cover
Contact Name
Moh Solehudin
Contact Email
grahahusadacirebon@gmail.com
Phone
+62231200811
Journal Mail Official
grahahusadacirebon@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Placenta
ISSN : 20874251     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Ilmiah PLACENTA diterbitkan oleh Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon. Redaksi mengundang para dosen, peneliti dan profesional dari dunia industri dan kerja untuk menulis tulisan ilmiah dan pengalaman praktis-nya di lapangan terkait implementasi di bidang terkait lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
PENGARUH AKUPRESUR GV 20, PC 6, LI 4 TERHADAP HIPERTENSI  PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KEDAWUNG KABUPATEN CIREBON Aulia Agyanti Rahmah; Ika Pramesti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan 5-15 % penyulit kehamilan dan merupakan salah satu dari tiga penyebab tertinggi mortalitas dan morbiditas ibu bersalin. Asuhan yang diberikan pada pasien yang mengalami hipertensi umumnya diberikan perawatan farmakologi menggunakan antihiprertensi seperti metildopa atau nefidipin, untuk mencegah terjadinya komplikasi. Akan tetapi asuhan tersebut masih dirasa kurang dengan masih tingginya angka kejadian hipertensi, asuhan yang diberikan oleh bidan dapat berupa asuhan non farmakologi atau asuhan komplementer seperti pemberian pijat akupresur. Nopri, dkk (2015). Populasi Sampel: Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan Hipertensi di Puskemas Kedawung Kabupaten Cirebon sejumlah 31 responden. Teknik Pengambilan Sampel dilakukan dengan menggunakan Total Sampling yaitu sejumlah 31 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal April 2024- Mei 2024 di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon. Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre Eksperimen untuk mengetahui pengaruh Akupresur terhadap Hipertensi pada ibu hamil. Analisa yang dilakukan yaitu Analisa Univariat dan Bivariat. Analisa Univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Sedangkan Analisa Bivariat yang digunakan adalah uji t-test. Hasil: Terdapat hasil bahwa rata-rata tekanan sistolik sebelum intervensi akupresur yaitu 147,8 mmHg, Sedangkan rata-rata tekanan sistolik sesudah intervensi akupresur sebanyak 120 mmHg. Dan hasil rata-rata tekanan diastolik sebelum intervensi akupresur yaitu 96,45 mmHg, Sedangkan rata-rata tekanan diastolik sesudah intervensi akupresur yaitu 78,70 mmHg. Setelah di lakukan intervensi akupresur menunjukan hasil p-value lebih kecil dari nilai alpha (0,000<0,05). menunjukkan bahwa pijat akupresur terdapat perubahan yang signifikan dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada ibu hamil di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon. Saran: Diharapkan dengan adanya hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dan acuan bagi tenaga Kesehatan di pelayanan dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil hipertensi dengan terapi Akupresur. Selain itu juga terapi Akupresur ini dapat digunakan oleh masyarakat secara mandiri sebagai upaya preventif.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN SURAH AR-RAHMAN TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF  MELALUI KESEIMBANGAN SISTE SARAF OTONOM Ghea Sugiharti; Aulia Agyanti Rahmah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi fisiologis yang mulai timbul pada persalinan kala I fase aktif dan makin lama nyeri yang dirasakan akan bertambah kuat. Kontraksi uterus merupakan salah satu yang mengakibatkan nyeri. Murottal Al-Qur’an merupakan salah satu metode yang memiliki pengaruh positif bagi pendengarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment design dengan rancangan one grup pretest-posttest design pada 20 ibu bersalin primigravida sebagai responden. Terapi murottal Al-Qur’an berupa surah Ar-rahman diperdengarkan selama 15 menit. Instrument penelitian menggunakan alat ukur Numerik Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan paired sample t-test dengan nilai α= 0,05.   Hasil penelitian menunjukan rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan terapi murottal Al-Qur’an surah Ar-rahman adalah 7,10 setelah diberikan adalah 4,40. Hasil paired sample t-test menghasilkan nilai signifikan (2-tailed) 0,000. Simpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh secara signifikan penurunan rata-rata intensitas nyeri persalinan sebelum dan setelah dilakukan terapi murottal Al-Qur’an surah Ar-rahman.
Pengaruh  Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Plered Kabupaten Cirebon Ika Pramesti; Fera Asriani
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pijat oksitosin merupakan pemijatan tulang belakang pada costa ke 5-6 sampai ke scapula yang akan mempercepat kerja saraf parasimpatis merangsang hipofise posterior untuk mengeluarkan oksitosin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Plered Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan the one group pretest and posttest design. Dengan populasi yaitu seluruh ibu postpartum pada bulan Maret-Mei 2024. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel 24 responden. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Instrument penelitian menggunakan informed consent dan lembar observasi. Dan analisis data penelitian menggunakan Univariat dengan distribusi frekuensi dan Bivariat dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sebelum dilakukan pemijatan 3,375 sedangkan nilai sesudah pemijatan 8,000. Nilai rata-rata produksi ASI sebelum dilakukan test (dipijat) dengan nilai p value 0,05 dengan jumlah rata-rata 0,00. Sedangkan setelah test pijat oksitosin nilai p value 12,50 dengan jumlah rata rata 300,00. Hasil uji eksperimen memiliki nilai signifikan probabilitas yaitu sig p = 0,000 atau < nilai sig α = 0,05. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Plered Tahun 2024 Diharapkan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Plered agar pijat oksitosin dijadikan sebagai alternatif asuhan dalam upaya meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.
PENGARUH PEMBERIAN MIXED JUICE TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS KEPUH KABUPATEN CIREBON Ilah Lilahsah; Atiek Noviyanti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu bersalin dengan nutrisi yang kurang beresiko terhambatnya kemajuan persalinan, persalinan semakin lama dan menyakitkan, trauma hingga depresi, ini dikarenakan kadar gula darah yang menurun dapat mempengaruhi salah satu faktor penting pada saat persalinan yaitu kekuatan (power) untuk mengejan. Data dari Puskesmas Kepuh Tahun 2023 diperoleh ibu hamil merasa lemas, cemas selama proses persalinan dikarenakan kadar gula darah <67 mg/dl. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian mixed juice terhadap kadar gula darah pada ibu bersalin. Metode penelitian ini adalah Eksperimen (experimental), desain Pra-Eksperimen atau Pre-Experimental Design dengan pendekatan penelitian One-Group Pretest- Posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang bersalin di Puskesmas Kepuh sebanyak 25. Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling sebanyak 25 responden dengan kriteria inklusi, eksklusi. Tempat penelitian di Puskesmas Kepuh Kabupaten Cirebon. Waktu peneltian periode April-Juni 2024. Instrumen penelitian dengan lembar observasi (checklist). Menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian pada 25 ibu bersalin yang menjadi sampel sebelum diberikan mixed juice sebanyak 2 (8%) memiliki kadar gula darah rendah, 23 (92%) memiliki kadar gula darah normal. Sesudah pemberian mixed juice semua ibu sebanyak 25 (100%) memiliki kadar gula darah normal dan meningkat. Rata-rata usia responden adalah 20-35 tahun sebanyak 19 (76%), pendidikan responden adalah SMA sebanyak 9 (36%), paritas responden adalah multipara sebanyak 17 (68%). Dan didapatkan hasil uji wilcoxon dengan nilai p 0,001 (p<0,05). Disimpulkan terdapat pengaruh pemberian mixed juice terhadap kadar gula darah pada ibu bersalin di Puskesmas Kepuh Kabupaten Cirebon Tahun 2024. Pemberian mixed juice dapat menjadi minuman nutrisi alami pada saat proses persalinan dengan pemberian yang terukur.
PENGARUH MINUMAN JAHE MERAH TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI BPM EVIYANTI, S.ST KOTA CIREBON Thira Eva Rahayu; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan perubahan fisiologi yang normal, oleh karena itu setiap ibu hamil berhak memiliki pengalaman menyenangkan terhadap proses persalinan. Kenyatannya sebagian besar ibu hamil memiliki traumatik terhadap proses persalinan terutama rasa nyeri, kontraksi yang dirasakan (Widiati dan Legiati, 2018). Terapi non farmakologis Jahe (ginger) sama efektifnya dengan asam mefenamat (mefenamic acid) dan ibuprofen untuk mengurangi nyeri (Setyawan, 2020). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minuman jahe merah terhadap perubahan skala nyeri persalinan kala I fase akif di BPM Eviyanti, S.ST Kota Cirebon 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan metode One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini yaitu ibu bersalin kala I fase aktif di BPM Eviyanti., S.ST Kota Cirebon sebanyak 20 orang dan didapatkan sampel sejumlah 15 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling. Analisis menggunakan statistik univariat dan bivariat (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif sebelum diberikan minuman jahe merah sebesar 1.80 sementara rata-rata skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif sesudah diberikan minuman jahe merah sebesar 1.73 serta nilai p-value = 0.003 atau lebih kecil dari nilai α (0,05). Artinya ada pengaruh minuman jahe merah terhadap perubahan skala nyeri persalinan kala I fase aktif di BPM Eviyanti., S.ST Kota Cirebon. Pemberian minuman jahe merah dapat digunakan sebagai salah satu metode non farmakologis dalam menurunkan skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif.
GAMBARAN KESEHATAN MENTAL PADA IBU POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOSARI Ika Popi sundani; Thira Eva Rahayu
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu postpartum memiliki kerentanan terhadap berbagai gangguan mental, gangguan kesehatan mental pada masa postpartum akan berdampak pada kesehatan ibu dan mempengaruhi kemampuan bayinya dalam perkembangan bahasa juga kedekatan emosionalnya dengan orang lain (Arami et al, 2021). Ada tiga bentuk gangguan kesehatan mental pada ibu postpartum yaitu kecemasan, stres dan depresi (Alifka, 2022). Di Indonesia angka kejadian kecemasan dan depresi postpartum sampai mencapai 50-70%, sedangkan di Jawa Barat angka kejadian resiko depresi postpartum pada tahun 2017 berkisar antara 45-65% (Dinkes Jabar, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarkan kesehatan mental pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Losari Kabupaten Cirebon tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, pelaksanaan penelitian di mulai dari bulan Maret-April tahun 2024. Populasi yang digunakan adalah ibu 0-6 minggu postpartum dengan menggunakan teknik total sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 50 responden, instrumen penelitian inI menggunakan kuesioner DASS-21 dan analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden terdapat 20 responden mengalami kecemasan, semuanya adalah ibu postpartum di minggu pertama (40%). Pada tingkat stres terdapat 10 responden, ibu yang mengalami stres berat adalah ibu yang tinggal sendiri dan suaminya bekerja (6%). Sedangkan pada tingkat sedang dialami oleh ibu bersalin dengan persalinan seksio (4%), depresi berat dan sangat berat dialami oleh ibu yang berusia 18 tahun (4%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan kesehatan mental dialami oleh setiap responden dengan tingkat yang bervariasi dan terdapat faktor  resiko yang dapat meningkatkan prevalensi gangguan kesehatan mental. Sehingga diharapkan adanya institusi pelayanan kesehatan maupun pendidikan kesehatan dapat menyediakan fasilitas dan pelayanan psikologis yang dapat mencegah serta menangani gangguan mental ini.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Makanan Pendamping ASI Pada Usia 6-23 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Plered Kabupaten Cirebon Ika Popi sundani; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 3 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan pendamping ASI adalah makanan yang dikenalkan pada bayi mulai usia 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya yang akan membantu perkambangan dan petumbuhan bayi untuk kepentingan kecerdasan dan pertumbuhan fisiknya. Salah satu faktor resiko yang menjadi penyebab utama kematian pada balita yang disebabkan oleh diare (25,2%) dan ISPA (15,5%) adalah pemberian MP-ASI dini (SDKI, 2018). Di Jawa Barat, 53,6% ibu telah memberikan MP-ASI pada bayi usia kurang dari 6 bulan (Dinkes Provinsi Jawa Barat, 2016). Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif. Penelitian ini menggunakan total sampling 60 orang yang merupakan jumlah populasi ibu yang memiliki anak usia 6-23 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Plered pada bulan Maret-Juni 2024. Alat pengukuran data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pengertian MP-ASI terbesar kategori baik 58 responden (96,7%), terkecil kategori cukup dan kurang 1 responden (1,7%). Tujuan pemberian MP-ASI terbesar kategori baik 52 responden (86,7%), terkecil kategori kurang 3 responden (5%). Jenis-jenis MP-ASI terbesar adalah kategori baik 48 responden (80%), terkecil kategori kurang 3 responden (5%). Cara pemberian MP-ASI terbesar adalah kategori baik 53 responden (88,3%), terkecil kategori kurang 2 responden (3,3%). Jadi dapat disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan ibu paling banyak berada pada kategori baik.
MANFAAT REBUSAN DAUN SIRIH UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI BPM BIDAN HJ. HENI WINARSIH Thira Eva Rahayu; Ghea Sugiharti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 3 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Luka perineum adalah robekan yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan. Robekan perineum umumnya terjadi pada garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin lahir terlalu cepat. Perawatan luka perineum pada ibu setelah melahirkan berguna untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan, menjaga kebersihan, mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Perawatan perineum umumnya bersamaan dengan perawatan vulva (Rostika et al. 2020). Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada manfaat Rebusan Daun Sirih Untuk Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di Di BPM Bidan Hj. Heni Winarsih Tahun 2024. Desain Penelitian : jenis penelitian quasi eksperimental. Populasi Dan Sampel : populasi dalam penelitian ini  adalah seluruh ibu post partum spontan dengan luka perineum di hecting di BPM Bidan Hj. Heni Winarsih Tahun 2024 pada tanggal 10 Maret 2024-28 Mei 2024 sebanyak 22 ibu post partum,sample dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil : Responden kelompok intervensi yang diberikan perlakuan menggunakan rebusan daun sirih pada ibu nifas mayoritas dalam kategori penyembuhan luka dihari ke 3 terdapat 20 orang (100%). Responden kelompok Kontrol yang tidak diberikan perlakuan menggunakan rebusan daun sirih pada ibu nifas mayoritas dalam kategori penyembuhan luka 4-7 hari terdapat 12 orang (60%), ibu nifas dalam kategori penyembuhan luka dihari ke >7 terdapat 80 orang (40%) dan ibu nifas dalam kategori penyembuhan luka dihari ke 3 tidak ada. Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji paired T tes menunjukkan bahwa penyembuhan luka perineum kelompok ibu nifas yang menggunakan perlakuan rebusan daun sirih dan kelompok ibu nifas yang tidak menggunakan perlakuan rebusan daun sirih secara statistik berbeda,hasil p value 0,001 < 0,05  artinya ada manfaat rebusan daun sirih terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di BPM Bidan Hj.Heni Winarsih Kabupaten Cirebon maka Ho ditolak dan Ha diterima.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWI KELAS XI DI SMK ISDA BABAKAN KABUPATEN CIREBON Mar'atus Solihah; Heni Erawati
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 3 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 33,76% pemuda di Indonesia mencatatkan usia kawin pertamanya di rentang 19-21 tahun. Kemudian, usia 22-24 tahun sebanyak 27,07%, usia 16-18 tahun 19,24% pada tahun 2022. Jika dilihat berdasarkan  jenis kelamin, usia menikah pertama pemuda laki-laki dan perempuan tentu aja memiliki perbedaan, dimana laki-laki cenderung memasuki usia pertamanya lebih tua dibandingkan perempuan. Provinsi dengan wanita yang menikah pertama kalinya di usia 7-15 tahun adalah Jawa Barat, yakni sebesar 11,48%. Kasus pernikahan  usia dini di wilayahnya pada tahun 2020 itu banyak di Kecamatan Ciledug, Babakan dan Kecamatan Gebang. Dan di  ditemukan bahwa terdapat 7 kasus pernikahan dini pada remaja putri yang terjadi pada peserta didik di tahun pelajaran 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri kelas XI di SMK Isda Babakan Kabupaten Cirebon Tahun 2024 tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi. Desain dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Instrumen dalam penelitian adalah lembar kuesioner berupa lembar pertanyaan check list. Popoluasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sejumlah 120 sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian didapat pengetahuan remaja putri tentang pengertian konsep remaja pada kategori baik (58,3), cukup (31,7%), kurang (10,0%).  Pengetahuan  remaja putri tentang pernikahan dini pada kategori baik (35,8%), cukup (41,7%),  kurang  (22,5%). Pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi pada kategori baik (20,0%), cukup (49,2%), kurang (30,8%). Pengetahuan  remaja tentang faktor yang mempengaruhi pernikahan dini pada kategori baik (53,3%), cukup (36,7%), kurang (10,0%). Pengetahuan  remaja tentang cara menjaga organ  reproduksi pada kategori baik (61,7),cukup (31,7%), kurang (6,7%).
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA PUTRI KELAS XI TENTANG KEKERASAN SEKSUAL DI SMK ISLAMIC CENTRE CIREBON Ilah Lilahsah; Mar'atus Solihah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak baik anak sebagai korban ataupun anak sebagai pelaku merupakan bukti nyata bahwa masih banyak anak yang belum mendapatkan pengetahuan yang cukup mengenai pencegahan kekerasan seksual. Kasus kekerasan seksual menduduki posisi tertinggi ada 85 jenis kekerasan seksual yang di tangani oleh LSM WCC Mawar Balqis Cirebon, Untuk itu perlu kiranya pemberian informasi atau pengetahuan kepada anak sejak dini agar anak mengetahui perilaku apa saja yang di anggap menjurus pada kegiatan kekerasan seksual. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri kelas XI tentang kekerasan seksual. Desain Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan meneliti dua variabel pengetahuan dan sikap, Populasi dalam penelitian ini seluruh siswi dengan jumlah 293 siswi. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Random Sampling,. Diketahuinya pengetahuan tentang kekerasan seksual pada remaja kelas XI termasuk kategori kurang sebanyak 36 responden (61,02%), diantaranya tentang pengertian kategori cukup sebanyak 19 responden (32,2%), mengenai Faktor kategori kurang sebanyak 38 responden (64,4%), mengenai Jenis-jenis kekerasan seksual kategori kurang sebanyak 34 responden (5,6%), mengenai Dampak kekerasan seksual kategori kurang sebanyak 32 responden (54,2%), dan mengenai Upaya Pencegahan kekerasan seksual kategori kurang yaitu sebanyak 43 responden (2,9%). Sikap Remaja kelas XI Terhadap kekerasan seksual sebanyak 53 responden (89,8%) Memiliki sikap Positif. Pengetahuan remaja putri kelas XI memiliki pengetahuan kurang, dan sikap remaja putri terhadap kekerasan seksual memiliki sikap Positif Di harapkan remaja putri dapat mencari informasi melalui buku atau media sosial, bagi tempat penelitian dan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi.