cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Oseanografi diterbitkan oleh Program Studi Oseanografi, FPIK, Undip. Jurnal ini digunakan untuk menerbitkan jurnal-jurnal karya lulusan S1 Oseanografi Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 382 Documents
DINAMIKA PENJALARAN GELOMBANG MENGGUNAKAN MODEL CMS-Wave DI PULAU PARANG KEPULAUAN KARIMUNJAWA Hidayat, Jejen Jenhar; Yusuf, Muh.; Indrayanti, Elis
Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.559 KB)

Abstract

AbstrakGelombang merupakan salah satu parameter oseanografi yang mempengaruhi kondisi pantai. Penjalaran gelombang menuju pantai akan mengalami transformasi diantaranya adalah refraksi yang berperan terhadap tinggi dan arah gelombang serta distribusi energi gelombang di sepanjang pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika penjalaran gelombang di Pulau Parang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19-22 September 2012 di Pulau Parang. Data primer yang digunakan adalah data gelombang sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data angin dan data batimetri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Peramalan gelombang diperoleh dari data angin dengan menggunakan metode SMB, sedangkan model penjalaran gelombang disimulasikan menggunakan software CMS-Wave. Gelombang di Pulau Parang memiliki tipe gelombang laut transisi (menengah) dengan tinggi gelombang signifikan 0.231 meter dan periode gelombang signifikan 1.578 detik. Refraksi gelombang di Pulau Parang terjadi karena adanya pengaruh perubahan kedalaman laut, dimana gelombang yang menjalar dari laut dalam akan mengalami pembelokan ketika memasuki perairan dangkal.
POLA DISTRIBUSI KANDUNGAN KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT Triadi, Rahmad; Zainuri, Muhammad; Yusuf, Muh.
Journal of Oceanography Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.004 KB)

Abstract

Perairan Lombok Barat memiliki produktivitas primer yang tinggi dan hal ini menandakan kesuburan suatu perairan. Klorofil-a dan suhu permukaan laut merupakan salah satu faktor yang berhubungan erat dengan kesuburan perairan di Lombok Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola distribusi dan hubungan kandungan klorofil-a dan suhu permukaan laut di perairan Lombok Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4-5 Mei 2014 di perairan Lombok Barat. Variabel yang diamati berupa kandungan klorofil-a dan suhu permukaan laut. Data klorofil-a dan suhu permukaan laut dianalisis dengan model persebaran menggunakan software ArcGIS 10, sedangkan hubungan klorofil-a dan suhu permukaan laut dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sumber klorofil-a tinggi berasal dari depan Muara Sungai Dodokan yang terdistribusi ke wilayah sekitarnya oleh pergerakan arus, memiliki kisaran konsentrasi klorofil-a 0,14-0,48 mg/m3. Pola distribusi suhu permukaan laut di perairan Lombok Barat menunjukkan bahwa di wilayah teluk dan pesisir Lombok Barat mempunyai suhu lebih dingin (30-30,6ºC) daripada wilayah lepas pantai (30,8-31,6ºC). Korelasi hubungan antara klorofil-a dan suhu permukaan laut sebesar 0,5217 dan bersifat negatif. 
PEMETAAN BATIMETRI DAN ANALISIS KOMPONEN PASANG SURUT UNTUK EVALUASI PERBAIKAN ELEVASI DAN PANJANG LANTAI DERMAGA DI PERAIRAN PULAU LIRANG, MALUKU BARAT DAYA Hanifah, Anne; Hariadi, Hariadi; Subardjo, Petrus; Trenggono, Mukti
Journal of Oceanography Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.334 KB)

Abstract

Pulau Lirang merupakan pulau kecil terluar yang memiliki akses masuk jalur laut yang cukup sulit. Kondisi perairan Pulau Lirang yang terletak di Kabupaten Maluku Barat Daya memiliki morfologi yang dangkal di bagian timur pulau tersebut untuk menuju ke dermaga. Atas kondisi tersebut perlu diketahuinya data kedalaman dan analisis komponen pasang surut sebagai referensi dan pertimbangan untuk evaluasi perbaikan elevasi dan panjang lantai dermaga di perairan Pulau Lirang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui batimetri dan komponen pasang surut di perairan Pulau Lirang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16-30 April 2016. Kegiatan pemeruman dengan singlebeam echosounder dilaksanakan di perairan Pulau Lirang dan pengukuran pasang surut di dermaga perairan Pulau Lirang. Materi yang dijadikan objek studi dalam penelitian ini meliputi batimetri dan pasang surut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.2. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kedalaman perairan lokasi penelitian berkisar antara -0,054 hingga -235 m. Peta batimetri memperlihatkan jarak kontur yang rapat pada daerah tenggara perairan Pulau Lirang dengan kedalaman hingga -235 m dan pada daerah timur perairan Pulau Lirang memiliki kedalaman hingga -100 m. Tipe pasang surut di perairan ini adalah campuran condong harian ganda dengan nilai Formzahl 0,641. Nilai elevasi yang didapatkan adalah +3,47 m dihitung berdasarkan nilai MSL sebagai titik acuan, sedangkan panjang lantai dermaga yang aman bagi satu buah kapal terbesar dengan Loa 64,68 m adalah 77,616 m dan kedalaman perairan aman di depan dermaga yang dibutuhkan adalah 3,96 ≈ 4 m untuk dapat melayani draft kapal penumpang terbesar.
Kajian Morfologi Pantai di Pantai Slamaran Kabupaten Pekalongan Dewadaru, Dida Pratama; Hariadi, Hariadi; Saputro, Siddhi
Journal of Oceanography Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.673 KB)

Abstract

Abstrak Kawasan  pantai  utara  Jawa  Tengah  memiliki  potensi  perkembangan  sangat  tinggi  dengan karakteristik wilayah bertopografi landai dan dangkal, juga memiliki banyak kegiatan yang meliputi perikanan tambak, pelabuhan, industri dan bahkan sebagian kota merupakan water front city.  Selama 30 tahun terakhir, pantai utara Jawa Tengah merupakan wilayah dengan kegiatan ekonomi tertinggi dibanding pantai lain di Indonesia dimana terdapat kegiatan  mulai penambangan pasir, budidaya perikanan, bangunan untuk pelayaran, industri dan pemukiman. Pantai Slamaran sebagai salah satu andalan pariwisata di Kota Pekalongan seiring berjalannya waktu tentu akan mengalami perubahan kondisi fisik pantai karena sifat pantai yang dinamis. Perubahan fisik tersebut dapat berupa erosi dan sedimentasi. Akibat dari perubahan ini adalah menyebabkan kerusakan pantai serta dapat mempengaruhi bentuk morfologi pantai tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Morfologi Pantai Slamaran. Penelitian dilakukan dengan observasi lapangan selama 15 hari pada tanggal 28 Mei - 11 Juni 2012 di Pantai Slamaran, dengan titik lokasi 6°51’10” - 6°52’0” LS dan 109°42’0” - 109°42’50” BT. Metode yang digunakan untuk analisis hasil penelitian adalah metode survei. Berdasarkan hasil output baik dari data lapangan maupun hasil interpratasi citra, diketahui bahwa morfologi pantai di pantai slamaran memiliki satu jenis bentuk lahan asal, yaitu bentuk lahan asal marin, Dari bentuklahan asal tersebut kemudian didapat satuan bentuklahan  seperti laguna, cuspate, gosong pasir, gisik dan dataran aluvial pantai. Kemiringan lereng di daerah penelitian adalah <7%. Jenis sedimen yang dominan adalah pasir dan pasir lanau. Sudut datang gelombang pecahnya adalah 24.20 yang mengakibatkan longshore current dengan kecepatan 1.12 m/s.
PERAMALAN PASANG SURUT DI PERAIRAN PELABUHAN KUALA STABAS, KRUI, LAMPUNG BARAT Pratama, Aditya Dendy; Indrayanti, Elis; Handoyo, Gentur
Journal of Oceanography Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1190.638 KB)

Abstract

Pasang surut adalah fluktuasi muka air laut karena adanya gaya tarik benda-benda di langit, terutama matahari dan bulan terhadap massa air laut di bumi. Kondisi pasang surut dapat diketahui atau diramalkan dengan cara perhitungan komponen pasang surut. Perhitungan komponen pasang surut dengan asumsi bahwa Bumi dalam keadaan setimbang.Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan pasang surut di Perairan Pelabuhan Kuala Stabas, Krui, Lampung Barat selama 3 tahun dengan menggunakan software World Tides, MIKE 21, dan Nao Tide.Penelitian dilaksanakan pada 9 – 23 Agustus 2014 di Perairan Pelabuhan Kuala Stabas, Krui, Lampung Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pasang surut dan koordinat lokasi penelitian. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dimana hasil penelitian dianalisa dan dimodelkan dengan software World Tides, MIKE 21, dan Nao Tide. Penggunaan 3 software ini bertujuan untuk mengetahui nilai MRE tiap – tiap model.Hasil penelitian dengan menggunakan metode admiralty menunjukkan tipe pasang surut Perairan Pelabuhan Kuala Stabas adalah campuran condong ke harian ganda dengan nilai formzahl 0,4957. Nilai elevasi pasang surut MSL sebesar 112 cm, HHWL sebesar 184 cm, dan LLWL sebesar 40 cm. Peramalan pasang surut menggunakan 3 software memiliki nilai MRE sebesar 3,42% untuk World Tides, 0,121% untuk NAO Tide, dan 12,588% untuk MIKE 21.
DISTRIBUSI MATERIAL PADATAN TERSUSPENSI DI PERAIRAN MUARA SUNGAI CI GADUNG SATU KABUPATEN SUBANG Nur, Syukria Illyana; Saputro, Siddhi; Maslukah, Lilik
Journal of Oceanography Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.359 KB)

Abstract

Sungai Ci Gadung Satu terletak di Desa Mayangan, Kabupaten Subang. Aktivitas bahari yang cukup tinggi menyebabkan terjadinya material tersuspensi yang diangkut oleh aliran sungai. Penelitian yang dilakukan sebelumnya menyatakan bahwa Pantai Pondok Bali, Kabupaten Subang termasuk daerah pesisir yang mengalami abrasi dan akresi. Adanya abrasi dan akresi menjadikan pengkajian tentang distribusi sedimen tersuspensi diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai konsentrasi dan pola sebaran sedimen tersuspensi di permukaan perairan berdasarkan arus dan pasang surut di muara Sungai Ci Gadung Satu. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 23 April 2016, sedangkan analisa berat sedimen tersuspensi dilakukan pada tanggal 26 Mei – 3 Juni 2016 di Laboratorium Geologi Laut, FPIK, UNDIP. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel air laut dan data arus laut, sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data pasang surut, Citra Google Earth 2016, dan Peta RBI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan metode penentuan lokasi menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi saat surut menuju pasang berkisar antara 171 mg/l – 240 mg/l dan pada saat pasang menuju surut berkisar antara 177 mg/l – 269 mg/l. Pola sebaran sedimen tersuspensi dipengaruhi oleh arus yang bergerak dari barat daya menuju timur laut saat surut menuju pasang dan bergerak dari timur laut menuju barat daya saat pasang menuju surut.
STUDI ARUS DAN SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN TELUK UJUNGBATU KABUPATEN JEPARA Priherdika, Genda; Satriadi, Alfi; Setiyono, Heryoso
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.295 KB)

Abstract

AbstrakPerairan Teluk Ujungbatu Kabupaten Jepara merupakan pantai yang rentan terhadap proses erosi dan sedimentasi yang disebabkan karena faktor fisik ataupun sifat dari material sedimen. Untuk mengetahui kecepatan dan arah arus yang selalu berlawanan arah setiap tahun sehingga dapat mempengaruhi sebaran sedimen dasar di sekitar pantai, diperlukan beberapa analisa mengenai kondisi arus dan pola sebaran sedimen dasar di perairan Teluk Unjung Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan dan arah arus serta sebaran sedimen dasar di perairan Teluk Ujungbatu Kabupaten Jepara. Penelitian ini dilakukan 2 tahap, pengumpulan data lapangan dan pengolahan data. Pengumpulan data lapangan yang meliputi pengukuran dan pengambilan data arus, pasang surut, dan sedimen dasar pada tanggal 17 Februari – 5 Maret 2014, serta proses pengolahan data yang dilaksanakan di LaboratoriumOseanografi Tropis Jurusan Ilmu Kelautan tanggal 8 – 11 Maret 2014. Teknik pengambilan sampel sedimen menggunakan metode sampling purposive method (Grab sampler), untuk pengambilan data arus dan pasang surut menggunakan metode Euler ADCP (Accoustic Doppler Profiler) dan Palem pasut. Berdasarkan analisis data, diperoleh bahwa kecepatan arus rata-rata berkisar antara 1,77cm/s - 4,55 cm/s dengan arah dominan menuju Barat dan Barat Laut. Kecepatan rata-rata pada kolom air permukaan adalah 5,8 cm/s, kolom air tengah 4,26 cm/s, dan kolom air dasar 3.51 cm/s. Pola pergerakan arus dominan dipengaruhi oleh arus pasang surut. Sebaran sedimen dasar di perairan Teluk Ujungbatu dipengaruhi oleh masukan sedimen dari Sungai Wiso dan Sungai Mati, sehingga ukuran partikel sedimen dasar di perairan Teluk tersebut didominasi oleh pasir.
SEBARAN KARBON ORGANIK TOTAL PADA SEDIMEN DI PERAIRAN LAUT BELITUNG Retno Argian Pangesti Putri; Muslim Muslim; Murdahayu Makmur
Journal of Oceanography Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2311.005 KB)

Abstract

Kepulauan Belitung merupakan kepulauan yang mayoritas penduduknya didominasi oleh nelayan. Tidak jarang pulau ini dikunjungi oleh wisatawan sehingga banyak aktivitas yang berlangsung terutama di pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran karbon organik total pada sedimen sebagai parameter kondisi lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisa deskriptif. 6 stasiun ditentukan untuk mewakili kawasan Perairan Belitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran karbon organik total pada sedimen mempunyai konsentrasi tertinggi 12,05%. Kisaran konsentrasi karbon organik total pada sedimen yaitu  0,78% – 12,05%.
KAJIAN POLA ARUS DI PERAIRAN TELUK LAMPUNG MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL HIDRODINAMIKA 2-DIMENSI DELFT3D Widhi, Kidung Baskara; Indrayanti, Elis; Prasetyawan, Indra Budi
Journal of Oceanography Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2370.854 KB)

Abstract

Abstrak Perairan Teluk Lampung merupakan perairan yang sangat padat aktivitasnya. Aktivitas terkait dengan dinamika perairan. Arus merupakan salah satu faktor perairan yang membutuhkan pengamatan. Berdasarkan penulisan ini dihasilkan pola arus Perairan Teluk Lampung saat kondisi pasang masuk kedalam teluk menuju kearah utara dan keluar teluk menuju kearah selatan pada saat kondisi surut, massa air berasal dari Laut Jawa dan Samudera Hindia melewati Selat Sunda. Pasang surut Perairan Teluk Lampung bertipe campuran condong ke harian ganda yang dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan equatorial orbit dengan gravitasi matahari. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari perekaman arus menggunakan ADCP pada tanggal 4 sampai 7 Agustus 2011 dan pengukuran pasang surut menggunakan palem pasut pada tanggal 5 sampai 20 Agustus 2011 dengan data sekunder berupa peta batimetri Teluk Lampung. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling method. Data arus yang diolah berupa kecepatan dan arah sedangkan data pasang surut berupa nilai elevasi, kemudian di verifikasi dengan hasil model hidrodinamika Delft3d dengan inputan file batimetri pengolahan data sekunder. Berdasarkan pengolahan data didapat dominasi arus perairan Teluk Lampung adalah arus pasut. Saat kondisi pasang massa air masuk dari Selat Sunda menuju ke perairan Teluk Lampung, saat kondisi surut massa air keluar dari perairan Teluk Lampung menuju ke Selat Sunda.
KAJIAN GENANGAN BANJIR PASANG DI KECAMATAN PEKALONGAN UTARA, KOTA PEKALONGAN Febriani, Diana Nur; Helmi, Muhammad; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.509 KB)

Abstract

Kecamatan Pekalongan Utara merupakan salah satu Kecamatan di Kota Pekalongan yang memiliki karakteristik wilayah pesisir. Wilayah pesisir Kecamatan Pekalongan Utara memiliki nilai elevasi tanah yang rendah yaitu < 1 meter. Hal ini menyebabkan wilayah tersebut tergenang banjir pasang. Banjir pasang yang terjadi di wilayah tersebut merupakan kejadian dengan intensitas yang sering dan mengakibatkan infrastruktur dan pemukiman mengalami kerusakan sehingga menyebabkan kerugian cukup besar. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya mitigasi untuk mengurangi besarnya kerusakan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai elevasi pasang surut serta mengetahui luas genangan banjir pasang, sehingga dapat bermanfaat untuk mitigasi mengenai banjir pasang di pesisir Pekalongan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Selain itu, dilakukan juga pendekatan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk membuat model genangan banjir pasang dalam bentuk peta menggunakan Software ArcGIS 10.3. Data yang digunakan untuk membuat model genangan banjir pasang adalah data pasang surut, data survei lokasi batasgenangan terjauh, titik tinggi dan DEM, serta Peta Penggunaan Lahan Kota Pekalongan tahun 2014. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa tipe pasang surut di perairan pesisir Pekalongan adalah pasang surut campuran condong harian tunggal dengan nilai LLWL sebesar 1,27 m; MSL 1,72m; HHWL 2,11 m.. Total luas penggunaan lahan yang terkena dampak genangan banjir pasang sebesar 1.019,45 ha Ha. Penggunaan lahan yang tergenang mencakup tambak 585,42 Ha; lahan terbuka 109,94 Ha; permukiman 217,93 Ha; sawah 38,32 Ha dan rawa 68,12 Ha.