cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
sugengsnugroho@uny.ac.id
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
sugengsnugroho@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga
ISSN : 02169940     EISSN : 27212823     DOI : 10.21831
Core Subject : Health, Education,
MEDIKORA is a sports health scientific journal published by the Sports Science Study Program of the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta which contains the results of critical analysis studies and research in the field of sports health. The Journal is published twice a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. VI No. 2 Oktober 2010" : 8 Documents clear
OLAHRAGA DAN FISIOLOGI REPRODUKSI WANITA Eka Swasta Budayati
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1653.617 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4672

Abstract

Wanita memiliki keunikan fisiologis yang terletak pada tugas reproduksi yang  diembannya. Selain secara fisik, terdapat keunikan sosial dan emosianal yang  sangat  mempengaruhi pola fisiologis sistem reproduksi maupun pola  perilakunya.  Secara garis besar semenjak pubertas, wanita mengalami  menarche, menstruasi,  kemungkinan kehamilan, klimakterium, menoupause  dan senilium. Olahraga dan  intensitas aktivitas fisik lain secara umum dapat  mempengaruhi fisiologi reproduksi  wanita.Olahraga dengan intensitas sedang sangat dianjurkan unmk mendukung fisiologi  reproduksi wanita, sedangkan olahraga dengan intensitas yang sangat tinggi  serta  aktivitas sedentary akan menghambat fisiologi reproduksi wanita.Kata Kunci : wanita, reproduksi, olahraga
TERAPI INSULIN SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN BAGI PENDERITA DIABETES Cerika Rismayanthi
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1906.001 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4680

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang  berdampak pada produktivitas dan dapat menurunkan sumber daya manusia.  Penyakit ini  tidak hanya berpengaruh secara individu, tetapi sistem kesehatan   suatu negara.  Walaupun belum ada survey nasional, sejalan dengan  perubahan gaya hidup termasuk pola makan masyarakat, diperkirakan  penderita DM semakin meningkat,  terutama pada kelompok umur dewasa ke  atas pada seluruh status sosial ekonomi.  Saat ini upaya penanggulangan  penyakit D M belum menempati skala prioritas utama dalam pelayanan  kesehatan, walaupun diketahui dampak negatif yang ditimbulkannya cukup  besar antara lain komplikasi kronik pada penyakit jantung kronis,  hipertensi,  otak, system syaraf, hati, mata dan ginjal. DM merupakan salah satu  penyakit   degeneratif, dimana terjadi gangguan metabolisme karbohidrat, lemak  dan  protein serta ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemi)  dan dalam urin (glukosuria).Kini ditemukan jenis insulin yang bisa disuntikkan satu kali sehari. Penyakit  diabetes mellitus atau kencing manis memang tak bisa dianggap remeh. Bagi  pasien  DM I atau beberapa pasien diabetes mellitus tipe II (DM II) terapi  insulin wajib  hukumnya. Injeksi insulin menjadi keharusan karena hormone  insulin pada tubuh  penderita diabetes mellitus tidak bisa dihasilkan, atau tidak   dapat digunakan dengan  baik. Dalam tubuh hormone insulin diperlukan untuk   mengangkut glukosa dari  darah masuk ke sel. Karena tak mampu melakukan   pengangkutan gula ke sel, maka  pasien DM mempunyai kadar glukosa tinggi  dalam darahnya. Keadaan ini dikenal  sebagai gula darah tinggi atau  hiperglikemi. Hormone insulin ini dikeluarkan oleh  organ tubuh yang bernama   pankreas.Kata Kunci : insulin, diabetes mellitus.
MANFAAT OLAH RAGA BAGI WANITA HAMIL Suharjana Suharjana
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2147.524 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4674

Abstract

Sebagian besar anggota masyarakat masih mengalami kebingungan atau  keraguan akan perlunya wanita hamil berolahrga. Olahraga tidak berbahaya  bagi  ibu maupun calon anak. Selama tidak ada larangan tidak diperbolehkan  berolahraga  dari ahli kandungan atau dokter, berarti kondisi ibu, dan calon  anak yang dikandungnya dalam keadaan normal, yang berarti seorang ibu yang   sedang hamil ridak perlu  ragu-ragu untuk berolahraga.Setiap orang akan mempunyai pengalaman dan memberikan reaksi yang  berbeda  terhadap kehamilan yang mereka alami. Pengalaman dan reaksi  wanita hamil dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni kepribadian, status gizi,  pola hidup, hubungannya dengan orang tua dan keluarganya serta sikapnya  terhadap kemungkinan  hadirnya seorang anak. Kehamilan adalah suatu fase  krisis maturasi, yang konsekuensinya tidak mungkin untuk dihindari. Usaha  yang dapat dilakukan hanyalah  mengurangi derita yang akan dialami.Salah satu cara yang dapat ditempuh guna mengurangi derita kehamilan dan  persalinan adalah dengan melakukan olahraga atau latihan. Sebelum  melakukan dan  menentukan macam latihan, sebaiknya didahului dengan  konsultasi pada dokter atau  ahli fisiologi. Di dalam melakukan latilian, wanita   hamil harus secara cermat membaca  sinyal-sinyal yang diberikan oleh  tubuhnya. Jika sekiranya latihan tersebut membuatnya  kelelahan, maka  intensitas atau durasinya perlu diturunkan. Jika ternyata gerakan-gerakan  dalam latihan tersebut terlalu sulit untuk dilakukan, maka dapat diganti dengan  latihan yang lain, yang lebih sederhana. Ada beberapa macam olahraga yang  dapat  dipilih, yakni jogging, jalan cepat, senam atau renang terutama gaya  dada.Kata Kunci: wanita hamil, perubahan fisik
PEMASARAN OLAHRAGA MELALUI BERBAGAI EVENT OLAHRAGA Yustinus Sukarmin
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2118.155 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4692

Abstract

Pada era globalisasi ini muncul terminologi sportainment yang memberikan  peneguhan bahwa olahraga bukan lagi sekadar sebuah tontonan melainkan  sebuah  industri hiburan dan bisnis pertunjukkan yang mampu menghadirkan  ribuan  penonton dan jutaan pemirsa. Kini, ada tiga event olahraga yang  menjadi ikon global,  yaitu pertandingan sepak bola Piala Dunia, lomba balap  mobil Formula 1, dan pertandingan olahraga multievent Olimpiade.Olahraga jika dikelola secara profesional dapat mendatangkan keuntungan  ekonomi di samping keuntungan nonekonomi. Olimpiade Los Angeles 1984  merupakan Olimpiade Modern pertama yang menerapkan pendekatan logika  ekonomi  melalui sport business dengan melibatkan banyak sponsor.  Keuntungan yang berhasil  dikumpulkan dari kegiatan multievent empat  tahunan itu sebesar US $223 juta.Keberhasilan suatu negara menyelenggarakan event olahraga ini tidak terlepas  dari peran pemasaran. Untuk memasarkan sebuah event  olahraga diperlukan  strategi  khusus yang dikenal dengan bauran pemasaran, yaitu kiat kelompok  pemasaran  yang digunakan untuk mencapai sasaran pemasarannya dalam  pasar sasaran. Media  massa punya peran penting dalam menumbuhkan brand  image tentang sebuah produk  tertentu kepada konsumen melalui tayangan  event olahraga.Kata Kunci: pemasaran olahraga, event olahraga
PEMULIHAN KONTROL MOTORIK PENDERITA STROKE DENGAN MOTOR RELEARNING PROGRAMME B. Suhartin B. Suhartin
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1440.957 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4687

Abstract

Masa era globalisasi adalah masa penuh persaingan dalam hidup, sehingga  banyak orang ingin berlomba-lomba untuk menjawab tantangan dan ingin  menjadi  yang terbaik. Tidak sedikit orang tidak menghiraukan kondisi fisik,  sehingga banyak  terserang penyakit salah satunya strok.Stroke adalah suatu gangguan fungsi syaraf akut yang disebabkan oleh karena  gangguan  peredaran darah otak yang timbul secara cepat dalam beberapa jam   dengan gejala dan tanda  yang sesuai dengan daerah otak yang terganggu.  Hampir delapan puluh persen penderita  stroke mempunyai defisit neuromotor,   sehingga memberikan gejala kelumpuhan sebelah  badan dengan tingkat  kelemahan bervariasi dari yang lemah sampai yang berat. Ciri tersebut  adalah kehilangan sensibilitas, kegagalan asistem koordinasi, perubahan pola jalan dan  terganggunya keseimbangan. Kondisi ini mempengaruhi kemampuan untuk  melakukan  aktivitas hidup sehari-hari, setelah serangan stroke penderita harus  mempelajari kembali  hubungan somatosensori baru atau lama untuk  melakukan tugas-tugas fungsionalnya.Rehabilitasi stroke merupakan salah satu program menyeluruh yang  terkoordinasi antara medis dan rehabilitasi untuk tujuan mengoptimalkan dan   memodifikasi  kemampuan fungsional yang ada. Program rehabilitasi stroke  telah terbukti dapat  mengoptimalkan pemulihan, sehingga penderita stroke  mendapat keluaran fungsional dan kualitas hidup yang lebih baik. Salah satu  program rehabilitasi yang  sering dipergunakan untuk mengembalikan fungsi  karena defisit motorik adalah  Motor Relearning Programme.Kata Kunci : kontrol motorik, penderita stroke, motor relearning programme
OLAHRAGA PASCA MELAHIRKAN Sri Winarni
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4678

Abstract

Setelah melahirkan, hal yang paling ingin cepat dilakukan oleh seorang wanita  adalah kembali berolahraga untuk mendapatkan tubuh yang diinginkan. Tetapi  banyak pula ibu-ibu pasca melahirkan malah takut untuk bergerak, takut  terjadi  robekan pada jahitan. Hal ini terjadi karena kekurangtahuan akan  pengetahuan  kapan dan olahraga apa yang dapat dilakukan seorang ibu pasca   melahirkan.Pasca melahirkan terjadi perubahan-pcrubahan pada rahim, vagina, dinding  perut.  Seorang wanita dapat kembali berolahraga ringan setelah dua minggu  bagi yang  melahirkan secara vaginal, dan enam minggu bagi yang melahirkan   secara bedah caesar.Dua minggu pertama dapat melakukan ladtian Kegel untuk menguatkan lubang  vagina, berjalan, atau yoga yang paling halus. Setelah dua minggu dapat  ditambah  dengan peregangan dan jalan, bergoyang mengikuti irama musik  dengan menggendong bayi.Kata Kunci: pasca melahirkan, olahraga kegel
AKTIVITAS AKUATIK SEBAGAI TERAPI PSIKIS BAGI ANAK Ahmad Rithaudin
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4690

Abstract

Teknologi dibuat untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas.  Aktivitas hidup manusia dapat dilakukan dengan lebih efisien, apabila ditunjang  oleh teknologi. Efisiensi tersebut menyangkut pula pada pemanfaatan waktu  luang  yang digunakan setelah menyelesaikan aktivitas utama. Pemanfaatan  waktu tersebut  bisa mencakup aktivitas yang tidak jauh pula dari penggunaan  teknologi, seperti:  game online, playstation, ataupun sekedar menonton  televisi.Aktivitas ini merugikan bagi anak, apabila berlangsung tanpa kendali. Aktivitas  ini akan mempengaruhi perkembangan fisik serta psikologis anak, apalagi saat   anak  dipisahkan dari kegiatan kesukaannya tersebut. Anak bisa saja marah,  kecewa,  serta stres meski dalam tingkatan yang rendah. Hal ini akan  berdampak baik secara  langsung terhadap kesehatan psikisnya anak tersebut.  Makalah ini akan membahas  tentang peran aktivitas akuatik sebagai media  terapi bagi kesehatan psikis anak.Aktivitas akuatik dalam wujud permainan di air diharapkan dapat menjadikan  anak lebih bisa mengungkapkan perasaan, pemikiran serta jati dirinya. Setelah  anak  mengikuti aktivitas akuatik tersebut anak menjadi lebih mengerti akan  kondisi  dirinya. Hal ini akan berakibat kesehatan psikis anak akan menjadi  lebih baik.Kata Kunci: aktivitas akuatik, terapi psikis, anak
PEMANFAATAN WAKTU LUANG MAHASISWA PROGRAM STUDl ILMU KEOLAHRAGAAN FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Dapan , Fajar Setyawan
MEDIKORA Vol. VI No. 2 Oktober 2010
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4699

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pemanfaatan waktu luang  mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan FIK UNY.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan angket.  Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi  Ilmu Keolahragaan FIK UNY angkatan 2004, 2005, 2006, dan 2007, yang masih  terdaftar sebagai mahasiswa dan belum mengajukan Tugas Akhir Skripsi.  Jumlah  populasi sebanyak 103 orang mahasiswa. Penentuan jumlah sampel  menggunakan  Nomogram Harry King, dengan tingkat kesalahan 0,08, maka  diperoleh jumlah  sampel sebanyak 60 orang mahasiswa, yang diambil secara  random. Pengujian  Validitas menggunakan product moment dan pengujian  Reliabilitas dalam penelitian  ini menggunakan rumus alpha cronhach. Untuk  menganalis data yang terkumpul,  digunakan analisis statistik deskriptif dengan  persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 mahasiswa, 1 orang (1,7 %) dalam  kategori sangat baik, 6 orang (10 %) dalam kategori baik, 26 orang (43,3 %),  dalam  kategori cukup, 23 orang (38,3 %), dalam kategori kurang, dan 4 orang  (6,7 %)  dalam kategori sangat kurang. Dari perhitungan rerata dapat   disimpulkan bahwa  pemanfaatan waktu luang mahasiswa dalam kategori  cukup.Kata Kunci: waktu luang, mahasiswa

Page 1 of 1 | Total Record : 8