cover
Contact Name
Eka Oktavianto
Contact Email
ekaoktavianto12@stikessuryaglobal.ac.id
Phone
+6285851912785
Journal Mail Official
ekaoktavianto12@stikessuryaglobal.ac.id
Editorial Address
Yayasan Cendekia Sehat Nusantara, Perum Pondok Indah Banguntapan Blok B. 21, RT. 10 Mertosanan Wetan, Bangutapan Bantun.
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keparawatan
ISSN : 30643163     EISSN : 30643163     DOI : https://doi.org/10.66689/csjpk.vi
Core Subject :
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keparawatan (CSJPK) merupakan jurnal ilmiah dalam lingkup bidang penelitian keperawatan. Jurnal ini berisi artikel-artikel ilmiah hasil penelitian baik yang bersifat original artikel maupun penelitian literatur review. Jurnal ini memfasilitasi para ilmuan maupun praktisi di area keperawatan baik kalangan akademisi, klinisi, maupun mahasiswa keperawatan untuk mempublikasikan hasil penelitianya. Periode penerbitan jurnal ini adalah dua kali setiap tahunya yakni pada bulan Mei dan bulan November dengan nomor e-ISSN: 3064-3163. Setiap issue akan menerbitkan 10 artikel. Seluruh artikel yang masuk akan dilakukan double-blind peer review dan editorial review sebelum diterima dan diterbitkan. Hak Cipta dilindungi oleh hukum. Dilarang memperbanyak bagian atau isi dari jurnal tanpa izin dari penerbit. Lingkup jurnal ini adalah semua area di keilmuan keperawatan, antara lain: Keperawatan Komplementer, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Medikal Bedah/Dewasa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Keluarga, Managemen Keperawatan, dan Pendidikan Dalam Keperawatan
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Nomor 2, November 2025" : 8 Documents clear
Pengaruh edukasi berbasis video animasi bencana gunung berapi terhadap kesiapsiagaan siswa SD Negeri Cangkringan 1 Sleman Yogyakarta : The impact of animation-based volcanic disaster education on the preparedness of students at Cangkringan 1 Public Elementary School Sleman Yogyakarta Alipvia Fadhilah; suib; Niken Setyaningrum; Sri Nur Hartiningsih
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.108

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara rawan bencana, termasuk erupsi gunung merapi yang berisiko tinggi. Pendidikan kebencanaan sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi siswa sekolah dasar di daerah rawan. Salah satu cara efektif adalah melalui edukasi berbasis video animasi yang memudahkan anak-anak memahami cara menghadapi bencana gunung berapi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi berbasis video animasi bencana gunung merapi terhadap kesiapsiagaan siswa SD Negeri Cangkringan 1 Sleman, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pre-test–post-test. Populasi terdiri dari 33 siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Negeri Cangkringan 1, Sleman, dengan teknik Total Sampling. Instrumen berupa kuesioner kesiapsiagaan sebagai data primer. Analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengukur pengaruh edukasi video animasi terhadap kesiapsiagaan siswa. Hasil: Didapatkan kesiapsiagaan siswa sebelum intervensi yaitu 9 siswa (27,3%) Sangat Siap, 11 siswa (33,3%) Siap, 6 siswa (18,2%) Hampir Siap, 6 siswa (18,2%) Kurang Siap, dan 1 siswa (3,0%) Belum Siap. Setelah intervensi, 25 siswa (75,8%) berada pada kategori Sangat Siap,  6 siswa (18,2%) pada kategori Siap, 2 siswa (6,1%), dalam kategori hampir siap, 0 siswa (0,0%) pada kategori kurang siap dan 0 siswa (0,0%) dalam kategori belum siap. Hasil uji statistic diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0,05). Sehingga dapat diinterprestasikan bahwa Ho ditolak da Ha diterima. Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian edukasi berbasis video animasi gunung berapi terhadap kesiapsiagaan siswa SD Negeri Cangkringan 1 Kabupaten Sleman.
Analisis faktor penyebab hipoksia pada pasien dengan general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta: Analysis of factor causing hypoxia in patients undergoing general anesthesia at PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta rizky nugraha; Vita Purnamasari; Ratih Kusuma Dewi
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.109

Abstract

Latar belakang: Hipoksia merupakan komplikasi yang kerap terjadi selama maupun setelah pemberian general anestesi, dan dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani secara optimal. Beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap terjadinya hipoksia adalah preoksigenasi yang tidak adekuat, status perokok aktif, serta tindakan ekstubasi yang tidak sesuai standar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara preoksigenasi, status perokok aktif, dan ekstubasi terhadap kejadian hipoksia pada pasien dengan general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan nilai signifikansi p<0,05. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 200 pasien yang menjalani general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta dan teknik pengambilan data menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel adalah 50. Intrumen yang digunakan untuk pengambilan data menggunakan lembar observasi. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara preoksigenasi dengan kejadian hipoksia (p = 0,002), status perokok aktif dengan kejadian hipoksia (p = 0,020), dan ekstubasi dengan kejadian hipoksia (p = 0,022). Kejadian hipoksia juga ditemukan pada pasien non-perokok, yang mengindikasikan bahwa hipoksia bersifat multifaktorial dan dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi klinis serta variasi respon fisiologis pasien terhadap anestesi. Simpulan: Tiga faktor utama yang dianalisis dalam penelitian ini preoksigenasi, status perokok aktif dan ekstubasi memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian hipoksia.
Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 3 Banguntapan: The influence of health education with educational video media on adolescent knowledge about premarital sex at SMP Negeri 3 Banguntapan Melan Wulandari; Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.119

Abstract

Latar Belakang: Seksual pranikah pada remaja menjadi masalah serius yang memicu berbagai dampak, seperti kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan gangguan psikologis. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sering kali menjadi penyebab utama perilaku ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang efektif, salah satunya melalui pendidikan kesehatan berbasis media video. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah. Metode: Penelitian ini berjenis pra eksperiment dengan rancangan one-group pre-post test design. Responden pada penelitian ini yaitu siswa yang usia 13-14 tahun di SMP Negeri 3 Banguntapan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Banguntapan berjumlah 224 siswa, sehingga peneliti mengambil sampel 70 orang dengan teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling.. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahua seksual pranikah. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan pada siswa SMP Negeri 3 Banguntapan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi adalah 66,69. Rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi sebesar 91,26. Terjadi kenaikan skor pengetahuan sebesar 24,57 setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi. Hasil uji Wilcoxon didapatkan Nilai p = 0.000 (nilai p< 0,005). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 3 Banguntapan (nilai p<0,05).
Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 3 Banguntapan: The influence of health education with educational video media on adolescent attitudes about premarital sex at SMP Negeri 3 Banguntapan. Habibatul Anisa; Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Dian Nur Adkhana Sari
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.120

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi seksual pranikah di kalangan remaja menunjukkan perlunya perhatian serius mengingat dampak negatifnya seperti kehamilan tidak diinginkan, risiko penyakit menular seksual, dan gangguan psikologis. Perlu dilakukan pendekatan yang mampu meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif remaja, salah satunya melalui pendidikan kesehatan dengan media video edukasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah. Metode: Penelitian ini berjenis pra eksperiment dengan rancangan one-group pre-post test design. Responden pada penelitian ini yaitu siswa yang usia 13-14 tahun di SMP Negeri 3 Banguntapan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Banguntapan berjumlah 224 siswa, sehingga peneliti mengambil sampel 70 orang dengan teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2024. Instrumen yang digunakan adalah koesioner sikap dan uji yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor sikap pada siswa SMP Negeri 3 Banguntapan sebelum diberikan pendidkan kesehatan dengan media video edukasi adalah 62,90. Rata-rata skor sikap setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi sebesar 93,47. Terjadi kenaikan skor sikap sebesar 30,57 setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi. Hasil uji Wilcoxon didapatkan Nilai p = 0.000 (nilai p < 0,005). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 3 Banguntapan.
Pengaruh terapi audio dzikir Asy-syifa terhadap kecemasan pada anak penderita kanker sebelum menjalani kemoterapi: The effect of audio therapy of dzikir Asy-syifa on anxiety in children with cancer before undergoing chemotherapy Wida Marina; Suryati Suryati; Dian Nur Adkhana Sari; Eka Oktavianto
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.121

Abstract

Latar belakang: Kanker anak merupakan penyakit yang memerlukan pengobatan dan perawatan berkelanjutan yaitu kemoterapi yang dapat menyebabkan efek samping salah satunya adalah kecemasan atau penyakit hati yang dapat mengganggu ketenangan jiwa. Terapi dzikir dapat menangani masalah kejiwaan salah satunya cemas. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi audio dzikir Asy-syifa terhadap kecemasan pada anak penderita kanker sebelum menjalani kemoterapi. Metode: Penelitian ini merupakan pre-eksperimen dengan rancangan one group pre-posttest desain. Teknik Sampel berjumlah 20 anak penderita kanker, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling berdasarkan ketersediaan dan kesediaan partisipan. . Instrument penelitian menggunakan kuesioner Zung self-rating anxiety scale (Z-SAS) untuk mengukur kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi terapi audio dzikir Asy-Syifa dilakukan di ruang tenang di YKAKI Yogyakarta, berdurasi 15 menit dalam satu sesi menggunakan pemutar audio (handphone). Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk menguji signifikasi perbedaan. Hasil: Rata-rata kecemasan anak sebelum diberikan terapi audio dzikir Asy-Syifa (pretest) sebesar 7,70, sedangkan setelah diberikan terapi (postest) menurun menjadi 5,35. Terjadi penurunan rata-rata (∆ mean) sebesar 2.35. Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai p value = 0,001 (p < 0,05) dan nilai z = -3,750. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi audio dzikir Asy-Syifa berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak penderita kanker sebelum menjalani kemoterapi di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia Yogyakarta.
Pengaruh pelatihan RJP korban tenggelam terhadap keterampilan karyawan di SKE City Park: The effect of drowning victim plan training on employee skills at SKE City Park Imarotul Aisy Umami Rosyada; Gatot Suparmanto; Ratih Kusuma Dewi
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.127

Abstract

Latar belakang: Tenggelam merupakan kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja, terutama di tempat wisata air seperti kolam renang. Penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan agar nyawa korban dapat diselamatkan. Sayangnya, tidak semua karyawan di lokasi wisata memiliki keterampilan yang memadai dalam memberikan pertolongan pertama seperti Resusitasi Jantung Paru (RJP). Tujuan: Mengetahui pengaruh pelatihan RJP korban tenggelam terhadap keterampilan karyawan di SKE City Park. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di SKE City Park Yogyakarta pada mei 2025. Populasi berjumlah 33 karyawan, dengan teknik total sampling sehingga semua populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan lembar checklist observasi keterampilan RJP. Intervensi berupa pelatihan RJP dilakukan oleh instruktur bersertifikat BTCLS melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung menggunakan phantom manekin. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan Resusitasi Jantung Paru (RJP) karyawan SKE City Park meningkat signifikan, dari 54,5 sebelum pelatihan menjadi 75,8 setelah pelatihan. Peningkatan ini mengubah status mayoritas karyawan ke kategori terampil dan sangat terampil. Perbedaan yang signifikan antara keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan dikonfirmasi oleh Uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan nilai signifikansi sebesar p = 0,001. Simpulan: Pelatihan RJP yang diberikan kepada karyawan SKE City Park efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi situasi darurat tenggelam.
Pengaruh pelatihan penanganan kram otot ekstermitas bawah pada kasus korban tenggelam terhadap keterampilan karyawan SKE City Park: The effect of muscle cramps training in lower extremities in cases of drowning victims On the skills of SKE City Park Employees Diah Kelvin Paramitha; Gatot Suparmanto; Astika Nur Rohmah
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.128

Abstract

Latar Belakang: Kecelakaan di kolam renang, khususnya kasus tenggelam akibat kram otot ekstremitas bawah, masih sering terjadi dan dapat menimpa siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Pengetahuan dan keterampilan karyawan dalam penanganan kram otot sangat penting untuk mencegah terjadinya pada korban tenggelam di fasilitas rekreasi air. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan penanganan kram otot ekstremitas bawah pada kasus korban tenggelam terhadap keterampilan karyawan SKE City Park Sleman Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah seluruh karyawan SKE City Park berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan berupa checklist observasi keterampilan penanganan kram otot. Analisis data dilakukan untuk membandingkan keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian ini berdasarkan uji univariat Sebelum dilakukan pelatihan (pretest) didapatkan hasil mayoritas cukup terampil dan setelah diberikan pelatihan (posttest) didapatkan hasil sangat terampil. Hasil penelitain ini berdasarkan uji statistic wilcoxon didapatkan keterampilan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan nilai asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari nilai  = 0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pelatihan penanganan kram otot ekstermitas bawah pada kasus korban tenggelam terhadap keterampilan karyawan SKE City Park Sleman Yogyakarta.
Pengaruh pelatihan water rescue tow and carry terhadap keterampilan evakuasi korban tenggelam pada karyawan di SKE City Park: The effect of water rescue tow and carry training on the evacuation skills of drowning victims on employees at SKE City Park Nurdiana A. Hasan; Gatot Suparmanto; Ratih Kusuma Dewi
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.132

Abstract

Latar Belakang: Kejadian tenggelam merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat cedera yang tidak disengaja, termasuk di lokasi wisata air seperti kolam renang. Sindu Kusuma Edupark (SKE) City Park merupakan destinasi wisata air sehingga karyawannya perlu memiliki keterampilan dasar penyelamatan dalam menghadapi situasi darurat, terutama dalam evakuasi korban tenggelam. Tujuan: Mengetahui pengaruh pelatihan water rescue tow and carry terhadap keterampilan evakuasi korban tenggelam pada karyawan di SKE City Park. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 karyawan di SKE City Park, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga semua populasi dijadikan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi yang dilakukan adalah pemberian pelatihan water rescue tow and carry oleh BASARNAS melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung di kolam renang. Instrumen yang digunakan adalah checklist observasi. Validitas instrumen dinilai melalui expert judgment (uji pakar). Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian sebelum dilakukan pelatihan (pretest) didapatkan hasil mayoritas karyawan cukup terampil dan setelah diberikan pelatihan (Posttest) didapatkan hasil mayoritas karyawan sangat terampil. Berdasarkan uji statistik menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar p = 0,000 (nilai p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan. Simpulan: Terdapat pengaruh pelatihan water rescue tow and carry terhadap keterampilan evakuasi korban tenggelam pada karyawan di SKE City Park.

Page 1 of 1 | Total Record : 8