cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
literatureindonesian@gmail.com
Phone
+6289667890219
Journal Mail Official
literatureindonesian@gmail.com
Editorial Address
Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : https://doi.org/10.24235/
Core Subject :
Indonesian Language Education and Literature also known ILEaL (2502-2261) is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and/or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) and Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). ILEaL is registered in Science and Technology Index (SINTA 2), Directory of Open Access Journals (DOAJ), Garba Rujukan Digital (Garuda), Ministry of Religious Affairs Reference (MORAREF), Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) or National Library of The Republic of Indonesia, and several indexing services with e-ISSN: 2502-2261. We receive articles in Indonesian. All the requirements and guidelines are available at Author Guidelines or downloaded from the Template.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 9 no. 1 (2023)" : 15 Documents clear
Pengaruh Group Investigation Berbantuan Media Audiovisual dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita (The Influence of Group Investigation Assisted by Audiovisual Media and Learning Motivation on News Text Writing Skills) Anisa Pratiwi; Atmazaki Atmazaki
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.10513

Abstract

This research aims to explain the influence of the group investigation method assisted by audiovisual media and the expository method on writing skills. This type of research is quantitative research with experimental methods. The experimental design used is factorial design. Sampling was carried out using a purposive sample technique. The instruments used to collect data were performance tests and questionnaire sheets. Based on the research conducted, it was concluded that the group investigation method assisted by audiovisual media influenced the news text writing skills of class VIII students at SMP Negeri 2 Padang Panjang. This media can be used by teachers in other writing lessons.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh metode group investigation berbantuan media audiovisual dan metode ekspositori terhadap keterampilan menulis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah factorial design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sample. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes unjuk kerja dan lembar angket. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa metode group investigation berbantuan media audiovisual memengaruhi keterampilan menulis teks berita siswa kelas kelas VIII SMP Negeri 2 Padang Panjang. Media ini dapat digunakan oleh para guru pada pembelajaran menulis lainnya.
Narasi Kearifan Lokal Gerabah Pademawu sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bermuatan Seni Madura (Narrative of Local Wisdom of Pademawu Pottery as Teaching Material Indonesian Containing Madurese Art) Mohammad Rifki; Ari Ambarwati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.11459

Abstract

This study focuses on describing Pademawu pottery which is used as teaching materials for Indonesian Madurean art. The Pademawu community is one of the producers of pottery with the best quality, pottery products have been widely exported abroad. Pademawu pottery contains the values of local wisdom at every stage of its manufacture so that it is strategically arranged as teaching materials for Indonesians. The research method is qualitative descriptive with an ethnographic approach to obtain an overview of the content of virtue and wisdom in Pademawu pottery that can be implemented in Indonesian subjects. The novelty of this research is the study of the narrative of Madurese wisdom on Pademawu pottery as teaching material for Indonesians, especially in affective and psychomotor aspects. The results showed that there is material content in pottery related to the basic competencies of the 2013 Curriculum so it has the potential to be used as teaching materials for Indonesian adaptive Madurese local wisdom.Penelitian ini berfokus mendeskripsikan gerabah Pademawu yang digunakan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan seni Madura. Masyarakat Pademawu merupakan salah satu produsen gerabah dengan kualitas terbaik, hasil gerabah sudah banyak diekspor ke luar negeri. Gerabah Pademawu mengandung nilai-nilai kearifan lokal pada setiap tahap pembuatannya sehingga strategis disusun sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia. Metode penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memperoleh gambaran muatan kebajikan dan kebijaksanaan pada gerabah Pademawu yang dapat diimplementasikan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kebaruan penelitian ini adalah kajian narasi kearifan Madura pada gerabah Pademawu sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat muatan materi yang ada pada gerabah yang berkaitan dengan kompetensi dasar Kurikulum 2013 sehingga berpotensi dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia adaptif kearifan lokal Madura.
Karakteristik Wacana Tulis Mahasiswa Thailand di IAIN Kediri (Characteristics of Thai Student Written Discourse in IAIN Kediri) Iwan Marwan
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.11681

Abstract

This study aims to explore the characteristics of thought in written discourse which are marked by the existence of arguments that can be defended for accuracy and truth. This research uses analysis of language structure and argumentation structure. The data source for this study was a collection of writings by Thai students at IAIN Kediri. Data collection was done by reading carefully and repeatedly. The data analysis used was content analysis of text structure and argument structure and the method used was descriptive qualitative research. The study results show that the characteristics of Indonesian written discourse among Thai students at IAIN Kediri include linguistic structure and argument or reasoning structures. These two structures cannot be separated from one another because they have a binding elemental relationship between form and meaning. This research can be a guideline, especially for BIPA learning in improving writing skills.Penelitian ini bertujuan untuk menggali karakteristik pemikiran dalam wacana tulis yang ditandai adanya argumen-argumen yang dapat dipertahankan ketepatan dan kebenarannya. Penelitian ini menggunakan penelitian analisis struktur bahasa dan struktur argumentasi. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan tulisan mahasiswa Thailand di IAIN Kediri. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca saksama dan berulang-ulang. Analisis data yang digunakan adalah analisis isi struktur teks dan struktur argumen dan metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik wacana tulis bahasa Indonesia pada mahasiswa Thailand di IAIN Kediri meliputi struktur kebahasaan dan struktur argumen atau penalaran. Kedua struktur ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena memiliki hubungan unsur yang mengikat antara bentuk dan makna. Penelitian ini dapat menjadi pedoman, khususnya bagi pembelajaran BIPA dalam meningkatkan keterampilan menulis.
Foreign Students’ Difficulties in Understanding Indonesian Reading Text (Kesulitan Mahasiswa Asing dalam Memahami Teks Bacaan Bahasa Indonesia) Nida Mufidah; Nor Latifah; Fathchul Mu'in
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.12807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan mahasiswa asing dalam memahami teks bacaan pada program pengajaran bahasa Indonesia untuk mahasiswa asing (BIPA) UIN Antasari Banjarmasin. Subyek penelitian adalah 14 mahasiswa yang berasal dari Sarawak, Malaysia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi selama kegiatan di Program BIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menemukan kesulitan dalam memahami teks bahasa Indonesia karena kurangnya pengetahuan tentang topik pelajaran, kurangnya kosa kata, dan masalah dalam mengolah informasi setelah membaca dan penggunaan strategi membaca yang tidak memadai dalam proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini, isi mata pelajaran BIPA bahasa Indonesia perlu diperluas secara terus-menerus dalam pengembangan kurikulum BIPA berdasarkan kesulitan siswa dan budaya lokal.This research aims to determine the difficulties of foreign students in understanding reading texts in the Indonesian language teaching program for foreign students (BIPA) at UIN Antasari Banjarmasin. The research subjects were 14 students from Sarawak, Malaysia. The data collection techniques used were tests, observations, interviews and documentation during activities in the BIPA Program. The research results show that students find difficulties in understanding Indonesian texts due to lack of knowledge about lesson topics, lack of vocabulary, and problems in processing information after reading and inadequate use of reading strategies in the learning process. The implication of this research is that the content of BIPA Indonesian subjects needs to be continuously expanded in the development of the BIPA curriculum based on student difficulties and local culture.
Bentuk Wacana Fatis dalam Interaksi Sosial Masyarakat Jawa (Forms of Phatic Discourse in the Javanese Social Interaction) Rangga Asmara; I Dewa Putu Wijana; Sulistyowati Sulistyowati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.12993

Abstract

This research aims to describe the formal forms or manifestations of phatic discourse within the conversational discourse structure among the Javanese community. The data in this research are phatic discourses as units filling conversational/interactive discourse. Data collection was centered in Magelang. Data collection was carried out through non-participant observation techniques involving 22 respondents. During the data collection process, the researcher also conducted recording, notation, and translation. The analytical methods used in this research are referential equivalence, pragmatic equivalence, and distributional methods. Based on the research, in terms of form, phatic discourse is constructed with sentence-forming elements of news, questions, and commands. This proves that phatic discourse can be used in all modes of communication, whether declarative, interrogative, or imperative. However, pure phatic discourse with sentence-forming elements of commands was not found in its usage. In Javanese social interaction, phatic discourse is present and used as words that do not convey meaning but serve a social function.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk formal atau wujud wacana fatis dalam struktur wacana percakapan di kalangan masyarakat Jawa. Data dalam penelitian ini ialah wacana fatis sebagai satuan pengisi wacana percakapan/interaktif. Latar pengambilan data dipusatkan di Magelang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi nonpartisipan yang melibatkan 22 responden. Selama pengumpulan data berlangsung, peneliti juga juga melakukan perekaman, pencatatan, dan pentranslasian. Metode analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode padan referensial, padan pragmatis, metode agih. Berdasakan penelitian, dari segi bentuk, wacana fatis dikonstruksi dengan unsur pembentuk kalimat berita, tanya, dan suruh. Hal ini membuktikan wacana fatis dapat digunakan pada semua modus komunikasi, baik deklaratif, interogatif, dan imperatif. Namun demikian, wacana fatis dengan unsur pembentuk kalimat suruh murni tidak ditemukan penggunannya. Dalam interaksi sosial masyarakat Jawa, wacana fatis hadir dan digunakan sebagai kata-kata yang tidak membawa arti, melainkan untuk memenuhi suatu fungsi sosial.
Konsep Ideal Lanskap Linguistik di Ibu Kota Negara Baru (Ideal Concept of Linguistic Landscape in New State Capital) Saefu Zaman; Anis Rahmawati; Kurniawan Kurniawan
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13049

Abstract

As the center of activity and the face of the country, the new national capital (IKN) must show national identity, one of which can be demonstrated by its linguistic landscape. This study aims to project a new national capital (IKN) linguistic landscape (LL) that highlights national identity. This research is a literature study with a qualitative descriptive method. The data of this research are studies of the linguistic landscape, regulations on language use, and data on the linguistic landscape in Jakarta as a reflection of the linguistic landscape in the new IKN. The results of the study show that in order to achieve the ideal linguistic landscape of the IKN with an Indonesian identity, the linguistic landscape in the new IKN must be principled in prioritizing the Indonesian language. To support the functions of the linguistic landscape, namely information and symbolic functions, foreign languages and/or regional languages can be used to accompany or clarify Indonesian. To achieve this, synergy is needed between the government, public area managers, and business actors. The implication of applying the ideal concept of a linguistic landscape in IKN is the establishment of the IKN area which is a symbol of the state and has an Indonesian identity.Sebagai pusat kegiatan dan wajah negara, ibu kota negara (IKN) baru harus memperlihatkan identitas kenegaraan, yang salah satunya bisa ditunjukkan dengan lanskap linguistiknya. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan lanskap linguistik (LL) ibu kota negara (IKN) baru yang menonjolkan identitas nasional. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah kajian-kajian lanskap linguistik, regulasi penggunaan bahasa, dan data lanskap linguistik di Jakarta sebagai refleksi lanskap linguistik di IKN baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai lanskap linguistik ideal IKN yang beridentitas keindonesiaan, lanskap linguistik di IKN baru harus berprinsip pada pengutamaan bahasa Indonesia. Untuk menunjang fungsi lanskap linguistik yakni fungsi informasi dan simbolik, bahasa asing dan/atau bahasa daerah dapat digunakan untuk mendampingi atau memperjelas bahasa Indonesia. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan sinergisitas antara pemerintah, pengelola kawasan publik, dan para pelaku usaha. Implikasi penerapan konsep ideal lanskap linguistik di IKN adalah terbangunnya kawasan IKN yang menjadi simbol negara dan beridentitas keindonesiaan.
Keterbacaan Teks Berita di Kompas.com sebagai Alternatif Bahan Ajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Readability of News Texts on Kompas.com as an Alternative Teaching Material for Indonesian Language Subjects) Siti Zumrotul Maulida; Thoifatul Ningtyas
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13189

Abstract

The aim of this research is to describe the readability of news texts on Kompas.com as teaching material for class 8 Indonesian SMP/MTs. This research is a literature study. The data in this research are 30 Kompas.com news texts collected using documentation techniques. Readability level was measured using Fry charts. Steps to analyze data include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Checking the validity of the data was carried out by theoretical triangulation. The results showed that two texts were at the 7th grade reader level, five texts were at the 8th grade reader level, six texts were at the 9th grade level, eleven texts were at the 10th grade reader level, five texts were at the 11th grade reader level, and one text was at the 11th grade level. reader class level 12. The results of this research can be used as an alternative teaching material in schools for Indonesian language subjects, especially news text material for grade 8 SMP/MTs.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterbacaan teks berita di Kompas.com sebagai bahan ajar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 8 SMP/MTs. Penelitian ini merupakan studi pustaka. Data dalam penelitian ini adalah 30 teks berita Kompas.com yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Tingkat keterbacaan diukur menggunakan grafik Fry. Langkah menganalisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua teks berada pada tingkat pembaca kelas 7, lima teks pada tingkat pembaca kelas 8, enam teks berada pada tingkat kelas 9, sebelas teks pada tingkat kelas pembaca 10, lima teks pada tingkat kelas pembaca 11, dan satu teks berada pada tingkat kelas pembaca 12. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar di sekolah untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya materi teks berita kelas 8 SMP/MTs.
Karakteristik Teks Resensi pada Portal Apresiasi Online sebagai Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (Characteristics of Review Texts on Online Appreciation Portals as Indonesian Language Learning Materials in High Schools) Arifatul Hikmah; Sumarwati Sumarwati; Muhammad Rohmadi
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13211

Abstract

This study aims to describe topics, discourse structures, building blocks of cohesiveness, and their use as learning materials in high schools. The data sources were 10 online appreciation portals including Bacapetra.co, Kurung Buka, Buruan, Labrak, Metafor.id, Digital Madrasah, Lensastra.id, Ngewiyak.com, and Balairungpress. The results of the study show (1) the dominant sensitivity topic is about social issues regarding tensions between those who dominate and ordinary people, gender tensions, and economic problems; (2) the text structure consists of opening paragraphs, connecting paragraphs, and closing paragraphs; (3) cohesiveness building elements in the form of grammatical cohesion, namely reference, substitution, deletion, and conjunctions and lexical cohesion, namely repetition, synonymy, collocation, hyponymy, antonym, and equivalence; (4) the text in the relevant online portal is used as learning material for 11th-grade high school students, especially in phase F of the Independent Curriculum. Learning Outcomes of Reading and Viewing Elements with TPACK-based learning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan topik, struktur wacana, unsur pembangun kohesivitas, dan pemanfaatannya sebagai materi ajar di sekolah menengah atas. Sumber data penelitian berupa 10 portal apresiasi online antara lain Bacapetra.co, Kurung Buka, Buruan, Labrak, Metafor.id, Madrasah Digital, Lensasastra.id, Ngewiyak.com, dan Balairungpress. Hasil penelitian menunjukkan (1) topik resensi yang dominan adalah tentang permasalahan sosial mengenai kesenjangan antara yang berkuasa dan masyarakat biasa, kesenjangan gender, dan masalah ekonomi; (2)  struktur teks terdiri atas paragraf pembuka, paragraf penghubung, dan paragraf  penutup; (3) unsur pembangun kohesivitas berupa kohesi gramatikal, yaitu pengacuan, penyulihan, pelesapan, dan konjungsi serta kohesi leksikal, yaitu repetisi, sinonimi, kolokasi, hiponimi, antonimi, dan ekuivalensi; (4) teks dalam portal online relevan dimanfaatkan sebagai materi ajar pada siswa kelas 11 SMA terutama pada fase F Kurikulum Merdeka Capaian Pembelajaran Elemen Membaca dan Memirsa dengan pengajaran berbasis TPACK.
A Gynocritical Reading of Laut Bercerita in Contemporary Indonesian Children's Literature (Pembacaan Kritis Laut Bercerita Sebagai Karya Sastra Anak Indonesia Masa Kini dari Perspektif Ginokritik) R. Hariyani Susanti; Welli Marlisa; Vera Sardila; Vany Fitria
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13343

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi representasi karakter perempuan dalam sastra anak Indonesia dengan menggunakan pendekatan ginokritik. Objek penelitian adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Penelitian ini menggunakan teori ginokritik yang dikembangkan oleh Elaine Showalter. Penelitian dilakukan melalui analisis kualitatif novel, menggunakan teknik analisis isi dan close reading. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya menerapkan pendekatan ginokritik dalam menganalisis sastra anak, karena hal ini mengungkapkan representasi karakter perempuan yang kompleks dan nuansa dalam novel. Penelitian ini mengungkap bagaimana karakter perempuan dalam Laut Bercerita menunjukkan agensi, pemberdayaan, dan perlawanan terhadap norma patriarki, menantang stereotip gender tradisional. Implikasi penelitian ini mendorong penerapan pendekatan ginokritik dalam menganalisis sastra anak, sebagai alat yang kuat untuk mempromosikan kesetaraan gender dan membangun hubungan gender yang lebih adil dalam masyarakat Indonesia.This study explores the representation of female characters in Indonesian children's literature using a gynocritical approach. The object of the study is the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori. The study employs the gynocritical theory developed by Elaine Showalter, which focuses on the experiences and perspectives of women in literature. The research is conducted through a qualitative analysis of the novel, using content analysis and close reading techniques. The results of the study demonstrate the importance of applying a gynocritical approach in analyzing children's literature, as it uncovers the nuanced and complex representation of female characters in the novel. The study reveals how the female characters in Laut Bercerita exhibit agency, empowerment, and resistance to patriarchal norms, challenging traditional gender stereotypes. The study concludes that gynocritical readings can contribute to broader efforts to promote gender equality, challenging traditional gender stereotypes and promoting more equitable gender relations.
Peningkatan Kompetensi Wirausaha Literasi Mahasiswa Melalui Penerapan Edu-technopreneurship (Improving Literacy Entrepreneurial Student Competence through implementing Edu-Technopreneurship) Chafit Ulya
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13362

Abstract

This study aims to explain the procedures for implementing edu-technopreneurship in improving student literacy entrepreneurial competence. The research used classroom action research. The research participants were 40 students and one collaborator lecturer. Data collection techniques were taken from journals, questionnaires, observations, interviews, and document analysis. Test the validity of the data using data source triangulation, method triangulation, and informant review, as well as self-validation, peer validation, and academic validation. The data analysis technique used an interactive analysis model. The results of this study indicated that the procedure for implementing edu-technopreneurship consists of four stages, namely planning, implementation, evaluation, and competition. The application of edu-technopreneurship is proven to improve students' entrepreneurial literacy competence in three dimensions, namely knowledge, skills, and entrepreneurial attitude.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan prosedur penerapan edu-technopreneurship dalam meningkatkan kompetensi wirausaha literasi mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Partisipan penelitian adalah 40 mahasiswa dan satu dosen kolaborator. Teknik pengumpulan data menggunakan jurnal, kuesioner, observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data, triangulasi metode, dan review informan, serta validasi diri sendiri, validasi rekan sejawat, dan validasi akademik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur penerapan edu-technopreneurship terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, implementasi, evaluasi, dan kompetisi. Penerapan edu-technopreneurship terbukti mampu meningkatkan kompetensi wirausaha literasi mahasiswa pada tiga dimensi, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap berwirausaha.

Page 1 of 2 | Total Record : 15