cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No.2 Tahun 2015" : 21 Documents clear
PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN DOKUMEN ELEKTRONIK BERBASIS WEB DENGAN METODE SDLC Studi Kasus Teknik Industri Universitas Diponegoro Bagaskara, Unggul Dewandana Erich; Purwaningsih, Ratna; Budiawan, Wiwik
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.905 KB)

Abstract

Teknik Industri merupakan salah satu program studi dari Fakultas Teknik yang ada di lembaga pendidikan perguruan tinggi negeri Universitas Diponegoro, dalam menjalankan kegiatan akademik tentunya tidak dapat terlepas dari pemanfaatan dokumen. Salah satu kegiatan akademik yang dilakukan yaitu berupa proses aktivitas dari mata kuliah Kerja Praktek (KP), Kuliah Kerja Industri (KKI) dan Tugas Akhir (TA) yang masih berjalan secara manual, meliputi proses pendaftaran, proses pengajuan dosen pembimbing, proses pembagian dosen pembimbing, proses asistensi, proses pendaftaran seminar, proses penentuan dosen penguji, proses pendaftaran sidang serta proses pengumpulan laporan. Untuk itu diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat menjembatani proses tersebut yang berupa pengelolaan dokumen digital (Electronic Document Management System / EDMS). Metode yang digunakan yaitu berupa System Development Life Cycle / SDLC, dengan tahapan proses utama antara lain perencanaan, analisis, desain dan implementasi. Output yang dihasilkan berupa sistem informasi manajemen dokumen elektronik berbasis web dalam bentuk Electronic Document Management System (EDMS) dengan multiuser dari proses aktivitas mata kuliah Kerja Praktek (KP), Kuliah Kerja Industri (KKI) dan Tugas Akhir (TA) di bagian akademik program studi Teknik Industri Universitas Diponegoro. AbstractIndustrial Engineering is one of the courses of the Faculty of Engineering in community college education institutions Diponegoro University, in carrying out academic activities certainly can not be separated from the use of the document. One academic activities carried out in the form of process information from the practical work (KP), industrial college work (KKI) and thesis (TA) study are still running it manually, activities are includes the registration process, the process of filing lecturers, preceptor lecturers division process, guidance process or assistance, seminar registration process, the process of determining the examiners lecture, the session registration process as well as the process of collecting reports. It required an information system are can bridge the process known as edigital docement management (Electronic Document Management System / EDMS). The method applied that is in the form of System Development Life Cycle / SDLC, with step including planning, analysis, design and implementation. The output is produced about information system,in the form of an electronic document management system in the form of web-based Electronic Document Management System (EDMS) in a multiuser system with information from the practical work study (KP), Industrial college work (KKI) and thesis (TA) in the academic study program in Industrial Engineering of Diponegoro University.
REDESAIN PALLETUNTUK MENGURANGI BIAYA PERPINDAHAN PADA PT. VANTEC INDOMOBIL LOGISTIC Gemilangdewa Anjarani Adhi; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.439 KB)

Abstract

Gudang merupakan suatu tempat yang digunakan untuk menyimpan barang baik yang berupa raw material, barang work in process atau finished good. Pergudangan merupakan salah satu kegiatan yang penting dari serangkaian proses yang terjadi dalam suatu perusahaan. Salah satu faktor yang mempunyai pengaruh besar pada kegiatan pergudangan adalah penggunaan alat bantu untuk proses material handling dalam gudang. Sebagai akibat yang langsung yaitu besarnya biaya untuk pengoperasian alat bantu material handling. Pada gudang PT Vantec Indomobil Logistic, tingginya frekuensi perpindahan yang dilakukan oleh alat bantu material handling berakibat pada besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Dari identifikasi penyebab masalah yang muncul, didapatkan tingginya frekuensi perpindahan yang terjadi adalah akibat dari desain pallet, media perantara untuk perpindahan produk dalam gudang, yang digunakan saat ini membuat alat bantu material handling tidak bisa membawa pallet dalam jumlah banyak. Dari permasalahan tersebut maka dibuat redesain pallet yang bisa mengurangi jumlah frekuensi perpindahan alat bantu material handling. Dengan redesain pallet yang dilakukan bisa mengurangi jumlah frekuensi perpindahan alat bantu material handling sebesar 39,52% dan mengurangi jarak perpindahan alat bantu material handling yang terjadi sebesar 34,89%.  ABSTRACT Warehouse is a place to keep a goods such as raw material, work in process goods, or finished goods. Warehousing is one of the important activities of a series from whole processes that occur in a company. One of the major influence activity of warehousing is the use of tools for material handling’s process. As a direct result is the cost for operationing material handling’s tool. At PT Vantec Indomobil Logistic’s warehouse, the high use of material handling’s travel frequency is affect the cost. From  identifying the cause of the problem, the high frequencies that occurs is the effect from pallet’s design, media for product’s movement in warehouse, which is used today, make material handling’s tool can’t carry in a large amount. Based on that problem, redesigning a pallet is made to reduce the travel frequencies. With new design of pallet, the travel frequency can reduced up to 39,51% and travel distance can reduced up to 34,89%
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP MINAT BERBELANJA KONSUMEN PADA TOKO ONLINE ZALORA DENGAN METODE PATH ANALYSIS Belan Adison; Ratna Purwaningsih
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.387 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi sekarang ini membawa banyak perubahan dalam gaya hidup, yang paling terlihat adalah kecenderungan beraktivitas di dunia maya melalui internet. Salah satu aktivitas yang paling sering diakses adalah online shop. Kemudahan layanan yang ditawarkan produsen melalui belanja online membuat cara ini semakin diminati banyak pengguna internet. Berdasarkan survey Markplus Insight 2013, jumlah netizen yang biasa berbelanja online tahun 2013 mencapai 20%, angka ini lebih besar dibanding tahun sebelumnya yang hanya 15%. Namun tetap saja presentase 20% peminat belanja online masih dianggap sedikit, pasalnya sesuai data Markplus Insight bahwa ada 70 juta pengguna internet di Indonesia. Dengan presentase yang masih sedikit peneliti ingin mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat konsumen dalam belanja online. Dengan menggunakan path analysis peneliti mendapatkan hasil yang mempengaruhi minat konsumen dalam belanja online antara lain variabel perceived concentration, variabel perceived enjoyment, dan variabel perceived ease of use. Abstract Nowadays, Development of technology brings so many changes in life styles, it is shown by the tendency of having activity in illusory world through internet. One of the activities which very often to be accessed is online shop. Amenity of services that is offered by producer through online shopping makes it preferably done by many internet users. Based on Markplus Insight 2013 survey, the number of netizens who do online shopping in the year of 2013 reached 20%, this is a bigger number compared to the year before which was only 15%. But still, the 20% percentage of online shopping is considered a few, because according to Markplus Insight data, there are 70 million internet users in Indonesia. With that small percentage of online shopping, researchers wish to identify any kind of factors influencing consumers intention in online shopping. By using path analysis, researcher gets the results, for example perceived concentration variable, perceived enjoyment variable, and perceived ease of use variable.
PENENTUAN POLA DISTRIBUSI OPTIMAL MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX UNTUK MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS PEMESANAN (STUDI KASUS DI PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK NOODLE DIVISION SEMARANG) Evelyn Evelyn; Aries Susanty; Diana Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.611 KB)

Abstract

PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Division Semarang melakukan pendistribusian dengan menggunakan pola jaringan langsung, sehingga menimbulkan batasan dalam jumlah pemesanan yang disesuaikan dengan kapasitas kendaraan yakni sebanyak 750 dus mie instan. Batasan tersebut mengakibatkan permasalahan berupa kekakuan dalam fleksibilitas pemesanan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kemudian dilakukan kajian dengan tujuan untuk mendapatkan pola distribusi optimal untuk meningkatkan fleksibilitas pemesanan dengan melakukan pengiriman ke beberapa tempat sekaligus. Metode yang digunakan dalam menentukan pola distribusi optimal adalah metode Saving Matriks. Kajian ini terbatas pada pendistribusian 7 varian rasa Indomie untuk stock point-stock point pada daerah Kota Semarang dengan kriteria split delivery, periodic demand, time windows, dan capacited Vehicle Routing Problem. Terdapat beberapa variabel dalam kajian ini yakni waktu muat tiap varian rasa, jarak tiap node, kecepatan, waktu bongkar tiap dus, jumlah permintaan per varian rasa tiap stock point, biaya sewa dan harga solar. Hasil dari penelitian ini berupa pola distribusi baru dengan 4 distribusi, yakni pada Distribusi I dilakukan pengiriman Jenis A rute perjalanan 2 (8-6-7-1), Jenis B rute perjalanan 2 (9-8-1-7), Jenis C rute perjalanan 3 (4). Distribusi II adalah pengiriman Jenis C dengan rute perjalanan 1 dan 2 (3-2-9-1]-8-6-7-1-4) ditambah dengan pemuatan Jenis A. Distribusi III adalah pengiriman Jenis A rute perjalanan 1 (3-2-9-1) dan Jenis B rute perjalanan 3 (6-7-5-4) ditambah dengan pemuatan Jenis B dan C. Selanjutnya Distribusi IV mengirimkan Jenis B rute perjalanan 4 (4-5), Jenis A rute perjalanan 3 (4-5-1), Jenis B rute perjalanan 1 (3-2-5). Penghematan setelah aplikasi pola distribusi baru sebesar Rp 2.096.750,00 untuk 1 kali pemenuhan demand. ABSTRACT            PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Division Semarang distribute their product with direct delivery network, so make a limit about number of order that same with vehicle capacity as 750 dus noodle. That limit cause a problem that is a rigid flexsibility order. mengakibatkan permasalahan berupa kekakuan dalam fleksibilitas pemesanan. Based of that problem, it done analysis with purpose to get an optimal distribution design, to increase order fleksibility with does shipping to some place in one route. The method that used to determine optimal distribution design is Saving Matrixs method. This analysis limit on distribute 7 variant taste of Indomie to stocks point on Semarang City with split delivery, periodic demand, time windows, dan capacited Vehicle Routing Problem (VRP) criteria. There are some variable on this analysis like shipping time for each variant, distance, velocity, receive time, demand, rent cost and gasoline price. This experiment result are like new distribution desain with 4 distributions as Distribusi I : 8-6-7-1 (Type A), 9-8-7-1 (Type B) and 3 Type C, Distribusi II : 3-2-9-1]-8-6-7-1-4 (Type C), Distribusi III : 3-2-9-1 (Type A),and  6-7-5-4 (Jenis B), Distribusi IV: 4-5 (Jenis B), 4-5-1 (Jenis A), 3-2-5 (Jenis B). Benefit that got after applicated the new distribution design is 2.096.750 rupiah’s for one times closed order. 
ANALISA MODA DAN EFEK KEGAGALAN UNTUK MENGURANGI RISIKO TERJADINYA CACAT MIX UP PADA PAKAN TERNAK (Studi Kasus di PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA - semarang) Noor Charif Rachman; Dyah Ika Rinawati; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.699 KB)

Abstract

PT. Charoen Pokphand Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha pembuatan pakan ternak. Dalam  melakukan aktivitas produksinya tersebut  perusahaan mengalami masalah tentang kualitas produk. Pada bulan februari, maret, juli, agustus, september, oktober, november dan desember tahun 2012 jumlah cacat telah melebihi target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 400.000 kg/bulan. Mix up merupakan jenis cacat yang paling dominan pada tahun 2012, dengan jumlah keseluruhan adalah 4.293.900 kg/tahun atau 60,29 % dari jumlah cacat keseluruhan. Dampak mix up terhadap hewan  ternak yaitu dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada ternak serta kematian ternak. Untuk mengidentifikasi risiko terjadinya cacat mix up pada produk pakan, maka dalam penelitian ini digunakan metode FMEA. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas kegagalan dari terjadinya cacat mix up dan memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi risiko cacat mix up pada pakan. Berdasarkan hasil perhitungan nilai RPN dapat dilihat bahwa moda kegagalan kecepatan vibrator berkurang dan roll pellet aus memiliki nilai RPN tertinggi yaitu masing-masing sebesar 105. Rekomendasi untuk kegagalan kecepatan vibrator berkurang yaitu dengan mengganti selang yang bisa menahan tekanan angin sebesar 5 bar secara berkala serta membuat prosedur pemasangan selang vibrator, sedangkan untuk roll pellet aus yaitu dengan mengganti roll pellet secara berkala serta membuat prosedur pemasangan roll pellet.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR GANESHA OPERATION (GO) SEMARANG Muhammad Iqbal; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.336 KB)

Abstract

Lembaga pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan di era sekarang ini, terlebih bagi lembaga non formal (luar sekolah) seperti Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation (GO). Berdasarkan hasil studi pendahuluan diketahui bahwa di GO Semarang masih banyak siswa yang belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan selama ini, untuk itu dilakukan penelitian lanjutan yang bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan siswa dan tingkat kesepakatan institusi GO serta dapat mengetahui dimensi yang menjadi prioritas perbaikan dan rekomendasi yang sesuai. Terdapat beberapa metode yang digunakan, yaitu Student Satisfaction Inventory (SSI) untuk mengukur tingkat kepuasan siswa yang hasilnya ditampilkan dalam Importance Satisfaction Matrix dan Institutional Priorities Survey (IPS) untuk mengukur tingkat kesepakatan institusi yang ditampilkan dalam Importance Agreement Matrix. Sesuai hasil pengolahan data diketahui bahwa dimensi yang menjadi prioritas perbaikan SSI adalah dimensi Respon Terhadap Populasi yang Beragam  dan dimensi Pelayanan Prima. Berdasarkan sisi institusi, prioritas masalah yang perlu diperbaiki adalah dimensi Konsultasi Akademik dan Efektifitas Konseling. Abstract Qualify education institute is very indispensable in this era, moreover in such non-formal institute like a Study Guidance Institution (tutoring agency) Ganesha Operation (GO). Based on preliminary studies we know that there are still many students who don’t feel satisfied with GO’s services yet so far, therefore a further research is needed to measure student satisfaction level and GO’s level of agreement, so that we know what dimension must be chosen as betterment priorities and some relevant recommendations that would be given. There are some methods used by the researcher, they are Student Satisfaction Inventory (SSI) to measure satisfaction level of students which the results are shown in Importance Satisfation Matrix, and Institutional Priorities Survey (IPS) to measure agreement level of institution which the results are shown in Importance Agreement Matrix. In correspond to data processing results, we know what dimension that is chosen as betterment priorities, those are the dimension of Responsiveness to Diverse Population and Service Excellence. Based upon institution’s point of view, the priority is dimension of Academic Advising and Counseling Effectiveness.
ANALISA STATISTIK MELT INDEX DAN DENSITY PADA PRODUK UF-1810 SERIES DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL PADA LLDPE PLANT PT. CHANDRA ASRI PETROCHEMICAL Faisal Adi Nugroho; Diana Puspitasari; Darminto pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.01 KB)

Abstract

Industri petrokimia merupakan salah satu jenis usaha yang memiliki kebutuhan tinggi, terlebih lagi pada industri pengolahan barang kebutuhan rumah tangga dengan bahan dasar plastik. Kebutuhan bahan jenis plastik dapat dipenuhi melalui pengolahan bijih plastik dengan jenis LLDPE (Linear Low Density Polyethylene). PT. Chandra Asri Petrochemical sebagai perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia merupakan pemasok utama kebutuhan LLDPE, namun demikian PT. Chandra Asri Petrochemical mengalami kendala berupa seringnya off-grade produk setidaknya satu kali dalam dua minggu. Oleh sebab itu dalam penelitian ini akan difokuskan untuk mengetahui penyebab terjadinya ketidaksesuaian yang terjadi pada produk LLDPE dengan menggunakan peta kendali x-bar dan Hotelling’s T2 Control Charts. Penggunaan alat bantu tersebut bertujuan untuk mengetahui kapabilitas proses (Cpk) dari Melt Index dan Density sebagai karakteristik pengukur kualitas produk LLDPE. Hasil dari penelitian menunjukkan nilai Cpk pada Melt Index sebesar 0.96 dengan sigma sebesar 2.26 dan nilai Cpk pada Density sebesar 1.56 dengan sigma sebesar 2.27 menunjukkan bahwa kapabilitas proses dalam produksi LLDPE masih belum cukup baik. Rentang pergantian grade produk yang dipersingkat akan mengurangi kemungkinan terjadinya defect (off-grade).  AbstractThe Petrochemical industry is one of the company that have a high needs, especially in consumer goods industry with the plastic raw material. The plastics needs could be completed by plastic ore processing with the LLDPE (Linear Low Density Polyethylene). PT. Chandra Asri Petrochemical as the biggest petrochemical company in Indonesia having obstacle with the off-grade product occurred at least once in two weeks. This research focused on knowing the agent of the discrepancy in LLDPE product using the x-bar charts and Hotelling’s T2 Control Charts. The control charts aimed to know the process capability (Cpk) from the Melt Index and Density as a characteristic for assessing the LLDPE quality. The result of this research shows that the Cpk from Melt Index is 0.96 with 2.26 sigma and the CPk of Density is 1.56 with 2.27 sigma shows that the capability process in producing LLDPE is not good enough. The range of product grade changeover should be reduced to decrease the probability of product defect (off-grade).
ANALISIS TARIF BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN WILLINGNESS TO PAY(WTP) PADA BUS AKAP KELAS EXECUTIVE (studi kasus : bus Rosalia Indah kelas executive jurusan Solo – Jabodetabek) Nugroho, Handy; Purwaningsih, Ratna
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.202 KB)

Abstract

Jasa angkutan umum bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) merupakan salah satu bentuk pelayanan jasa transportasi yang mempunyai peranan penting dalam meningkatkan transportasi masyarakat diberbagai wilayah. Sehingga penentuan besaran tarif angkutan membutuhkan penanganan dan kebijakan yang baik. Banyak faktor yang mempengaruhi penentuan tarif, seperti kondisi ekonomi masyarakat, biaya pemeliharaan/ suku cadang, harga bahan bakar, sarana dan prasarana, dan sebagainya.Penelitian ini membahas besarnya tarif bus jarak jauh berdasarkan biaya operasional kendaraan dan willingness to pay dari para konsumen. Tarif bus jarak jauh jurusan Solo – Jabodetabek untuk kelas executive saat ini sebesar Rp 195.000/ penumpang. Hasil dari perhitungan BOK adalah sebesar Rp 164.503,04/pnp. Setelah di tambahkan keuntungan sebesar 10% maka tarif BOK menjadi Rp 180.953,34/pnp, sedangkan tarif berdasarkan WTP sebesar Rp 195.125/pnp dengan WTP maksimal bila perusahaan ingin melakukan perbaikan fasilitas sebesar Rp 198.429/pnp. Dengan perbandingan ini di harapkan dapat memberikan gambaran perusahaan dalam menentukan tarif tiket per penumpang.  AbstractInter-City Inter-Province Public transport buses (AKAP) is one form of transportation services that have an important role in improving public transport in many areas, so the determination of the amount of public transports rate need to be addressed and handled with good policy. Many factors affect the determination of rates, such as economic conditions, the cost of maintenance / spare parts, fuel prices, facilities and infrastructure, and so on. This research discusses how big the long-distance bus fares based on vehicle operating costs and willingness to pay of customers. Solo - Jabodetabek bus fares for executive class currently Rp 195,000 / passenger. The results of BOK calculation  is Rp 164,503.04 / passanger. After added a gain of 10%, the BOK rate become Rp 179.849,91 / passanger, while the rates based on WTP is Rp 195 125 / passanger with maximum  WTP if the company want s to do improvement on facilites is Rp 198 429 / passanger. This comparison is expected to provide an overview companies in determining the ticket fare per passenger.
Analisis Identifikasi Bahaya Kecelakaan Kerja Menggunakan Job Safety Analysis (JSA) Dengan Pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) di PT. Charoen Pokphand Indonesia- Semarang Pandu Martino; Dyah Ika Rinawati; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.324 KB)

Abstract

PT. Charoen Pokphand Indonesia dalam proses produksi memiliki berbagai macam potensial bahaya keselamatan dan kesehatan kerja. Dari tahun 2013-2010 terdapat 25 kasus kecelakaan kerja yang dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis bahaya berdasakan dampak keparahan kecelakaan kerja yaitu terdapat 12 kasus kecelakaan ringan, 11 kasus kecelakaan sedang dan 2 kasus kecelakaan berat. Hal ini dapat terjadi karena perusahaan tersebut belum mampu mendeteksi semua potensi bahaya kecelakaan kerja yang ada dalam perusahaan. Dalam mendeteksi semua potensi bahaya kecelakaan kerja perlu adanya identifikasi bahaya Job safety analysis (JSA) teknik ini bermanfaat untuk menidentifikasi dan menganalisa bahaya dalam suatu pekerjaan. Penilaian risiko menggunakan metede semi kuantitatif dengan menggunakan risk matrik yang menyatakan level risiko yang dimiliki setiap langkah pekerjaan meliputi level sangat tinggi, tinggi, sedang, dan ringa. Pada risiko sangat tinggi ditemukan 1 potensi bahaya yaitu risiko tabrakan baik dengan orang, objek atau pun benda maupun kendaraan dalam pengoprasian forklift, untuk risiko tinggi ditemukan 7 potensi bahaya yaitu risiko menghirup debu material, kebisingan, mata terkena material halus, terbakar saat pengelasan, tergores peralatan yang tajam, material mudah terbakar dan luka akibat terjepit pallet.  Sedangkan, untuk pengendalian risiko menggunakan eliminasi,substitusi, pengendalian teknis, pengendalian administratif dan APD. 
Implementasi Teknik Relokasi 1-0 pada Pengembangan Algoritma Sequential Insertion Untuk Perbaikan Solusi Awal Model VRP dengan Karakteristik Heterogeneous Fleet Size and Mx Vehicle Routing Perkasa, Dwi Satria; Arvianto, Ary
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.45 KB)

Abstract

Transportasi dan distribusi erat kaitannya dengan perusahaan dalam mengirimkan produk ke pelanggan. Permasalahan pengiriman produk ke pelanggan ini dikenal dengan Vehicle Routing Problem (VRP). VRP memiliki berbagai varian model seperti yang telah dikembangkan penelitian sebelumnya. Dalam penelitian ini akan mengembangkan model VRP Heterogeneous fleet size and mix vehicle routing (HFSMVR), tujuannya meminimasi jumlah kendaraan, fungsi beban kerja, dan fungsi biaya. Penentuan jumlah dan rute kendaraan penelitian ini tetap mempertimbangkan aspek multiple product, multiple trips, multiple products and compartments, split delivery, dan multiple time windows. Teknik pemecahan masalah dalam penelitian ini menggunakan algoritma sequential insertion dan metode local search, serta improvement  dengan operator relocation 1-0. Berdasarkan perhitungan  model VRP Heterogeneous fleet size and mix vehicle routing (HFSMVR) didapatkan hasil kombinasi jenis kendaraan terpilih kapasitas 2.000 kiloliter dan 4.700 kiloliter yang menghasilkan jumlah tur 2, nilai TCT 265.76 jam dan RCT  70.24 jam dengan fungsi beban kerja  2.266.462,4 dan fungsi biaya sebesar Rp. 1.818.232.000, sedangkan hasil improvement relocation 1-0 didapatkan hasil jenis kendaraan terpilih 2.000 kiloliter dan 4.700 kiloliter yang menghasilkan jumlah tur 2, nilai TCT 272.27 jam dan RCT 63.73 jam dengan fungsi beban kerja yaitu  2.272.907,3 dan fungsi biaya sebesar Rp. 1.899.536.000.  Abstract Transportation and distribution is closely related with company in delivering the products to the customer. The problem of delivering products is known as Vehicle Routing Problem (VRP). VRP has many variants which have been developed in the previous research. In this research we will develop a VRP Model heterogeneous fleet size and mix vehicle routing (HFSMVR), the goal is for minimizing the number of vehicle, workload function, and cost function. determination the number of vehicle and route which is still considering multiple product, multiple trips, multiple product and compartment, split delivery, and multiple time windows aspects. Problem solving techniques in this research using sequential insertion algorithm and local search method, also improvement with operator relocation 1-0. Based on the calculation of VRP Heterogeneous fleet size and mix vehicle routing (HFSMVR) model, showed a combined capacity of 2.000 and 4,700 kiloliters which have a tour number is 2, TCT value is 265.76 hours, and RCT value is 70.24 hours, and the value of workload function is 2.266.462,4 and cost function is Rp. 1.818.232.000. while  the improvement result showed a combined capacity of 2,000 and 4,700 kiloliters which have a tour number is 2, TCT value is 272.27 hours, and RCT is 63.73 hours and workload function is 2.272.907,3 and cost function is Rp. Rp. 1.899.536.000.

Page 2 of 3 | Total Record : 21


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue