan orientasi pada maslahat. Sementara itu, makhfum fiqh berperan sebagai instrumen penalaran hukum untuk memahami makna implisit nash dalam menghadapi praktik bisnis syariah modern yang tidak diatur secara eksplisit dalam sumber klasik. Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan putusan hakim yang tidak hanya sah secara formal, tetapi juga adil secara substantif dan relevan dengan konteks kekinian
Pancasila Dan Kontradiksi Etika Bisnis Di Era Globalisasi Ahmed Mido; Kiran Destriana; Siti Zakiah; Sari Ayu; Syahranie Putri Hasbie; Adji Pati Palepi; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila sebagai ideologi negara memiliki peran fundamental dalam membentuk sistem nilai dan etika sosial di Indonesia. Namun, nilai-nilai normatif yang terkandung di dalamnya kerap berbenturan dengan dinamika dunia bisnis yang bersifat fleksibel, pragmatis, dan berorientasi pasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kontradiksi antara prinsip-prinsip Pancasila dan realitas bisnis modern di tengah arus globalisasi dan Revolusi Industri 4.0. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan reflektif-kritis terhadap sumber akademik dan kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kontradiksi tersebut muncul karena perbedaan orientasi nilai: Pancasila menjunjung stabilitas sosial dan moral, sementara bisnis menekankan efisiensi dan profitabilitas. Diperlukan strategi reaktualisasi Pancasila dalam kebijakan hukum dan pendidikan agar nilai-nilainya tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman
Pancasila dan Generasi Z di Era Media Sosial: Antara Nilai Ideal dan Praktik Digital Intan Shiffa Salsyabillah; Putri Wahida Amsyari; Amelia Putri Islami; Revina Revina; Kayla Ananditha; Zhalika Afarin Azurah; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial secara signifikan memengaruhi cara Generasi Z membentuk nilai dan berinteraksi di ruang digital. Di sisi lain, Pancasila sebagai ideologi bangsa memuat nilai-nilai luhur yang seharusnya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa, termasuk dalam penggunaan media digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis ketegangan antara praktik digital Generasi Z dan nilai-nilai ideal Pancasila melalui studi literatur terhadap sembilan jurnal nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital dan etika bermedia sosial menyebabkan belum terinternalisasinya nilai-nilai Pancasila secara konsisten. Namun, media sosial tetap memiliki potensi strategis sebagai sarana pendidikan nilai jika diintegrasikan dengan pendekatan literasi digital berbasis karakter. Oleh karena itu, penguatan literasi digital berbasis Pancasila menjadi penting untuk membentuk karakter kebangsaan Generasi Z di era digital
Reaktualisasi Pancasila di Era Globalisasi Mayang Sari; Aini Fitria Destianti; Andi Balqis Khairunnisa; Angeliska Putri; Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah; Nafisah Basyar; Choiriyah Choiriyah
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi membawa perubahan besar dalam nilai, budaya, dan identitas nasional Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak globalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila serta merumuskan strategi reaktualisasi Pancasila sebagai ideologi bangsa melalui pendidikan, literasi digital, dan pelestarian budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari berbagai sumber akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman ideologis untuk menyaring pengaruh negatif globalisasi. Reaktualisasi nilai-nilainya melalui pendidikan kontekstual dan penguatan peran institusi sosial sangat penting dalam menjaga identitas nasional dan membangun karakter bangsa yang tangguh di era global
Implikasi Cerita Bergambar Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini Dhea Putri Sakilla; Sukawati
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 4 No. 1 (2026): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas dan kemampuan motorik halus anak usia dini seringkali terhambat oleh penggunaan media pembelajaran yang monoton dan repetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kegiatan kolase menggunakan berbagai media bahan bekas terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini (AUD) di RA Akhlakul Karimah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 20 peserta didik kelompok B1 sebagai subjek utama dan 2 orang guru sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose parts seperti kain perca, cangkang telur, daun kering, kancing baju, dan sedotan bekas memberikan stimulasi motorik halus yang signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari melalui teknik menjumput (pincer grasp), serta ketelitian dalam menempel berbagai tekstur bahan. Selain itu, kebebasan dalam memilih bahan terbukti meningkatkan antusiasme dan kemandirian anak dalam bereksplorasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemanfaatan bahan bekas tidak hanya efektif secara ekonomis sebagai media pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi alternatif solutif dalam mengoptimalkan potensi motorik halus dan kreativitas anak secara holistik di lingkungan sekolah

Page 1 of 1 | Total Record : 9