cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,310 Documents
PERBAIKAN METODE KERJA PADA PROSES PENGUKURAN TAPE ACCESSORIES MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM OTOMASI (STUDI KASUS PT XYZ) Haikal Zulfikar; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran tape accessories di PT XYZ menjadi salah satu permasalahan karena menyebabkan tingginyawaste material serta menimbulkan keluhan musculoskeletal pada operator. Permasalahan tersebut disebabkan oleh proses pengukuran yang masih dilakukan secara manual dan bersifat repetitif. Penelitianditujukan untuk mengevaluasi metode kerja sebelum dan sesudah impementasi otomasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung, time study, analisis waste material, serta evaluasi ergonomi menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) sebelum dan sesudah implementasi mesin otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mesin otomatis mampu meningkatkan konsistensi proses pengukuran tape dan menurunkan waste material pada material elastis dari 8,07% menjadi 1,18% serta material non-elastis dari 5,93% menjadi 1,20%. Sehingga, dari tiga skenario yang diuji, diperoleh skenario optimal yang mampu mengurangi kerugian sebesar Rp35.177.565,08. Selain itu, penerapan mesin otomatis juga memperbaiki postur kerja operator yang ditunjukkan dengan penurunan skor RULA dari 7 menjadi 4, sehingga tingkat risiko ergonomi berkurang dari kategori risiko tinggi menjadi risiko sedang. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan otomasi dinilai layak diterapkan untuk menurunkan waste material dan meningkatkan aspek ergonomi pada industri garment.
REKOMENDASI PERBAIKAN WAREHOUSE MELALUI PENDEKATAN 5S (Studi Kasus: Warehouse 1 PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng) Prihantika Diva Damasari; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengimplementasikan metodologi 5S untuk meningkatkan manajemen gudang di Warehouse 1 PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng. Gudang tersebut yang berperan penting dalam mendukung operasi perusahaan dalam produksi energi panas bumi, mengalami berbagai masalah seperti ketidaksesuaian stok, penyimpanan yang tidak teratur, dan kapasitas berlebih. Hal ini menyebabkan ketidakefisienan dan keterlambatan operasional. Melalui audit awal 5S, penulis mengidentifikasi area-area krusial yang memerlukan perbaikan pada aspek Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke. Rekomendasi yang diberikan meliputi optimalisasi tata letak, peningkatan pelabelan material, standarsiasi kebersih, dan penerapan budaya perbaikan berkelanjutan. Hasil audit setelah diberikan rekomendasi menunjukkan peningkatan skor yang signifikan dari 54 poin menjadi 86 poin. Studi kasus ini menegaskan pentingnya metodologi terstruktur seperti 5S dalam mencapai perbaikan sistematis dan berkelanjutan dalam manajemen gudang di sektor energi terbarukan.
EVALUASI KINERJA PEMASOK BAHAN KEMAS PRIMER POLY MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS PADA PT ZENITH PHARMACEUTICALS Kayla Felicia Jovana; Sri Hartini
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poly adalah bahan pembuat strip obat paling umum yang mengandung lapisan polycello/cellophane dan aluminium dengan fungsi sebagai pelindung obat yang dikemas. Namun, dalam pengadaannya di Gudang Bahan Kemas masih terdapat permasalahan seperti keterlambatan pengiriman dan ketidaksesuaian kuantitas maupun kualitas bahan kemas yang diperoleh. Permasalahan tersebut dapat memengaruhi jadwal produksi dan menurunkan tingkat efektifitas produksi dalam satu bets sehingga perlu dilakukan evaluasi kinerja pemasok guna menentukan bobot kriteria yang digunakan dalam pemilihan pemasok, mengidentifikasi penilaian kinerja pemasok sesuai dengan kriteria perusahaan serta merekomendasikan pemasok terbaik. PT Zenith Pharmaceuticals memiliki tiga pemasok alternatif, yaitu PT A, PT B, dan PT C. Sementara itu, metode pengambilan keputusan yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode Analytic Hierarchy Process berdasarkan kriteria harga, kualifikasi internal, kualitas, pengiriman, dan responsivitas menggunakan perangkat lunak SuperDecisions. Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa kriteria pengiriman menjadi kriteria prioritas dan PT B sebagai pemasok utama.
ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE NASA-TLX (NATIONAL AERONAUTICS AND SPACE ADMINISTRATIONTASK LOAD INDEX) DAN FTE (FULL TIME EQUIVALENT) (STUDI KASUS : SUPPORTING FUNCTIONS PT AIR LIQUIDE INDONESIA) Farika Amalia Nurul Janah; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Air Liquide Indonesia merupakan perusahaan industri gas yang melayani berbagai sektor strategis seperti kesehatan, manufaktur, dan industri makanan dan minuman. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan menghadapi peningkatan beban operasional seiring bertambahnya target pelanggan, pembaruan kontrak, serta komitmen baru untuk pengurangan emisi karbon. Kondisi ini menyebabkan beban kerja di departemen fungsi penunjang (Supporting Functions) meningkat yang ditandai dengan keterbatasan waktu penyelesaian tugas dan adanya keluhan karyawan atas tingginya tingkat lembur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja pada fungsi pendukung di PT Air Liquide Indonesia menggunakan dua pendekatan, yaitu metode NASA-TLX untuk mengukur beban kerja mental secara subjektif, dan Full Time Equivalent (FTE) untuk menilai kecukupan tenaga kerja berdasarkan rasio waktu kerja terhadap kebutuhan kerja. Hasil analisis NASA-TLX menunjukkan mayoritas karyawan mengalami beban kerja tinggi hingga sangat tinggi, dengan kontribusi terbesar berasal dari kebutuhan mental (31%), kebutuhan waktu (28%), dan tingkat usaha (22%). Sementara itu, analisis FTE menunjukkan 11 dari 14 posisi mengalami overload, sedangkan 3 posisi lainnya berada dalam kondisi underload. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada redistribusi beban kerja antarposisi dan penyesuaian jumlah tenaga kerja pada posisi dengan beban berlebih agar dapat meningkatkan produktivitas dan menciptakan pembagian kerja yang lebih seimbang.
USULAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN RISIKO MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI Novian Haris Aulia; Arfan Bakhtiar
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko perusahaan telekomunikasi menggunakan metode House of Risk (HOR) guna mengidentifikasi sumber risiko utama dan menentukan strategi mitigasi yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi dokumen Risk Review Q2 2023, dan kuesioner kepada tiga responden yang memiliki peran dalam pengelolaan risiko. Analisis dilakukan melalui penerapan HOR tahap 1 untuk menghitung Aggregate Risk Potential (ARP) dan HOR tahap 2 untuk menentukan prioritas strategi mitigasi berdasarkan rasio Effectiveness-to-Difficulty (ETD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total nilai ARP sebesar 9.349 dengan lima sumber risiko tertinggi yaitu kompetisi pasar tinggi, transisi FMC yang menurunkan performa mitra, agresivitas kompetitor, tata kelola mitra yang kurang menarik, dan gangguan perangkat jaringan. Strategi mitigasi prioritas meliputi penguatan sumber daya manusia, peningkatan komunikasi kebijakan pasca-FMC, serta modernisasi infrastruktur jaringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode House of Risk efektif dalam membantu organisasi mengidentifikasi prioritas risiko dan merumuskan strategi mitigasi yang terarah untuk meningkatkan ketahanan organisasi. Selain mengidentifikasi dan memprioritaskan risiko, penelitian ini juga menghasilkan rancangan perbaikan sistem manajemen risiko sebagai rekomendasi implementatif bagi perusahaan.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUK BRACKET CLIP COLUMN HARNESS DI PT BIMUDA KARYA TEKNIK MELALUI PENDEKATAN SIX SIGMA Putri Cahyaningsih; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis pengendalian kualitas pada produk Bracket Clip Column Harness di PT Bimuda Karya Teknik menggunakan metdoe Six Sigma yang terdiri dari tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Dari hasil hasil Define diketahui bahwa penyebab cacat paling banyak dari produk Bracket Clip Column Harness adalah NG Material. Besarnya nilai DPMO yang didapatkan pada tahapan Measure adalah sebesar 9264,256 dan tingkat sigma 3,855. Selanjutnya pada tahapan Analyze dilakukan identifikasi masalah dan penyebab utama cacat NG Material dengan menggunakan FTA dan 5 Whys. Didapatkan penyebab utamanya adalah material tergores, material salah ukuran, dan material berkarat. Tahapan Improve dilakukan untuk menganalisis langkah perbaikan dengan menggunakan metode TRIZ. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan penjadwalan inspeksi dies, pemasangan pembatas pengaman pada area penyimpanan dan pemberian panduan SOP, peningkatan inspeksi material secara menyeluruhsebelum masuk ke perusahaan, penambahan perlindungan kertas anti-karat, serta pembuatan sistem barcode. Implementasi yang diikuti dengan tahapan control berkala oleh perusahaan ini diharapkan dapat mengurangi tingkat cacat produk di PT Bimuda Karya Teknik khususnya untuk produk Bracket Clip Column Harness.
PERENCANAAN FORECASTING DEMAND PRODUK KOPI BUBUK KEMASAN 100 GRAM DENGAN PENDEKATAN TIME SERIES (STUDI KASUS: UPH PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX) Vita Silvia; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan yang baik harus bisa memenuhi ekspektasi konsumen melalui kualitas produk dan pelayanan yang terbaik supaya dapat bersaing dengan perusahaan kompetitor. Salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam peningkatan persaingan yaitu kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan konsumen, sehingga perlu adanya perencanaan persediaan dan perencanaan produksi.. Apabila metode perencanaan yang digunakan oleh suatu perusahaan tidak tepat, maka dapat berakibat pada kemungkinan perusahaan mengalami stockout maupun overstock. Perusahaan perlu mengetahui secara detail bagaimana metode yang tepat untuk diterapkan pada peramalan tersebut. Unit Produksi dan Pemasaran Produk Hilir Banaran mengalami ketidaksesuaian antara jumlah target permintaan (rkap) dengan aktualisasinya. Hal tersebut terjadi karena metode yang digunakan oleh perusahaan belum sesuai. Sehingga tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui metode peramalan apa yang tepat untuk diterapkan perusahaan berdasarkan pada data historis demand tahun 2020 – 2022. Plot data menunjukan adanya kecenderungan pola musiman (seasonal) sehingga metode yang tepat untuk dilakukan yaitu double exponential smoothing dan winter’s method. Setelah itu dilakukan proses verifikasi untuk melihat nilai error terkecil dengan menggunakan MAD dan MAPE untuk menemukan metode terbaik. Selanjutnya juga dilakukan validasi untuk melihat apakah data yang didapatkan dari metode terpilih tersebut ada yang melebihi batas atas maupun batas bawah.
ANALISIS POSTUR KERJA PROSES CARGO HANDLING BANDAR UDARA INTERNASIONAL JENDERAL AHMAD YANI MENGGUNAKAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT DAN QUICK EXPOSURES CHECK (STUDI KASUS: PT ANGKASA PURA 1) Raihan Zaki Putra; Muhammad Mujiya Ulkhaq
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 1 (2026): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPeningkatan volume kargo yang ditangani oleh Terminal Kargo Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menimbulkan masalah ergonomi, khususnya pada postur kerja porter yang melakukan penanganan material secara manual. Kondisi ini diperparah oleh infrastruktur yang tidak mengikuti pertumbuhan volume kargo, menyebabkan beban kerja berlebihan dan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) seperti nyeri punggung, leher, dan bahu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja para porter menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Quick Exposure Checklist (QEC), serta memberikan rekomendasi perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa postur kerja di area Breakdown dan Penimbangan, Pemindahan ke Palet, dan Build Up memiliki skor REBA rata rata antara 8,00 hingga 8,67, yang tergolong berisiko tinggi. Sementara itu, postur kerja di area Penyimpanan memiliki skor REBA 6,00, yang termasuk dalam kategori risiko sedang. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan perbaikan postur kerja, penyesuaian ketinggian meja X-Ray, penggunaan electric hand pallet, serta perancangan alat bantu berbasis prinsip karakuri dengan roller conveyor dan penggunaan back support belt. Rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan efisiensi serta kenyamanan kerja para porter.Kata kunci: cargo handling; ergonomi; QEC; REBA; musculoskeletal disorders; postur kerjaAbstract[Work Posture Analysis of Cargo Handling Process at Jenderal Ahmad Yani International Airport using Rapid Entire Body Assessment Method and Quick Exposures Check (Case Study: PT Angkasa Pura 1)] The increasing volume of cargo handled by the Jenderal Ahmad Yani International Airport Cargo Terminal raises ergonomic issues, especially in the working posture of porters who perform manual material handling. This condition is exacerbated by infrastructure that does not keep up with the growth in cargo volume, causing excessive workload and musculoskeletal disorders (MSDs) complaints such as back, neck, and shoulder pain. This study aims to analyze the working posture of porters using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Quick Exposure Checklist (QEC) methods, and provide recommendations for improvement. The results of the analysis show that the work postures in the Breakdown and Weighing, Transfer to Pallets, and Build Up areas have an average REBA score between 8.00 to 8.67, which is classified as high risk. Meanwhile, the work posture in the Storage area has an REBA score of 6.00, which falls into the medium risk category. As a solution, this study proposes improving work postures, adjusting the height of the X-Ray table, using electric hand pallets, and designing assistive devices based on the karakuri principle with roller conveyors and the use of back support belts. These recommendations are expected to reduce the risk of injury and improve the efficiency and comfort of the porter's work.Keywords: cargo handling; ergonomics; QEC; REBA; musculoskeletal disorders; work posture
ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA PADA PROSES PENURUNAN ENGINE DAN PERBAIKAN HIDROLIC PESAWAT PADA PT. GARUDA MAINTENANCE FASILITY AEROASIA TBK. DENGAN METODE QUICK EXPOSURE CHECK (QEC) DAN RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA) RM Hendratama Rafi Satria; Ratna Purwaningsih
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 1 (2026): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMusculoskeletal disorders (MSD) merupakan suatu gangguan yang disebabkan ketika sedang melakukan pekerjaan, gangguan ini akan menyerang sistem musculoskeletal yang terdiri atas saraf, tendon, dan otot. MSD ini secara umum disebabkan oleh pekerjaan yang dilakukan secara berulang dan terus menerus, dalam waktu yang lama, pekerjaan dengan postur tubuh yang tidak normal atau janggal yang sakit dengan gejalanya dapat dirasakan pada saat bekerja atau saat tidak melakukan aktifitas pekerjaan tersebut. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui proses MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) pada PT GMF AeroAsia Tbk dan mengetahui postur tubuh yang sering terjadi saat melakukan proses MRO tersebut. Dari pengamatan tersebut akan akan digunakan sebagai bahan pengamatan terkait bagaimana postur tubuh pekerja ketika melakukan proses repair dan overhaul, yang akan diolah dengan beberapa metode. Melalui pengamatan yang telah dilakukan pada pekerja Hangar 1 PT GMF AeroAsia, akan digunakan dua metode untuk melakukan analysis pada postur tubuh pekerja. Maka digunakanlah metode REBA (rapid entire body assessment) dan QEC (quick exposure check), dimana dari kedua metode tersebut data yang didapatkan berasal dari wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Sehingga dari kedua metode analisi tubuh pekerja tersebut didapatkan hasil, jika dari pengamatan yang dilakukan terhadap pekerja tersebut memiliki potensi resiko terpapar MSDs yang tinggiKata kunci: Ergonomi, REBA, QECAbstractMusculoskeletal disorders (MSDs) are conditions that arise when performing work, affecting the musculoskeletal system, which consists of nerves, tendons, and muscles. MSDs are generally caused by repetitive and continuous work over long periods, work with abnormal or awkward postures, and the symptoms can be felt either during work or when not engaged in work activities. This study aims to understand the MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) process and identify the body postures commonly adopted during this process. Observations will be used to assess how workers' body postures are during the repair and overhaul process, which will be analyzed using several methods. Observations conducted on workers at Hangar 1 PT GMF AeroAsia will employ two methods for analyzing workers' body postures. The methods used are REBA (Rapid Entire Body Assessment) and QEC (Quick Exposure Check), with data obtained from interviews, questionnaires, and documentation. The analysis results from these methods indicate that the workers have a high potential risk of exposure to MSDs based on the observations made.Keywords: Ergonomic, REBA, QEC 
PERAMALAN VOLUME PENGGUNAAN AIR BERSIH MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES (Studi Kasus: PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon Cabang Gegesik) Nasirudin Nasirudin; Wiwik Budiawan
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 1 (2026): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAir merupakan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan memerlukan air untuk kelangsungan kehidupannya. Beda dengan binatang dan tumbuhan, manusia membutuhkan air yang bersih untuk keberlangsungan hidupnya. Menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi PDAM seluruh Indonesia untuk terus mencukupi jumlah permintaan ketersediaan air bersih, tak terkecuali PDAM Kabupaten Cirebon khususnya Cabang Gegesik. Prediksi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode Time Series. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa metode time series terbaik dengan nilai eror terkecil adalah Holt’s Winters Method dengan nilai MAPE sebesar 0,9%. Dengan nilai MAPE dibawah 10, maka metode Holt’s Winter untuk prediksi jumlah kebutuhan air termasuk kedalam kategori sangat baik. Hasil peramalan yang didapatkan berdasarkan output Holt’s Winters Method selama 12 periode kedepan adalah Januari sebesar 21965, Februari sebesar 24126, Maret sebesar 24078, April sebesar 29573, Mei sebesar 29513, Juni sebesar 28264, Juli sebesar 26803, Agustus sebesar 29259, September sebesar 26282, Oktober sebesar 23166, November sebesar 24426, dan Desember sebesar 20640..Kata kunci: Air, Time Series, Forecasting, PDAM Tirta Jati, Mean Percentage Absolute ErrorAbstract[Forecasting of Clean Water Usage Volume Using the Time Series Method (Case Study: PDAM Tirta Jati, Gegesik Branch, Cirebon Regency)] Water is a vital natural resource required by all living organisms. Humans, animals, and plants depend on water for their survival. Unlike animals and plants, humans necessitate clean water for their continued existence. Ensuring the adequate supply of clean water is a significant challenge faced by PDAMs (Regional Drinking Water Companies) across Indonesia, including the PDAM of Cirebon Regency, specifically the Gegesik Branch. This study employs the Time Series method to predict water usage volume. The results indicate that the Holt-Winters Method is the most accurate, with the smallest error margin, evidenced by a MAPE value of 0.9%. A MAPE value below 10 classifies the Holt Winters method as highly effective for predicting water demand. The forecasted water usage for the next 12 periods based on the Holt-Winters Method is as follows: January at 21,965, February at 24,126, March at 24,078, April at 29,573, May at 29,513, June at 28,264, July at 26,803, August at 29,259, September at 26,282, October at 23,166, November at 24,426, and December at 20,640.Keywords: Water, Time Series, Forecasting, PDAM Tirta Jati, Mean Percentage Absolute Error

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 4 (2026): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2026 Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026 Vol 1, No 2 (2026): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2026 Vol 1, No 1 (2026): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2026 Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue