cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 417 Documents
Book Report of Dogs and Goddesses by Jennifer Crusie, Anne Stuart and Lani Diane Rich Asyari, Syirulla
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.189 KB)

Abstract

Penulisan tugas akhir “Resensi dari Dogs and Goddesses karya Jennifer Crusie, Anne Stuart dan Lani Diane Rich” bertujuan untuk memberikan sedikit ulasan tentang karya tulis dari ke tiga pengarang. Penulis memutuskan untuk membedah novel Dogs and Goddesses  karena karya sastra ini merupakan karya sastra dari tiga pengarang yang mempunyai berbagai penghargaan atas karya mereka masing-masing. Sebuah novel pastinya mempunyai kekurangan maupun kelebihan, hal tersebut dapat dilihat dari segi pemilihan warna pada sampul hingga isi cerita dalam novel tersebut. Resensi ini bertujuan untuk mengulas kelemahan-kelemahan ataupun kelebihan-kelebihan yang ada pada novel tersebut. Kelebihan-kelebihan dari novel tersebut adalah sampul yanh menarik, tokoh yang kuat, tema yang sangat baik, dan gaya penulisan. Sedangkan kelemahan-kelemahannya adalah penggunaan istilah asing tanpa penjelasan, kemunculan dari terlalu banyak tokoh, penggambaran dari banyaknya hubungan seksual dan senjata yang biasa.  Melalui resensi ini, pembaca dapat memahami sekilas tentang isi dari isi cerita, kelebihan dan kekurangan dari novel tersebut dan mengetahui sedikit tentang ke tiga pengarang tersebut beserta dengan karya-karya mereka.
WALTER WHITE’S MOTIVATION IN TV SERIES BREAKING BAD S01E01 (PILOT) DIMYATI, MIFTAH FARIS
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 6, Number 1, Tahun 2017
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.653 KB)

Abstract

Motivasi merupakan elemen yang penting di dalam hidup. Ketika seseorang menginginkan sesuatu, mereka membutuhkan motivasi sebagai alat pendorong untuk mendapatkannya. Dalam skripsi ini, penulis tertarik untuk menganalisa elemen - elemen yang membentuk motivasi seseorang untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Penulis memilih TV Seri Breaking Bad karya Vince Gilligan sebagai bahan penelitian. Hal yang menjadi fokus dalam skripsi ini adalah bagaimana Walter bisa terdorong untuk membuat meth daripada menikmati sisa hidupnya bersama keluarga setelah mengidap penyakit kanker paru – paru yang tidak bias disembuhkan. Tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk menganalisa faktor - faktor yang mempengaruhi tindakan Walter. Data yang digunakan berupa episode pertama di musim pertama TV Seri Breaking Bad yang berjudul Pilot. Metode penelitian menggunakan metode pustaka.Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan teori ekspetansi motivasi dari Victor H. Vroom. Penulis membatasi persoalan hanya pada analisa terhadap tindakan yang dilakukan Walter sebelum dan sesudah mendengar tentang penyakitnya.Hasil analisa menunjukkan bahwa tindakan Walter dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kondisi kesehatan, kondisi finansial keluarga, dan latar belakang pendidikan yang membuat dirinya yakin untuk bisa mendapatkan uang dan keamanan finansial bagi keluarganya
BOOK REVIEW OF BRAVEHEART WRITTEN BY RANDALL WALLACE Hermawan, Budi
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.168 KB)

Abstract

Sebuah novel karya Randall Wallace yang berjudul Braveheart merupakan salah satu novel terbaik yang berlatarbelakang sejarah. Buku ini tidak hanya mengisahkan betapa heroiknya William Wallace, akan tetapi juga dibumbui dengan kisah cinta yang sangat tragis, sehingga buku ini menarik untuk dibaca.Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengungkap tema, konflik, setting, karakter, serta kelebihan dan kelemahan novel braveheart. Dalam mengkaji buku ini penulis menggunakan metode penelitian perpustakaan dan pendekatan struktural untuk menganalisa tema, konflik, setting, dan karakter, serta memaparkan beberapa kelebihan dan kelemahan yang dimiliki oleh novel Braveheart.Berdasarkan hasil seluruh pembahasan, penulis menyimpulkan bahwa novel Braveheart merupakan novel yang sangat menginspirasi karena di dalamnya banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil. Keberanian, kepemimpinan, dan kejujuran Wallace patut untuk kita teladani. Tidak hanya itu, buku ini juga banyak mengajarkan tentang kehidupan politik, sosial, dan moral. Walaupun banyak yang menyangsikan keotentikannya, buku ini sangat layak untuk dibaca bagi pembaca yang lapar akan sosok inspiratif.
STEREOTYPES OF AFRICAN-AMERICANS REPRESENTED IN LOS SANTOS MISSIONS OF GTA: SAN ANDREAS Rosyada, Atma Rosyada Sofa
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 6, Number 2, Tahun 2017
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“GTA: San Andreas” is an action adventure video game developed by Rockstar North and published by Rockstar Game. The game’s main storyline represents racial issues in the United States especially the African-American stereotypes. The purpose of  this study is to analyze the gameplay, storyline, and cutscene of the  game. The study uses ergodic, textual, and contextual theories to analyze the data and library research to compile the data. Library research is used to get literary and stereotype theories. There are five stereotypes showed in this game, namely, African-Americans have savage behaviour; African-Americans are poor people who live in ghettos; African-Americans tend to love hip-hop as well as raps music;African-Americans use ebonic language; and African-American males love to wear saggy pants or baggy clothes.
ADDRESSING SYSTEM OF KINSHIP TERMS IN JAVANESE SOCIETY: A Case Study among Javanese People Living in Semarang Krisnanda, Nabila
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Number 4, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.576 KB)

Abstract

In acommunication, people usuallyconveyan ideathroughlanguage. The relationshipbetweenaspeakerand ahearercan be reflectedin the useof language. One thingthatcandeterminethe relationshipbetweenspeakerandheareris an address forms. The use of address formsareboundby the local customs, manners, andcircumstances during conversation. Inthis study, Ilearnaddress formsin Javanese. Javanese people recognize certain codes for expressing politeness and respect. The speakers of Javanese language have special terms of address which they use when they talk to other people. It isclosely related to thesocialvaluesanddecencyinJavanesesociety.The purposes of this study are to know the actual use of addressing system of Javanese kinship terms by the society in daily conversations and to find out the factors that influence the use of address form in kinship terms of Javanese.The data used are the utterances from Javanese people that contain Javanese address forms in daily conversation. I use primary data because the data sources of this research come from the daily conversation of Javanese people in Semarang. The population of this research is all Javanese people living in Semarang. I use purposive random sampling technique. It means that, in deciding the samples that will be used, I have some criteria. The criteria are they are all Javanese people and they live in Semarang (Banyumanik, Tlogosari, Pasadena). They are twenty nine people and I divide them into six groups.       The result of this study are the use of Javanese address form has been shifted. Javanese address forms relating to kinship terms have been used not only for the member of family but also for other people who do not have kinship terms or even strangers. Javanese address form also has been improved. There are some Javanese address forms are no longer used because its inferiority connotation meaning. Today, Javanese people tend to address mother as Ibu than Mak or Mbok, the elder sister as Mbak or Kak than Mbakyu, and uncle as Om than Paklik or Lik. Intimacy, solidarity, politeness, and power are the key factors that influence the use of address forms.Keywords: address forms, kinship terms, context
The Concept of Motherly Love in Margaret Widdemer’s“The Watcher” Pertiwi, Vina
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 1, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.084 KB)

Abstract

Margaret Widdemer’s “The Watcher” tells about how the watcher has wonderful love to her beloved. The purpose of this study is to analyze the intrinsic elements of the poem and the kind of love in the poem. The writer uses psychological approach to prove that the love in this poem is between mother and her childrenbased on Erich Fromm’s theory of love.The writer uses library research in her study for collecting the data. The writer obtained the data and information related to the object from the books and internet source. The result of this study shows that the poem talks about the love of mother to her children. It can be categorized into motherly love.
THE INTERLANGUAGE GRAMMAR OF CHILDREN IN SPEAKING ENGLISH AS SECOND LANGUAGE A Case Study of Kindergarten Students of Mondial Education Semarang Academic Year of 2012/2013 Resturini, M.I.
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.655 KB)

Abstract

Proses pemerolehan bahasa pertama atau bahasa ibu didapatkan oleh anak-anak dari lingkungan keluarga. Penulis tertarik untuk menganalisa bagaimana anak-anak mempelajari bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Penulis memilih anak-anak usia enam tahun siswa Taman Kanak-kanak Mondial Education Semarang sebagai bahan penelitian. Hal ini dikarenakan guru-guru dan siswa-siswi di sekolah tersebut menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehari-hari di sekolah. Hal yang menjadi fokus pada skripsi ini adalah bagaimana anak-anak yang berbahasa ibu Bahasa Indonesia berbicara menggunakan Bahasa Inggris di sekolah. Untuk mengetahui hal ini, penulis menggunakan teori pembelajaran bahasa kedua. Persoalan dibatasi hanya pada struktur bahasa antara atau interlanguage grammar yang digunakan oleh anak-anak. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan-kesalahan struktur ujaran Bahasa Inggris yang sering terjadi pada anak-anak usia enam tahun serta menjelaskan faktor yang mempengaruhinya. Data yang digunakan adalah berupa ujaran yang diproduksi oleh anak-anak usia enam tahun dalam percakapan sehari-hari di sekolah. Analisis dan interpretasi data didasarkan pada fenomena interlanguage grammar yang muncul dalam ujaran-ujaran tersebut. Hasil analisa menunjukkan bahwa kesalahan yang sering terjadi pada anak-anak adalah tentang penggunaan kata kerja waktu lampau. Mereka cenderung untuk menggunakan kata kerja asli tanpa mempersoalkan waktu terjadinya. Hal ini disebabkan oleh adanya interferensi Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu terhadap Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.
THE MAINTENANCE OF CAKAP KARO IN THE PERMATA COMMUNITY SEMARANG Surbakti, Yuni Cristiyani Br
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Number 2, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Essai ini disusun untuk mempelajari lebih mendalam tentang pemertahanan Bahasa Karo di komunitas Permata Semarang. Topik yang diambil penulis adalah alasan anggota Permata masih menggunakan Bahasa Karo saat berkumpul atau berkomunikasi dengan sesama etnis Batak Karo di Semarang.Penulis menggunakan pendekatan sosiolinguistik untuk menyusun dan mengolah data yang berupa alasan anggota Permata masih mempertahankan ataupun menggunakan Bahasa Karo saat berkomunikasi dengan teman sebaya ataupun dengan yang lebih tua dari mereka. Sementara metode studi yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan metode observasi, kuisioner serta interview 45 anggota Permata dari 180 anggota Permata. Sedangkan untuk metode analisis data, penulis menggunakan metode padan, yaitu penulis mencoba memadankan teori yang digunakan dengan data yang dianalisis.Berdasarkan hasil analisis data, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada kepadanan antara teori Sosiolinguistik yang digunakan untuk menganalisis data, sehingga rumusan masalah dalam studi ini dapat terjawab dengan hasil analisis. Selain itu, hasil studi juga menunjukkan bahwa empat puluh lima anggota komunitas Permata Semarang masih dan tetap menggunakan Bahasa Karo saat mereka berkomunikasi di gereja atau pun dalam kegiatan Permata.
BOOK REVIEW OF BATTLE HYMN OF THE TIGER MOTHER WRITTEN BY AMY CHUA Monica, Martha
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 3, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.439 KB)

Abstract

This project analyses a novel by Amy Chua entitled Battle Hymn of the Tiger Mother. The aims of the project are to make a summary of the novel by exposing the difference between Chinese and American parenting system and revealing the implicit opinions of the society in the novel about the Chinese and American parenting system. The method that underlies this project is cultural heritage method by Helaine Ruggles, D Fairchild The methods used in this study are library research and. The analysis shows that in this novel the writer represents the Chinese parents with Chinese parenting system and compares with the American parenting systemthat later creates society’s opinion.
IDENTIFYING ILLOCUTIONARY FORCE OF THE HOST’S SPEECH ACT IN MATA NAJWA TALK SHOW ( Kuasa Gono Gini June 6th, 2012 Chapter ) Kristanti, Stephani Widhi
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.203 KB)

Abstract

Bahasa merupakan piranti penting dalam berkomunikasi. Piranti dalam berkomunikasi tidak hanya berupa kata- kata namun juga berupa frasa atau kalimat yang bisa mengekpresikam suatu tindakan (performatif). Setiap ujaran yang dihasilkan oleh penutur memiliki makna dan tujuan tertentu. Makna dan tujuan tersebut bisa disampaikan secara langsung atau tidak langsung. Oleh karena itu, mitra tutur diharapkan memiliki pemahaman yang sama dengan penutur sehingga makna dibalik ujaran penutur dapat diketahui. Selain memiliki pemahaman yang sama dengan penutur, mitra tutur juga perlu memperhatikan konteks yang ada. Terkadang penutur mengekspresikan apa yang ada dalam pikirannya melalui tindakan, hal ini disebut tindak tutur (speech act) atau lebih spesifik disebut tindak ilokusi (illocutionary acts). Dalam tesis ini, penulis tertarik mengamati bahasa lisan khususnya percakapan pada acara televisi. Adapun objek yang dikaji adalah ujaran Najwa Shihab dalam program Mata Najwa tanggal 6 Juni 2012 episode “Kuasa Gono Gini”. Penulis fokus untuk menganalisa jenis tindak ilokusi yang dipakai oleh presenter untuk menanggapi ujaran bintang tamu dan sebagai strategi untuk mewancarai narasumber. Penelitian ini merupakan penilitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penulis menggunakan teknik total sampling untuk mengambil 76 ujaran dalam dialog Mata Najwa sebagai data penelitian. Metode Simak Bebas Libat Cakap dalam teori Sudaryanto digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya, penulis menggunakan metode padan dan metode pragmatis untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dialog Mata Najwa, presenter menggunakan tiga jenis tindak tutur dalam ujarannya untuk menanggapi ujaran bintang tamu; directive, representative, dan expressive. Setiap jenis tindak tutur tersebut memiliki tekanan ilokusi yang berbeda- beda. Tindak ilokusi directive memiliki tekanan ilokusi untuk menanyakan pertanyaan, meminta klarifikasi, serta meminta persetujuan. Sedangkan tindak representative memiliki tekanan ilokusi untuk menuduh, menyangkal, dan menegaskan kembali. Tindak ilokusi expressive memiliki tekanan ilokusi untuk mengekspresikan pemahaman. Kata kunci: ujaran dan tindak tutur

Page 2 of 42 | Total Record : 417