cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,297 Documents
PERBAIKAN METODE KERJA PADA PROSES PENGUKURAN TAPE ACCESSORIES MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM OTOMASI (STUDI KASUS PT XYZ) Haikal Zulfikar; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran tape accessories di PT XYZ menjadi salah satu permasalahan karena menyebabkan tingginyawaste material serta menimbulkan keluhan musculoskeletal pada operator. Permasalahan tersebut disebabkan oleh proses pengukuran yang masih dilakukan secara manual dan bersifat repetitif. Penelitianditujukan untuk mengevaluasi metode kerja sebelum dan sesudah impementasi otomasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung, time study, analisis waste material, serta evaluasi ergonomi menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) sebelum dan sesudah implementasi mesin otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mesin otomatis mampu meningkatkan konsistensi proses pengukuran tape dan menurunkan waste material pada material elastis dari 8,07% menjadi 1,18% serta material non-elastis dari 5,93% menjadi 1,20%. Sehingga, dari tiga skenario yang diuji, diperoleh skenario optimal yang mampu mengurangi kerugian sebesar Rp35.177.565,08. Selain itu, penerapan mesin otomatis juga memperbaiki postur kerja operator yang ditunjukkan dengan penurunan skor RULA dari 7 menjadi 4, sehingga tingkat risiko ergonomi berkurang dari kategori risiko tinggi menjadi risiko sedang. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan otomasi dinilai layak diterapkan untuk menurunkan waste material dan meningkatkan aspek ergonomi pada industri garment.
REKOMENDASI PERBAIKAN WAREHOUSE MELALUI PENDEKATAN 5S (Studi Kasus: Warehouse 1 PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng) Prihantika Diva Damasari; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengimplementasikan metodologi 5S untuk meningkatkan manajemen gudang di Warehouse 1 PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng. Gudang tersebut yang berperan penting dalam mendukung operasi perusahaan dalam produksi energi panas bumi, mengalami berbagai masalah seperti ketidaksesuaian stok, penyimpanan yang tidak teratur, dan kapasitas berlebih. Hal ini menyebabkan ketidakefisienan dan keterlambatan operasional. Melalui audit awal 5S, penulis mengidentifikasi area-area krusial yang memerlukan perbaikan pada aspek Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke. Rekomendasi yang diberikan meliputi optimalisasi tata letak, peningkatan pelabelan material, standarsiasi kebersih, dan penerapan budaya perbaikan berkelanjutan. Hasil audit setelah diberikan rekomendasi menunjukkan peningkatan skor yang signifikan dari 54 poin menjadi 86 poin. Studi kasus ini menegaskan pentingnya metodologi terstruktur seperti 5S dalam mencapai perbaikan sistematis dan berkelanjutan dalam manajemen gudang di sektor energi terbarukan.
EVALUASI KINERJA PEMASOK BAHAN KEMAS PRIMER POLY MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS PADA PT ZENITH PHARMACEUTICALS Kayla Felicia Jovana; Sri Hartini
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poly adalah bahan pembuat strip obat paling umum yang mengandung lapisan polycello/cellophane dan aluminium dengan fungsi sebagai pelindung obat yang dikemas. Namun, dalam pengadaannya di Gudang Bahan Kemas masih terdapat permasalahan seperti keterlambatan pengiriman dan ketidaksesuaian kuantitas maupun kualitas bahan kemas yang diperoleh. Permasalahan tersebut dapat memengaruhi jadwal produksi dan menurunkan tingkat efektifitas produksi dalam satu bets sehingga perlu dilakukan evaluasi kinerja pemasok guna menentukan bobot kriteria yang digunakan dalam pemilihan pemasok, mengidentifikasi penilaian kinerja pemasok sesuai dengan kriteria perusahaan serta merekomendasikan pemasok terbaik. PT Zenith Pharmaceuticals memiliki tiga pemasok alternatif, yaitu PT A, PT B, dan PT C. Sementara itu, metode pengambilan keputusan yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode Analytic Hierarchy Process berdasarkan kriteria harga, kualifikasi internal, kualitas, pengiriman, dan responsivitas menggunakan perangkat lunak SuperDecisions. Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa kriteria pengiriman menjadi kriteria prioritas dan PT B sebagai pemasok utama.
ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE NASA-TLX (NATIONAL AERONAUTICS AND SPACE ADMINISTRATIONTASK LOAD INDEX) DAN FTE (FULL TIME EQUIVALENT) (STUDI KASUS : SUPPORTING FUNCTIONS PT AIR LIQUIDE INDONESIA) Farika Amalia Nurul Janah; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Air Liquide Indonesia merupakan perusahaan industri gas yang melayani berbagai sektor strategis seperti kesehatan, manufaktur, dan industri makanan dan minuman. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan menghadapi peningkatan beban operasional seiring bertambahnya target pelanggan, pembaruan kontrak, serta komitmen baru untuk pengurangan emisi karbon. Kondisi ini menyebabkan beban kerja di departemen fungsi penunjang (Supporting Functions) meningkat yang ditandai dengan keterbatasan waktu penyelesaian tugas dan adanya keluhan karyawan atas tingginya tingkat lembur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja pada fungsi pendukung di PT Air Liquide Indonesia menggunakan dua pendekatan, yaitu metode NASA-TLX untuk mengukur beban kerja mental secara subjektif, dan Full Time Equivalent (FTE) untuk menilai kecukupan tenaga kerja berdasarkan rasio waktu kerja terhadap kebutuhan kerja. Hasil analisis NASA-TLX menunjukkan mayoritas karyawan mengalami beban kerja tinggi hingga sangat tinggi, dengan kontribusi terbesar berasal dari kebutuhan mental (31%), kebutuhan waktu (28%), dan tingkat usaha (22%). Sementara itu, analisis FTE menunjukkan 11 dari 14 posisi mengalami overload, sedangkan 3 posisi lainnya berada dalam kondisi underload. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada redistribusi beban kerja antarposisi dan penyesuaian jumlah tenaga kerja pada posisi dengan beban berlebih agar dapat meningkatkan produktivitas dan menciptakan pembagian kerja yang lebih seimbang.
USULAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN RISIKO MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI Novian Haris Aulia; Arfan Bakhtiar
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko perusahaan telekomunikasi menggunakan metode House of Risk (HOR) guna mengidentifikasi sumber risiko utama dan menentukan strategi mitigasi yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi dokumen Risk Review Q2 2023, dan kuesioner kepada tiga responden yang memiliki peran dalam pengelolaan risiko. Analisis dilakukan melalui penerapan HOR tahap 1 untuk menghitung Aggregate Risk Potential (ARP) dan HOR tahap 2 untuk menentukan prioritas strategi mitigasi berdasarkan rasio Effectiveness-to-Difficulty (ETD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total nilai ARP sebesar 9.349 dengan lima sumber risiko tertinggi yaitu kompetisi pasar tinggi, transisi FMC yang menurunkan performa mitra, agresivitas kompetitor, tata kelola mitra yang kurang menarik, dan gangguan perangkat jaringan. Strategi mitigasi prioritas meliputi penguatan sumber daya manusia, peningkatan komunikasi kebijakan pasca-FMC, serta modernisasi infrastruktur jaringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode House of Risk efektif dalam membantu organisasi mengidentifikasi prioritas risiko dan merumuskan strategi mitigasi yang terarah untuk meningkatkan ketahanan organisasi. Selain mengidentifikasi dan memprioritaskan risiko, penelitian ini juga menghasilkan rancangan perbaikan sistem manajemen risiko sebagai rekomendasi implementatif bagi perusahaan.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUK BRACKET CLIP COLUMN HARNESS DI PT BIMUDA KARYA TEKNIK MELALUI PENDEKATAN SIX SIGMA Putri Cahyaningsih; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis pengendalian kualitas pada produk Bracket Clip Column Harness di PT Bimuda Karya Teknik menggunakan metdoe Six Sigma yang terdiri dari tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Dari hasil hasil Define diketahui bahwa penyebab cacat paling banyak dari produk Bracket Clip Column Harness adalah NG Material. Besarnya nilai DPMO yang didapatkan pada tahapan Measure adalah sebesar 9264,256 dan tingkat sigma 3,855. Selanjutnya pada tahapan Analyze dilakukan identifikasi masalah dan penyebab utama cacat NG Material dengan menggunakan FTA dan 5 Whys. Didapatkan penyebab utamanya adalah material tergores, material salah ukuran, dan material berkarat. Tahapan Improve dilakukan untuk menganalisis langkah perbaikan dengan menggunakan metode TRIZ. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan penjadwalan inspeksi dies, pemasangan pembatas pengaman pada area penyimpanan dan pemberian panduan SOP, peningkatan inspeksi material secara menyeluruhsebelum masuk ke perusahaan, penambahan perlindungan kertas anti-karat, serta pembuatan sistem barcode. Implementasi yang diikuti dengan tahapan control berkala oleh perusahaan ini diharapkan dapat mengurangi tingkat cacat produk di PT Bimuda Karya Teknik khususnya untuk produk Bracket Clip Column Harness.
PERENCANAAN FORECASTING DEMAND PRODUK KOPI BUBUK KEMASAN 100 GRAM DENGAN PENDEKATAN TIME SERIES (STUDI KASUS: UPH PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX) Vita Silvia; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan yang baik harus bisa memenuhi ekspektasi konsumen melalui kualitas produk dan pelayanan yang terbaik supaya dapat bersaing dengan perusahaan kompetitor. Salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam peningkatan persaingan yaitu kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan konsumen, sehingga perlu adanya perencanaan persediaan dan perencanaan produksi.. Apabila metode perencanaan yang digunakan oleh suatu perusahaan tidak tepat, maka dapat berakibat pada kemungkinan perusahaan mengalami stockout maupun overstock. Perusahaan perlu mengetahui secara detail bagaimana metode yang tepat untuk diterapkan pada peramalan tersebut. Unit Produksi dan Pemasaran Produk Hilir Banaran mengalami ketidaksesuaian antara jumlah target permintaan (rkap) dengan aktualisasinya. Hal tersebut terjadi karena metode yang digunakan oleh perusahaan belum sesuai. Sehingga tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui metode peramalan apa yang tepat untuk diterapkan perusahaan berdasarkan pada data historis demand tahun 2020 – 2022. Plot data menunjukan adanya kecenderungan pola musiman (seasonal) sehingga metode yang tepat untuk dilakukan yaitu double exponential smoothing dan winter’s method. Setelah itu dilakukan proses verifikasi untuk melihat nilai error terkecil dengan menggunakan MAD dan MAPE untuk menemukan metode terbaik. Selanjutnya juga dilakukan validasi untuk melihat apakah data yang didapatkan dari metode terpilih tersebut ada yang melebihi batas atas maupun batas bawah.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026 Vol 1, No 2 (2026): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2026 Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue