cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Geodesi Undip
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geodesi Undip adalah media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilmiah lulusan Program S1 Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012" : 25 Documents clear
DETEKSI PERUBAHAN GARIS PANTAI DENGAN METODE BILKO DAN AGSO (STUDI KASUS KAWASAN PANTAI SELATAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 1997 SAMPAI TAHUN 2012) Cahyani, Septian Dewi; Suprayogi, Andri; Awaluddin, Moehammad
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.244 KB)

Abstract

Coastline change detection in Yogyakarta Province conducted in 15 years (1997-2012)  utilizing Landsat satellite imagery in 1997, 2002, 2006, and 2012. According to Sudarsono, 2011 coastline is the meeting between the shore (land) and water (ocean). A certain water level was chosen to explain the position of the coastline, the water line (high water line) as the coastline and the line of low water (low water line) as a reference depth. The conclusion from the results of digitization and validation using GPS handeld tracking in the field in 2012 with Landsat image data are applied to the formula BILKO and AGSO obtained the best accuracy values ​​of 95% for BILKO formula. Average coastline change from the best formula is (1) Average coastline change in 1997-2002 caused by the abrasion of 212.20 Ha, and average result of the accretion of 107.89 Ha. (2) Average coastline change in 2002-2006 caused by the abrasion of 287.00 hectares, and average result of the accretion of 236.89 Ha. (3) Average year 2006-2012 coastline changes that occur due to abrasion of 379.50 Ha, and average result of the accretion of 250.07 Ha.   Key words : Landsat Satellite Imagery, Coastline Change
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MEMETAKAN HASIL PEMILU LEGISLATIF 2009 DI DAERAH PEMILIHAN KOTA SEMARANG Arief Waskito Aji; Andri Suprayogi; Bambang Sudarsono
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.461 KB)

Abstract

Sistem Informasi Geografis adalah sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisa, dan menghasilkan data bereferensi geografis atau geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu perencanaan. Dengan menggunakan SIG akan lebih mudah bagi para pengambil keputusan untuk menganalisa data yang ada. Menampilkan informasi data spasial dan data non spasial merupakan salah satu kemampuan yang dimiliki untuk pengembangan Sistem Informasi Geografis yang dapat digunakan untuk mengetahui persebaran suara hasil pemilu legislatif. Pada penulisan tugas akhir ini, penulis membuat Perancangan Sistem Informasi Geografis untuk mengetahui persebaran hasil pemilu legislatif pada tahun 2009 untuk daerah pemilihan Kota Semarang dengan menggunakan ArcView 3.3. Pemanfaatan SIG diharapkan mampu memberikan visualisasi terhadap keadaan politik atau peta politik di Kota Semarang sehingga dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk pilkada 2013 dan pemilu 2014, kepada masyarakat, anggota partai politik yang terlibat dalam pemilu dan KPU sebagai penyelenggara pemilu.
ANALISIS PERBANDINGAN FLUKTUASI PERUBAHAN VOLUME WADUK PENJALIN DENGAN METODE PEMERUMAN DAN PENGUKURAN ELEVASI MUKA AIR Endang Purwati; Andri Suprayogi; Hani'ah .
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.806 KB)

Abstract

Waduk Penjalin terletak di wilayah Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, dibangun sekitar tahun 1930 –  1934. Waduk  Penjalin hanya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi seluas 29.000 Ha. Sumber airnya selain dari Kali Pemali juga berasal dari air hujan yang jatuh di Daerah Aliran Sungai (DAS) Waduk Penjalin dan yang jatuh langsung ke waduk. Curah hujan tahunan rata-rata di daerah ini berkisar antara 2.750 mm. Pemeliharaan Waduk Penjalin belum dilaksanakan secara serius oleh pengelola. Sejak dibangun tahun 1934 hingga sekarang, baru dilakukan dua kali pemeruman untuk mengontrol perubahan Waduk Penjalin, sehingga perubahan secara perodik tidak bisa dideteksi. Dengan kata lain, apabila terjadi perubahan tidak bisa dilakukan tindak lanjut secara berkala. Volume efektif waduk pada awal mula beroperasi sebesar 9,5 juta. Setelah beroperasi selama 76 tahun diperkirakan volume Waduk Penjalin kurang dari 50%, terbukti dari volumenya sudah tidak dapat lagi mengairi irigasi seluas 29.000Ha. Kata kunci : Waduk, Volume, Daerah Aliran Sungai
IDENTIFIKASI NILAI AMPLITUDO SEDIMEN DASAR LAUT PADA PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN MULTIBEAM ECHOSOUNDER Lufti Rangga Saputra; Moehammad Awaluddin; LM. Sabri
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.598 KB)

Abstract

Multibeam echosounder memiliki kemampuan dalam merekam amplitudo dari gelombang suara yang kembali. Amplitudo yang kembali tersebut telah berkurang karena interaksi dengan medium air laut dan sedimen dasar laut. Analisis terhadap amplitudo dari gelombang suara yang kembali (backscatter) memungkinkan untuk mengekstrak informasi mengenai struktur dan kekerasan dari dasar laut, yang digunakan untuk identifikasi jenis sedimen dasar laut. Sinyal kuat yang kembali menunjukan permukaan yang keras (rock, gravel) dan sinyal yang lemah menunjukan permukaan yang lebih halus (silt, mud). Hal tersebut karena semakin besar impedansi suatu medium semakin besar pula koefisien pantulannya. Gelombang akustik dalam perambatannya memiliki energi dan mengalami atenuasi (pengurangan energi) karena interaksinya dengan medium. Penelitian menggunakan data hasil survey batimetri multibeam echosounder ELAC SEBEAM 1050D di laut jawa daerah Balongan Indramayu. Pengolahan dilakukan dengan software CARIS HIPS and SIPS dalam pengolahan kedalaman dan software  MbSystem untuk pengolahan nilai amplitudo. Nilai amplitudo yang didapat dibandingkan dengan hasil coring sedimen sehingga dapat diketahui nilai amplitudo dari suatu sedimen. Hasilnya terdapat 3 sedimen dengan nilai amplitudo: 300-350 sedimen Silt (Lanau), 350 – 400 sedimen Silty Clay (Lempung Lanaunan) dan 400 – 450 Clayey Silt (Lanau Lempungan). Perbedaan nilai amplitudo tersebut karena adanya perbedaan impedansi tiap sedimen dalam mengurangi energi gelombang akustik.
ANALISA SPASIAL DINAMIKA MORFOMETRI WADUK MENGGUNAKAN DATA SATELIT MULTI TEMPORAL DI WADUK RAWA PENING PROVINSI JAWA TENGAH Adiasti Rizqi Hardini; Muhammad Helmi; Bandi Sasmito
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.478 KB)

Abstract

Waduk Rawa Pening berada di antara jalan negara Semarang – Salatiga - Surakarta dan jalan Kabupaten antara Salatiga – Ambarawa yang terletak diantara jalan negara Semarang – Magelang – Yogyakarta, 32 km ke arah selatan dari kota Semarang dan 10 km ke arah utara dari kota Salatiga. Waduk Rawa Pening mempunyai peranan yang cukup penting sebagai pembangkit listrik tenaga air, bertani eceng gondok dan beternak ikan. Pertumbuhan eceng gondok yang semakin meningkat dari tahun ke tahun mengakibatkan perubahan morfometri waduk dan perubahan tutupan lahan disekitar Waduk Rawa Pening. Penelitian ini menggunakan Peta Topografi skala 1:50.000 lembar Ambarawa no helai 47/XL-D, data citra satelit landsat TM 5 tahun 1990, landsat 7 ETM+ tahun 2000, ALOS AVNIR-2 tahun 2009 dan dilakukan dengan metode penginderaan jauh yaitu interpretasi manual untuk memperoleh peta tutupan lahan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dinamika morfometri Waduk Rawa Pening Provinsi Jawa Tengah dalam periode ±10 tahun dimulai dari tahun 1982 sampai dengan tahun 2009 dan mengkaji dinamika perubahan pola tutupan lahan di area sekitar Waduk Rawa Pening Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahun 1982-1990 perubahan luas waduk sebesar 1051,85 Ha dan pola perubahn tutupan lahan yang terjadi yaitu perubahan sawah irigasi menjadi sawah dan permukiman menjadi air, pada tahun 1990-2000 perubahan luas waduk sebesar 305,24 Ha dan pola perubahan tutupan lahan yang terjadi yaitu perubahan air waduk menjadi sawah irigasi.serta tahun 2000-2009 perubahan luas waduk sebesar 392,97 Ha dan pola perubahan tutupan lahan yang terjadi yaitu perubahan air waduk menjadi sawah irigasi.

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Geodesi Undip Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 4 (2023): Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Geodesi Undip Vol 11, No 4 (2022): Jurnal Geodesi Undip Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Geodesi Undip Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Geodesi Undip Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Geodesi Undip Vol 10, No 4 (2021): Jurnal Geodesi Undip Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Geodesi Undip Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 Vol 8, No 1 (2019) Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 More Issue