cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 797 Documents
Studi Perancangan Kapal Patroli 711 Laut Natuna Utara Sebagai Pencegah Illegal fishing Widyadhana, Bagas Dhira; Santosa, Ari Wibawa Budi; Chrismianto, Deddy
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) oleh kapal ikan asing masih menjadi persoalan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Berdasarkan data dari Ocean Justice Initiative menyatakan bahwa intensitas aktivitas illegal fishing di WPPNRI 711 menunjukkan jumlah yang meningkat. Kebutuhan akan kapal patroli menjadi prioritas karena Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih kekurangan armada untuk patroli. Kapal patroli dirancang sebagai alat pengawasan guna mengurangi angka illegala fishing dengan LOA 61 m, LPP 56.7 m, LWL 58.7 m, lebar 8.6 m, sarat 2.6 m, tinggi 4.6 m, Cb 0.61 dan kecepatan 15 knot. Analisa hambatan dilakukan dengan perangkat lunak dengan metode holtrop. Analisa stabilitas kapal berdasarkan 5 kondisi muatan. Tinjauan stabilitas dilakukan pada penelitian kapal patroli ini memenuhi kritaria yang ditentukan.
Analisis Kelelahan Propeller Tipe Kaplan-Series Untuk Kapal Selam Komersial Dengan Variasi Jumlah Blade Al Ma'rif, La Ode Muh. Ayi; Zakki, Ahmad Fauzan; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada beberapa tahun terakhir, desain dari sistem propulsi kapal telah meningkat secara signifikan, termasuk pada desainpropeller. Desain dan pengembangan propeller untuk kapal selam berbeda dengan kapal-kapal pada umumnya. Dalamproses desainnya sendiri meliputi perkiraan kecepatan, kekuatan, dan berat seperti desain pada umumnya. Propellersendiri merupakan salah satu alat gerak kapal mekanik yang memberikan kekuatan dengan mengubah rotasi gerak kegaya dorong, propeller terdiri dari beberapa blade dan beroprasi sepert perputaran pada skrup. Propeler padaumumnya, diletakkan pada kedudukan terendah pada bagian belakang kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiusia maksimum dari propeller, khususnya untuk tipe Kaplan-series dengan jumlah blade 6, 8, dan 10. Penelitian inimenggunakan metode Finite Element Method dengan bantuan aplikasi analisis static structural. Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa nilai usia paling panjang akan bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah blade padapropeller.
Analisa Reschedule Dengan Critical Path Method Pada Reparasi Kapal Mooring Di Galangan Cirebon Lestari, Indah; Mulyatno, Imam Pujo; ., Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian proyek reparasi kapal MB. Transko Patin 02 di galangan PT. Dok Bahari Nusantara dilaksanakan dengan durasi 16 hari. Critical Path Method digunakan dalam sistem penjadwalan untuk menyelesaikan penelitian reshedule reparasi MB. Transko Patin 02. Penelitian ini bertujuan guna menghindari keterlambatan yang dapat merugikan pihak galangan dengan memberikan alternatif durasi waktu dan biaya optimal. Analisa percepatan proyek reparasi dilakukan dengan alternatif penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja pada pekerjaan lintasan kritis. Total biaya normal pekerjaan reparasi yang berada pada lintasan kritis Rp 30.360.000,00. Hasil analisa diperoleh percepatan durasi sebesar 31,25% yaitu 5 hari dari durasi normal 16 hari menjadi 11 hari. Pada analisa dengan alternatif jam kerja (lembur) sebesar 45,45% yaitu Rp13.800.000,00 sehingga total biaya menjadi Rp 44.160.000,00. Sedangkan hasil analisa dengan alternatif penambahan tenaga kerja diperoleh pengurangan biaya sebesar 3,03% yaitu Rp 920.000,00 sehingga total biaya menjadi Rp 29.440.000,00. Rescedule dengan alternatif penambahan tenaga kerja menghasilkan durasi dengan biaya lebih efisien dan optimal dari alternatif penambahan jam kerja (lembur).
Analisa Evakuasi Pada Kapal KM. Kirana IX 9168 GT Menggunakan Metode Agent Based Modelling Simulation Dalam Kondisi Kebakaran perdana, muhammad jamal gilang; mulyatno, imam pujo; santosa, ari wibawa budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data dari KNKT sebanyak 120 kecelakaan terjadi di Perairan Indonesia dimana 89% diantaranya terjadi pada kapal motor dengan 44 kejadian akibat kebakaran selama tahun 2003 hingga 2019. Penelitian ini membahas waktu evakuasi pada kondisi kebakaran dengan menerapkan ketetapan dari IMO MSC.1/Circ. 1238. Penelitian ini dilakukan pada kapal penumpang 9168 GT yang diasumsikan terjadi kebakaran pada salah satu truck di tengah geladak kendaraan. Software yang digunakan pada penelitian ini meliputi Pathfinder dan Pyrosim. Dari hasil simulasi memberikan dampak dari kebakaran yaitu menimbulkan gas beracun, jarak pandang yang minim, dan nilai heat release rate pada kisaran 1000 kW. Dengan kondisi tersebut dihasilkan waktu evakuasi pada kasus 1; 51,40 menit, kasus 2; 49,90 menit, kasus 3; 51,61 menit dan kasus 4; 50,31 menit dengan eror pada setiap kasusnya kurang dari 5%. Sehinga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan waktu evakuasi di setiap kasusnya kurang dari 60 menit sesuai dengan standard performance IMO MSC. 1/Circ. 1238.
Analisa Investasi Pembangunan Kapal Ikan Tradisional Gillnet 30 Gt Di Daerah Istimewa Yogyakarta Yuly Endah Pratiwi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perikanan adalah bisnis yang berkembang di bagian selatan Gunungkidul bertanggung jawab atas produksi perikanan provinsi DIY. Laut Kabupaten Gunungkidul menyumbang 83,3% produksi ikan laut DIY. Pada tahun 2014, produksi ikan laut di kabupaten ini mencapai 4.457 ton (BPS,2016). Menurut UU No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil adalah suatu proses perencanaan, pemanfaatan, pengawasan dan pengendalian Sumber Daya Pesisit dan Pulau-Pulau Kecil antarsektor, antara Pemerintah dan Pemerintah Daerah, antara ekosistem darat dan laut, serta antara ilmu pengetahuan dan manajemen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari undang – undang dan data BPS yang telah dipaparkan, maka sudah jelas bahwa potensi perikanan di wilayah Kabupaten Gunungkidul itu besar. Penelitian ini berbeda dengan penelitian terdahulu karena penelitian ini meneliti wilayah pantai selatan jawa. Sedangkan penelitian-penelitian terdahulu khususnya di Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro kebanyakan potensi perikanan di wilayah utara pantai jawa. Pengumpulan data dengan mencari data kapal di Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi DIY dan menanyakan langsung kepada pemilik kapal. Diperoleh bahwa analisa investasi kapal ikan pada kondisi pelayaran buruk, rata-rata, dan baik semuanya layak dengan perhitungan menggunakan enam metode yaitu payback periode, net present value, profitability index, internal rate of return, break even point, dan return on investment. Sehingga investasi ini layak untuk dilakukan.
Implementasi Metode Critical Chain Project Management (CCPM) Pada Proses Reschedule Kapal TB. Anugrah Lestari 02 dan BG. Alika 102 Bahtiar, Muhammad Hafids; Santosa, Ari Wibawa Budi; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran kapal sangat terlihat dalam proses transportasi manusia maupun barang. Sehingga kinerja kapal harus diperhatikan, untuk meningkatkan kinerja dan mutu sebuah kapal diperlukan proses pemeliharaan dan perbaikan kapal untuk mempertahankan kualitas dan status layak jalan dari suatu kelas. Dalam penelitian ini menggunakan metode Critical Chain Project Management (CCPM). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan diagram jadwal jaringan yang baru, mengetahui total durasi waktu penerapan metode ccpm , mengetahui durasi waktu dan penambahan waktu Buffer, mengetahui urutan kritis, dan menghitung produktivitas.Buffer time pada critical chain berfungsi untuk mengantisipasi jika terdapat hal-hal yang tidak pasti pada pelaksanaan suatu proyek Hasil penelitian diperoleh 20 rangkaian kritis dari 56 kegiatan pada diagram jaringan, total waktu durasi yang didapat selama 28 hari, lebih cepat 11 hari dari jadwal sebelumnya. Hasil yang diperoleh dari perhitungan penyangga proyek sebesar 9,15 hari, apabila seluruh penyangga ditambahkan pada waktu pelaksanaan maka waktu penyelesaian proyek menjadi lebih lama dari waktu yang direncanakan. Hasil perhitungan produktivitas individu memperoleh percepatan sebesar 50% dilihat dari perbandingan waktu sebelum dan sesudah menggunakan metode ccpm pada Rantai kritis tanpa memperhatikan pendahulu.
Perancangan Kapal Katamaran Untuk Penyeberangan Lombok - Bali Alfian, Wahyu; Chrismianto, Deddy; Santosa, Ari Wibawa Budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain kapal katamaran untuk penyeberangan antara Pulau Bali dan Pulau Lombok. Desain kapal dilakukan dengan menggunakan metode parametric study dan mempertimbangkan data kapal pembanding serta rute operasional kapal. Selain itu, analisis hambatan kapal juga dilakukan menggunakan metode Slender Body. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran utama kapal yang sesuai adalah panjang 75.3 meter, lebar 19.9 meter, dan draft 3.1 meter. Rencana umum kapal juga telah dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan ruangan dan fungsi kapal. Selanjutnya, analisis stabilitas kapal dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak khusus dan mengacu pada kriteria stabilitas IMO A.749. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapal memenuhi kriteria stabilitas yang ditentukan. Dengan demikian, desain kapal katamaran ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi laut dalam penyeberangan antara Pulau Bali dan Pulau Lombok.
Analisis Antrian dan Waktu Tunggu Terminal Peti Kemas Semarang Arrasyid, Fikri; Amiruddin, Wilma; Firdhaus, Ahmad
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tunggu kapal diartikan sebagai jumlah waktu yang dihabiskan sejak permohonan pengajuan tambat setelah kapal tiba di lokasi pelabuhan sampai kapal di gerakkan menuju tambatan. Peningkatan arus peti kemas di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) per tahunnya berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kapal yang dapat menimbulkan antrian kapal apabila tidak dilakukan penyesuaian pada fasilitas pelabuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis antrian kapal yang terjadi di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) pada kondisi aktual serta kondisi mendatang serta simulasi untuk menentukan jumlah server paling optimal. Model antrian yang berlaku di Terminal Peti Kemas adalah model Multiple Channel Single Phase. Penelitian ini menggunakan 2 metode analisis, yaitu metode peramalan dengan menggunakan Triple Exponential Smoothing untuk mengetahui jumlah kedatangan kapal di masa mendatang serta metode analisis antrian untuk mengetahui waktu tunggu dan utilitas server antrian yang terjadi di Terminal Peti Kemas Semarang pada kondisi aktual serta kondisi mendatang. Berdasarkan hasil analisis antrian pada Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) jumlah server paling optimal untuk menampung kedatangan kapal hingga tahun 2026 adalah 5 server.
Optimalisasi Penjadwalan Ulang Pekerjaan Reparasi Kapal TB. Orion Harbour dan TB. Pandora Harbour Dengan Shop Level Planning and Scheduling Menggunakan CPM Mustofa, Dandy Ali; Santosa, Ari Wibawa Budi; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan proses perbaikan kapal yang dilakukan secara manual berpengaruh terhadap kinerja galangan berpotensi menimbulkan keterlambatan proyek. Dalam penelitian ini untuk mengantisipasi keterlambatan proyek perbaikan kapal TB. Pandora Harbour dan TB. Orion Harbour diterapkan Shop Level Planning and Schedulling  untuk mendapatkan durasi proyek baru dan nilai produktivitas pada tingkat bengkel. Critical path method digunakan untuk mengetahui percepatan durasi pekerjaan dengan alternatif penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja sehingga didapatkan jalur kritis baru dari kedua kapal tersebut. Proses analisa menggunakan software microsoft project. Hasil perhitungan crash duration dengan alternatif penambahan jam kerja didapatkan 38 hari dari 43 hari durasi normal sehingga menghasilkan percepatan durasi 5 hari atau 11,6%, sedangkan perhitungan crash duration dengan alternatif penambahan tenaga kerja didapatkan 40 hari dari 43 hari durasi normal sehingga menghasilkan percepatan 3 hari atau 7%.  Hasil perhitungan nilai produktivitas pada beberapa bengkel seperti: replating 7,78 kg/hari orang, painting 5,63 m2/hari orang, aluminium anode protection 4,75 pcs/hari orang.  Berdasarkan penelitian ini alternatif penambahan jam kerja lebih efektif dan efisien untuk percepatan durasi proyek.
Studi Perancangan Kapal Bulk Carrier 28.000 DWT Sebagai Pengangkut Nikel PT Vale Indonesia Rute Morowali-Jakarta Ariadi Sanjaya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Laporan USGS (United Stated Geological Survey) pada tahun 2015, Indonesia menempati urutan ke-6 penghasil nikel terbesar di dunia dan menempati urutan ke-2 penghasil nikel terbesar di asia dengan jumlah sumber daya nikel mencapai 170,000 metrik ton dan cadangan yang ada sebesar 4,5 juta ton. Kebutuhan nikel mengalami kenaikan dikarenakan mulai maraknya pembuatan baterai lithium yang akan digunakan sebagai sumber tenaga kendaraan elektrik. Kurangnya perhatian terhadap kondisi pengangkutan hasil olahan bahan tambang seperti nikel dan hubungan armada kapal dengan jumlah hasil produksi tambang juga menjadi salah satu faktor penting yang menyebabkan biaya transportasi menjadi acak dan tidak ekonomis. Kebutuhan akan moda transportasi laut untuk nikel diperlukan untuk meningkatkan nilai ekonominya. Kapal Bulk Carrier dirancang sebagai pengangkut nikel dengan LOA 173.6, LPP 164.4m, LWL 169.4 m, lebar 26.8 m, sarat 13.4 m, tinggi 17.9 m, dan kecepatan 15.4 knot. Analisa hambatan dilakukan dengan perangkat lunakdengan metode holtrop. Analisa stabilitas kapal berdasarkan 5 kondisi muatan. Tinjauan stabilitas dilakukan pada penelitian kapal ini memenui kriteria yang ditentukan