cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,314 Documents
PENGEMBANGAN STRATEGI BISNIS MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) DENGAN METODE GABUNGAN SWOT MATRIX DAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS: UMKM TAHU ECO, KOTA SEMARANG) Haikal Lazuardi El Ghibran; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 4 (2026): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM pengolahan tahu menghadapi tantangan keberlanjutan usaha akibat fluktuasi harga kedelai dan daya simpan produk yang pendek. UMKM Tahu Eco di Kota Semarang mengalami penurunan kinerja keuangan selama 2023–2025. Omzet menurun 13,33% pada 2024 dan kembali 10,77% pada 2025, dari Rp6,57 miliar menjadi Rp5,08 miliar. Sementara itu, profit turun 25,72% pada 2024 dan kembali 23,48% pada 2025, dari Rp1,34 miliar menjadi Rp761,35 juta. Kondisi tersebut menunjukkan tren penurunan kinerja keuangan yang konsisten selama periode tersebut. Penelitian ini merumuskan strategi pengembangan bisnis melalui integrasi Business Model Canvas (BMC), analisis SWOT, InternalExternal (IE) Matrix, dan Analytic Hierarchy Process (AHP), dengan data dari tujuh responden purposive melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Skor IFE 2,74 dan EFE 2,86 memposisikan usaha pada Sel V IE Matrix (Hold and Maintain). Dari 13 alternatif strategi hasil SWOT Matrix, prioritas ditentukan melalui AHP berstruktur jaringan tiga klaster (Goal, Strategy, Alternative) pada Super Decisions, dengan penilaian dua responden diagregasi menggunakan rata-rata geometrik dan seluruh matriks menunjukkan konsistensi baik (CR < 0,10). Tiga prioritas teratas adalah menawarkan pasokan tahu tanpa bahan pengawet secara rutin ke segmen business to business (0,1212), mengoptimalkan pemasaran digital untuk memperluas pasar (0,1169), dan meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap (0,0994), yang diintegrasikan ke dalam BMC usulan (To Be) mencakup perluasan segmen pasar, optimalisasi kanal digital, penambahan kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan penguatan kemitraan pemasok. Penelitian ini memperkaya literatur strategi bisnis UMKM pangan olahan dengan komoditas fluktuatif dan menghadirkan struktur AHP tiga klaster yang transparan sebagai acuan replikasi bagi UMKM sejenis.
EVALUASI KINERJA VENDOR DALAM PENGADAAN BARANG ATAU JASA MENGGUNNAKAN METODE ANALYTICAL HERARCHY PROCESS (AHP) Rizqi Baihaqi; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 4 (2026): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja vendor dalam pengadaan barang atau jasa di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Evaluasi vendor merupakan salah satu faktor penting dalam supply chain management untuk memastikan kinerja vendor memenuhi ekspektasi perusahaan. Kriteria evaluasi yang digunakan meliputi quality, attitude, cost, delivery, dan responsiveness dengan sepuluh sub kriteria. Perhitungan bobot tiap kriteria dan sub kriteria dilakukan dengan metode AHP menggunakan software Super Decision berdasarkan persepsi empat karyawan departemen logistik. Hasil pembobotan menunjukkan kriteria delivery memiliki bobot tertinggi sebesar 0,274, diikuti attitude (0,212), quality (0,206), cost (0,156), dan responsiveness (0,152). Nilai kinerja vendor dihitung dengan mengalikan bobot akhir setiap indikator dengan nilai normalisasi indikator. Hasil akhir menunjukkan nilai kinerja vendor sebesar 99,9368 yang termasuk kategori "excellent". Namun, terdapat indikator tingkat ketepatan jadwal yang hanya memperoleh nilai "good". Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada KCIC untuk mempertimbangkan kinerja vendor sebelumnya dalam melakukan pemilihan vendor di masa depan.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PADA LINE 44 MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA DEPARTEMEN SEWING DI PT. APPAREL ONE INDONESIA Rivanda Reza Asefi; Susatyo Nugroho
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 4 (2026): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan perbaikan pada proses sewing pada Line 44 in-line dan end-line PT. Apparel One Indonesia. Hal ini dilakukan karena tingginya defect yang terjadi pada Line 44 dibandingkan line lainnya. Peneliti menggunakan Six Sigma dimulai dari tahap define, measure, analyze, dan improve. Pada tahap define dilakukan untuk mengidentifikasi masalah dengan pemetaan proses menggunakan SIPOC (Supplier, Input, Process, Output, Customer. Pada tahap measure ditemukan CTQ sebanyak 4 jenis defect dengan jenis defect yang paling sering terjadi adalah (open seam/run off, Uneven/Wavy top cover stitching, Untrimmed sewing threads or loose, Sewn-In Pleats). Nilai DPMO sebesar 5476,662 dengan level sigma sebesar 4.044. Pada tahap analyze, ditentukan target level 6 sigma maka harus dilakukan penurunan DPMO sebesar 99,94% serta peningkatan Sigma sebesar 49 % dari baseline kinerja. Fishbone diagram digunakan untuk menganalisa sumber permasalahan yang ada dengan membaginya menjadi 4 faktor, yaitu faktor manusia, faktor mesin, faktor metode, faktor lingkungan dan faktor material. Pada tahap improve diberikan usulan perbaikan berdasarkan analisis sumber permasalahan sebelumnya.
IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES PADA MESIN HIGH PRESSURE AMMONIA PUMP B DI PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR Almero Daffa Danendra; Novie Susanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 4 (2026): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas operasional mesin High Pressure Ammonia Pump B di pabrik Kaltim 1A PT Pupuk Kalimantan Timur melalui penerapan metode Total Productive Maintenance (TPM) dengan pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan analisis Six Big Losses. Mesin tersebut dikategorikan sebagai critical item sekaligus chronical item karena tingkat kerusakan yang tinggi, tercermin dari total downtime selama tiga tahun terakhir yang mencapai 892,95 jam. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder berupa jam kerja mesin, downtime, serta data produksi periode 2022–2024. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai OEE rata-rata mesin berada pada angka 71,746%, dengan fluktuasi dari 66,299% hingga 75,995%, masih di bawah standar world class sebesar 85% menurut Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM). Melalui analisis Six Big Losses, diketahui bahwa faktor kerugian terbesar berasal dari Idling and Minor Stoppages sebesar 36%. Analisis akar penyebab menggunakan Fishbone Diagram mengidentifikasi empat faktor utama penyebab kerugian: manusia, mesin, metode, dan material. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan kompetensi operator, optimalisasi jadwal preventive maintenance, pemilihan material komponen yang lebih tahan lama, serta penguatan prosedur pelaporan dan perawatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam perbaikan strategi pemeliharaan untuk meningkatkan produktivitas dan keandalan mesin secara berkelanjutan.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 4 (2026): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2026 Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026 Vol 1, No 2 (2026): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2026 Vol 1, No 1 (2026): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2026 Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue