cover
Contact Name
Samin
Contact Email
samin.050691@gmail.com
Phone
+628568080733
Journal Mail Official
samin.050691@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Pebayuran No.KM. 08, Kertasari, Kec. Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17710
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman
ISSN : -     EISSN : 30316141     DOI : https://doi.org/10.67058/mjr3zr81
Core Subject :
Original Title : Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Short Title : Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Frequency : 2 issues per year (April and October) Number of Articles Per Issue : 10 research and review articles per issue ISSN : E-ISSN 3031-6141 (online) SK SINTA : SINTA Process Accreditated DOI : Editor-in-Chief : Mobit [Scholar ID] Managing Editor : Samin [Scholar ID] Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi Language : Indonesian, Arabic and English Citation Analysis and Indexed : Google Scholar Subject Area; Category : Islamic Education Associate Member : Tashfiyatuna: Jurnal Kependidikan Islam is an Islamic education journal that aims to contribute to the dissemination of knowledge. The scope of the journal covers Islamic teaching and learning: teaching strategies, language curriculum, Islamic education curriculum, testing and evaluation, ICT in teaching, etc. Tashfiyatuna: Jurnal Kependidikan Islam is published twice a year; in April and October, with each edition containing 10 articles.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
IMPLEMENTASI METODE TEAM QUIZ PADA PEMBELAJARAN FIKIH PUASA DI SALAH SATU SEKOLAH DASAR Annisa Nurdianti; Fadilah Prabowo; Muslim
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/mjr3zr81

Abstract

This study examines the use of the Team Quiz method to improve Fasting Fiqh learning in an elementary school in Karawang. The problem addressed is the use of monotonous teaching methods that reduce student interest and engagement. Using a qualitative case study approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that the Team Quiz method increases student participation, improves practice scores, and creates a more enjoyable learning atmosphere. However, challenges include dominant participation by high-achieving students and the need for strong teacher supervision. Overall, the method is effective in enhancing students’ understanding and involvement, with positive responses as it helps reinforce comprehension and memory
IMPLEMENTASI PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI SDIT ANNAJAH BEKASI: ANALISIS TANTANGAN PEMBELAJARAN TANPA PENGUATAN TAJWID Syifa Azqia; Afifah Octaviani; Alyaa Luthfi Nuur Haniifah; Budianto
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/tashfiyatuna.v4i1.136

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Qur’anic tahfidz program and the challenges of tahfidz learning without tajwid reinforcement at SDIT Annajah Bekasi. The study is based on the importance of recitation quality in tahfidz learning, while some students still experience errors in pronunciation despite good memorization achievement. This research used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that the tahfidz program was implemented through halaqah and talaqqi methods adjusted to students’ grade levels and cognitive development. However, challenges were found in students’ recitation quality, especially in applying tajwid rules, pronunciation accuracy of makhraj, and articulation of similar hijaiyah letters. The novelty of this study lies in its focus on tahfidz learning without structured tajwid reinforcement in Islamic elementary schools. The study concludes that tajwid reinforcement is important to balance memorization achievement and accurate Qur’anic recitation.
UPAYA GURU DALAM MENJAGA KUALITAS HAFALAN SISWA MELALUI EVALUASI TAHFIZ AL-QUR’AN DI MTQ AS-SYIFA nurazizah; Nur Halimah; Raditya Pandita Maulana; Budianto
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/tashfiyatuna.v4i2.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam menjaga kualitas hafalan siswa melalui evaluasi hafalan Al-Qur’an di MTQ As-Syifa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas dua guru tahfizh dan enam siswa program tahfizh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjaga kualitas hafalan melalui evaluasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Evaluasi dilaksanakan empat kali dalam setahun melalui Penilaian Tengah Semester (PTS) dan Penilaian Akhir Semester (PAS). Guru menetapkan Nilai Lulus Minimum (NLM) sebesar 95% serta memberikan ulangan bagi siswa yang belum mencapai target. Selain itu, metode Tahdhir, Itqon, dan Robth diterapkan untuk memperkuat hafalan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi tahfizh berperan sebagai sarana penilaian sekaligus strategi peningkatan kualitas hafalan siswa.
Implementasi Metode Talqin dalam Menghafal Al-Qur'an pada Siswa Kelas 1 SD Al Madinah Belimbing Syahla Aulia Zahra Syahla; Budianto
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/tashfiyatuna.v4i1.142

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menjelaskan  penggunaan  metode  talqin  kepada  siswa  yang sedang  berada  pada  tahap  pra-literasi  Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Al-Huda.  Sebanyak  10 siswa  yang  belum  bisa  membaca  Al-Qur’an diperhatikan selama tiga hari saat mereka menghafal Surah Al-Humazah. Penelitian ini dilakukan melalui observasi tanpa melibatkan wawancara.  Dalam  pelaksanaan  metode  talqin,  guru  membacakan  ayat  dengan  pelan, membagi  ayat  menjadi  beberapa  bagian,  dan  siswa  menirukan  bacaan  tersebut  secara berulang hingga mereka menguasainya. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode talqin  memberikan  kemudahan  bagi  siswa  pra-literasi  dalam  proses  menghafal.  Melalui pengulangan,  pembagian  ayat,  dan  bimbingan  langsung  dari  guru,  siswa  dapat  mengingat ayat meskipun mereka belum dapat membaca teks. Metode talqin terbukti efektif dan cocok untuk anak-anak yang masih bergantung pada pendengaran dalam menghafal Al-Qur’an.
Literasi Digital dalam Perspektif Pendidikan Islam: Rekonstruksi Konseptual Kompetensi, Etika, dan Karakter di Era Digital Samsuddin Samsuddin
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/tashfiyatuna.v5i1.145

Abstract

Transformasi digital telah menjadikan literasi digital sebagai kompetensi penting abad ke-21, namun pemanfaatan teknologi digital sering kali belum diimbangi dengan kesadaran etis dan moral dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep literasi digital dalam perspektif pendidikan Islam serta mengidentifikasi nilai-nilai keislaman yang dapat menjadi landasan pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai buku, artikel jurnal, dan sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dalam perspektif pendidikan Islam tidak hanya mencakup kompetensi teknis dan kognitif, tetapi juga dimensi etika dan spiritual. Nilai-nilai tabayyun, sidq, amanah, mas'uliyyah, dan adab menjadi fondasi etika digital yang mendukung pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual literasi digital Islami yang mengintegrasikan kompetensi digital, etika digital Islami, dan karakter Islami. Temuan ini menegaskan bahwa literasi digital dalam pendidikan Islam berorientasi pada pengembangan kemampuan digital sekaligus pembentukan akhlak dan tanggung jawab moral peserta didik.
Strategi Kepemimpinan Partisipatif Kepala Sekolah dalam Perspektif Tabligh dan Fathonah Ahmad Faoji; Raihany Bilqis
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/tashfiyatuna.v5i1.149

Abstract

The paradigm shift from authoritarian to participatory leadership in the Merdeka Belajar era requires school principals to be more inclusive. However, the integration of prophetic values in formal school management remains theoretically under-explored. This study aims to analyze how the traits of Tabligh (communication) and Fathonah (intelligence) can serve as a theoretical foundation for participatory leadership practices by school principals. This research employs a library research method with content analysis of educational management and Islamic leadership literature published between 2020-2025. The findings indicate that Tabligh manifests in vision transparency and information openness (communicative trust), while Fathonah serves as a strategic intelligence instrument for managing diverse opinions and wise decision-making. The synthesis of these two traits produces a prophetic-participatory leadership model that prioritizes not only democratic procedures but also moral integrity and intellectual quality. This study recommends empirical testing to observe the impact of this model on the school's work climate.
Inovasi Penilaian Pembelajaran Al-Insya’ Berbasis Digital di Perguruan Tinggi: Kajian Pustaka Zahrotul Mukaromah; Zamakhsari
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/tashfiyatuna.v4i2.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep, inovasi, kelebihan, dan tantangan penilaian pembelajaran al-insya’ berbasis digital di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dan penelitian ilmiah terkait evaluasi pembelajaran bahasa Arab, teknologi pendidikan, dan penilaian digital. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian al-insya’ berbasis digital memanfaatkan teknologi untuk mengevaluasi kemampuan menulis bahasa Arab mahasiswa secara efektif, fleksibel, dan berkelanjutan. Bentuk inovasi yang digunakan meliputi Learning Management System (LMS), Google Forms, e-portfolio digital, dan Artificial Intelligence (AI). Penilaian digital memberikan berbagai kelebihan seperti meningkatkan efisiensi evaluasi, mempercepat umpan balik, meningkatkan motivasi belajar, serta mendukung penilaian autentik dan keterampilan abad ke-21. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan literasi digital, infrastruktur teknologi, validitas AI, dan etika akademik di era digital.
DESAIN MEDIA DAN SUMBER BELAJAR BAHASA ARAB BERORIENTASI KOMPETENSI KOMUNIKATIF PESERTA DIDIK: STUDI KUALITATIF Azzam Sidqin Qawiyya; Fahmi Muhammad Ghoniyul; Isop Syafei
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/tashfiyatuna.v4i2.147

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab dalam Pendidikan Bahasa Arab (PBA) mengalami pergeseran paradigma dari pendekatan struktural menuju pendekatan komunikatif yang menekankan kemampuan penggunaan bahasa dalam interaksi nyata. Kondisi ini menuntut adanya desain media dan sumber belajar yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu membangun pengalaman komunikasi yang autentik bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi paradigma pembelajaran Bahasa Arab menuju kompetensi komunikatif, menganalisis desain media pembelajaran berbasis kompetensi komunikatif, mengkaji pengembangan sumber belajar autentik, serta mengidentifikasi integrasi antara media dan sumber belajar dalam pembelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah 2021–2026 yang relevan dengan media pembelajaran Bahasa Arab, sumber belajar autentik, dan kompetensi komunikatif. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengelompokan tema, dan interpretasi konseptual untuk menghasilkan sintesis desain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran bahasa di era digital.

Page 3 of 3 | Total Record : 28