Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing) merupakan suatu media publikasi ilmiah resmi yang diterbitan oleh STIKES Bina Usada Bali yang telah teregistrasi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan kode International Standart Serial Number (ISSN) 2580-507X (eISSN) dan 2580-5061 (pISSN). Jurnal CARING menggunakan aplikasi Open Jurnal System (OJS). Sejak dikeluarkan edisi pertama di tahun 2017, secara konsisten frekuensi penerbitan satu volume jurnal CARING adalah dua kali setiap tahun yaitu pada bulan Juni (Nomor 1) dan bulan Desember (Nomor 2) dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Selain itu, jurnal CARING secara konsisten berupaya menjaga kualitas dan senantiasa terus meningkatkan mutu manajemen pengelolaan. Jurnal CARING menerima naskah artikel dari original reseach dan systematic/literature review. Seluruh artikel yang diterima akan dilakukan peer review dengan menggunakan metode double-blind. Fokus dan Scope Jurnal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing (CARING) Jurnal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing (CARING) merupakan jurnal ilmiah yang khusus menerbitkan artikel dalam bidang keperawatan dan kebidanan, ditujukan bagi perawat dan bidan yang berperan sebagai akademisi maupun praktisi. Jurnal ini menerima dan mengundang naskah berupa artikel penelitian asli, studi literatur, systematic review, meta-analisis, serta studi kasus yang relevan dengan pengembangan ilmu dan praktik keperawatan serta kebidanan. Jurnal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing (CARING) bertujuan untuk menyediakan wadah publikasi ilmiah yang mendukung kemajuan pengetahuan dan praktik di bidang keperawatan dan kebidanan. Fokus utama jurnal ini meliputi aspek klinis, edukasi, manajemen, serta kebijakan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pemberdayaan profesi keperawatan dan kebidanan dalam konteks pelayanan individu, keluarga, dan masyarakat. Scope Jurnal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing (CARING) mencakup publikasi hasil penelitian dan kajian ilmiah yang terkait dengan berbagai aspek keperawatan dan kebidanan, khususnya dalam bidang-bidang berikut: Kesehatan Keperawatan. Kebidanan Complementary and Alternative Medicine (CAM) Jurnal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing (CARING) berkomitmen untuk memfasilitasi penyebaran ilmu pengetahuan dan inovasi dalam bidang keperawatan dan kebidanan demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta penguatan profesi keperawatan dan kebidanan.
Articles
190 Documents
Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Toddler
Sukadana, Gede;
Sukmandari, Ni Made Ari;
Triana, Yogi
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 1 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i1.171
Anak adalah individu yang unik dengan kebutuhan yang sesuai dengan tumbuh kembangnya. Anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang belum terbentuk dengan baik, sehingga sering sakit dan terpaksa dirawat di rumah sakit yang sering menyebabkan reaksi rawat inap. Reaksi anak-anak yang mengalami rawat inap termasuk kecemasan dan ketakutan. Salah satu teknik non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan anak adalah dengan memberikan terapi bermain puzzle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan akibat penyakit rawat inap balita di Bangsal Durian RSUD Klungkung. Penelitian ini menggunakan desain pre-experiment dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test. Penentuan sampel menggunakan teknik insidental. Jumlah sampel 27 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket tingkat kecemasan. Data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon signed rank. Hasil pre-test didapatkan mayoritas anak mengalami kecemasan berat sebanyak 14 responden (15.9%) dan didapatkan hasil post-test sebagian besar anak mengalami kecemasan ringan sebanyak 22 responden (81,5%). Uji statistik diperoleh nilai p (0,000) <α(0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan akibat rawat inap balita. Anak yang mengalami rawat inap dapat diberikan terapi bermain puzzle mengurangi respons kecemaan yang mereka hadapi.
Tingkat Pengetahuan Akseptor KB Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang dengan Keikutsertaan Terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
ASWITAMI, PRAMITA;
Purnamayanthi, Pande Putu Indah;
Udayani, Ni Putu Mirah Yunita;
Prameswari , I Gst Ayu Agung
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 1 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i1.172
Keluarga Berencana (KB) menurut World Health Organisation (WHO) adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval kelahiran, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami dan istri, menentukan jumlah anak dalam keluarga. Salah satu faktor yang memengaruhi keikutsertaan sebagai akseptor metode kontrasepsi jangka panjang adalah pengetahuan suami istri mengenai kontrasepsi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dengan keikutsertaan MKJP di banjar Air Kuning Kecamatan Jembrana. Penelitian ini menggunakan rancangan non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu melakukan pengumpulan data dalam satu waktu dan tiap subyek penelitian diobservasi sekali saja. Hasil uji statistik chi square (X2) didapatkan hasil hitung untuk tingkat pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) sebesar 61,267 dengan tingkat kemaknaan 95% dengan nilai p<0.05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dengan keikutsertaan terhadap MKJP. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi lebih banyak tentang kontrasepsi jangka panjang sehingga akseptor KB MKJP akan bertambah untuk mengontrol kehamilan dengan baik
Pengaruh Tehnik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea Di Rsu Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah
Silfia, Niluh Nita;
Lisnawati, Lisnawati;
Arlina, Ni Made
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 5 No 1 (2021): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v5i1.173
Latar Belakang: Persalinan Sectio Caesarea di RSU Undata Palu pada tahun 2017 sebanyak 128 orang, tahun 2018 berjumlah 135 orang. Pasien post Sectio Caesarea yang diberikan terapi farmakologi sebanyak 45 orang karena mengalami nyeri akibat insisi pembedahan sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Tehnik relaksasi genggam jari. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri pasien post Sectio Caesarea di RSU Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Metedologi: Desain penelitian menggunakan Pre-Experimental one group Pretest-posttest design. Variabel dalam penelitian ini yaitu Variabel dependent (relaksasi genggam jari) dan variabel independent (penurunan nyeri). Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik Purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post Sectio Caesarea yang dirawat di Ruang Paviliun Matahari di RSU Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan skala Numerical Ranting Scale (NRS). Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebelum pemberian relaksasi genggam jari mengalami nyeri ringan sebanyak 2 responden (6,7%), nyeri sedang sebanyak 27 responden (90%) dan nyeri berat terkontrol sebanyak 1 responden (3,3%). Setelah pemberian tehnik relaksasi genggam jari sebagian besar mengalami nyeri ringan seanyak 13 responden (43,3%), nyeri sedang sebanyak 16 responden (53,3%) dan tidak nyeri sebanyak 1 responden (3,3%). Didapatkan p value = 0,001 ≤ α = 0,05. Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ada Pengaruh Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea di RSU Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat diaplikasikan difasilitas kesehatan seperti di rumah sakit.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan pada Penyusunan Karya Ilmiah
Pambudi, Hubertus Agung;
Gunawan, Deola Putra Wahyu;
Kandar, Kandar
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 1 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i1.174
Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga. Dukungan keluarga yang adekuat terbukti dapat meningkatkan fungsi kognitif dan kesehatan emosi, karena dukungan keluarga merupakan unsur terpenting dalam membantu individu menyelesaikan masalah. Dukungan keluarga yang diberikan meliputi dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penilaian. Stress merupakan reaksi terhadap faktor fisik, psikologis, atau sosial yang mempengaruhi kesehatan jasmani atau rohani. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif cross sectional. Sampel penelitian 33 responden dengan teknik total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner depression anxiety stress scale. Data dianalisis dengan uji chi – square. Hasil uji chisquare menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dan melakukan koping yang positif dan konstruktif
Pengaruh Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia
Mulia, Sri;
Istiana, Dian;
Purqoti, Dewi Nur Sukma
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 1 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i1.175
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh brisk walking excercise terhadap penurunan tekanan darah. Desain penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan one group pretest-posttest. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 60 dan 18 orang direkrut sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan paired t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh brisk walking excercise terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik dengan nilai p masing-masing 0,000 (sistolik) dan 0,003 (diastolik). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara brisk walking excercise terhadap penurunan tekanandarah pada lansia dengan hipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan dalam tatalaksana pasien hipertensi
Harga Diri pada Orang Terkonfirmasi Positif HIV di Tahun Pertama
Arisudhana, Gede Arya Bagus;
Giri, Ni Kadek Widyantari;
Yasa, I Ketut Buana
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 1 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i1.176
Harga diri merupakan sebuah komponen penting dalam kehidupan orang dengan HIV/AIDS. Harga diri dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian inin adalah untuk melakukan penelusuran tentang harga diri pada orang terkonfirmasi positif HIV di tahun pertama. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi deskriptif. Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah seluruh orang dengan HIV/AIDS yang menjalani pengobatan di RSD Mangusada. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 44 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive. Pengumpulan data harga diri menggunakan kuisioner Rosenberg Self Esteem Scale. Analisa data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian ini menggambarkan sebagian besar orang dengan HIV di tahun pertama berada pada kategori harga diri rendah 23 (52%), rata-rata usia responden adalah 33,27 tahun, didominasi oleh laki-laki sebanyak 30 (68%), tingkat pendidikan responden sebagian besar SLTA 27 (615), serta didominasi oleh responden yang sudah menikah 37 (84%). Temuan pada penelitian menjelaskan bahwa harga diri pada orang terkonfirmasi positif HIV di tahun pertama sebagian besar berada pada kategori rendah. Untuk itu identifikasi yang dilakukan sejak dini perlu dilakukan guna kefektifan pemberian asuhan keperawatan
Perbedaan Dampak Hospitalisasi Pada Anak Prasekolah Yang Didampingi Orang Tua Dan Selain Orang Tua
Dina Zakiyyatul Fuadah;
Diana Rachmania;
Sulis
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 2 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i2.177
Hospitalisasi seringkali menjadi krisis utama yang dihadapi anak saat menjalani rawat inap di Rumah Sakit bisa menyebabkan anak stress maupun trauma, sehingga menimbulkan respon negative pada anak diantaranya adalah tidak kooperatif pada saat proses perawatan (protes, pemisahan diri, penyangkalan). Salah satu upaya untuk meminimalisir yaitu dengan melakukan pendampingan dari orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah (usia 3-6 tahun) yang didampingi orang tua dan selain orang tua di Ruang Anak Rumah Sakit Amelia Pare. Desain yang digunakan komparatif dengan pendekatan cross sectional didapat sampel 44 responden (22 responden anak yang didampingi orang tua dan 22 responden anak yang didampingi selain orang tua) yang diambil melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (81,8%) responden yang didampingi orang tua memiliki kriteria ringan, sedangkan yang didampingi selain orang tua menunjukan sebagian besar (72,7%) dalam kategori berat. Hasil analisis menggunakan uji mann whitney diketahui nilai p = 0,000 (α≤0,05) yang berarti ada perbedaan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah yang didampingi orang tua dan selain orang tua di Ruang Anak Rumah sakit Amelia Pare. Pendampingan orang tua sangat berpengaruh pada hospitalisasi anak, sehingga perawat harus melakukan pendekatan terhadap pendamping maupun klien itu sendiri supaya hospitalisasi berjalan dengan baik.
Tela’ah Pustaka: Pemanfaatan Smartphone App Ptsd Coach Sebagai Program Self-Management Dalam Mengatasi Gejala Post-Traumatic Stress Disorder
Putu Dita Wulandari
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 2 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i2.178
Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) merupakan salah satu kondisi yang ditimbulkan akibat terjadinya bencana. Estimasi prevalensi PTSD bervariasi, sebagian besar berada di kisaran 20-40% dalam studi bencana dan lebih rendah 3-5% di beberapa populasi. PTSD yang tidak tertangani menyebabkan tingginya prevalensi depresi, masalah kesehatan dan penurunan kualitas hidup sehingga diagnosis dini dan intervensi tepat waktu penting untuk perbaikan dan pencegahan setiap komplikasi. Penanganan PTSD dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, salah satunya dengan psikoterapi namun faktanya sedikit penderita PTSD menerima perawatan dengan berbagai alasan misalnya masalah logistik, kepercayaan tentang pencarian pengobatan yang tepat, kekhawatiran tentang pemikiran orang lain, dan menganggap bahwa masalah bisa diatasi sendiri. Dengan demikian diperlukan adanya pendekatan alternatif dalam mengatasi permasaahan tersebut. PTSD Coach merupakan salah satu aplikasi smartphone yang berguna sebagai self management dalam pengelolaan gejala PTSD.
Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Penyakit Jantung Koroner
Putu Visakha Damayanti;
Ni Luh Putu Dewi Puspawati;
Ni Made Nopita Wati
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 2 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v4i2.179
PJK adalah penyakit yang terjadi sebagai manifestasi dari penurunan suplai oksigen ke otot jantung sebagai akibat penyempitan atau penyumbatan aliran darah arteri koronaria yang manifestasi kliniknya, tergantung pada berat ringannya penyumbatan arteri koronaria. ada beberapa gejala yang timbul pada pasien penyakit jantung koroner yaitu nyeri dada, sesak nafas, infark miokard. PJK dikenal juga dengan “Silence Killer” karena terkadang tidak menimbulkan gejala-gejalanya. Keberhasilan terapi untuk pasien PJK dipengaruhi oleh pengetahuan responden tentang PJK. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplor pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami PJK di RSUD Wangaya Denpasar. Metode penelitian yaitu deskriftif kualitatif, dengan jumblahl 4 orang partisipan. Pengumpulan data menggunakan panduan wawancara dan didapatkan selama 2 minggu. Hasil analisa berdasarkan tema pemahaman keluarga tentang anggota keluarga dengan PJK kurang baik, reaksi psikologis keluarga tentang anggota keluarga dengan PJK masih belum dapat menerima kenyataan, reaksi psikologis keluarga terhadap penerimaan keluarga pada anggota keluarganya masih dalam tahap mulai menerima, hambatan keluarga dalam merawat cukup banyak, upaya mengatasi hambatan sudah bisa dengan baik diatasi oleh keluarga, dan harapan keluarga ingin mempertahankan keadaan klien dan mengurangi kekambuhan. Kesimpulanya bahwa pengalaman keluarga dalam merawat pasien dengan PJK masih kurang, sehingga perlu di kembangkan edukasi manajemen yang berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan.
Hubungan Pengukuran Richmond Agitation Sedation Scale (RASS) dengan Keberhasilan Weaning Ventilator di Ruang Intensif UPTD. RSUD Bali Mandara Provinsi Bali
Pranata Wiguna, I Dewa Gede
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 5 No 1 (2021): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36474/caring.v5i1.181
Latar Belakang: Penyapihan dari ventilator mekanik dapat didefinisikan sebagai proses pelepasan ventilator baik secara langsung maupun bertahap. Salah satu cara untuk mengurangi kebutuhan ventilator adalah sedasi dan agitasi yang terukur dengan menggunakan skor Richmond Agitation and Sedation Scale (RASS). Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengukuran Richmond Agitation Sedation Scale (RASS) dengan keberhasilan weaning ventilator di Ruang Intensif UPTD. RSUD Bali Mandara. Metedologi: Jenis penelitian ini observasional analitik dengan desain case control. Sampel penelitian ini berjumlah 48 responden dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji Lambda untuk mengetahui hubungan antara pengukuran RASS dengan keberhasilan weaning ventilator dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata usia responden > 65 tahun yaitu 17 responden (35,4 %), sebagaian besar berjenis kelamin laki-laki yaitu 48 responden (62,5 %) sedangkan perempuan yaitu sebanyak 18 responden (37,5 %). Dengan skor RASS yaitu sedang sadar (0) dengan 22 responden (45,8%), dengan tingkat keberhasilan weaning sebesar sebanyak 30 responden (62,5 %) dengan mode SPN CPAP dengan 16 responden (88,9%) sementara kegagalan terjadi pada 18 responden (37,5 %). Analiss bivariat dengan uji Lambda menunjukkan bahwa nilai p sebesar 0.001 (p ≤ 0,05). Kesimpulan: Hal ini menunjukkan ada hubungan antara pengukuran Richmond Agitation and Sedation Scale (RASS) dengan keberhasilan weaning ventilator.