cover
Contact Name
Wilarso
Contact Email
wilarso@umci.ac.id
Phone
+628119202134
Journal Mail Official
wilarso@umci.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/tekno/editorial
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
ISSN : 20873336     EISSN : 27214729     DOI : https://doi.org/10.37373/tekno.v13i2
Core Subject :
Aim and Scope Aim The aim of this journal publication is to disseminate the fundamental ideas or ideas that have been accomplished and the study findings in technology, science and informatics. In terms of community sector study outcomes, the Journal of Technoscience primarily reports on the main issues. Scope Science issues Scopes related to this topic include: Agriculture, Climate, Mathematics & Statistics, Applied Physics, Fundamental Science in Engineering, Bioscience & Biotechnology. Engineering and Technology issues Scopes related to this topic include: Mechanical & Structures, Electrical, Communications & Systems, Fuel and Energy, Material, Termal Management, Safety System and Technology, Maintenance Technology, Automotive . Information and Technology issues Scopes related to this topic include: Artificial Intelligence, Computer Science, E-learning & Curriculum, Information Science, Multimedia, Science Technologies, Information Networks, Internet & Mobile Computing, Machine Learning, Information Science.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Identifikasi Kebocoran Suspensi Teleskopik Fork Kendaraan Roda Dua Menggunakan Metode Fishbone Diagram Khoidul Umam Umam; Ahmad Aji Kurniawan; Barlan Tahiti Saufa; Wilarso
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2022): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v9i1.104

Abstract

Kebocoran oli pada shockbreaker kendaraan roda dua bagian depan berdampak pada ketidak nyamanan dalam berkendara, terutama kondisi jalan yang berlubang atau jalan berbatu. Kehandalan shockbreaker yang menurun, akan berdampak juga pada kondisi mesin maupun komponen motor itu sendiri dan pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan akar penyebab terhadap kebocoran oli pada shockbreaker dan metode perawatan yang harus dilakukan, supaya kejadian yang sama berkurang atau tidak terulang kembali. Dalam penelitian ini untuk mempermudah proses yang dilakukan menggunakan metode fishbone diagram. Adapun hasil penelitian kebocoran yang terjadi pada shockbreaker bagian depan disebabkan oleh kontaminasi debu, saat shockbreaker bekerja terdapat kontaminasi debu dan kontak dengan seal bagian atas, sehingga mengakibatkan gesekan dan merusak seal shockbreaker. Scratch pada poros disebabkan gesekan seal yang rusak, dan oli yang berada di tabung keluar dan menimbulkan kebocoran. Agar kejadian kebocoran tidak terulang kembali adalah mengganti secara berkala oli shock breaker dan seal, supaya keandalan komponen shock breaker meningkat, serta kenyamanan pengemudi terjaga
ANALISIS RESIKO KECELAKAAN PEKERJAAN INSTALL PANEL SYSTEM PADA PROYEK TRANSMART MALANG Awang Surya; Alvian A; Izar Mahmud
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 8 No 2 (2021): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v8i2.108

Abstract

PT. XYZ, sebuah perusahaan dalam bidang sheet metal dan electrical yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor adalah satu sub kontraktor pekerjaan ME (mekanikal dan elektrikal) pada proyek pembangunan Gedung Transmart Malang. sheet metal XYZ. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis potensi kecelakaan yang bisa terjadi dan menentukan langkah untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan kerja. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification Risk Assessment Control (HIRAC), salah satu metode teknik identifikasi, analisis bahaya dan pengendalian risiko serta penerapan pengendalian yang digunakan untuk meninjau proses atau operasi pada sebuah sistem secara sistematis. Dari penelitian ditemukan beberapa faktor yang punya potensi menimbulkan kecelakaan kerja yaitu penggunaan material tidak standar, jam kerja yang berlebihan dan istirahat yang kurang, tidak ada pendamping saat lembur, dan safety talk yang tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Langkah-langkah perbaikan yang disarankan adalah pelaksanaan pengadaan material harus sesuai prosedur, pengaturan kembali jam kerja dan waktu istirahat, perlunya pendamping bagi pekerja yang lembur, perbaikan pencahayaan di lokasi proyek, dan pelaksanaan safety talk secara rutin.
PENGENDALIAN KUALITAS PROSES FABRIKASI SAND FILTER Asep Rahman; Hilman Sholih
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 8 No 2 (2021): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v8i2.109

Abstract

Cadangan sumber daya air tanah yang terbatas, mendorong dunia industri untuk membatasi atau tidak lagi menggunakannya sebagai sumber daya air utama. Salah satu alternatif penggantinya adalah air sungai. Permasalahannya, pada sungai yang melintasi wilayah industri, tingkat pencemarannya tinggi. Hal ini disebabkan oleh adanya kontaminasi limbah industri, limbah rumah tangga/domestik, serta polutan lainnya. Untuk mengatasi masalah limbah tersebut, perusahaan perlu membangun sebuah sistem pengolahan air terpadu. Di dalam sistem tersebut, dibutuhkan sebuah bejana yang dinamakan Sand Filter Tank. Fungsi Nya, untuk menampung dan menyaring limbah kasar seperti plastik, sampah organik, lumpur, dan limbah rumah tangga lainya. Dalam tulisan ini akan dibahas mekanisme Quality Control pada fabrikasi Sand Filter Tank mulai dari material atau bahan baku sampai menjadi sebuah produk. Dengan sistem quality control yang baik, akan diperoleh produk sand filter yang sesuai dengan persyaratan spesifikasi pelanggan dan standar
ASESMEN KOROSI & ANALISIS RISIKO KUALITATIF PADA VERTIKAL BEJANA TEKAN Amam Fachrur Rozie; D.N Adnyana
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 8 No 2 (2021): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v8i2.111

Abstract

Keselamatan dan keamanan dalam penggunaan bejana tekan sangat penting dan hal utama dalam penggunaan bejana tekan, terlebih lagi jika bejana tekan tersebut sudah melewati umur desain nya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan kondisi terkini dari suatu bejana tekan vertikal (vertical pressure vessel) yang telah beroperasi sejak tahun 1970 tetapi berhenti beroperasi pada tahun 2011. Pendekatan penilaian pada bejana tekan vertikal ini berbasis pada metode penilaian korosi dan risiko secara kualitatif. Selain itu juga dipergunakan metode-metode lain dalam aspek penilaian nya seperti visual inspeksi, laju korosi (corrosion rate), Non-Destructive Examination (NDE), software calculation dan analisa risiko kualitatif (qualitative risk analysis). Dari hasil observasi dan inspeksi di dapat tekanan desain (design pressure) adalah 7 kg/cm2, Temperatur desain (design temperature) adalah 61°C dengan material konstruksi adalah SA-283 Gr. C dan standard & code yang dipergunakan adalah ASME Sect. VIII Div. 1 dan API 510 serta beberapa standard & code lainnya. Dari hasil kajian dan kalkulasi di lapangan, maka didapat faktor penyebab kerusakan yang kemungkinan terjadi adalah atmospheric corrosion & uniform corrosion dengan nilai laju korosi adalah sebesar 0,127mm/yr dan tingkat risiko dari bejana tekan vertikal ini masuk dalam kategori 2D yang artinya adalah medium-high dengan maksimal umur pakai sampai usia 27 tahun untuk top head dan 24 tahun dan bottom head serta 23 tahun untuk shell. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bejana tekan ini masih aman dan layak dipergunakan dengan batasan-batasan di atas.
USULAN PERMINTAAN PRODUK SN 5 ML DI PT. XYZ DENGAN METODE TIME SERIES Sambas Sundana; Destri Zahra Al Gufronny
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 8 No 2 (2021): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v8i2.112

Abstract

Permasalahan yang dihadapi PT. XYZ yaitu kesulitan dalam menentukan jumlah permintaan produk yang harus tersedia untuk periode berikutnya agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan tidak menyebabkan penumpukan barang dalam jangka waktu yang lama terutama produk SN 5 ML yang memiliki permintaan jumlah paling besar dari produk lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan metode peramalan yang tepat untuk meramalkan jumlah permintaan produk SN 5 ml periode Januari sampai dengan Desember 2021 Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode peramalan Moving Average (MA), Weighted Moving Average (WMA), Single Exponential Smoothing (SES), dan Double Exponential Smoothing (DES). Adapun langkah langkah peramalan yang dilakukan yaitu menentukan tujuan peramalan,memilih unsur apa yang akan diramal, menentukan horizon waktu peramalan (pendek, menengah, atau panjang), memilih tipe model peramalan, mengumpulkan data yang di perlukan untuk melakukan peramalan, memvalidasi dan menerapkan hasil peramalan Berdasarkan perhitungan didapat metode peramalan dengan persentase tingkat kesalahan terkecil dibandingkan dengan metode lainnya yaitu  metode Moving Average (MA) dengan hasil yang diperoleh permintaan produk SN 5 ML pada bulan Januari sampai dengan Desember 2021 yaitu sebanyak 22.844.583 unit
Perancangan dan Analisis Kinematik Dengan Metode Grafis dan Bilangan Kompleks Dari Alat Peraga Engkol Peluncur Yogi Saputra; Muchlisinalahuddin; Riza Muharni
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2022): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v9i1.134

Abstract

Kinematika teknik adalah ilmu yang mempelajari pergerakan suatu mesin dan komponen yang sangat dibutuhkan dalam suatu perancangan mesin. Perancangan alat peraga kinematika engkol peluncur bertujuan untuk mendapatkan parameter kinematika yang bekerja pada engkol peluncur dengan variasi panjang batang dan kecepatan sudut batang input dimana alat peraga yang menampilkan gerak suatu mekanisme tertentu dianggap memadai dan cukup dalam pembelajaran kinematika dan dinamika teknik mesin, dimana pada masing-masing batang dapat ditentukan variasi dimensi batang dan data yang dihasilkan dari perhitungan akan mendapat besaran kecepatan dan percepatan sudut batang yang terjadi pada mekanisme engkol peluncur. Mekanisme engkol peluncur merupakan mekanisme yang umum dan paling sederhana yang terdiri dari 4 batang hubung. Suatu studi komparatif mengenai. Perhitungan kinematika menggunakan dua metode grafis dan bilangan kompleks dimana pada metode grafis menggunakan perggambaran poligon dan pada metode bilangan kompleks dilakukan perhitungan menggunakan rumus pergerakan trigonometri pada masing-masing sudut dan batang. Rata-rata persentase selisih dari perhitungan parameter kinematika dengan dua metode masih berada pada kisaran normal (dibawah 30%) 0,009 sampai 1,256%. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa kecepatan sudut batang 2 sangat mempengaruhi kecepatan dari batang 4 dan juga panjang batang 2 sangat mempengaruhi jarak maksimal pergerakan batang 4 (slider).hal ini dapat dilihat pada pergerakan alat peraga engkol peluncur
Analisis Pengaruh Jumlah Lubang Nozzle Injektor terhadap Torsi pada Pembesaran Piston Motor Matic Injection Aprian Fadhlu Rahman; Armila; Rudi Kurniawan Arief
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2022): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v9i1.139

Abstract

Sistem injeksi merupakan teknologi yang dapat meningkatkan performa mesin dan efisiensi bahan bakar. Teknologi injeksi bahan bakar (Fuel Injection System) adalah teknologi yang mencampur bahan bakar dengan udara sebelum masuk ke ruang bakar, kemudian disemprotkan dengan tekanan tertentu. Nozzle injektor berperan penting dalam penyemprotan bahan bakar. Terdapat lubang pada ujung nozzle, lubang ini merupakan sarana untuk menginjeksi bahan bakar dengan cara pengabutan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perubahan torsi dan daya pada sepeda motor honda Beat FI tahun 2014 dengan pembesaran piston 0,75 mm pada jumlah lubang nozzle injektor dengan variasi lubang 4. 6 dan 8 dengan bahan bakar pertamax. Alat yang dilakukan untuk pengujian ini adalah dynotest. Pada penelitian ini didapatkan data berupa kurva dari nilai torsi dan daya pada masing-masing lubang nozzle injektor. Hasil dari penelitian ini mendapatkan torsi dan daya tertinggi pada nozzle injektor lubang 4 dengan torsi maksimum sebesar 6,95 ft-lbs dan daya maksimum sebesar 8,75 HP pada putaran mesin 6.610 rpm. Pada nozzle injektor lubang 6 didapatkan torsi maksimum sebesar 6,82 ft-lbs dan daya maksimum sebesar 8,31 HP pada putaran mesin 6.400 rpm, sedangkan pada injektor lubang 8 didapatkan torsi maksimum sebesar 5,94 ft-lbs dan daya maksimum sebesar 7,14 HP pada putaran mesin 6.310 rpm
Rancang Bangun Tungku Reheating Portable Untuk Proses Forging Pada Laboratorium Teknologi Material Feriadi Sidik; Armila; Rudi Kurniawan Arief
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2022): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v9i1.140

Abstract

Tungku Reheating adalah tungku yang dipakai sebagai pemanas logam dalam proses forging, dalam pembuatan tungku Reheating bertujuan untuk merancang tungku Reheating dari awal dan mengerjakan tungku Reheating ini hingga selesai dan dapat dipergunakan dengan normal. Pembuatan tungku Reheating ini untuk memproduksi alat perkakas dengan menggunakan logam non ferro dan baja dengan karbon rendah dengan target temperatur 300 °C. Pembuatan tungku Reheating ini adalah tungku yang tahan terhadap api Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali dengan kecepatan kompresor yang berbeda yaitu 706 Rpm, 1222 Rpm dan 1407 Rpm, dengan kecepatan tersebut maka waktu yang dihasilkan untuk mencapai 300 °C pada kecepatan 706 Rpm adalah 276 detik sedangkan pada kecepatan 1222 Rpm adalah 202 detik dan kecepatan 1407 Rpm adalah 156 detik jadi ketika kecepatan semakin tinggi maka waktu yang dibutuhkan dalam mencapai temperatur 300 °C semakin sedikit.
Pemanfaatan Bahan Alam Anchor sebagai Bahan Konservasi Fosil di Sangiran Nurul Fadlilah; Kun Harismah
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2022): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v9i1.163

Abstract

Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran telah menggunakan bahan alam anchor sebagai bahan perekat untuk menyambungkan fosil yang patah sejak tahun 2018 setelah melakukan penelitian selama  dua tahun yaitu pada tahun 2016 dan pada tahun 2017. Seiring berjalannya waktu penggunaan bahan alam anchor mengalami kerusakan  seperti hasil sambungan patah atau retak yang diakibatkan penyimpanan fosil yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kekuatan mekanik campuran fosil dan anchor. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor dengan variasi perbandingan fosil ukuran 100mesh dan anchor (1:1, 2:1, dan 3:1) dengan dua ulangan. Kemudian melakukan pengujian kuat tekan menggunakan universal testing machine berdasarkan standar ASTM D695-96. Hasilnya menunjukkan nilai kuat tekan tertinggi campuran serbuk fosil dan anchor dengan pada perbandingan 1:1 yaitu 19,996 N/mm2 dan nilai kuat tekan terendah pada perbandingan serbuk fosil dan anchor 3:1 yaitu 12,51 N/mm2. Lem anchor hasil penelitian telah memenuhi persyaratan SNI 06-6049-1999 tentang polivinil asetat emulsi untuk pengerjaan kayu sebagai standar pembanding yaitu memiliki kekuatan rekat minimal 3 N/mm2 dan memiliki pH (3-8).
Pengembangan Bahan Alam: Gondorukem dan Anchor sebagai Bahan Konservan Fosil Sugeng Maulana; Kun Harismah
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2022): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v9i1.164

Abstract

Tujuan konservasi fosil adalah menggunakan bahan-bahan yang paling sedikit menyebabkan kerusakan pada fosil. Penting untuk memahami bahan perekat yang ideal dan alami. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan alami sebagai bahan perekat konservasi fosil. Bahan yang diuji sebagai alternatif konservasi fosil adalah gondorukem dan anchor. Perekat alam diharapkan dapat memberikan alternatif yang dapat digunakan untuk konservasi fosil. Sebagai pembanding adalah bahan yang selama ini digunakan untuk konservasi fosil yaitu epoksi resin. Parameter pengujian yang digunakan antara lain uji kenampakan atau visual, uji keasaman (pH), uji berat jenis, uji kadar padatan, uji waktu perekat mulai mengering dan analisis gugus fungsi dan senyawa yang terkandung dalam material bahan perekat. Hasil penelitian menunjukkan perekat alami dari tumbuhan (gondorukem) serta perekat alami dari hewan (anchor) dapat digunakan untuk menyambungkan fosil yang patah dengan ukuran fosil yang relatif kecil dan sedang dimana dari bahan perekat alternatif tersebut dipilih anchor sebagai bahan alternatif pilihan karena karakteristik yang hampir sama dengan epoksi resin. Dari hasil penelitian yang dilakukan dipilih anchor sebegai bahan perekat yang paling bagus karena memiliki karakteristik yang hampir sama dengan epoksi resin

Page 4 of 23 | Total Record : 222